Articles

PENINGKATAN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI MELALUI PENDEKATAN PROSES SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 MAGELANG Haryati, Haryati
Diksi Vol 25, No 2: DIKSI SEPTEMBER 2017
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v25i2.15665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran, motivasi, dan kemampuan menulis teks deskripsi melalui penerapan pendekatan proses siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Magelang tahun pelajaran 2016/2017 sejumlah 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, tes, analisis dokumen, dan angket. Pengujian validitas data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara trianggulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik statistik deskriptif. Teknik analisis data kualitatif menggunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian dikemukakan sebagai berikut. 1) Proses pembelajaran meningkat, 2) Motivasi menulis siswa meningkat.  3) Penerapan pendekatan proses dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi. Pada kegiatan pratindakan siswa yang mencapai ketuntasan belajar hanya 6 siswa (20%), Siklus I menjadi 13 siswa (43%), Siklus II meningkat menjadi 19 siswa (63%), Siklus III mencapai 29 siswa (97%). Adapun nilai rerata kemampuan menulis teks deskripsi siswa pada kegiatan pratindakan adalah 60, pada siklus I rerata 66,7, siklus II rerata70,8, dan siklus III rerata 78.Kata Kunci: motivasi, kemampuan  menulis, teks deskripsi, pendekatan proses  IMPROVING MOTIVATION AND WRITING CAPABILITY OF TEXT DESCRIPTION THROUGH OF PROCESS APPROACH TO GRADE VII STUDENTS OF SMP NEGERI 5 MAGELANG ABSTRACTThis research aimed to improve the process learning, motivation and writing capability of writing the descriptive text through the implementation of the process approach of students of Class VII of SMP Negeri 5 Magelang. This research was a classroom action research. This action study was divided into three cycles. The research was conducted in SMP Negeri 5 Magelang in the academic year 2016/2017. The subjects were 30 students. Data collection techniques in this research used observation, interviews, tests, document analysis, and questionnaires. Testing the validity of data in this study was conducted by means of triangulation, namely by using triangulation of data sources and data collection methods. Data analysis techniques used were quantitative and qualitative techniques. Quantitative data analysis techniques used descriptive statistical techniques. Qualitative data analysis techniques used descriptive comparative. The results are presented as follows. 1) Learning process 2) Motivation to write descriptive texts. 3) The implementation of process approach could improve the capability of writing descriptive text. In preaction activities students who had completed learning reached 6 students (20%), in cycle I 13 students (43%), in cycle II 19 students (63%), and in cycle III 29 students (97%). The mean score of students' writing capability before treatment was 60, in cycle I 66.7, in cycle II 70.8, and in cycle III 78.Keywords: motivation, writing capability, text description, process approach
Sikap Pers terhadap Kondisi Keterpurukan Bangsa Indonesia Haryati, Haryati
Mediator Vol 4, No 1 (2003)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam model efek komunikasi massa, pers diasumsikan memiliki pengaruh positif juga negatif. Melalui pemberitaan yang berimbang, pers dapat membantu masyarakat  menjelaskan situasi yang tengah bergolak. Di sisi lain, melalui pemberitaan yang tidak akurat, pers dapat menambah eskalasi konflik yang tengah terjadi. Sementara itu, dalam kondisi keterpurukan bangsa saat ini, pers Indonesia ditengarai menyikapinya dengan menampilkan kecenderungan pemberitaan mengarah pada isu-isu politik yang hangat, kontroversial, dan penuh sensasi. Peristiwa yang langsung berkaitan dengan realitas masyarkat, seperti kemiskinan, pengangguran, degradasi moral, dan lain-lain, malah luput dari perhatian pers. Gejala ini memperlihatkan pers Indonesia belum sepenuhnya berpihak pada masyrakat. Padahal, fungsi pers paling utama justru melayani publik. Pers Indonesia, di tengah euforia kebebasan pers saat ini, karenanya perlu menengok kembali undang-undang, kode etik, atau pun standar profesional yang menempatkan masyarakat sebagai titik tolak pengabdiannya – baik dari segi jurnalistik, isi media, narasumber, maupun kontrol sosial.
Ketika Parpol Mengiklankan Kandidatnya di Televisi Haryati, Haryati
Mediator Vol 8, No 2 (2007): Proses Berkesenian = Proses Berkomunikasi
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of mass media (especially television) for political campaign has started since four decades ago. US Presidential Election (1950) became an example of how advertising and news became sites of political campaign. In Indonesia, political campaign through advertising began in 1999 General Election. In effect, this phenomenon gave birth to PR Politic: the use of PR consultant to manage political campaign and political leader’s publicity. In local election of DKI Jakarta, Fortune PR and Hotline dominated campaign consultant activities for government candidates. The use of advertising and news in political campaign essentially follows marketingand promotion principles as well. Both are trying to sell products to a particular consumer by applying some strategies. Success will be measured from popularity of a particular candidate, a significant change of voter’s decision, and candidate image.
THE QUALITY OF SEAHORSE JUVENILES HIPPOCAMPUS BARBOURI AFTER MODIFYING NATURAL FEED ARTEMIA NAUPLII TO PHRONIMA SP. Ahmad, Fakhirah; Syafiuddin, Syafiuddin; Haryati, Haryati
Jurnal Ilmu Kelautan SPERMONDE Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jiks.v5i2.8936

