Imam Hambali
Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Indonesia

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

SEGMENTASI CITRA MENGGUNAKAN CLUSTERING DENGAN PENDETEKSI SADDLE POINT Saikhu, Ahmad; Soelaiman, Rully; Hambali, Imam
Proceedings of KNASTIK 2009
Publisher : Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segmentasi citra adalah proses membagi citra ke dalam region-region yang terpisah, di mana setiap region adalahhomogen dan mengacu pada sebuah kriteria keseragaman yang jelas. Segmentasi yang dilakukan terhadap citra harus tepatagar informasi yang terkandung di dalamnya dapat diterjemahkan dengan baik.Penelitian ini menggunakan algoritma meanshift untuk segmentasi. Mean shift merupakan prosedur nonparametric sederhana untuk mengestimasi kerapatan gradient.Metode ini mempunyai parameter untuk mengontrol resolusi hasil segmentasi. Untuk mendeteksi boundary klasterdigunakan algoritma saddle point.Berdasarkan hasil uji coba menunjukkan waktu proses dan jumlah klaster dalamsegmentasi tergantung pada nilai parameter bandwidth domain spasial hs, bandwidth domain range hr, dan klaster terkecil Myang dimasukkan. Semakin besar nilai hs maka waktu segmentasi semakin lama. Semakin besar nilai hs,hr, dan M makajumlah klaster semakin sedikit. Boundary yang dihasilkan saddle point menjadi lebih halus.
Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Aksara Jawa Berbasis Android Hambali, Imam; Sunarto, M. J. Dewiyani; Sutanto, Teguh
Jurnal JSIKA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal JSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Javanese script as one of Indonesian cultural heritage is increasingly abandoned. Elementary school students who are still learning and still having trouble considered less interest to learn java script. Many factors are influence, one of which is media literacy learning Java is less interesting. With the progress of time learning media can be presented on a mobile device. Android is a mobile operating system that can bring about change in the areas of learning. With a variety of features as well as the support provided, many learning applications that can be produced and development of Android. Therefore the author would like also to create an application-based learning android javanese script. Based on the resulting system and a series of trials that have been done, this system will be used to write the script and check the truth writing with the help of an Application Programming Interface (API) Gesture. Besides that, application can be used to introduce the characters, convert the latin letters to javanese script with the help of java script font hanacaraka. With a variety of features in it would be very helpful users are still difficult to learn javanese script.
Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Aksara Jawa Berbasis Android Hambali, Imam; Sunarto, M. J. Dewiyani; Sutanto, Teguh
Jurnal Sistem Informasi dan Komputerisasi Akuntansi (JSIKA) Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Sistem Informasi dan Komputerisasi Akuntansi (JSIKA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Javanese script as one of Indonesian cultural heritage is increasingly abandoned. Elementary school students who are still learning and still having trouble considered less interest to learn java script. Many factors are influence, one of which is media literacy learning Java is less interesting. With the progress of time learning media can be presented on a mobile device. Android is a mobile operating system that can bring about change in the areas of learning. With a variety of features as well as the support provided, many learning applications that can be produced and development of Android. Therefore the author would like also to create an application-based learning android javanese script. Based on the resulting system and a series of trials that have been done, this system will be used to write the script and check the truth writing with the help of an Application Programming Interface (API) Gesture. Besides that, application can be used to introduce the characters, convert the latin letters to javanese script with the help of java script font hanacaraka. With a variety of features in it would be very helpful users are still difficult to learn javanese script.
KEBERDAYAAN MASYARAKAT DESA HUTAN DALAM PELAKSANAAN PENGELOLAAN SUMBERDAYA HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM) Setiyowati, Endah; Hambali, Imam; Widianto, Edi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 11, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.212 KB) | DOI: 10.17977/um041v11i2p105-111

Abstract

Keberdayaan Masyarakat Desa Hutan Dalam Pelaksanaan Pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat (PHBM ). Penelitian bertujuan mendeskripsikan keberdayaan masyarakat desa hutan dalam pelaksanaan PHBM. keberdayaan tersebut meliputi 4 (empat) yakni : kesadaran kritis, akses informasi dan sumberdaya, partisipasi dan kesejahteraan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus. Hasil dari penelitian diketahui bahwa keberdayaan masyarakat desa hutan dalam pelaksanaan PHBM memiliki perbedaan. Seperti kesadaran kritis sudah cukup baik pada kalangan tertentu saja. Kemudian akses informasi dan sumberdaya yang dimiliki cukup terbatas namun merata diantara pihak yang terlibat. Partisipasi dalam pengelolaan lahan hutan sudah baik namun dalam pengambilan keputusan masih kurang. Kesejahteraan telah didapatkan dari sumberdaya hutan yang dikelola dengan optimal
ANALISIS KEPUASAN PESERTA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN WIDYAISWARA PADA DTSS PENGADAAN BARANG/JASA DI BDK MALANG Nugroho, Wayan; Prawoto, M.A; hambali, imam
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.586 KB) | DOI: 10.17977/um041v12i2p62-76

