Abdul Harris
Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Published : 34 Documents
Articles

Found 34 Documents
Search

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTELMINTIK ALBENDAZOLE DAN LEVAMISOLE TERHADAP ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO Balqis, Ummu; Hambal, Muhammad; Darmawi, .; Harris, Abdul; Rasmaidar, .; Athaillah, Farida; Muttaqien, .; Azhar, .; Ismail, .; Daud, Razali
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 4 No. 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.142 KB) | DOI: 10.29244/avi.4.2.97-102

Abstract

Penelitian ini meneliti aktivitas antelmintik albendazole dan levamisole terhadap hambatan motilitas, percepatan waktu paralisis, dan motilitas cacing Ascaridia galli dewasa secara in vitro. Sebanyak empat ekor cacing masing dibuat triplikat dalam NaCl 0,9% masing-masing dengan konsentrasi 15 mg/ml Albendazole, dan 0.6 mg/ml Levamisole. Motilitas cacing diamati pada interval 10, 20, 30, dan 40 jam. Paralisis dan kematian diamati pada tampilan tidak ada pergerakan badan pada bagian kepala dan ekor cacing. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas albendazole dan levamisole terhadap mortalitas A. galli berturut-turut terjadi pada 40 dan 30 jam pasca inkubasi. Levamisole dapat menghambat motilitas A. galli pada jam ke 10 dan juga menyebabkan lebih awal paralisis pada 6,75 ± 0,50 jam pasca inkubasi. Kajian tersebut mengindikasikan bahwa aktivitas antelmintik levamisole lebih awal dibandingkan efek albendazole pada cacing A. galli.
Histopathological Changes of Egg Cells in the Uterine of Ascaridia galli after Treatment with Extract of Veitchia merrillii Nuts Balqis, Ummu; Muslina, Muslina; Hambal, Muhammad; Athaillah, Farida; Muttaqien, Muttaqien; Azhar, Azhar; Ismail, Ismail; Rastina, Rastina; Eliawardani, Eliawardani; Harris, Abdul; Hamzah, Abdullah; Vanda, Henni; Darmawi, Darmawi
Majalah Obat Tradisional Vol 22, No 3 (2017)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.758 KB) | DOI: 10.22146/mot.31544

