Articles

Found 22 Documents
Search

EKSPLOITASI PEKERJA ANAK: KAJIAN TERHADAP PEKERJA ANAK DI PERUMAHAN BTP KOTA MAKASSAR Lubis, Dessy Septiani; Hasbi, Hasbi
KRITIS : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Volume 4 Issue 1, June 2018
Publisher : FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mengetahui bentuk eksploitasi pada pekerja anak diiPerumahan BTP Kota Makassar, (2) Mengetahui peran keluarga yang menjadi aktor utama dalam tindakanekonomi sehingga anak harus bekerja di Perumahan BTP Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan dikawasan jalan raya perumahan BTP (Bumi Tamalanrea Permai) Kota Makassar. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan teknik purposivesampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 orang pekerja anak yang didata selama tiga bulandengan jenis pekerjaan yang berbeda-beda dan dengan kisaran usia 9-14 tahun. Jenis pekerjaannya yaitupemulung, penjual makanan ringan dan penjual tisu. Hasil menunjukkan bahwa anak bekerja 8 (delapan) jamper hari dari waktu sore hingga malam hari. Alasan utama yang membuat anak bekerja karena masalahkemiskinan keluarga, anak harus turut serta dalam membantu pendapatan keluarga sehingga rentan mengalamitindakan ekspoitasi.
PENGATURAN TEKANAN UDARA PANAS PADA ALAT PEMBUAT ASAP CAIR MENGGUNAKAN TEKNIK MODIFIKASI GATE VALVE Gunawan, Indra; Hasbi, Hasbi; Rejo, Amin
AUSTENIT Vol 4, No 02 (2012): AUSTENIT 04022012
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatannya buah kelapa di Wilayah Sumatera Selatan masih terbatas pada olahan buah kelapa saja sebagai bahan baku pembuatan minyak kelapa dan kebutuhan rumah tangga. Tempurung kelapa sebagai limbah pertanian, jika diolah dengan baik maka akan menjadi sumber nafkah, karena tempurung kelapa memiliki potensi yang baik untuk digunakan sebagai bahan baku industri, salah satunya asap cair (liquefied smoke). Penelitian tentang pembuatan dan pemanfaatan asap cair (liquefied smoke) telah banyak dilakukan sebelumnya namun memiliki banyak kelemahan, diantaranya kurang efektif dan efisien, biaya produksi yang mahal serta sulit pengoperasiaannya. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diusulkan pembuatan alat pembuat asap cair yang lebih sederhana, murah dan efisien dengan pengaturan tekanan udara panas mengunaakan teknik modifikasi gate valve. Alat pembuat asap cair yang telah dimodifikasi telah diuji coba dan mampu meningkatkan hasil produksi asap cair 59,3 % pada suhu 2000 C. 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MOTORIK DENGAN MODIFIKASI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK SEKOLAH DASAR KELAS ATAS Hasbi, Hasbi; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 1: April 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.557 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran motorik dengan menggunakan modifikasi permainan tradisional untuk anak sekolah dasar kelas atas yang baik, efektif dan menyenangkan yang dapat digunakan oleh guru pendidikan jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (education research and development (R & D) yang mengadaptasi penelitian pengem-bangan menurut Borg & Gall (1983, p.775) yaitu: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan infor-masi; (3) desain produk (draf model); (4) validasi ahli dan revisi; (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi; (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi; (7) pembuatan produk final, revisi uji coba skala kecil pada 27 siswa kelas IV di SD Negeri Catur Tuggal Sleman; (8) uji coba produk skala besar pada 40 siswa kelas IV dan kelas V SD Kanisius Baciro, Sleman; (9) revisi produk dan, (10) deseminasi dan implementasi pengembangan model pembelajaran. Instrumen yaitu: (1) wawancara; (2) skala nilai; (3) observasi guru; (4) observasi keefektifan model, dan (5) kuesioner siswa. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini berupa model pembelajaran motorik dengan modifikasi permainan tradisional berisikan lima permainan yaitu: (a) gobak sodor; (b) bola kasti; (c) jemprak/engklek; (d) lompat kubur, dan (e) kucing-tikus, dan bentuk buku panduan. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran motorik dengan modifikasi permainan tradisional untuk sekolah dasar kelas atas direspon baik dan efektif. Hal ini dibuktikan dengan persentase pada setiap data kuantitatif di atas 70% pada skala besar. Respon peserta didik menghasilkan respon positif dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: model pembelajaran motorik, modifikasi bermain, tradisional.
THE IMPROVEMENT OF RICE POSTHARVEST TECHNOLOGY IN SUB-OPTIMAL LAND Hasbi, Hasbi
Jurnal Lahan Suboptimal: Journal of Suboptimal Lands Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.441 KB) | DOI: 10.33230/JLSO.1.2.2012.25

