Articles

Found 30 Documents
Search

EVALUATION ON MECHANICAL FRACTURE OF PWR PRESSURE VESSEL AND MODELING BASED ON NEURAL NETWORK Susmikanti, Mike; Himawan, Roziq; Hafid, Abdul; Hartini, Entin
JURNAL TEKNOLOGI REAKTOR NUKLIR TRI DASA MEGA Vol 18, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Pusat Teknologi Dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/tdm.2016.18.2.2641

Abstract

ABSTRACT EVALUATION ON MECHANICAL FRACTURE OF PWR PRESSURE VESSEL AND MODELING BASED ON NEURAL NETWORK. The important component of the PWR is a pressure vessel. The material resistance in the pressure vessel needs to be evaluated. One way of evaluation is by the mechanical fracture analysis. The modeling needs to know the phenomena of the analysis result in general. A number of researches have been completed on the calculation of mechanical fracture in the pressure vessel with an internal load. The mechanical fracture was modeled using a neural network approach. In relation to the material resistance of the pressure vessel, which is used in PWR AP1000, the material must be evaluated because of the effect of the load. The modeling is needed to predict the effect of the load. The aim of this study is to evaluate the material resistance through mechanical fracture analysis because of the influence load on the pressure vessel on PWR AP1000. The material, which was observed, is SA 508. This analysis consists of the calculation of stress intensity factor and J-integral with some load at the crack propagation position. The fracture mechanic was analyzed by finite element simulation. The result of Stress Intensity factor and J-Integral was compared with fracture toughness to know the durability of the material. The modeling of  J-Integral and Stress Intensity Factor were obtained for some load based on neural network approach. Keywords: Material resistance, mechanical fracture, neural network, PWR, pressure vessel, crack propagation.   ABSTRAK EVALUASI FRAKTUR MEKANIK PADA BEJANA TEKAN PWR DAN PEMODELAN BERBASIS NEURAL NETWORK. Komponen penting dari PWR adalah  bejana tekan. Ketahanan bahan di bejana tekan perlu dievaluasi. Salah satu cara adalah dengan analisis fraktur mekanik. Pemodelan diperlukan untuk mengetahui fenomena hasil analisis pada umumnya. Terdapat penelitian untuk perhitungan fraktur mekanik dalam bejana tekan dengan beban internal. Penelitian lain adalah hasil dari fraktur mekanik dimodelkan menggunakan pendekatan jaringan syaraf. Sehubungan dengan ketahanan material dari bejana tekan yang digunakan dalam PWR AP1000, bahan harus dievaluasi karena efek dari beban. Pemodelan diperlukan untuk memprediksi pengaruh beban pada bahan dalam bejana tekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi ketahanan material melalui analisis fraktur mekanik karena pengaruh beban pada bejana tekan. Bahan yang diamati, adalah SA 508. Analisis ini terdiri dari perhitungan faktor intensitas tegangan dan J-integral dengan beberapa beban pada posisi perambatan retak. Fraktur mekanik dianalisis dengan metode elemen hingga. Hasil faktor intensitas tegangan dan J-Integral dibandingkan dengan ketangguhan patah untuk mengetahui daya tahan material. Pemodelan J-Integral dan faktor intensitas stres diperoleh untuk beberapa beban berdasarkan  jaringan saraf. Kata kunci: Ketahanan bahan, teknik patahan,  jaringan syaraf,  PWR,  bejana tekan, perambatan retak. 
APLIKASI MSC PATRAN UNTUK PENENTUAN RENTANG MAKSIMUM PENYANGGA PIPA PRIMER REAKTOR AP1000 Saragi, Elfrida; Hafid, Abdul; Sunaryo, Geni Rina
Jurnal Pengembangan Energi Nuklir Vol 17, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jpen.2015.17.1.2613

