Michael Haryadi Wibowo
Universitas Gadjah Mada

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGOBATAN PREPARAT KOMBINASI AMOKSISILIN DAN KOLISTIN SULFAT PADAKASUS INFEKSI BUATAN ESCHERICHIA COLI PATOGEN PADA AYAM BROILER Haryadi Wibowo, Michael; Amanu, Surya
Jurnal Sain Veteriner Vol 27, No 1 (2009): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5484.214 KB) | DOI: 10.22146/jsv.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan preparat kombinasi amoksisilin dan kolistin suIfat pada kasus infeksi buatan Escherichia coli pada ayam broiler. Sebanyak 140 ekor ayam broiler dipelihara sejak umur satu hari menurut pemeliharaan standar yang lazim. Pada umur 21 hari, ayam tersebut dipisahkan menjadi duayaitu 118 ekor sebagai ayam perlakuan sedangkan sisanya 22 ekor sebagai kontrol. Ayam perlakuan diinfeksi E. coli patogenik isolat asal unggas (EC/Kls/4/02) secara intra peritoneal dosis 0,5 ml dari suspensi Mac Farland I. Segera setelah diinfeksi ayam tersebut diobati dengan preparat kombinasi amoksisilin dan kolistin dosis 1 gram per liter,diberikan selama 7 hari. Kelompok kontrol diinfeksi E. coli sebagaimana kelompok perlakuan tetapi tidak diobati. Respon pengobatan yang diamati adalah kesembuhan ayam yang teramati tanpa adanya gejala klinis, dan penampilan ayam paska pengobatan yang meliputi: rasio jumlah ayam terjual dari jumlah yang diinfeksi, berat badan dan tingkatkonversi pakan. Untuk membandingkan pengaruh pengobatan antara kelompok perlakuan dan kontrol diuji dengan analisis Chi- Square menggunakan program Student Edition of Statistic 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosentase ayam terjual sebanyak 86,4 %, dengan berat rerata pada umor 38 hari 1,48kg serta nilai efisiensipakan feedconvertion ratio 1,81. Secara statistik pengaruh pengobatan tersebut terdapat perbedaan yang bermakna pada tingkat signifikasi 0,5%, antara kelompok perlakuan dan kontrol. Berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa respon pengobatan pada kasus infeksi buatan E. coli menggunakan preparat kombinasi amoksisilin dan kolistin sulfat,cukup baikuntuk mengatasi infeksi tersebut.Kata kunci: Escherichia coli, kombinasi antibiotik, potensi zooteknik ayam
PROFIL PLASMID ESCHERICHIA COLI RESISTEN TERHADAP BEBERAPA ANTIBIOTIKA YANG DIISOLASI DARI PETERNAKAN AYAM KOMERSIAL Haryadi Wibowo, Michael; Sri Nugroho, Widagdo; Asmara, Widya
Jurnal Sain Veteriner Vol 29, No 1 (2011): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5451.848 KB) | DOI: 10.22146/jsv.290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil plasmid E.coli yang resisten terhadap ampisilin, streptomisin dan enrofloksasin. Delapan isolat E.coli yang telah diidentifikasi dan diuji sensitivitasnya terhadapketiga antibiotik tersebut, selanjutnya diisolasi plasmidnyas. Isolat E. coli dipupuk pada kaldu laktosa diinkubasi dalam shaker incubator pada suhu 370 C semalam. Sel dipanen dengan sentrifugasi 12.000 rpm, selama 5 menit sebanyak dua kali. Isolasi plasmid dilakukan dengan metode lisis alkali menggunakan larutan lisis I, II, dan III. Presipitasi plasmid dilakukan dengan 3 M Na asetat dan ethanol absolut. Profil plasmid dibaca pada agarosa 1%, setelah dilakukan elektroforesis menggunakan marker plasmid. Hasil penelitian menunjukkan profil plasmidDNA E. coli tersebut teramati sebagai pita-pita DNA yang berpendar oleh pendedahan sinar ultraviolet. Plasmid yang terisolasi mempunyai ukuran yang sangat besar atau mega plasmid yaitu terletak pada 4268 bp, 4873 bp, 5148 bp dan terletak diantara 5148 bp dan 21.226 bp. Masing-masing isolat E. coli memiliki jumlah plasmid yang bervariasi antar 1 sampai 3 plasmid DNA.Kata kunci: Escherichia coli, resistensi, profil plasmid
PENERAPAN METODE DIAGNOSIS CEPAT VIRUS AVIAN INFLUENZA H5N1 DENGAN METODE SINGLE STEP MULTIPLEX RT-PCR Haryanto, Aris; Ermawati, Ratna; Purwaningrum, Medania; Wahyu Yudianingtyas, Dini; Haryadi Wibowo, Michael; Rangga Tabbu, Charles
Jurnal Veteriner Vol 11 No 4 (2010)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.68 KB)

Abstract

Avian influenza (AI) virus is a segmented single stranded (ss) RNA virus with negative polarity andbelong to the Orthomyxoviridae family. Diagnose of AI virus can be performed using conventional methodsbut it has low sensitivity and specificity. The objective of the research was to apply rapid, precise, andaccurate diagnostic method for AI virus and also to determine its type and subtype based on the SingleStep Multiplex Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction targeting M, H5, and N1 genes. In thismethod M, H5 and NI genes were simultaneously amplified in one PCR tube. The steps of this researchconsist of collecting viral RNAs from 10 different AI samples originated from Maros Disease InvestigationCenter during 2007. DNA Amplification was conducted by Simplex RT-PCR using M primer set. Then, bysingle step multiplex RT-PCR were conducted simultaneously using M, H5 and N1 primers set. The RTPCRproducts were then separated on 1.5% agarose gel, stained by ethidum bromide and visualized underUV transilluminator. Results showed that 8 of 10 RNA virus samples could be amplified by Simplex RTPCRfor M gene which generating a DNA fragment of 276 bp. Amplification using multiplex RT-PCRmethod showed two of 10 samples were AI positive using multiplex RT-PCR, three DNA fragments weregenerated consisting of 276 bp for M gene, 189 bp for H5 gene, and 131 bp for N1. In this study, rapid andeffective diagnosis method for AI virus can be conducted by using simultaneous Single Step Multiplex RTPCR.By this technique type and subtype of AI virus, can also be determined, especially H5N1.