p-Index From 2015 - 2020
8.641
P-Index
Articles

ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN UNTUK WISATA SNORKELING DAN DIVING DI PULAU PISANG BAGIAN UTARA KECAMATAN PESISIR UTARA LAMPUNG BARAT Lazuardi, Irfan; Subardjo, Petrus; Hariyadi, Hariyadi
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v2i3.3144

Abstract

Pisang Island is one of the islands located in the Coastal West Lampung regency precisely in West Lampung. Expected with the development of Pisang Island as a tourist destination it will beable to increase revenue and the welfare of society in western Lampung. Utilization of coastal and marine resources in West Lampung could be the development of nautical tourism in the region in this regard Pisang Island. One form of nautical tourism is snorkeling and diving activities. However, in the tourist development efforts in Pisang Island have held identification and approach problems first. The most fundamental and the purpose of this studyis to conducta study on the suitability of water level in Pisang Island, especially for snorkeling and diving tourism activities. Research carried out by field observations (collecting primary data and secondary data) for 2 months in July 2011 to August 2011 in the northern part of the Pisang Island, which is divided into thirteen point sampling locations. Primary data collection consisted of coral cover data retrieval and type of life formusing LIT, count the number off is husing visual census of fish and measure the brightness levels use these cchidisk. The method used for the analysis of the research is descriptive method of analysis with the help of Travel Suitability Index which produces the suitability andvalue of the carrying capacity of tourist areas. Based on the results obtained from the calculation of travel suitability index for snorkeling and diving touris snorkeling tours there instations 1, 2, 3, and 5 are located at a depth of 3 meters. And for diving there instations 6, 7, 8, 9, 11, 12, 13 and 14 are located at a depth of 5 meter still 10 meters.
STUDI KESESUAIAN PERAIRAN PULAU PISANG BAGIAN TIMUR UNTUK PERENCANAAN WISATA BAHARI SELANCAR AIR, OLAHRAGA AIR BANANA BOAT DAN JET SKI, KABUPATEN LAMPUNG BARAT, PROVINSI LAMPUNG Pradana, Andika Nugraha; Hariyadi, Hariyadi; Subardjo, Petrus
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v2i3.3150

Abstract

Banana Island is one destination that superior Lampung attractions and is a tourist attraction in West Lampung regency which has considerable potential as one of the coastal resorts.This study aims to identify and assess physical potential of Cape Coast Faithful as marine tourism area.This study aims to identify and assess the potential physical Banana Island as a marine tourism area.This study was conducted in July-August 2011, this is because the month is a transition season, which allegedly started the season many tourists flock to Banana Island for a tour. The method used in this research is descriptive exploratory method.The analysis used in this study is an analysis of the suitability of travel, ie by comparing the characteristics and quality of the waters of the requirements for the use of waters of certain tourist activities. Results of the study showed that the physical conditions potentially Banana Island waters as marine tourism area, with several activities, namely water surfing (surfing), and water sports (Water Sports) ie banana boat and jet ski. Based on the value IKW for surfing activities (Surfing) in the category of S1-class (very appropriate) with IKW value by 86%, while for the water sports activities (Water Sport) ie banana boat and jet ski into the category of S1-class (very appropriate ) with IKW value of 81%.
Aplikasi Metode Eksperimen Response Surface Untuk Mengoptimalkan Kuat Tekan Bata Non Bakar Fajrin, Jauhar; Hariyadi, Hariyadi; Marchelina, Nadella
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.13.2.79-90.2017