Abstract

ABSTRAK APLIKASI MSC PATRAN UNTUK PENENTUAN RENTANG MAKSIMUM PENYANGGA PIPA PRIMER REAKTOR AP1000. Penyangga pipa digunakan antara lain untuk menjaga agar pipa tidak membebani komponen dan mencegah terjadinya lendutan yang berlebihan. Penentuan posisi penyangga pipa ditetapkan oleh beberapa faktor, seperti adanya katup, adanya belokan pipa dan jarak antara dua komponen utama reaktor yaitu tangki reaktor dan pembangkit uap.Untuk transpor panas dari tangki reaktor ke pembangkit uap digunakan pipa hotleg. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat menentukan batas jarak penyangga yang baik dan sudut belok pipa pada pipa primer reaktor daya AP1000 berdiameter 37,5inchi diameter luar dan 31 inchi diameter dalam. Metode analisis yang digunakan adalah metode komputasi dengan pemodelan menggunakan software MSC Patran.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semakin jauh jarak penyangga pipa maka besar lendutan yang terjadi makin besar.Nilai maksimal yang cukup baik dan sesuai standar ASME adalah pada jarak 5 m dengan sudut belok pipa 45 derajat.Pada jarak tersebut defleksi maksimumyang terjadi sebesar 1.76 cm dan tegangan tekuk sebesar 2.06 MPa. Kata kunci: Tegangan tekuk, Defleksi, Penyangga pipa, Hotlegreaktor AP1000. ABSTRACT APPLICATION OF MSC-PATRANTO DETERMINE THE MAXIMUM RANGE SUPPORT OF PRIMARY PIPES NUCLEAR REACTOR AP1000. Pipe supports used among others, to keep the pipes from overloding the components and prevent excessive deflection. The position of the pipe support is determined by several factors, such as the presence of valves, pipe bends and the distance between the two main components of reactor. Heat transport from reactor tank to the steam generatorare performed using hotleg pipe. The purpose of this study was to determine a safe support distance limit and the angle of the pipe turn and bendingon the primary pipe of AP1000 power reactor with the outer pipe diameter of 37.5 inches, and the inner diameter of the pipe is 31 inches.The analytical method used is the computational modeling methodsusing the MSC Patran software. The calculation resultsshow that the greater the distance of the pipe support, then deflection occurs is greater. The maximum value that is quite good, andin accord to ASME standards is at a distance of 5 meter and the angle of pipe turn is 45 degree. At that distance, the maximum deflection occurs is 1.76 cm and bending stress is 2.06 MPa. Keywords: Deflection, Bending stress, Support pipes, Hotleg reactor AP1000.
KONTROL FREKUENSI DAN TEGANGAN GENERATOR MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN Hafid, Abdul; Muchtar, Efendi
Elektron : Jurnal Ilmiah Vol 1 No 2 (2009): Elektron Jurnal Ilmiah
Publisher : Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/eji.1.2.20

Abstract

This paper discusses artificial neural network to controlling frequency and voltage generator using control system based ? on diagonal recurrent neural network. Reference model for purpose controlling generator frequency and voltage i.e. at  settling time 50 Hz and 380 V (line-to line) respectively. Observation shows that control system based-on diagonal recurrent neural network has good performance in the case of controlling frequency and voltage of plant generator.
PENGUKURAN KEDALAMAN RETAK PADA BETON KH-IPSB3 MENGGUNAKAN UPVT Hafid, Abdul; Sulistyani Rahayu, Dyah
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 24, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2020.24.1.5641