Abstract

Tujuan penelitian: (1) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi tangibles (X1), (2) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi reliability (X2), (3) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi responsiveness (X3),  (4) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi assurance (X4), (5) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi empathy (X5). Dari kelima dimensi tersebut diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,53. Analisis kelima dimensi kualitas pelayanan menunjukan kepuasan peserta sudah tercapai, namun hendaknya meningkatkan dimensi reliability dan dimensi responsiveness yang memiliki nilai terendah dibandingkan dimensi lainnya
Relevansi Bidang Tugas Pengelola Program Ke-PLS-an di Beberapa Lembaga Pemerintah dan Swasta dengan Kemampuan Profesional yang Dihasilkan oleh Program Studi S-1 PLS FIP Waseso, Mulyadi Guntur; Hambali, Imam; Mutadzakir, Ahmad; Sulaiman, In’am
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 23, No 2 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui relevansi bidang tugas pengelola program ke-PLS-an di instansi pemerintah dan swasta dengan kemampuan lulusan program S-1 PLS FIP. Penelitian ini bersifat evaluatif. Populasinya adalah instansi/lembaga yang mengembangkan program ke-PLS-an di Jawa Timur. Sampel diambil secara purposif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan focus group discussion. Analisis dilakukan secara deskriptif non-statistik. Hasilnya adalah bahwa kurikulum S-1 PLS relevan dengan bidang tugas pengelola program ke-PLS-an di instansi pemerintah dan swasta, dan bahwa kebutuhan instansi sampai tahun 2000 terhadap lulusan S-1 PLS di Jawa Timur baru tercukupi sesudah tahun 2010.
Kemandirian Peternak Sapi Perah dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Susilowati, Anjar; Hambali, Imam; Wahyuni, Sri
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.967 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p76-84

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the independence of dairy farmers in community empowerment efforts. This type of research is quantitative with descriptive design. The population of this study was 44 dairy farmers in Pait Village, Kasembon Subdistrict, as well as samples. Data collection techniques used were structured interviews. Data analysis in this research is percentage analysis. The results of this study indicate that as many as 69% of breeders have been able to take the initiative, as many as 44% of breeders are able to overcome the problem, as much as 72% of breeders are able to foster perseverance, as much as 48% of breeders have gained satisfaction, as many as 60% of breeders have self-confidence. Based on these data, it was concluded that the independence of dairy farmers in community empowerment efforts was in the quite independent category. Suggestions for this research are spesific studies areneededon the factors that cause the independence of dairy farmersAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil kemandirian peternak sapi perah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan rancangan deskriptif. Populasi penelitian ini peternak sapi perah di Desa Pait Kecamatan Kasembon sebanyak 44 orang yang sekaligus sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 69% peternak sudah mampu berinisiatif, sebanyak 44% peternak mampu mengatasi masalah, sebanyak 72% peternak mampu menumbuhkan ketekunan, sebanyak  48% peternak sudah  memperoleh rasa puas,  sebanyak 60%  peternak yang mempunyai rasa percaya diri. Berdasarkan data tersebut  diperoleh kesimpulan bahwa kemandirian peternak sapi perah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan berada pada kategori cukup mandiri. Saran untuk penelitian ini adalah diperlukan kajian  secara spesifik tentang faktor-faktor yang menyebabkan kemandirian peternak sapi perah
Komunitas Kampung Sinau Sebagai Wahana Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Bariroh, Ainul; Hambali, Imam; Nurhadi, Nurhadi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 15, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.022 KB) | DOI: 10.17977/um041v15i1p1 - 19

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Pendidikan selalu dihadapkan pada masalah-masalah baru, masalah yang dihadapi dunia pendidikan sangat luas, salah satunya yaitu banyak anak-anak yang tidak bisa sekolah. Berdasarkan masalah-masalah yang dihadapi dalam masyarakat banyak pemecahan masalah yang dihadapi oleh kelompok sosial yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan saat ini untuk meningkatkan pendidikan masyarakat. Pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal tetapi pendidikan juga bisa dilakukan melalui pendidikan nonformal. Salah satu bentuk pendidikan nonformal yaitu organisasi kepemudaan yang mendirikan sebuah komunitas Kampung Sinau, komunitas ini merupakan sebuah komunitas sosial sebagai bentuk pendidikan nonformal yang dapat memberdayakan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang diadakannya. Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengetahui tahap-tahap pemberdayaan masyarakat melalui Komunitas Kampung Sinau. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang telah dikumpulkan dicatat dan diberi kode klasifikasi. Setelah itu data yang direduksi disajikan kemudian dilakukan pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi cara. Setelah keseluruhan data terkumpul kemudian dilakukan analisis taksonomi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa tahapan dalam pemberdayaan masyarakat, diantaranya; 1) tahap mengetahui permasalahan, 2) menyadari permasalahan, 3) mengadakan kegiatan-kegiatan sederhana, 4) membangun jaringan atau kerjasama, 5) tahap melaksanakan kegiatan