Hani’ah Hani’ah
Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN MORALITAS GENERASI MUDA DENGAN PENDIDIKAN KEARIFAN BUDAYA MADURA DALAM PAREBASAN Hani’ah, Hani’ah; Widodo, Sahid Teguh; Suwandi, Sarwiji; Shaddhono, Kundharu
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.135 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan kearifan budaya Madura sebagai dasar pembangunan moralitas generasi muda. Penelitian ini berusaha menggali informasi tentang nilai-nilai kearifan budaya Madura yang terdapat dalam Parebasan. Nilai-nlai kearifan budaya masyarakat Madura yang terdapat dalam Parebasan menarik untuk digali, mengingat masyarakat Madura dikenal memiliki ikatan budaya yang cukup kuat. Masyarakat Madura dalam praktik-praktik kehidupan bermasyarakat dipandang masih memegang teguh nilai-nilai kearifan budaya yang diwariskan nenek moyang mereka. Penelitian ini merupakan penelitian etnolinguistik, yaitu studi bahasa kaitannya dengan budaya tempat bahasa tersebut hidup dan berkembang. Etnolinguistik digunakan sebagai pendekatan  untuk mengidentifikasi hubungan antara kelompok masyarakat dan praktik-praktik komunikasi. Parebasan (proverb) merupakan salah satu bentuk praktik komunikasi masyarakat Madura yang digunakan secara turun temurun dengan maksud dan tujuan tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Parebasan (proverb) merupakan salah satu kearifan budaya masyarakat Madura yang dapat dijadikan konsep baru, yaitu pendidikan kearifan budaya. Dengan konsep tersebut maka akan sangat membantu masyarakat dalam membangun moralitas generasi muda seperti yang diharapkan. Kata-kata Kunci: moralitas, generasi muda, parebasan, kearifan budaya, masyarakat
PEMETAAN FORMASI BATUAN DENGAN MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT 8 DAN TERRASAR-X (STUDI KASUS : KOTA BATU, JAWA TIMUR) Firdaus, Hana Sugiastu; Hani’ah, Hani’ah
ELIPSOIDA Volume 01, Nomor 01, Tahun 2018
Publisher : ELIPSOIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.725 KB)

Abstract

Pemetaan kondisi geologi sangatlah diperlukan untuk kajian teknis yang membutuhkan ketersedian akan data tersebut seperti halnya kajian akan bencana, sumber daya mineral dan lain sebagainya. Formasi batuan merupakan salah satu komponen yang menggambarkan kondisi geologi di suatu daerah. Metode pemetaan yang berkembang saat ini dapat digunakan untuk mendapatkan jenis formasi batuan yang lebih detail dengan skala 1:50.000 jika dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini menggunakan metode pengindraan jauh untuk memetakan formasi batuan di Kota Batu dengan proses image fusion citra Landsat 8 dan citra TerraSAR-X Ortho Rectified Radar Image dan Digital Surface Model. Hasil image fusion dari dua citra tersebut selanjutnya dilakukan interpretasi citra dengan menggunakan kunci interpretasi, kenampakan unsur morfologi, pola aliran sungai dan peta geologi skala 1:100.000 (Wilayah Kota Batu) guna memetakan jenis formasi batuan dengan skala 1:50.000 di Kota Batu. Terdapat 15 jenis formasi batuan di area studi dari hasil interpretasi dalam penelitian ini yaitu : Batuan Gunungapi G.Kimberi 1 (Qvk1), Batuan Gunungapi G.Kimberi 2 (Kvk2), Lava Gunungapi G.Welirang (Qvlw), Batuan Gunungapi (Qv), Batuan Gunungapi G.Arjuno (Qva), Batuan Gunungapi Lahar G.Arjuno (Qval), Lava Gunungapi Tua G. Arjuno (Qvola), Kipas Vulkanik Tua G.Arjuno (Qvfoa), Batuan Gunungapi Kompleks G.Ukir (Qv), Batuan Gunungapi Tua G.Preteng (Qvop), Batuan Gunungapi Tua G.Kukusan (Qvok), Batuan Gunungapi G.Kutugan (Qvk), Batuan Produk Vulkanik G.Butak (Qvbt), Batuan Gunungapi G.Panderman (Qvp), dan Batuan Gunungapi G.Seruk (Qvs).