Toto Haryanto
Departemen Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengenalan Genus Diatom Menggunakan Principal Component Analysis dan Jaringan Saraf Tiruan Propagasi Balik Sebagai Classifier Rahmi, Silvia; Haryanto, Toto; Pratiwi, Niken TM
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diatom merupakan suatu mikroalga unisel (kadang berkoloni) yang mempunyai peranan penting dalam dunia riset dan penelitian. Identifikasi diatom merupakan pekerjaan yang rumit. Hal ini dikarenakan diatom memiliki ratusan taksa dengan banyak variasi bentuk dan karakteristik biologi yang menyebabkan proses identifikasinya tidak mudah bahkan bagi seorang pakar. Penelitian ini menerapkan Principal Component Analysis (PCA) untuk reduksi data dan Jaringan Saraf Tiruan (JST) untuk identifikasi diatom. Proporsi PCA yang digunakan ialah 80% dan 90%. JST yang digunakan adalah propagasi balik dengan satu hidden layer. Data yang dipakai pada penelitian ini adalah citra diatom berformat JPG yang diambil menggunakan mikroskop elektrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generalisasi terbaik sebesar 90% diperoleh pada percobaan menggunakan proporsi PCA 90% dengan persentase data latih 80%.
Penggunaan Fitur Kimia Fisik dan Posisi Atom untuk Prediksi Struktur Sekunder Protein Haryanto, Toto; Budiman, Budiman
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 1, No 2 (2015): Volume 1, No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.104 KB) | DOI: 10.26418/jp.v1i2.11919

Abstract

Prediksi struktur sekunder protein adalah salah satumasalah yang sudah lama dibahas dalam bidang bioinformatika.Berbagai metode telah diterapkan namun masalah akurasibelum mencapai hasil yang maksimal. Penelitian ini dilakukanuntuk membangun suatu model prediksi struktur sekunderprotein dengan menggunakan decision tree dengan fitur kimiafisik dan posisi atom. Penentuan setiap kelas dalam prosesklasifikasi struktur sekunder protein dalam penelitian iniberdasarkan pembelajaran terhadap pola masukan dalam prosespelatihan. Data diperoleh dari Protein Data Bank (PDB) padaalamat http://www.rcsb.org/. Sementara informasi struktursekunderproteindiperolehmelaluialamatwebsitehttp://swift.cmbi.ru.nl/gv/dssp/. Sejumlah 75809 alpha-helix (H),41785 untuk bheta-sheet (E), dan 80346 untuk coil (C) digunakansebagai data set pada penelitian ini. Pola masukan diperolehmelalui proses sliding window dari sekuen asam amino denganekstraksi fitur kimia fisik dan posisi atom. Model prediksidengan cross validation tanpa fitur posisi atom menghasilkannilai akurasi 90.49%, sedangkan untuk pengujian denganunknown data akurasinya menurun menjadi 51.29%. Akurasimenggunakan fitur posisi atom sebesar 90.17% dengan crossvalidation dan 50.83% jika diujikan pada unknown data.Kata Kunci— asam amino, decision tree, kimiafisik, prediksistruktur protein, posisi atom
Optimasi Parameter pada Fast Correlation Based Fiter Menggunakan Algoritme Genetika untuk Klasifikasi Metagenom Haryanto, Toto; Guritno, Hanif Bagus; Kustiyo, Aziz; Hermadi, Irman
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.936 KB) | DOI: 10.26418/jp.v4i2.28011

Abstract

Metagenome merupakan mikroorganisme yang diambil secara langsung dari alam. Proses sequencing genom dari metagenome mengakibatkan bercampurnya berbagai organisme. Hal ini menyebabkan kesulitan pada proses perakitan DNA. Oleh karena itu, dibutuhkan proses pemilahan yang disebut binning. Pada proses binning dengan pendekatan komposisi, teknik yang dilakukan adalah dengan supervised learning. Salah satu tahapan dalam supervised learning yaitu ekstraksi fitur, penelitian ini menggunakan metode ektraksi fitur n-mers. Besarnya parameter n pada metode ekstraksi fitur n-mers akan mengakibatkan dimensi fitur yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algorime fast-correlation based filter (FCBF) untuk mereduksi dimensi fitur yang dihasilkan n-mers dan mengoptimasi parameter threshold pada fast-correlation based filter menggunakan algoritme genetika. Penelitian ini diuji menggunakan klasifikasi k-nearest neighbour. Performa terbaik diperoleh ketika n = 7 dan k = 3 dengan akurasi mencapai 99.41% dengan nilai threshold 0.67788. Dengan optimasi, waktu komputasi menjadi lebih efisien karena jumlah fitur sudah tereduksi.
KONTRUKSI POLITIK ATAS KEPEMIMPINAN WANITA : STUDI PERAN QADHI MALIK ADLI PADA MASA PEMERINTAHAN RATU ABAD KE 17 Haryanto, Toto
Medina-te : Jurnal Studi Islam Vol 15 No 2 (2019): Medina-Te : Jurnal Studi Islam
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontruksi Politik Atas Kepemimpinan Wanita (Studi Peran Qadhi Malik Adli Pada Masa Pemerintahan Ratu Abad Ke 17) Para Sultanah, khususnya Sultanah Shafiyyah al-Din mampu memerintah kerajaan tanpa oposisi berarti dari agamawan  dan  ulama, setidaknya sampai wafatnya Syekh ?Abd al-Ra?uf Sinkili tahun 1693. Beliau tidak melihat seorang perempuan terlarang menduduki jabatan tertinggi dan justru menekankan atribut moral penguasa daripada fitur lainnya.  Hal ini sangat penting bahwa para ratu memainkan peranan utama dalam menegosiasikan aturan perempuan dalam Islam dan berhasil mendapatkan dukungan berkelanjutan dari para elit agamawan. Ini mereka lakukan dengan mendasarkan otoritas mereka pada kehendak Tuhan dan melegitimasi kekuasaan mereka berdasarkan cara-cara di mana mereka menjalankan hukum Tuhan. merupakan faktor-faktor penentu muncul dan bertahannya kekuasaan ratu di Kerajaan Aceh ketika itu. Dimensi agama kelihatannya memainkan peran yang lebih besar dan determinan. Ini dapat dibuktikan dari kenyataan bahwa bagi masyarakat Aceh, kontroversi ini bukan merupakan isu politik semata, akan tetapi yang lebih penting bagaimana persoalan yang menyentuh wilayah agama. Hanya dengan dukungan agama, khususnya yang datang dari al-Raniri, perempuan pertama naik takhta, dan juga hanya dengan kekuatan agama, yaitu fatwa, kekuasaan perempuan berakhir di kerajaan ini. Persetujuan (dukungan) agama juga berperan sangat vital dibalik sejarah pemerintahan ratu yang panjang, dan tokoh yang utama dalam hal ini adalah al-Sinkili. Statusnya sebagai pemegang otoritas agama yang tertinggi di kerajaan sangat dihormati, sehingga pandangannya yang moderat dan dukungannya terhadap pemerintahan perempuan tidak mendapat tantangan yang serius.