Abstract

Sebagai bahan bangunan yang relatif masih baru, komposisi bahan penyusun bata non-bakar masih menjadi topik yang menarik untuk diteliti. Pada beberapa studi sebelumnya upaya mencari komposisi optimum campuran bata non bakar menggunakan metode eksperimen yang mengevaluasi pengaruh sebuah faktor dalam satu kali eksperimen atau yang dikenal dengan istilah single factor experiment. Kelemahan dari metode eksperimen ini adalah kesimpulan yang dihasilkan hanya terkait dengan satu faktor yang diamati itu saja. Sementara dalam kenyataannya, hasil dari sebuah proses tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor saja melainkan dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk interaksinya. Studi ini dilakukan untuk mencari komposisi optimum bahan penyusun bata non bakar dengan menerapkan metode respon permukaan (Response Surface Method). Proses analisa data dilakukan dengan menggunakan software Minitab 17. Hasil penelitian menunjukan bahwa proporsi bahan yang menghasilkan kuat tekan paling optimal adalah semen (21,034%), pasir (28,9651%) dan tanah liat (50%), yang mampu menghasilkan bata non bakar dengan kuat tekan rata-rata sebesar 50.22 kg/cm2. Hasil penelitian ini juga merekomendasikan sebuah persamaan umum untuk memprediksi kuat tekan bata non bakar apabila menggunakan ketiga komposisi bahan tersebut, yaitu: y=-5,56x1+0,141x2+0,541x3+0,214x1 x2+0,0473x1 x_x-0,307x2  dengan x1, x2 dan x3 masing-masing adalah proporsi semen, pasir dan tanah liat.
ANALISIS PANGSA PASAR MOBIL SUZUKI ERTIGA PADA PT. SEMEKARINDO INDAH DI SAMARINDA HARIYADI, HARIYADI
EKONOMIA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.521 KB)

Abstract

HARIYADI, Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Analisis Pangsa Pasar Mobil Suzuki Ertiga pada PT. Samekarindo Indah Di  Samarinda (dibawah bimbingan ibu Titin Ruliana dan ibu Suyatin).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pangsa pasar Mobil Suzuki Ertiga tahun 2013 di Samarinda.Teori yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari teori pemasaran, manajemen pemasaran, marketing mix dan analisis pangsa pasar. Instrumen penelitian adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah unit pelaksana teknis dinas (UPTD) Samarinda. Alat analisis mengunakan analisis pangsa pasar.Obyek yang diteliti adalah tentang pangsa pasar mobil suzuki ertiga pada PT. Samakarindo Indah Samarinda dengan menitik beratkan pada kisaran pangsa pasar dari mobil suzuki ertiga terhadap pesaing seperti (toyota avanza,daihatsu, xenia, dan nissan livina).Berdasarkan pada analisis dan pembahasan maka hipotesis yang diajukan Yaitu Diduga bahwa Pangsa Pasar Mobil Suzuki Ertiga dari bulan Mei tahun 2012 sampai dengan bulan April tahun 2013 lebih besar dari para pesaingnya di Samarinda ditolak, alasan ditolaknya hipotesis ini adalah Pangsa Pasar Mobil Suzuki Ertiga dari bulan Mei tahun 2012 sampai dengan bulan April tahun 2013 lebih kecil dari para pesaing utama yaitu Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia di Kota Samarinda.Market share (pangsa pasar) yang diraih oleh jenis mobil Mobil Suzuki Ertiga di Samarinda cukup baik. Hal ini terbukti dari market share yang diraih dari bulan Mei tahun 2012 sampai dengan bulan April Tahun 2013 perkiraan pangsa pasar (Market share) untuk mobil Suzuki Ertiga adalah sebesar 10,20 %. Ini menunjukkan bahwa untuk mobil jenis Suzuki Ertiga menguasai pasar hanya sebesar 10,20 %  atau menempati urutan ketiga dibandingkan dengan jenis mobil yang yang berada di Kota Samarinda.Jenis mobil Suzuki Ertiga mampu bersaing dengan jenis mobil yang lain baik dari sudut harga, kualitas dan faktor selera konsumen, penjualan mobil ini sangat dipengaruhi oleh ketiga faktor tersebut. Selain dari faktor yang berhubungan tersebut tentu faktor promosi yang dilakukan oleh pihak produsen secara nasional juga sangat berpengaruh sekali  terhadap masalah penjualan ini. Kata kunci : Market Share, Marketing Mix, Sales
EVALUASI KESESUAIAN TAMBAK GARAM DITINJAU DARI ASPEK FISIK DI KECAMATAN JUWANA KABUPATEN PATI Tambunan, Renaldi Bahri; Hariyadi, Hariyadi; Santoso, Adi
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v1i2.2036