Abstract

The aim of the study was to observe the histopathological changes of the entire egg cells in the uterine of Ascaridia galli worms treated with crude ethanolic extract of Veitchia merrillii nuts. Histopathological changes of the entire egg cells were observed to describe that the activity of extract V. merrillii nuts interfered the reproduction process could decrease the quantity and quality of A. galli eggs. The experiments consisted of 16 head A. galli female adult worms divided into four groups, contained four worms of each, and maintained in 0.9% phosphate buffered saline (PBS). First group, a negative control experiment consisted of A. galli in 0.9% PBS. Second group, concentration of 15 mg/mL albendazole was used as a positive control. Third group and fourth group, in vitro exposure of the worms to the crude ethanolic extract V. merrillii nuts at a concentration of 25 mg/mL and 75 mg/mL, respectively. The histopathological changes of egg cells in the uterine region of stained worms was evaluated by light microscopic examination at 40x magnification. The results showed that shrinkage and disintegration of the entire egg cells in the breakage of uterus. The results indicate that the possible use of the plant as a potential anthelmintic against A. galli, the intestinal nematode parasite of domestic fowl.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI PROTEIN SPESIFIK PREGNANCY ASSOCIATED SUBSTANCE (PAS) SERUM SEBAGAI KANDIDAT UNTUK TEST KEBUNTINGAN DINI PADA SAPI LOKAL Dasrul, Dasrul; Thasmi, Cut Nila; Harris, Abdul
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 6, No 2 (2006): Volume 6 Nomor 2 Agustus 2006
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.  Penelitian   ini  bertujuan   untuk  rnengetahui   karakterisasi   protein   PAS  serum  sapi  bunting sebagai  kandidat  bahan  aktif  untuk  test  kebuntingan   dini  pada  sapi  Aceh, Penelitian   ini  merupakan penelitian    eksperimental     laboratorium    dengan    menggunakan     serum   darah   sapi   bunting    yang diperoleh   dari  petemakan   masyarakat   disekitar   Darussalam-Banda    Aceh.  Preparasi   dan  ekstraksi protein  PAS dilakukan   dengan  mengunakan   metode  sonikasi  dan identifikasi   protein  PAS dilakukan dengan   elektroferosis     rnelalui   SDS-PAGE    dan   Western   bloting.    Sedangkan    uji   kadar   protein dilakukan   rnelalui metode biuret.  Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  serum  darah  sapi bunting  dapat memproduksi   epitop  protein  PAS,  dengan  berat  molekul  protein  PAS    sebesar  65, 15 kDa.   Protein PAS  serum  darah  dapat   menginduksi   antibodi   terhadap   PAS  yang  efektif  sebagai   bahan  bioaktif deteksi  kebuntingan  dini pada sapi Aceh.  (JKS  2006; 2:59-68)  Kata Kunci: kotiledon  sapi aceh,  protein  PAS,  anti-PAS,  deteksi  dini kebuntinganAbstract.    This research  was aimed  to study  the characteristic   of PAS protein  of serum as a candidate of active  material  for early  detection   of cow  pregnancy.   This  study  was  conducted  as a  laboratory experimental   by using  serum  of pregnant  cow,  which  was  obtained  from  livestoxk  in Darussalam- Banda   Aceh.   Preparation   and  extraction    of  PAS   protein  ··were  performed    using  sonication   and identification    of  PAS   protein,   by  SDS-PAGE   electrophoresis    and  Western   blotting.   The  results showed   that  serum  is able  to produce   the epitope  of PAS protein.  The  weight  of molecule  of PAS protein  epitope  was  6~, 15 kDa.  PAS  protein  of serum  could  cause  an induction  of antibody  to PAS, which   is effective  as a bioactive  material  for early detection  of cow pregnancy.  (JKS 2006;  2:59-68)Keywords:  serum Aceh  bovine, protein  PAS, Anti PAS  and early pregnant
ANALISIS PROKSIMAT KADAR LEMAK IKAN NILA YANG DIBERI SUPLEMENTASI DAUN JALOH YANG DIKOMBINASI DENGAN KROMIUM DALAM PAKAN SETELAH PEMAPARAN STRES PANAS Isa, M.; -, Rinidar; Btb, Tia Zalia; Harris, Abdul; -, Sugito; -, Herrialfian
Jurnal Medika Veterinaria Vol 9, No 1 (2015): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.35 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.3000

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar proksimat lemak pada ikan nila yang diberi suplemen tepung daun jaloh yang dikombinasi kromium dan dipapar stres panas. Sebanyak 30 ekor ikan nila dengan panjang 1,3-1,5 cm, dibagi menjadi enam perlakuan dengan lima kali ulangan yang terdiri atas pakan komersil pada suhu 29±1° C (P1S1), pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh pada suhu 29±1° C(P2S1), pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh dan kromium suhu pada 29±1° C (P3S1), pakan komersil pada suhu 35±1°C (P1S2), pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh pada suhu 35±1° C (P2S2), dan pakan komersil yang dikombinasi tepung daun jaloh dan kromium pada suhu 35±1° C (P3S2). Setelah 15 hari, dihitung kadar proksimat lemak menggunakan metode Soxhlet dan Folsch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan kadar proksimat lemak menurun. Berdasarkan uji statistik rancangan acak lengkap faktorial menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) oleh suhu dan pakan serta interaksi suhu dengan pakan juga berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar proksimat lemak. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pakan komersil yang dikombinasikan daun jaloh dengan kromium dapat menurunkan kadar proksimat lemak ikan nila yang terpapar stres panas.
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN VITAMIN E (ALFA-TOKOFEROL) DALAM MEDIUM PENCUCIAN SPERMA DENGAN SENTRIFUGASI TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA SAPI BRAHMAN Dasrul, Dasrul; Rasmaidar, Rasmaidar; Harris, Abdul
Jurnal Agripet Vol 12, No 2 (2012): Volume 12, No. 2, Oktober 2012
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v12i2.196