Abstract

Hasbi. 2012. The Improvement of Rice Postharvest Technology in Sub-Optimal Land. PLSO 1(2):186-196. Rice is the most exerted food crop commodity in Indonesia. Rice production has continuously been increased in order to support food security policy. Improvement of cultivation technology has been proved to increase rice production significantly.  Increase in rice production should be followed by the improvement of rice quality based on the standard and consumer preference. The improvement in  quality may also be enhanced by proper postharvest technology. Improvement of rice quality will result in more added value on rice. Therefore, proper technology which includes  production, harvest, and post harvest should be done in an integrated manner in order to increase  rice quality and at the same time decrease weight loss. Rice postharvest technology consists of harvesting, threshing, transportation, drying, cleaning and storage. These postharvest activities are often followed by  rice milling. However, farmers awareness and knowledge regarding  proper postharvest technology are lacking and its application is considered low. Improvement of postharvest handling technology should be prioritized to include three stages, which are  harvesting, threshing and drying due to high loss occured in these stages. The improvement  of harvest and postharvest technologies should incorporate human resource ability and  information dissemination based on the principles of Good Handling Practices (GHP).
PERSEPSI PETANI TERHADAP BUDIDAYA CABAI SISTEM PERTANIAN TERAPUNG DI DESA PELABUHAN DALAM, KECAMATAN PEMULUTAN, OGAN ILIR Hasbi, Hasbi; Lakitan, Benyamin; Herlinda, Siti
Jurnal Lahan Suboptimal: Journal of Suboptimal Lands Vol 6, No 2 (2017): JLSO
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.286 KB) | DOI: 10.33230/JLSO.6.2.2017.297

Abstract

Hasbi et al, 2017. Farmer Perception to Chilli Cultivtion in Floating Agricultural System in Pelabuhan Dalam Village, Ogan Ilir. JLSO 6(2):126-133.The purpose of this research was to utilize potential  waste of local resource especially mineral bottle as a floating raft, to train farmer to construct it, to increase farm production, to socialize how to produce inexpensive, widely available, good quality and environmental friendly floating raft made of mineral bottle, and to evaluate farmers response. This research was conducted at Pelabuhan Dalam Village, Subdistrict of Pemulutan, District of Ogan Ilir.  The step of this research were socialization to farmers, display the system of floating cultivation and farmers perception evaluation.  The results showed that the system was prospective to be developed based on statements of interested farmers.  One of the important finding was that the system was easy to maintenance. The farmers were optimistic that the system could be developed by them selves.
KUALITAS OOSIT KERBAU DARI STATUS REPRODUKSI OVARIUM YANG BERLAINAN Gustina, Sri; Hasbi, Hasbi; Kurniani Karja, Ni Wayan; Setiadi, Mohamad Agus
Jurnal Sain Veteriner Vol 35, No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7327.448 KB) | DOI: 10.22146/jsv.34695

Abstract

In vitro embryo production relies on the quality of oocytes, however the quality is subjected to ovaries reproduction cycle. This study was conducted to observe the potency of buffalo ovaries from various reproductive cycle in producing quality oocytes. Collected pairs of ovaries from slaughter house were weighed and grouped of 5 according to the cycle. Oocytes were collected by slicing techniques, then selected based on quality. The results showed the average weight of buffalo ovaries of (+CL, +FD); (+CL, -FD); (-CL, +FD); (-CL, -FD) are 7.2 g; 5.5 g; 4.1 g; and 4.5 g respectively. No significant quality difference of produced oocytes between ovaries cycles (P>0.5). Good quality of collected oocytes were only 40-55%. Approximately 2-5 oocytes of grade A and 1-5 oocytes of grade B can be collected per pair of ovaries. 
Muslim Minority in Myanmar: A Case Study of Myanmar Government and Rohingya Muslims Wekke, Ismail Suardi; Hasbi, Hasbi; Mawardin, M; Ladiqi, Suyatno; Salleh, Mohd Afandi
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 25, No 2 (2017)
Publisher : LP2M - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ws.25.2.2317