Abstract

This study aims to determine the substitution rate of Artemia naupli to Phronima sp., which produces high-quality seahorses H. Barbouri juveniles This research was carried out using CRD (Completed Randomized Design) with five treatments and three replications. The treatments were natural feeding with different levels of substitution, (A) 100% Artemia nauplii, (B) 75% Artemia nauplii+25% Phronima sp. (C) 50% Artemia nauplii +50% Phronima, (D) 25% Artemia nauplii+75% Phronima sp. and (E) 100% Phronima sp. Data were analyzed with Analysis of Variance and W-Tuckey test to determine the significant difference between the treatments. The parameters of the study included the analysis of feed quality (proximate and amino acid analysis) and survival. Results of the ANOVA indicated that the substitution of Artemia nauplii to Phronima sp. had a significant effect (P <0.05) on survival rate. Based on the result of the proximate analysis of Phronima, the protein and fat content is insufficient for juvenile requirements, which only ranged from 37,12% and 3,82%. The results of the amino acid analysis of Phronima, the total of essential amino acids are deficient in juvenile requirements. The treatments of C and D produces the highest survival value of 96,67%. While in E treatment produce the lowest survival value of 63,33%. Based on the juvenile quality analysis, it can be concluded that the use of Phronima as an alternative feed for seahorse juveniles H. barbouri can be given at a substitution rate of up to 75%.
PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN BUAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICENSIS (WEB.) BRITTON & ROSE) DENGAN PEMBERIAN KOMBINASI INDOLE BUTYRIC ACID (IBA) DAN NAPHTHALENE ACETIC ACID (NAA) novitasari, beatrix; Meiriani, Meiriani; Haryati, Haryati
Jurnal Agroekoteknologi Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jaet.v4i1.12336

Abstract

Salah satu upaya mempercepat pertumbuhan setek tanaman buah naga dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan setek tanaman buah naga dengan pemberian berbagai kombinasi Indole Butyric Acid (IBA) dan Naphthalene Acetic Acid (NAA). Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara dengan ketinggian ± 25 meter di atas permukaan laut, pada bulan Juli sampai September 2015 dan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan perlakuan tanpa pemberian zat pengatur tumbuh, IBA (500 ppm) + NAA (0 ppm), IBA (0 ppm) + NAA (500 ppm), IBA (500 ppm) + NAA (500 ppm), IBA (500 ppm) + NAA (1000 ppm), IBA (500 ppm) +  NAA (1500 ppm), IBA (1000 ppm) + NAA (500 ppm) dan IBA (1500 ppm) + NAA (500 ppm) yang diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian NAA 500 ppm tanpa IBA nyata mempercepat umur bertunas 60%, meningkatkan persentase bertunas 30% dibandingkan tanpa pemberian zat pengatur tumbuh. Pemberian kombinasi IBA 500 ppm + NAA 500 ppm nyata meningkatkan panjang tunas 25% dibandingkan tanpa pemberian zat pengatur tumbuh.
Televisi Lokal dalam Representasi Identitas Budaya Haryati, Haryati
Observasi Vol 11, No 1 (2013): Eksistensi Media Lokal di Era Konvergensi
Publisher : Observasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1691.025 KB)

Abstract

Kehadiran televisi lokal memiliki peran penting dalam mengubah ketidakseimbangan fungsi media mainstreamdalam mengangkat isu-isu lokal. Keberadaan televisi lokal diharapkan dapat menampilkan budaya daerah serta peristiwa lokal dengan menyentuh kehidupan nyata masyarakat setempat. Sehingga televisi lokal dapat merepresentasikan identitas budaya masyarakat daerah dengan muatan budaya dan identitas yang berbasis kearifan lokal. Dalam kajian televisi lokal ini, perspektif yang digunakan adalah pendekatan representasi media dari Stuart Hall.
Konstruktivisme Bias Gender Dalam Media Massa Haryati, Haryati
Observasi Vol 10, No 1 (2012): Citra Perempuan Dalam Media
Publisher : Observasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.08 KB)

