Basrul Hanafi
Subbagian Bedah Digestif, Bagian Bedah Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Indeks Eritrosit Babi Domestik (Sus domestica) pada Autotransfusi Darah sebagai Model untuk Manusia Gunanti, .; Rahmayanti, Anita; Limas, Peter Ian; Hanafi, Basrul; Siswandi, Riki
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 1 No. 2 (2013): Juli 2013
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15444.311 KB) | DOI: 10.29244/avi.1.2.66-74

Abstract

Autotransfusi yang menggunakan darah yang berasal dari darah pasien sendiri (autolog) merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi perdarahan parah akibat trauma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa indeks eritrosit dari tiga jenis perlakuan darah yang digunakan dalam autotransfusi. Sembilan babi domestik digunakan dan dibagi menjadi tiga kelompok dengan tiga ekor babi per kelompok, yaitu kelompok autotransfusi pra-operatif (AP), autotransfusi intraoperatif sederhana (AIS), dan autotransfusi intraoperatif pencucian cell saver (AIP). Pada setiap ekor babi dilakukan splenektomi sebagai bentuk simulasi perdarahan 30% akibat trauma abdomen. Pengambilan sampel darah dilakukan sebelum splenektomi (pra-autotransfusi), pada hari autotransfusi (pasca autotransfusi), dua hari setelah autotransfusi, dan tujuh hari setelah autotransfusi. Sampel darah dianalisa untuk melihat kejadian hemolisis pada berbagai perlakuan darah sehingga dapat diketahui metode terbaik dalam melakukan autotransfusi. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan. Dengan demikian ketiga jenis perlakuan darah ini dapat digunakan untuk proses autotransfusi pada hewan babi sebagai model untuk manusia.
HUBUNGAN STATUS INSTABILITAS MIKROSATELIT DAN EKSPRESI P53 DENGAN ETIOPATOLOGI ADENOKARSINOMA KOLOREKTAL PADA ORANG INDONESIA DI KELOMPOK USIA KURANG DARI 40 TAHUN Lukman, Kiki; Dewayani, Brigitta M.; Hernowo, Bethy S.; Hanafi, Basrul; Achmad, Tri Hanggono; Sugandi, Suwandi
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8084.818 KB) | DOI: 10.24198/ijas.v2i1.2730

Abstract

Epidemiologically, the percentage of colorectal adenocarcinoma (CRC) in the age group ≤40 years old in Indonesia is higher than in the West European, North American and other developed Asian countries with different clinico-pathological features. In the afromentioned countries, the carcinogenesis pathway of this group is hereditary which show high microsatellite instability (MSI), whereas the age group >40 years old is sporadic of which show chromosomal instability (CIN) with the mutation of p53 gene. To elucidate the carcinogenesis pathway with its molecular characteristics of this group among Indonesians, a cross sectional study was conducted by performing the immunohistochemical detection of MLH1 and MSH2 expression (MSI status), and mutated p53 gene expression (CIN) in the CRC group ≤40 years old and >40 years old at Dr. Hasan Sadikin Hospital, Bandung, from May 2008 until November 2009. Thirty nine CRC patients, consisting of 22 patients of  ≤40 years old and 17patients >40 years old, were eligible for this study. The CRC patients of ≤40 years old showed 4 MSI high,  1 MSI lowand 17 MSS (microsatellite stable), associated with 10 p53 positive and 12 p53 negative status. In the CRC group of >40 years old, there was no MSI high, but 4 MSI low and 13 MSS were found, associated with 11 p53positive and 6 p53negative status. There was no significant difference with regards to the association between MSI status and p53 expression in both groups (p MSI=0.95, p p53=0.23).