Abstract

The discrimination suffered by Rohingya Muslims is increasingly blewed up in media in last decade. The peak of the discriminatory treatment against Rohingya Muslim by Myanmar government is the unavailability of shelter from Myanmar government. In the perspective of international law, Myanmar government's actions constitute a serious violence, because it ignores the rights of its citizens. Even a series of massacres and inhumane treatment became a major offense committed by Myanmar government in terms of humanity. This attracted international attention in solving the problem. This article illustrated the fate of Rohingyas who are not given citizenship rights by Myanmar government. It also revealed the irony of Muslims of Rohingya life who are discriminated by the government of Myanmar, both in the practical as well as in the political context.Diskriminasi yang diderita oleh Muslim Rohingya semakin mengemuka di media dalam dekade terakhir. Puncak perlakuan diskriminatif terhadap Muslim Rohingya adalah tidak tersedianya tempat tinggal dari pemerintah Myanmar. Dalam perspektif hukum internasional, tindakan pemerintah Myanmar ini merupakan bentuk kekerasan yang serius, karena mengabaikan hak warganya. Selain itu serangkaian pembantaian dan perlakuan tidak manusiawi menjadi pelanggaran besar yang dilakukan oleh pemerintah Myanmar dalam hal kemanusiaan. Hal ini menarik perhatian dunia internasional dalam upaya memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan tersebut. Artikel ini selain menggambarkan nasib warga Rohingya yang tidak diberikan hak kewarganegaraan oleh pemerintah Myanmar, juga mengungkap ironi Muslim dari kehidupan Rohingya yang didiskriminasi oleh pemerintah Myanmar, baik dalam praktik maupun dalam konteks politik.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN Hasbi, Hasbi; Palungan, Pither
Jurnal Ekonomika Volume 10, Nomor 01, Januari 2019
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jek.v10i1.693

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh upah, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk terhadapa tingkat penganguran di Kota Tarakan selama priode 2007-2016. Dengan data yang di peroleh dari Dinas Ketenagakerjaan dan perindustria, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah Analisis Mengenai upah, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk apakah berpengaruh terhadap tingkat Pengangguran di Kota Tarakan secara Parsial dan simultan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh upah, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk terhadap tingkat pengangguran di Kota Tarakan secara Parsial dan simultan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linear Berganda dengan bantuan Program Statistical Package Forsocial Sciense (SPSS) Versi 16.0 Hasil penelitian secara parsial bahwa tingkat upah, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadapa tingkat pengagguran di Kota tarakan. Sedangkan hasil dari penelitian secara simultan hanya variabel upah yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengagguran di Kota Tarakan, sedangkan variabel inflasi, perumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadapa tingkat pengangguran di Kota Tarakan. Di mana koefisiensi regresi upah terhadap tingkat pengagguran 49,68% koefisiensi regresi inflasi terhadap tingkat pengagguran 3,3%, koefisiensi regresi pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengagguran 21,6% dan koefisiensi regresi pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengagguran 11,6%.
ANALISIS KRITIS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN No. 253/Pdt.G/2012/PN. MKS TENTANG KEWARISAN Marilang, Marilang; Hasbi, Hasbi
Jurisprudentie Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum uin alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurisprudentie.v5i2.5436