Abstract

PENGUKURAN KEDALAMAN Retak PADA Beton KH-IPSB3 MENGGUNAKAN UPVT. Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas (KH IPSB3) sejak awal berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan bakar bekas dari Reaktor RSG-GAS maupun bahan ter-iradiasi lain. Gedung KH IPSB3 terdiri atas beberapa bagian ruangan dalam bangunan antara lain ruang kontrol, ruang perlengkapan, ruang kolam, dan kolam penyimpan bahan bakar serta daerah kanal hubung. Dalam usia 24 tahun, dinding kolam dan dinding bangunan mengalami keretakan yang terlihat jelas di beberapa tempat pada saat pemeriksaan visual. Tindak lanjutnya adalah pengujian kedalaman retak menggunakan Ultrasonic Pulse Velocity Test (UPVT) berupa PUNDIT PL200. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kedalaman retak beton di lantai, dinding kanal dan dinding gedung sebagai dasar rekomendasi tindakan injeksi struktur beton. Hasil pengujian dan kajian literatur menunjukkan bahwa kedalaman selimut beton berkisar 40 mm. Retak yang melewati tebal selimut beton dapat mengakibatkan tulangan beton memiliki potensi mudah terkorosi. Dari hasil pengujian, ditemukan kedalaman retak beton pada beberapa titik yang sudah melewati tebal selimut beton. Pada retak tersebut, segera dilakukan tindakan perawatan dan injeksi retak dengan bahan epoksi guna mencegah tulangan terkorosi.Kata kunci: retak, kedalaman, UPVT, KH IPSB3, beton.
DESAIN DAN ANALISIS STRUKTUR RANGKA BAJA GEDUNG TURBIN REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL hafid, abdul
Jurnal Pengembangan Energi Nuklir Vol 21, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jpen.2019.21.1.5050

Abstract

Telah dilakukan penelitian desain dan analisis struktur baja gedung turbin reaktor daya eksperimental (RDE). Tujuan dari penelitian adalah untuk memperoleh suatu model gedung turbin RDE yang memenuhi syarat ditinjau dari kekuatan dan kemampuan struktur dalam menerima beban selama pembangunan dan pengoperasian gedung turbin RDE. Untuk keperluan tersebut telah dilakukan desain dan pemodelan struktur kerangka baja gedung turbin RDE dengan mengacu kekuatan struktur sesuai SNI. Simulasi pengujian struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000, dengan melakukan variasi 10 kombinasi pembebanan. Parameter uji utama yang ditinjau adalah kekuatan dan kekakuan struktur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa struktur memenuhi syarat kekuatan dan kekakuan sesuai SNI 1729:2015 dalam menerima kombinasi beban 1 sampai dengan 10. Hal ini dapat dilihat dari besarnya nilai stress capacity ratio maksimum sebesar 0,961 yang lebih kecil dari 1, dan lendutan maksimum yang terjadi sebesar 16,61 mm yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan nilai lendutan yang diijinkan yaitu 75,00 mm.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dan Religiusitas Dengan Agresivitas Remaja Anggota Perguruan Pencak Silat Di Bojonegoro Hafid, Abdul; Muhid, Abdul
PERSONA Vol 3, No 03 (2014)
Publisher : PERSONA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instisari : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas dengan agresivitas remaja anggota perguruan pencak silat di Bojonegoro. Subyek penelitian adalah 95 remaja yang berada di Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Instrumen yang dipergunakan adalah skala dukungan sosial orang tua, skala religiusitas, dan skala agresivitas. Skala dukungan sosial orang tua terdiri dari 39 aitem dengan  , skala religiusitas terdiri dari 40 aitem dengan  , dan skala agresivitas terdiri dari 54 aitem dengan  Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas secara bersama-sama tidak ada hubungan yang signifikan dengan agresiv, yang ditunjukkan dengan harga F = 1,041 dan p=0,357 (p>0,005). Hasil analisis korelasi secara parsial menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan perilaku agresivitas, yang ditunjukkan dengan nilai rx1y = 0,114 dan p=0,270 (p>0,005).  Tidak ada hubungan antara religiusitas dengan agresivitas, yaitu dengan nilai rx1y = 0,130 dan p=0,208 (p>0,005). Dari Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas dengan agresivitas remaja anggota perguruan pencak silat di Bojonegoro tahun 2014.Kata kunci : dukungan sosial orang tua, religiusitas, agresivitas.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA PALU Hafid, Abdul
Katalogis Vol 4, No 9 (2016)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.488 KB)