Abstract

Effect of vitamin E addition (alfa-tokoferol) into sperm washing medium by centrifuge on the quality of Brahman cattle spermatozoa ABSTRACT. The aims of study to determine the effectiveness of the addition of vitamin E in the washing medium by centrifugation on sperm quality Brahman cattle. frozen semen of Brahman cattle, divided into 4 treatment groups addition of vitamin E in the washing medium: 0.0gr/100 ml medium (K0), 0.1gr /100 ml medium (K1); 0.2gr/100 ml medium (K2) and 0.3 g / 100 ml medium (K4), each group was repeated 5 times. Examination of motility, viability and integrity of sperm membrane performed according to WHO standards. The data obtained were analyzed with one-way ANOVA and Duncan test. The average percentage of motility, viability and membrane integrity of spermatozoa in the addition of vitamin E were significantly different (P 0.05) compared to the control. Percentage of motility, viability and membrane integrity of spermatozoa in the group K2 significantly higher (P 0.05) compared with the group K3: K1 and K0. Percentage of motility, viability and sperm capacitation and sperm live on group K3 significantly higher (P 0.05) compared with the K1 and K0. While the percentage motility of spermatozoa in the group K1 higher were not significant (P 0.05) compared with the group K0. The addition of vitamin E in the medium on the process of washing spermatozoa Brahman cattle. The addition of vitamin E 0.2gr/100ml better than vitamin E 0.1gr/100ml and 0.3gr/100ml in maintaining the percentage of motility and live spermatozoa Brahman cattle.
2. Antibacterial Test of Red Dragon Fruit Extract Peel (Hylocereus polyrhizus) Against Bacteria Salmonella pullorum Maulana, Ichsan; Harris, Abdul; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Dewi, Maryulia; Safika, Safika; Erina, Erina; Jalaluddin, Muhammad
Jurnal Medika Veterinaria Vol 12, No 1 (2018): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.06 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v12i1.4241

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of the red dragon fruit peels (Hylocereus polyrhizus) extract on the growth of Salmonella pullorum. This research was conducted at the Laboratory of Microbiology, Veterinary Faculty, University of Syiah Kuala, Banda Aceh. Red dragon fruit peels that used in this study is obtained from  ripe fruit and Salmonella pullorum cultures is  obtained from  Microbiology Laboratory of Veterinary Faculty Unsyiah. Salmonella pullorum culture added evenly on the surface of Mueller Hinton Agar, the number of the bacteria have been standarized using Mc Farland1 method. Discs soaked in the red dragon fruit peels extracts at different concentrations (20 mg/ml, 40 mg/mL, and 60 mg/ml). Ampicillin is used as positive controls and DMSO (dimethyl sulfoxide) was placed on the surface of Mueller Hinton Agar. The parameters in this study is the inhibition zone diameter. Data were analyzed descriptively. The results showed that the red dragon fruit peel extract is able to inhibit the growth of Salmonella  pullorum and the average of  inhibition diameter zone at a concentration 60 mg / ml is 9.6 mm, 40 mg / ml is 9.4 mm and 20 mg / ml is 9.3 mm
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK BIJI BUAH PALA (Myristica fragrans Houtt) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli (TEST OF INHUBITORY POWER OF NUTMEG SEEDS (Myristica fragrans Houtt) EXTRCT ON GROWTH OF BACTERIA Escherichia coli) Syarifah, Raysa; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Harris, Abdul; Sutriana, Amalia; Erina, Erina; Winaruddin, Winaruddin
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 3 (2018): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.16 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i3.8203

