Agung Harijoko
Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Published : 22 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal GEOSAPTA

KARAKTERISTIK BATUBARA FORMASI PULAUBALANG DAN BALIKPAPAN CEKUNGAN KUTAI BAWAH, KALIMANTAN TIMUR winarno, agus; Amijaya, D. Hendra; Harijoko, Agung
Geosapta Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik batubara pada Cekungan Kutai Bawah terutama pada Formasi Pulaubalang dan Balikpapan. Sampel batubara pada penelitian diambil PT. Indominco Mandiri KW 01PB0435 Kalimantan Timur yang masuk kedalam Cekungan Kutai Bawah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis petrografi dan mineralogi batubara, proksimat dan ultimat batubara, dan kimia anorganik dan organik batubara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batubara pada Formasi Pulaubalang dan Balikpapan di Cekungan Kutai Bawah termasuk dalam Low Rank Coal (Rv < 0,60) dan masuk ke dalam peringkat batubara subbituminous; maseral batubara didominasi kelompok maseral huminite, diikuti intertinite, dan yang paling sedikit  liptinite; mineral terdiri mineral lempung (kaolinit dan illit), kuarsa, karbonat (siderite dan kalsit), sulfida (pirit dan markasit), dan oksida (goetit) yang sebagian besar merupakan jenis singenetik, bersifat detrital (mineral lempung dan kuarsa), dan autigenik (mineral sulfida dan karbonat); dan batubara pada kedua formasi ini dibentuk oleh campuran struktur alifatik dan beberapa struktur aromatik dan memperlihatkan ikatan hidrogen yang lebih jelas (kaya huminite). Studi batubara ini diharapkan dapat menambah refensi tentang karakteritik batubara yang dapat berguna untuk mempelajari pemanfaatan batubara lebih lanjut.  
Pengaruh Tektonik Kompresional Baratlaut-Tenggara Terhadap Struktur Bidang Perlapisan, Kekar, Sesar dan Lipatan di Pegunungan Kulon Progo-Yogyakarta Widagdo, Asmoro; Pramumijoyo, Subagyo; Harijoko, Agung
Geosapta Vol 5, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v5i2.6211

Abstract

Pegunungan Kulon Progo berada di sebelah barat Dataran Yogyakarta dan menjadi batas barat Cekungan Yogyakarta. Di sebelah timur Cekungan Yogyakarta terdapat interaksi dengan Pegunungan Selatan Jawa. Interaksi tektonik ini memberikan pengaruh terhadap Pegunungan Kulon Progo. Penelitian ini dilakukan dengan pemetaan struktur geologi dan analisis data struktur di Pegunungan kulon Progo. Analisis struktur geologi dilakukan dengan metode stereografis terhadap data bidang perlapisan batuan sedimen, kekar, sesar dan lipatan hingga arah gaya utama atau stress pembentuknya duketahui. Di Pegunungan Kulon Progo gaya utama kompresional berarah tenggara-baratlaut menghasilkan kemiringan bidang perlapisan batuan sedimen (dengan arah SE dan NW), kekar gerus (E-W dan NNW-SSE), kekar gerus (NW-SE), sesar sinistral (NNE-SSW), sesar dextral (NW-SE), sesar naik (NE-SW), sesar turun (NW-SE) dan lipatan (dengan sumbu NE-SW). Pelamparan Formasi Sentolo yang luas di sisi timur Pegunungan Kulon Progo dibandingkan di sisi barat, dihasilkan dari gaya kompresi dari arah tenggara. Kemunculan Formasi Nanggulan di sisi timur pegunungan Kulon Progo dihasilkan oleh sesar naik akibat gaya kompresi ini. Gaya kompresi arah tenggara (SE) merupakan hasil reorientasi gaya utara-selatan (N-S) di Pulau Jawa oleh Sesar Opak. Sesar sinistral Bantul dan Sesar dextral Sleman merupakan sesar mendatar orde ke-2 dari sesar orde ke-1 sesar sinistral Opak. Kata-kata kunci: struktur, stress, sesar, kekar, lipatan