Abstract

This study aims to analyze the implementation of civil servant discipline policy at Palu City Department of Revenue and Financial and Asset Management. This study uses qualitative method. The location of this research was the office of Palu City Department of Revenue and Financial and Asset Management. The informants in this study were selected by using purposive method, i.e. informant selection with certain considerations to assign 6 informants. Data were collected through observations, interviews, and documentations. In this study, the researcher used the approach of Miles and Hubermen interpretation analysis, to bring up what the meanings of the problems, cases, conditions, or circumstances, that were studied.The results of this study show that: 1. Communication via transmission: clarity and consistence had not been good. 2. Resources: civil servant resources were adequate, while budgetary resources were not specifically budgeted. 3. Disposition: it had not run as it should. 4. Bureaucratic structure: it was implemented fairly well because there had been operational standards and procedures.
DISKRIMINASI BANGSA BELANDA DALAM NOVEL SALAH ASUHAN KARYA ABDOEL MOEIS (KAJIAN POSTKOLONIAL) Hafid, Abdul
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.457 KB) | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diskriminasi, bentuk-bentuk diskriminasi, dan dampak diskriminasi bangsa Belanda dalam novel Salah Asuhan karya Abdoel Moies. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan, dan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Berdasarkan hasil analisis data konsep diskriminasi bangsa Belanda adalah dengan mengusai dan menanamkan ideologi bahwa bangsa Belanda adalah bangsa yang beradab, santun, maju, dan bermartabat. Bentuk-bentuk diskriminsai bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia adalah dikriminasi suku/ras, diskriminasi gender, dan diskriminasi adat istiadat atau budaya. Dampak diskriminasi bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia yang digambarkan melalui tokoh Hanafi dan Corrie, mereka dikucilkan, dihina, dilecehkan, dan akhirya meninggal dunia. Diskriminasi yang didapatkan oleh Corrie (perempuan Barat) karena menikah dengan laki-laki pribumi. Diskriminasi yang didapatkan oleh Hanafi karena menikah dengan perempuan Barat, serta merendahkan budaya, adat istiadat, dan martabat bangsanya sendiri.
Konsep Penawaran Dalam Perspektif Islam Hafid, Abdul
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 1, No 2 (2015): Juli - Desember 2015
Publisher : Departemen Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.299 KB)

Abstract

The purpose of this paper is to describe how the concept of Islamic economy in the perspective of supply and what are the factors that influence the supply. Research methods in this paper using the quantitative method with study literature. The results of this paper concludes that in the analysis of Islam, offer maximum efficiency of production will occur if the concept in Islamic economic instruments for selected results than using conventional economic interest in the instrument. So the existence of this new discovery, and discourse, which is much better than the side of the theory or practice will be more assured that the Islamic Economic system is a "healthy". Keyword : Conventional supply concept, Islamic supply concept, Assumption
IMPROVING 7A GRADERS’ VOCABULARY MASTERY THROUGH WHAT’S MISSING GAME AT SMP MUHASA MALANG Lestiono, Riski; Hafid, Abdul
ERUDIO (Journal of Educational Innovation) Vol 3, No 1 (2015): ERUDIO (JOURNAL OF EDUCATIONAL INNOVATION)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.455 KB)

Abstract

This study employed classroom action research. The subjects of this study were 7A graders at SMP Muhammadiyah 1 Malang, in total of 30 students in class. Many students had low achievement in English, especially about the English vocabulary. In this case, the researchers used what’s missing game as a method to improve their vocabulary mastery. The object is to remember what object is missing when it is removed by the researcher. The findings revealed that in cycle I the implementation of what’s missing game was running well, although there were still students who got low score in vocabulary test. Meanwhile in cycle II, all 30 students passed the minimum criteria of completeness in vocabulary test. This cycle was declared successful because all students had reached the minimum criteria of completeness. Cycle I and II were conducted in eight meetings; each meeting had different subject to be discussed. The improvement of 7A graders’ vocabulary mastery was because of the change of strategies which were used by the researchers. In cycle I, students worked in pairs; but in cycle II, they worked in groups consisting of four to five members. Students were asked to observe and remember all vocabularies in cycle I; but in cycle II, they were asked to observe and memorize those words as well. Students had to pronounce the words together with their friends; but in cycle II, they were asked to pronounce those vocabularies one by one. Key words: Vocabulary mastery, Games, What’s missing game