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak biji buah pala (Myristicafragrans Houtt) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Biji pala yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari pasar tradisional Darussalam, Banda Aceh. Proses ekstrasi biji buah pala menggunakan pelarut Etanol 96% dengan tingkat konsentrasi yang berbeda yaitu 1%, 10%,20%.  Menggunakan kertas cakram kosong (Blank disk) yang telah dicelupkan ke dalam ekstrak biji buah pala masing-masing pengulangan dan antibiotik ampisilin yang diletakkan pada media MHA. Pengujian daya hambat dilakukan dengan metode difusi Kirby-Bauer menggunakan kertas cakram pada media Mueller hinton agar (MHA) dengan 5 perlakuan dan 3 pengulangan. Media agar diinkubasi pada suhu 36-37ºC selama 24 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa ektsrak  biji  buah  pala  memiliki  daya  hambat  yang  lemah  terhadap  pertumbuhan  bakteri Escherichia coli.  Ekstrak biji buah pala pada konsentrasi 1% memiliki daya hambat sebesar 9,73 mm, konsentrasi 10% sebesar 8,5 mm, konsentrasi 20% sebesar 8 mm dan kontrol positif sebesar20,83 mm.Kata kunci : antibakteri, ekstrak biji buah pala, Escherichia coli.. ABSTRACTThis study aims to determine the inhibitory power of nutmeg extract (Myristica fragransHoutt) on the growth of Escherichia coli bacteria. The nutmeg seed used in this study was obtained from the traditional market of Darussalam, Banda Aceh. Extraction process of nutmeg seed using96% ethanol solvent with different concentration level that is 1%, 10%, 20%. Using blank disc paper (Blank disk) which has been dipped into nutmeg extract of each repeating and ampicillin antibiotic placed on MHA media. Inhibitory testing was performed by the Kirby-Bauer diffusion method using paper discs on Mueller hinton agar medium (MHA) with 5 treatments and 3 repetitions. Media to be incubated at 36-37ºC for 24 hours. The results of this study indicate that the nutmeg nut extraction has a weak inhibitory effect on the growth of Escherichia coli bacteria. The extract  of nutmeg  seed  at concentration  of 1%  has inhibitory power  of 9.73  mm,  10%concentration of 8.5 mm, 20% concentration of 8 mm and positive control of 20.83 mm.Keywords : antibacterial, nutmeg ekstact, Escherichia coli.
UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus (Antibacterial Activity Test of Moringa oleifera L. Extracts on Staphylococcus aureus) Savitri, Elza; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Harris, Abdul; Harris, Abdul; Erina, Erina; Erina, Erina; Sutriana, Amalia; Sutriana, Amalia; Lubis, Triva Murtina; Lubis, Triva Murtina
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 3 (2018): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.22 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i3.8227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus  aureus. Ekstrak daun kelor diekstraksi dengan cara maserasi yaitu menggunakan pelarut etanol  96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar  menggunakan kertas cakram yang  telah direndam dalam ekstrak etanol daun kelor dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Parameter yang diukur adalah besarnya diameter zona hambat yang  terbentuk disekitar kertas cakram. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol  daun kelor memiliki daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus  aureus yaitu pada konsentrasi 80% sebesar 14,02 mm (kategori kuat), 60% sebesar 12,03 mm (kategori kuat), 40% sebesar 9,00 mm  (kategori sedang), 20% sebesar 7,98 mm (kategori sedang), kontrol positif 28,63 mm  (kategori sangat kuat) dan kontrol negatif tidak menunjukkan efek antibakteri. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.                