Abstract

Salt is one of the national strategic commodities in the field of marine. Effort to increase the quantity and quality of salt production has not been a priority for farmers in Juwana. It examined regarding evaluated the suitability of the physical land of salt embankment in Pati Juwana to approach some of the factors are soil permeability, climatology, soil type and topography of the form. The purpose of this research is to know and study the suitability of the salt level land embankment in district Juwana, Pati. This research using several physical analysis of the permeability of soil, land forms and types, climatic conditions and scoring physical suitable of salt embankment. The results of this study indicate that the suitability of physical salt embankment in Juwana, Pati has a physical suitability class is very suitable (S1) to produce a national salt.
PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 3 CANDI LARAS UTARA DI KABUPATEN TAPIN Hariyadi, Hariyadi
Jurnal Socius Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.102 KB) | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v5i1.3324

Abstract

This research aims to find out how the competency of teachers involved in the teaching and learning process of Social Science at SMP Negeri 3 Candi Laras Utara.This research appliedqualitative method. The researcher tried to do exploration in plan of getting data naturally in field through observation and communication with all existing data sources. The process of data collectionin this researchwas done through few steps namely observation, documentation and triangulation. The researcher used credibility test of the data for validity checking in the effort of obtaining data which is objective, reliable, valid and can be accounted for.Based on the result of the research, it is understood that: (1) the teachers of Social Science have all professional, personality, pedagogical and social competence; (2) the process of Social Science teaching and learning has fulfilled the minimum level of process standard including the preparation, implementation, and evaluation although the methods of teaching are not maximally yet explored; (3) the teachers used textbooks and printed material as learning resources which are available in the library; (4) the facility and infrasructure which are available in the classroom and the library are still limited; (5) the problem faced by the Social Science teacher is the insufficient facility and infrastructure to support Social Science teaching and learning, either it is related to the teaching and learning media andsources of study, or the educational background of the teachers when teaching integrated Social Science.Key Words: Teaching and learning of social science, teacher competence, learning resources, infrastructure, evaluation  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru yang terlibat dalam proses pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Candi Laras Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, peneliti berusaha untuk melakukan eksplorasi dalam rangka mendapatkan data secara alamiah di lapangan melalui observasi dan komunikasi dengan berbagai sumber yang ada. Proses pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian dengan beberapa tahap yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan trianggulasi. Peneliti menggunakan uji kredibilitas data untuk pengecekan keabsahan data dalam penelitian dilakukan untuk memperoleh data yang objektif, andal, sahih dan dapat dipertanggungjawabkan.Berdasarkan hasil penelitian diketahui (1) kompetensi guru IPS memeliki kemampuan profesional, kepribadian, pedagogik dan sosial, (2) proses pembelajaran IPS telah memenuhi standar proses minimal meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, tidak secara maksimal dalam melaksanakan metode pembelajaran, (3) guru menggunakan sumber buku teks pelajaran dan media cetak yang tersedia di perpustakaan (4) sarana dan prasarana yang tersedia ruang kelas dan perpustakaan yang menyediakan media dan buku pelajaran yang masih terbatas, (5) Permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran IPS adalah terbatasnya sarana prasarana yang menunjang pembelajaran IPS, baik itu berhubungan dengan media pembelajaran maupun sumber belajarnya, dan latar belakang pendidikan guru pada saat mengajar pembelajaran IPS terpadu.Kata Kunci: Pembelajaran IPS, kompetensi guru, sumber belajar, sarana prasarana, evaluasi
Evaluasi kinerja dan status keberlanjutan kawasan Agropolitan Perpat Belitung Hariyadi, Hariyadi; Herison, Catur; Suwito, Edi
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 1 (2012): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.1.24-30

