Hartatiana Hartatiana
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Sriwijaya

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR KIMIA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN NHT DAN TPS PADA MATERI ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Khoirunnisa, Esse; Hartatiana, Hartatiana; Laksono, Pandu J
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3 No 2 (2019): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v3i2.4902

Abstract

The purpose of research is(1)to find out the chemistry learning outcomes taught using the Numbered Head Together learning model (2) knowing the chemistry learning outcomes taught using Think Pair Share learning model (3) knowing the differences in chemistry learning outcomes of students taught using the NHT model and chemistry learning outcomes taught using TPS model. This research is a quasy eksperimental with Pra-Post Test Control Group Design. Population in this study is class X IPA1-5 amounting to 180. The sampling technique was purposive sampling in class X IPA 2 and X IPA 4. Data collection techniques using observation, documentation and test questions pra-post test. Data analysis techniques are descriptive statistics, inferential statistics and analysis prerequisite tests. The results were obtained in both classes through descriptive statistical analysis namely the average learning outcomes using the numbered head together model = 72,50 while the average learning outcomes using the model Think Pair Share = 69,17. Results of inferential statistical data obtained tcount 3,508> ttable 2,004. It can be concluded that H0 is rejected which means that there are differences in Numbered Head Together learning model with Think PairShare learning model on student learning outcomes in class X IPA SMA 22 Palembang on electrolyte and non-electrolyte material. It can be concluded that H0 is rejected, which means that there is a difference between the NHT model and the TPS model towards student learning outcomes on electrolyte and non-electrolyte material in class X IPA senior high school in Palembang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI HIDROLISIS GARAM DI MA PATRA MANDIRI Putri, Indah M; Hartatiana, Hartatiana; Astuti, Resti T
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 3 No 2 (2019): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v3i2.4897