The aim of this research is to observe the antibacterial activity of Moringa oleifera L. extract on Staphylococcus aureus. Moringa oleifera extract was extracted by maceration using ethanol 96%. The antibacterial activity test was carried out using diffusion method used paper disc which has been soaked in etanol extract of Moringa oleifera with concentration of 20%, 40% and 60% on Mueller Hinton Agar (MHA). Parameters measured were the diameter of inhibition zone formed around the paper disc. The results of antibacterial activity test were analyzed descriptively. The result showed that etanol extract of Moringa oleifera had inhibitory on Staphylococcus aureus. Moringa oleifera extract had inhibitory on Staphylococcus aureus at concentration 80% was 14,02 mm (strong category), 60% was 12,03 mm (strong category), 40% was 9,00 mm (middle category), 20% was 7,98 mm (middle category), positive control was 28,63 mm (very strong category) and negative control did not show antibacterial effect. It can be concluded that Moringa oleifera L. extract has an antibacterial effect on Staphylococcus aureus.
UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus (Antibacterial Activity Test of Moringa oleifera L. Extracts on Staphylococcus aureus) Savitri, Elza; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Harris, Abdul; Harris, Abdul; Erina, Erina; Erina, Erina; Sutriana, Amalia; Sutriana, Amalia; Lubis, Triva Murtina; Lubis, Triva Murtina
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 3 (2018): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.22 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i3.8227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus  aureus. Ekstrak daun kelor diekstraksi dengan cara maserasi yaitu menggunakan pelarut etanol  96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar  menggunakan kertas cakram yang  telah direndam dalam ekstrak etanol daun kelor dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Parameter yang diukur adalah besarnya diameter zona hambat yang  terbentuk disekitar kertas cakram. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol  daun kelor memiliki daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus  aureus yaitu pada konsentrasi 80% sebesar 14,02 mm (kategori kuat), 60% sebesar 12,03 mm (kategori kuat), 40% sebesar 9,00 mm  (kategori sedang), 20% sebesar 7,98 mm (kategori sedang), kontrol positif 28,63 mm  (kategori sangat kuat) dan kontrol negatif tidak menunjukkan efek antibakteri. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.                The aim of this research is to observe the antibacterial activity of Moringa oleifera L. extract on Staphylococcus aureus. Moringa oleifera extract was extracted by maceration using ethanol 96%. The antibacterial activity test was carried out using diffusion method used paper disc which has been soaked in etanol extract of Moringa oleifera with concentration of 20%, 40% and 60% on Mueller Hinton Agar (MHA). Parameters measured were the diameter of inhibition zone formed around the paper disc. The results of antibacterial activity test were analyzed descriptively. The result showed that etanol extract of Moringa oleifera had inhibitory on Staphylococcus aureus. Moringa oleifera extract had inhibitory on Staphylococcus aureus at concentration 80% was 14,02 mm (strong category), 60% was 12,03 mm (strong category), 40% was 9,00 mm (middle category), 20% was 7,98 mm (middle category), positive control was 28,63 mm (very strong category) and negative control did not show antibacterial effect. It can be concluded that Moringa oleifera L. extract has an antibacterial effect on Staphylococcus aureus.
UJI ANTIBAKTERIAL EKSTRAK KULIT BUAH NAGA PUTIH (Hylocereus undatus) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis (ANTIBACTERIAL TEST OF WHILE DRAGON FRUIT PEELS (Hylocereus undatus) EKSTRACT ON GROWTH OF Staphylococcus epidermidis ) Perangin Angin, Harni Anggraini; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Harris, Abdul; Harris, Abdul
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 3 (2017): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.529 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i3.3380