Abstract

Penelitian dilakukan pada kawasan agropolitan Perpat Belitung, selama bulan November 2009 sampai dengan bulan Maret 2010 dengan metode studi literatur, survey lapangan, wawancara dan questioner dan Analisis-analisis yang digunakan antara lain analisis Location Quetient (LQ), analisis unggulan dan andalan, metode pendekatan Multi Dimensional Scaling (MDS) Rap-Agrop, analisis Laverege,  analisis Monte Carlo dan analisis Prospektif serta analisis Deskriptif, yang bertujuan untuk : mengetahui potensi kawasan dalam mendukung pengembangan agropolitan Perpat,) mengevaluasi tingkat kinerja perkembangan kawasan agropolitan Perpat, mengevaluasi status keberlanjutan pengembangan kawasan agropolitan Perpat, mengetahui persepsi dan kebutuhan masyarakat terhadap agropolitan. Hasil penelitian menunjukan bahwa masing-masing kecamatan memiliki dominansi komoditas yang beragam diusahakan dan dibudidayakan dan terdapat lima (5) komoditas unggulan yaitu Padi, Ubi Kayu, Lada, Kelapa dan komoditas Sapi Potong yang ditetapkan sebagai komoditas unggulan utama program agropolitan, dengan tingkat kinerja perkembangan wilayah termasuk dalam Strata PRA II Kawasan Agropolitan yang berstatus keberlanjutan pengembangan Kawasan Agropolitan Perpat termasuk dalam Strata kurang berkelanjutan, dan penetapan Kawasan Agropolitan Perpat dengan komoditas unggulan utama sapi potong tidak tepat untuk dikembangkan oleh karena kondisi existing tingkat perkembangan yang rendah dan status keberlanjutan yang kurang keberlanjutan.
PEMILIHAN BATANG BAWAH JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn.) TOLERAN TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN CHOLID, MOHAMMAD; HARIYADI, HARIYADI; SUSANTO, SLAMET; DJUMALI, DJUMALI; PURWOKO, BAMBANG SAPTA
853-8212
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK
STRUKTUR KOMUNITAS PADANG LAMUN DI PERAIRAN PULAU KUMBANG, KEPULAUAN KARIMUNJAWA (SEAGRASS COMMUNITY STRUCTURE OF KUMBANG WATERS-KARIMUNJAWA ISLANDS) Hartati, Retno; Junaedi, Ali; Hariyadi, Hariyadi; Mujiyanto, Mujiyanto
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 17, No 4 (2012): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.631 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.17.4.217-225