Abstract

The purpose of this research are determining the effect of discovery learning models on science process skills and determining the student?s activities by applying discovery learning models in the experimental class and conventional learning in the control class. In this research, the writer applied quasi experimental design with non-equivalent control group design. For the sampling method, the writer used random sampling technique. XI MIA 1 with a total of 39 students as experimental design class and XI MIA 2 with a total of 40 students as a control class. Data collection used test techique, there are 10 multiple choice questions of science process skills. While, non-test technique used observation sheet of science process skills. The result of students? science process skills analysis test from the t test with the posttest result obtained sig. (2-tailed) of 0.003 < 0.05. Based from the explanation. It can be concluded that there is an effect of the discovery learning model on the students? science process skills in the salt hydrolysis material at MA Patra Mandiri. The results of the observation sheet obtained a percentage of 77% for the experimental class and 71% for the control class. So that science process skills through discovery learning models in salt hydrolysis material at MA Patra Mandiri showed a good criteria.
KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MODEL PISA Megawati, Megawati; Wardani, Ambarsari Kusuma; Hartatiana, Hartatiana
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.934 KB) | DOI: 10.22342/jpm.14.1.6815.15-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) siswa dalam menyelesaikan soal matematika model PISA berdasarkan indikator kemampuan mengevaluasi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahsa dari 30 siswa SMP Xaverius 1 Palembang yang telah menyelesaikan soal tersebut, sebanyak 73% kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dikategorikan kurang khususnya pada kemampuan mengevaluasi. Indikator mengevaluasi muncul jika siswa dapat menganalisis masalah dengan baik, memahami maksud pertanyaan dengan tepat, dan memberikan alasan/bukti yang sesuai. Berdasarkan analisis jawaban siswa dan hasil wawancara dapat dikatakan bahwa dari 30 siswa,  hanya 6% saja siswa dikategorikan telah mencapai tahap evaluasi dengan baik dalam menyelesaikan soal matematika model PISA.
PENGEMBANGAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERBASIS ARGUMEN UNTUK SISWA KELAS V DI SD NEGERI 79 PALEMBANG Hartatiana, Hartatiana
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.208 KB) | DOI: 10.22342/jpm.8.2.1912.76-85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal pemecahan masalah berbasis argumen yang valid dan praktis pada pokok bahasan pecahan, bangun datar dan bangun ruang untuk siswa kelas V SD serta untuk mengetahui efek potensial soal yang dikembangkan terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 79 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SD Negeri 79 Palembang sebanyak 35 orang. Pengumpulan data melalui walkthrough, lembar validasi, lembar kpraktisan dan tes. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriftif kualitatif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa penelitian ini telah menghasilkan produk soal pemecahan masalah berbasis argumen pada pokok bahasan pecahan, bangun datar, bangun ruang yang valid dan praktis. Valid tergambar dari hasil penilaian validator, dimana semua validator menyatakan sudah baik berdasarkan konten, konstruk dan bahasa. Praktis tergambar dari hasil uji coba siswa kelompok kecil dimana sebagian besarsiswa dapat menyelesaikan soal-soal yang diberikan, dan memiliki efek potensial yang cukup baik hal ini terlihat dengan munculnya argumen-argumen siswa dalam menyelesaikan soal tes, dan rata-rata dua kali tes mencapai 65,03 dengan kategori cukup baik. Artinya soal yang dikembangkan cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Soal pemecahan masalah berbasis argumen. DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.8.2.1912.76-85 
GEOMETRIC COMMUNICATION SKILLS PROFILE OF MTS STUDENTS IN CONTENT LINES AND ANGLES HARTATIANA, HARTATIANA
Sriwijaya University Learning and Education International Conference Vol 2, No 1 (2016): 2nd SULE-IC
Publisher : Sriwijaya University Learning and Education International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning math is a social activity (social activity). As mathematics itself, inseparable from mathematics learning social activities. Unfortunately, traditional learning forget the social nature of learning in mathematics. Mathematical communication is an important component in learning mathematics, tool to exchange ideas, and to clarify the understanding of mathematics. The importance of communication skills in mathematics because mathematics is essentially a language filled with notations and terminology so that the concepts that form can be understood by students if it has mathematical communication skills, but the ability of mathematical communication is often overlooked. Communication is part of the geometric mathematical communication skills. Geometric communication plays an important role in improving the understanding not only related to the topic of geometry alone. This paper describe how geometric communication ability MTs students. The test results are given indicates 5% have aexcellent geometric communication skills, 18% good, 42% medium, 25% less and 10% are very less. From the answers given students communication skills geometric limitations shown by the students answered questions tend to be brief, without the process of how to get it. For better results the authors suggest teachers should apply the model of student-centered learning, so that students can be actively involved in learning and provide opportunities for students to communicate his ideas.
PENGARUH PENERAPAN METODE RESITASI DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP METEMATIKA SISWA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN LINIER SATU VARIABEL DI KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH PARADIGMA PALEMBANG Sodikin, Sodikin; Hartatiana, Hartatiana
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 1 No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran di MTs Paradigma Palembang masih didominasi oleh seorang  guru atau teacher center sehingga hasilnya kurang efektif, terutama dalam pemahaman konsep matematika. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti ingin menerapkan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses dalam proses pembelajaran di MTs Paradigma Palembang. Permasalahan dalampenelitian ini adalah (1) Bagaimana tingkat pemahaman konsep matematika siswa setelah diterapkan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma Palembang. (2) Apakah ada pengaruh positif yang signifikan dari penerapan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma Palembang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) tingkat pemahaman konsep metematika siswa setelah diterapkan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma palembang, (2) pengaruh positif yang signifikan dari penerapan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma Palembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dimana kelas VII.B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 26 siswa dan kelas VII.A sebagai kelas kontrol dengan jumlah  27 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan dan pembahasan diperoleh  rata-rata nilai pemahaman konsep matematika kelas eksperimen 85.192 termasuk dalam kategori baik sekali, sedangkan  rata-rata nilai pemahaman konsep matematika kelas kontrol 66.962 termasuk dalam kategori cukup. Setelah dilakukan  perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung = 6.716 dan ttabel = 2.009,  karena thitung > ttabel maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan dari penerapan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma Palembang
PENGEMBANGAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERBASIS ARGUMEN UNTUK SISWA KELAS V DI SD NEGERI 79 PALEMBANG Hartatiana, Hartatiana; Darmawijoyo, Darmawijoyo
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.629 KB) | DOI: 10.22342/jpm.5.2.582.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal pemecahan masalah berbasis argumen yang valid dan praktis  pada pokok bahasan pecahan, bangun datar dan bangun ruang untuk siswa kelas V SD serta untuk mengetahui efek potensial soal yang dikembangkan terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 79 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SD Negeri 79 Palembang sebanyak 35 orang. Pengumpulan data melalui walkthrough, lembar kepraktisan dan tes. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa penelitian ini telah menghasilkan produk soal pemecahan masalah berbasis argumen pada pokok bahasan pecahan, bangun datar dan bangun ruang untuk siswa kelas V SD yang valid dan praktis. Valid tergambar dari hasil penilaian validator, dimana semua validator menyatakan sudah baik berdasarkan konten, konstruk dan bahasa.  Praktis tergambar dari hasil uji coba siswa kelompok kecil dimana sebagian besar siswa dapat menyelesaikan soal-soal yang diberikan, dan memiliki efek potensial yang cukup baik hal ini terlihat dengan munculnya argumen-argumen siswa dalam menyelesaikan soal tes, dan rata-rata dua kali tes mencapai  65,03 dengan kategori cukup baik. Artinya soal yang dikembangkan cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Soal pemecahan masalah berbasis argumen.
THE USE OF REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) IN IMPROVING MATHEMATICAL ANALOGICAL ABILITY AND HABITS OF MIND Farida, Farida; Hartatiana, Hartatiana; Joemsittiprasert, Watcharin
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Raden Intan State Islamic University of Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v10i2.3540