Abstract

Dalam pandangan konstruktivisme, peristiwa yang disajikan media massa merupakan hasil konstruksi pekerja media. Media massa bukan merupakan faktor tunggal yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap bias gender.  Namun intensitas konsumsi masyarakat terhadap media, dimungkinkan dapat memperkokoh stereotip yang memang sudah ada dalam nilai-nilai masyarakat. Media massa memang bukan yang melahirkan ketidaksetaraan gender, namun media massa dapat memperkokoh, melestarikan, bahkan memperburuk ketidakadilan terhadap perempuan dalam masyarakat.
Ekologi Media di Era Konvergensi Haryati, Haryati
Observasi Vol 10, No 2 (2012): Digitalisasi dan Konvergensi Media
Publisher : Observasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2292.269 KB)

Abstract

Studi Ekologi media di Era Konvergensi ini bertujuan untuk menganalisis media dalam memanfaatkan media baru (media online) agar mampu berkorvergensi dan berkompetisi dalam usahanya merebut pasar guna meraup iklan dan audiens di era media digital di Indonesia. Kajian ini menunjukkan bahwa konvergensi media massa dapat mengatasi merosotnya jumlah audiens terhadap media mainstream. Karena distribusi informasi tidak lagi hanya mengandalkan media konvensional tetapi juga media online. Kehadiran media online ini juga sebagai bagian dari media konvensional bertujuan untuk memperkuat fungsi media agar dapat memperluas jaringan audiens melalui distribusi informasi yang lebih beragam. Kompetisi media massa dikaji menggunakan teori Ekologi Media dan teori Niche di mana media bersaing dalam ruang ekologi yang sama untuk memperebutkan sumber penunjang kehidupan yakni capital, content, dan audiens.
Hubungan Antara Karakteristik Sosial Ekonomi Dengan Pengambilan Keputusan Inovasi Siaran Televisi Digital Haryati, Haryati
Jurnal Penelitian Komunikasi Vol 16, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Komunikasi Vol. 16 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.805 KB)

Abstract

Migrasi dari teknologi analog ke teknologi digital, membutuhkan banyak persiapan, baik dari sisi perangkat, regulasi, industri penyiaran, maupun masyarakat. Penelitian ini mengacu kepada Diffusion of Innovations theory (teori Difusi Inovasi) (Rogers, 1986) yang mencoba menjelaskan bagaimana sebuah inovasi (teknologi) dapat diterima ke dalam masyarakat, melalui suatu proses keputusan. Tujuannya adalah tersusunnya gambaran difusi inovasi dalam penerapan sistem siaran televisi digital di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif  bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dengan Pengambilan Keputusan Inovasi terhadap siaran televisi digital. Penelitian dilaksanakan di 7(tujuh) Kabupaten/ Kota di Provinsi Jabar dan Provinsi Banten. Pemilihan sampel dilakukan dengan Multistage Cluster Random Sampling. Jumlah sampel sebanyak 813 orang yang ditetapkan dengan teknik Proportional Sampling, kategori responden usia 15 tahun s/d 64 tahun. Hasil uji signifikansi dengan metode Pearson pada tingkat α 5% menunjukkan bahwa, hubungan antara variabel Pengambilan Keputusan Inovasi dengan karakteristik sosial ekonomi pada tiga aspek, yaitu pendidikan, pendapatan, dan pengeluaran adalah lemah dan signifikan, sementara pada akses informasi, nilai hubungan sedang dan signifikan. Hal ini mengisyaratkan akan perlunya upaya penguatan kapasitas absorpsi masyarakat dalam menghadapi siaran televisi digital, dapat dilakukan dengan memperbaiki nilai setiap komponen yang ada pada tataran operasional. Sebagai prioritas, adalah bagaimana upaya untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat khususnya dari sisi pendidikan, penghasilan, dan pengeluaran perbulan.
Pencitraan Tokoh Politik Menjelang Pemilu 2014 Haryati, Haryati
Observasi Vol 11, No 2 (2013): Dinamika Komunikasi Politik Menjelang Pemilu 2014
Publisher : Observasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1539.715 KB)

Abstract

Dinamika dan persaingan menjelang Pemilu 2014, antara partai politik dan antara politisi sangat tinggi, antara lain pada pencitraan politik yang dilakukan para tokoh politik. Media massa menjadi lahan strategis dalam menyampaikan pesan-pesan politik kepada masyarakat. yakni dalam pembentukan opini publik dan dalam membangun citra politik. Media massa sesuai dengan kedudukannya, hendaknya berperan sebagai lembaga independen yang dapat memberikan informasi politik secara benar dan objektif, tanpa ada unsur pemihakan terhadap kepentingan politik tertentu. Media massa turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan kualitas kontestan Pemilu 2014. Media massa mempunyai kewajiban dalam mengantarkan Pemilu 2014 tidak sekedar ajang seremonial tetapi juga substansial sebagai pelaksanaan hak-hak politik warga negara.