Abstract

Lamun merupakan salah satu ekosistem yang berperan penting dalam kehidupan di laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas lamun di Perairan Pulau Kumbang Karimunjawa. Pengamatan lamun di lapangan meliputi identifikasi jenis-jenis lamun, menghitung jumlah individu/tegakan, presentase penutupan dari masing-masing jenis/spesies pada transek. Persen penutupan lamun diamati dengan menggunakan transek kuadrat ukuran 1 x 1 m pada hamparan lamun. Transek ini dibagi menjadi 25 buah kisi ukuran 20 cm2. Satu tegakan lamun merupakan suatu kumpulan dari beberapa daun yang pangkalnya menyatu. Jumlah tegakan diamati langsung dengan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas lamun di perairan kawasan Pulau Parang, Karimunjawa, tergolong komunitas campuran (mixed community) yang terdiri dari 1?5 jenis lamun. Telah ditemukan 6 jenis lamun, yaitu Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, C. serrulata, Halodule pinifolia, Halodule uninervis dan Halophila ovali di perairan Pulau Kumbang, C. serrulata hanya ditemukan pada saat sampling ke dua bulan September 2012. Pada sampling pendahuluan (Juni 2012), jumlah kerapatan jenis lamun (Tegakan/m²) T. hemprichii merupakan yang tertinggi (77.11) sedangkan yang terendah adalah H. pinifolia (0.56). pada sampling kedua, H. uninervis lebih tinggi dari pada T. hemprichii. Frekuensi jenis lamun pada sampling bulan Juni dan september 2012 yang menunjukkan nilai 0-15,67 dan 0-16 dengan T. hemprichii ditemukan lebih sering dari pada jenis lamun yang lain pada kedua waktu sampling. Penutupan spesies lamun (%/m2) pada sampling bulan Juni dan September 2012 menunjukkan nilai 0,11?15.67 dan 0-29.29. Thalassia hemprichii dan Halodule uninervis mempunyai rata-rata penutupan yang tertinggi masing-masing pada sampling September dan Juni 2012.Kata kunci: lamun, jenis, kerapatan penutupan, Pulau Kumbang, KarimunjawaSeagrass is found in shallow waters that have an important role in marine life and is one of the most productive marine ecosystems. This study aims to determine the structure of seagrass communities in Kumbang Island, Karimunjawa. Data collected during observations in the field include species identification, number of individual/stand, percent cover of each species. Percent cover of seagrass was observed by using square transect with size of 1x1 m. Transect was divided into 25 pieces of smaller size i.e. 20 cm2. The stands of seagrass is a collection of several fused leaf base. The number of stands were directly counted. Sampling were done twice i.e. June and September 2012. The results showed that the seagrass community in the waters of Kumbang island, Karimunjawa, can be classified as mixed community consisting of 1-5 types of seagrass. In total, six species of seagrass were found in the area i.e. Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, C. serrulata, Halodule pinifolia, Halodule ovali and Halophila uninervis. C. serrulata was only discovered during second sampling in September 2012. In the first sampling (June 2012), the density of seagrass (stand/m²) T. hemprichii was the highest (77.11), while the lowest was H. pinifolia (0.56). The results of second sampling showed that H. uninervis was found to be higher than T. hemprichii. Frequency of seagrass types in June and September 2012 showed the value from 0 to 15.67 and 0-16 with T. hemprichii was found more frequently than other types of seagrass during both sampling time. Percent coverage of seagrass species (%/m2) during June and September 2012 showed the value of 0,11-15.67 and 0-29.29, respectively. T. hemprichii and H. uninervis have the highest average percent cover in September and June 2012 sampling.Key words: seagrass, type, density, Kumbang Island, Karimunjawa