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak dari kulit buah naga putih (Hylocereus undatus) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Biakan Staphylococcus epidermidis diswab merata pada permukaan MHA (Mueller Hinton Agar), yang sebelumnya jumlah bakteri telah distandar berdasarkan  Mc’ Farland 0,5. Disk cakram direndam pada ekstrak kulit buah naga putih pada berbagai konsentrasi antara lain 25%, 50%,75% dan 100%.Ampicillindigunakan sebagai kontrol positif sedangkan cakram kosong ditempatkan pada permukaan MHA (Mueller Hinton Agar). Parameter yang diamatiadalah luasnya diameter zona hambat. Data yang diperoleh dianalisis secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga putih mampu menghambat dengan diameter rata-rata zona hambat pada kosentrasi 25% yaitu 13,7 mm, 50% yaitu 15,2 mm, 75%  yaitu 16,3 mm dan 100% yaitu 17,7 mm. Dari rata-rata zona hambat yang terbentuk ekstrak kulit buah naga putih memiliki kekuatan daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dalam kategori kuat. ABSTRACT The study aims to determine the effectiveness of white dragon fruit peels (Hylocereus undatus) extract on the growth of Staphylococcus epidermidis. Staphylococus epidermidis culture was swab evenly on MHA (Mueller Hinton Agar) surface,The total bactery has been standardize before based on Mc’ Farland 0,5. Disc was soaked in white dragon fruit peels extract in variety of concentration which is 25%, 50%, 75% and 100%. Amphycilin used as positive control while empty disc placed on the MHA (Mueller Hinton Agar) surface. Parameter being observed is inhibition zone diameter. The data obtained were analiyzed descriptively.  The results showed that white dragon fruit peels extracts able to inhibit with the average diameter of 25% is 13,7mm, 50% is 15,2 mm, 75% is 16,3mm and 100% is 17,7mm. From the average inhibition zone that formed white dragon fruit speels extract has a strong inhibition streght on Staphylococcus epidermidis.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak dari kulit buah naga putih (Hylocereus undatus) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Biakan Staphylococcus epidermidis diswab merata pada permukaan MHA (Mueller Hinton Agar), yang sebelumnya jumlah bakteri telah distandar berdasarkan  Mc’ Farland 0,5. Disk cakram direndam pada ekstrak kulit buah naga putih pada berbagai konsentrasi antara lain 25%, 50%,75% dan 100%.Ampicillindigunakan sebagai kontrol positif sedangkan cakram kosong ditempatkan pada permukaan MHA (Mueller Hinton Agar). Parameter yang diamatiadalah luasnya diameter zona hambat. Data yang diperoleh dianalisis secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga putih mampu menghambat dengan diameter rata-rata zona hambat pada kosentrasi 25% yaitu 13,7 mm, 50% yaitu 15,2 mm, 75%  yaitu 16,3 mm dan 100% yaitu 17,7 mm. Dari rata-rata zona hambat yang terbentuk ekstrak kulit buah naga putih memiliki kekuatan daya hambat terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dalam kategori kuat. 
Co-Authors . Azhar . Darmawi . ISMAIL Abdul Rahim Abdullah Hamzah, Abdullah Admi, Masda Afrio Arisman, Afrio Al Azhar Amalia Sutriana Amiruddin -, Amiruddin Amran, Cut Mentari Fatihah Anggita, Aulia Arman Sayuti Athaillah, Farida Athaillah, Farida Atika Resty Handani, Atika Resty Azhar Azhar Cut Dahlia Iskandar Cut Nila Thasmi, Cut Nila Darmawi Darmawi Darniati Darniati Dasrul Dasrul Dian Masyitha Eliawardani Eliawardani, Eliawardani Erina Erina Fahkrurrazi, Fahkrurrazi Fakhrurrazi Fakhrurrazi Farasyi, T Reza Ginta Riady Hamdan Hamdan Hamdani Budiman Hamny Hamny Henni Vanda Herrialfian -, Herrialfian Hidayati Hidayati Iqwal, Yuza Al Ismail Ismail Jalaluddin, M Juli Melia Keliat, Silvia P.N Kurniabudi, Kurniabudi Kurniabudi, Kurniabudi Lestari, Rafika Lola Yorita Astri, Lola Yorita M Hasan M. Isa M. Nur Salim Maryam Maryam Maryulia Dewi Maulana, Ichsan Muhammad Hambal Muhammad Hasan Muhammad Isa Muhammad Jalaluddin, Muhammad Murfi, Alkhalidri Muslim Akmal Muslina Muslina, Muslina Mustafa Sabri Mustika, Delvy Yuana Muttaqien Muttaqien, Muttaqien Muttaqien, . N.A, Zuhrawati NA, Zuhrawaty Novianto, Yudi NURLIANA NURLIANA Nuzul Asmilia O, Fendi Perangin Angin, Harni Anggraini Putri Handayani Rahmatia, Annisa Rizka Rasmaidar Rasmaidar Rasmaidar, . Rastina, Rastina Rastina, Rastina Rastina, Rastina Rastina, Rastina Razali Daud Realensi, Realensi Riani Desky, Riani Rinidar -, Rinidar Rinidar Rinidar, Rinidar Rosmaidar Rosmaidar, Rosmaidar Rusli Rusli Safika, Safika Salim, Muhammad Nur Satria, Megi Savitri, Elza Septian, Anugrah Sugito - Sugito Sugito Syafruddin - Syarifah, Raysa T. Armansyah T. Armansyah TR, T. Armansyah T. Fadrial Karmil T. Reza Ferasyi, T. Reza Tia Zalia Btb, Tia Zalia Tongku N Siregar Tongku Nizwan Siregar Triva Murtina Lubis Ulfa, Fitria Ummu Balqis Winaruddin Winaruddin Yorita Astri, Lola Yudha Fahrimal Zainuddin - Zainuddin Zainuddin Zuhrawati Zuhrawati, Zuhrawati Zulkarnaini Zulkarnaini Zuraidawati -, Zuraidawati