Abstract

The purposesof this study are to see whether there are differences in mathematical analogical abilities between the class that was taught using Realistic Mathematics Education (RME) and class that was taught using expository learning, to see whether there are differences in mathematical analogical abilities of students who have high, medium, low habits of mind  taught using Realistic Mathematics Education Learning(RME), and to see whether there is an interaction between the use of Realistic Mathematics Education Learning( RME) on habits of mindand students' mathematical analogical abilities. This research is experimental, specifically thequasi-experimental design. The two-way ANOVA was used to analyze the data. Based on the results of the study, it can be concluded that: 1) there are differences in mathematical analogical abilities between the class that was taught using Realistic Mathematics Education (RME) and class that was taught using expository learning; 2) there are differences in mathematical analogical abilities of students who have high, medium, lowhabits of mind taught using Realistic Mathematics Education Learning(RME); 3) there is no interaction between the use of Realistic Mathematics Education Learning(RME)on the habits of mind and students' mathematical analogical abilities. 
PEMBELAJARAN PECAHAN DENGAN MEDIA BAHAN MANIPULATIF Hartatiana, Hartatiana
Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1 No 2 (2012): Al 'Ilmi : Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics is a univeral saence that underlies the derhpment of modent  technology, it has an imporlant rulein avariety of lisapirnes and advansce the human intelled. To master and create technologies  in the future need strongs math master early  on. Mathematics courses should be given to all students ranging form elementary school to equip students with the ability to think logically, analytica, systematic, critlica and crative, as well as the ability to coopelute. These capabilities can be obtained throigh the process ofplanmn implementing and evaluasi good learning evaluation. In the implementation, besides appronate method also niquired the use of appropiiate media which one of the psapose is in onler to the abstract concept of mathematics is shown in form of concrete. So that it is understanable. In learning fraction the feather can use manipulative materials from paper as alternatir media. Throub this media, the students are expected to manpulative, so the concept presented easier to understand. 
LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA UNTUK MATERI PENJUMLAHAN BENTUK ALJABAR Trisnawati, Septi Eka; Hartatiana, Hartatiana; Wardani, Ambarsari Kusuma
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v6i1.9063

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan lembar kerja siswa berbasis pendekatanpendidikan realistik matematik yang valid untuk materi penjumlahan bentuk aljabar. Model pengembangan yang digunakan adalah 3 dari 10 langkah pada model pengembangan Borg & Gall. Yakni Research and Information Collection (Riset dan Pengumpulan Informasi) yang terdiri dari pengukuran kebutuhan, studi literatur dan studi lapangan, Planning (Perencanaan), Develop Preliminary Form of Product (Pengembangan Bentuk Awal Produk.) Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII di salah satu SMP Muhammadiyah Palembang dengan jumlah 30 siswa yang berada di kota Palembang dengan total 30 siswa. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa LKS yang dikembangkan dinyatakan valid dari aspek konten, konstruk, dan bahasa. LKS ini dapat menjadi alternatif bahan ajar untuk membantu pemahaman siswa terhadap konsep penjumlahan bentuk aljabar