KAJIAN GENANGAN BANJIR PASANG DI KECAMATAN PEKALONGAN UTARA, KOTA PEKALONGAN Febriani, Diana Nur; Helmi, Muhammad; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Pekalongan Utara merupakan salah satu Kecamatan di Kota Pekalongan yang memiliki karakteristik wilayah pesisir. Wilayah pesisir Kecamatan Pekalongan Utara memiliki nilai elevasi tanah yang rendah yaitu < 1 meter. Hal ini menyebabkan wilayah tersebut tergenang banjir pasang. Banjir pasang yang terjadi di wilayah tersebut merupakan kejadian dengan intensitas yang sering dan mengakibatkan infrastruktur dan pemukiman mengalami kerusakan sehingga menyebabkan kerugian cukup besar. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya mitigasi untuk mengurangi besarnya kerusakan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai elevasi pasang surut serta mengetahui luas genangan banjir pasang, sehingga dapat bermanfaat untuk mitigasi mengenai banjir pasang di pesisir Pekalongan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Selain itu, dilakukan juga pendekatan Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk membuat model genangan banjir pasang dalam bentuk peta menggunakan Software ArcGIS 10.3. Data yang digunakan untuk membuat model genangan banjir pasang adalah data pasang surut, data survei lokasi batasgenangan terjauh, titik tinggi dan DEM, serta Peta Penggunaan Lahan Kota Pekalongan tahun 2014. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa tipe pasang surut di perairan pesisir Pekalongan adalah pasang surut campuran condong harian tunggal dengan nilai LLWL sebesar 1,27 m; MSL 1,72m; HHWL 2,11 m.. Total luas penggunaan lahan yang terkena dampak genangan banjir pasang sebesar 1.019,45 ha Ha. Penggunaan lahan yang tergenang mencakup tambak 585,42 Ha; lahan terbuka 109,94 Ha; permukiman 217,93 Ha; sawah 38,32 Ha dan rawa 68,12 Ha.
Co-Authors Ade Wachjar Adi Santoso Adrianto, Bayu Afrianto Tua Sinaga Agus Eko Minarno Ahmad Rofiq Hakim Akhmad Arif Amin, Akhmad Arif Al Ashadi Alimin, Al Ashadi Alfi Satriadi Alfian, Anggra Ali Junaedi Amelia Yusnita Amin, A. A. Aminuddin Aminuddin Andika Nugraha Pradana Anggraeni Anggraeni Arifandy, M. Imam Arifin Muhtar, Arifin Aris Ismanto Aris Winaya Arman, Ringgo Azis Rifai Aziz Rifai Azizi, Muhammad Iqbal Baharuddin, Nalfaridas Baharuddin, Nalfaridas Bambang Sapta Purwoko Banjarnahor, Betty Baskoro Rochaddi Bayu Priyono, Bayu Beny Maulana Satria, Beny Maulana Boky Jeanne Tuasikal Budi Santosa Catur Herison Cintya Oktaviana, Cintya Dalhar Shodiq, Dalhar Denny Nugroho Sugianto Devi Yasmin, Devi Dewi Agustina DJUMALI DJUMALI, DJUMALI Durotun Nafisah Dwinawaty, Aziza Maulida Eka Intan Kumala Putri Eti Ramaniyar, Eti Fahmi, M. R. Falatehan, A Roby febiyan nursusty Febriani, Diana Nur Febriano, Muhammad Riza Fenni Supriadi, Fenni Franto Novico Hakim, Riza Rahman Hany Handajani Harimurti, Danang Hendri Restuadhi, Hendri Heryoso Setiyono Hudaedi, Dedi I Gede Supawan Ibnu Pratikto Ilyas Marzuki Indrabayu, Arief Irfan Lazuardi Ismi, Yuliani Jarot Marwoto Jarot Santoso Jauhar Fajrin, Jauhar Kholista, Marry Ann Kokoh Dwiyan Kristanto, Dedy Kristanto, Dedy Lahir, Muhammad Laurensius Arliman S, Laurensius Mahulette, Asri Subkhan Mahulette, Asri Subkhan Mansyur, Abu Abbas Marchelina, Nadella Maria Yosephine Simbolon, Maria Yosephine Maulidiya, Nurfitri Maya Eria Br Sinurat, Maya Eria Br MOHAMMAD CHOLID, MOHAMMAD Muhammad Helmi muharam, Iqbal Mujahid Mujahid, Mujahid MUJIYANTO MUJIYANTO Mulyati, Dewi Mulyati Mutakhir, Arizal Mutakhir, Arizal Noor, E Noval, Mochammad Nurfa Khoirunnisa Nurhuda, Moh. Permatasari, Melly Agustina Petrus Subardjo Pratama, Mohammad Rofit Anggi Rahmad Santosa Raisha Media Umami Renaldi Bahri Tambunan Retno Hartati Rima Melina F. Napitupulu Rini Agustina Ristika Handarini Rizky Amalia Safrihady, Safrihady Saharuddin Saharuddin Saptiana Sulastri, Saptiana Siddhi Saputro Simbolon, Aprisianus Julkarman SISWANTO SISWANTO Slamet Susanto Soeryo Adiwibowo Sri Mulatsih Srie Mustika Rahayu, Srie Mustika SUDIRMAN YAHYA Sugeng Widada sunito, Setyawan Suroyo Junior, Raden Sonny Suroyo Junior, Raden Sonny Sutarjo, Ganjar Adhywirawan Suwito, Edi Syaiful Anwar Teo Andri Saputra Thomas Agung Perwira Tri Retno Dyah Larasati, Tri Retno Dyah Uli, Indriyana Warsito Atmodjo Wibowo Wibowo Yeni Sulastri Yovita Yovita Yulihandoko, Eko Yulistanto, Prasetyo Budi Yulius Deddy Hermawan Yuniastuti, Florentina Chandra Zainal Abidin Zainuri Zainuri, Zainuri