Abstract

AbstractCase position in Decision Justice of Number 253/Pdt.G/2012/PN. Makassar is that Tjiang Junk of Tjeng which later;then  b] him become Tony Chandra ( Non-Islam) at its life spans twice marry. First marriage of him with Mrs. Yuliana Baco Pande ( Kristen) bearing children counted 6 people ( Christian all), that is: Rico Chandra, Image of Chandra, Hadianto Chandra, Meinland Chandra, Rhirin Cahndra, and Christian Chandra. Still tied to marry validity with Mrs. Yuliana Baco Pande, Tony Chandra remarry with Mrs. Zuliyati ( Islam) by Tony Chandra hide to Mrs. Zuliyati that there is barrier ( first wife) to xself to remarry ( berpoligami) and bear a child ( so called Islam) of  Hendrawan Chandra. And so do Mrs. Zuliyati, before marrying with Tony Chandra, he/she have married with other man ( Agus Kaswandi) and bear a so called child of Yudhi Kaswandi (Islam). After Tony Chandra pass away, Tony leave 7 heir of first marriage that is first wife and its childs; 2 heir of both marriage that is both wife and a its child. Beside that, Tony Chandra also leave a number of good and chattel as heritage which have been divided pursuant to Justice decision, but its division according to applicable law there are by mistake, good in the balance and also its its his, so that open opportunity to be critical and analysed from the aspect of look into normatif yuridis with approach of legislation.Keywords: Critical Analysis, Decision Justice, Division of Heritage  AbstrakPosisi kasus dalam Putusan Pengadilan Nomor 253/Pdt.G/2012/PN. Makassar adalah bahwa Tjiang Jong Tjeng yang kemudian diganti namanya menjadi Tony Chandra (Non-Islam) pada masa hidupnya dua kali kawin. Perkawinan pertamanya dengan Ny. Yuliana Baco Pande (Kristen) yang melahirkan anak sebanyak 6 orang (Kristen semua), yaitu: Rico Chandra, Citra Chandra, Hadianto Chandra, Meinland Chandra, Rhirin Cahndra, dan Christian Chandra. Masih terikat kawin sah dengan Ny. Yuliana Baco Pande, Tony Chandra kawin lagi dengan Ny. Zuliyati (Islam) dengan cara Tony Chandra menyembunyikan kepada Ny. Zuliyati bahwa ada halangan (istri pertama) bagi dirinya untuk kawin lagi (berpoligami) dan melahirkan seorang anak (Islam) bernama Hendrawan Chandra. Demikian juga Ny. Zuliyati, sebelum kawin dengan Tony Chandra, dia pernah kawin dengan pria lain (Agus Kaswandi) dan melahirkan seorang anak bernama Yudhi Kaswandi (Islam). Setelah Tony Chandra meninggal dunia, Tony meninggalkan 7 ahli waris dari perkawinan pertama yaitu istri pertama dan anak-anaknya; 2 ahli waris dari perkawinan kedua yaitu istri kedua dan seorang anaknya. Disamping itu, Tony Chandra juga meninggalkan sejumlah harta benda sebagai harta warisan yang telah dibagi berdasarkan putusan Pengadilan tersebut, namun pembagiannya menurut hukum yang berlaku terdapat kekeliruan, baik dalam pertimbangannya maupun diktumnya, sehingga membuka peluang untuk dikritisi dan dianalisis dari sudut pandang yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan.Kata Kunci : Analisis Kritis, Putusan Pengadilan, Pembagian Warisan
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DI KOTA PALOPO TAHUN 2011-2012 Hasbi, Hasbi
Jurnal Diskursus Islam Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) melakukan pemetaan terhadap mutu pendidikan menurut Standar Nasional Pendidikan di Kota Palopo. (2) menjelaskan faktor-faktor pendukung dan penghambat mutu pendidikan madrasah, (3) mengimplementasikan peningkatan mutu pendidikan madrasah dan upaya mengatasi penghambat berdasarkan sistem pendidikan nasional di Kota Palopo. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan pendekatan historis, sosiologis dan holistik-integratif, kemudian data dikumpulkan di lapangan dengan metode: observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mutu pendidikan madrasah di Kota Palopo sudah memenuhi standar nasional pendidikan yaitu: standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, peneglolaan, pembiayaan, dan enilaian pendidikan. (2) faktor pendukung pada MTsN Palopo yaitu potensi calon peserta didik, kurikulum dan jumlah tenaga pendidik dan faktor penghambat yaitu, kurikulum, faktor profrsionalisme tenaga pendiik, sarana prasarana, dan kurangnya minat belajar peserta didik. Adapun pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo, faktor pendukungnya adalah kurikulum, tenaga pendidik, sarana prasarana. Adapun faktor penghambatnya adalah input peserta didik yang rendah kualitasnya dan faktor  pengelolaan yang harusditingkatkan. (3) implentasi peningkatan mutu pendidikan madrasah dan upaya mengatasi hambatannya pada MTsN dan MAN Palopo telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan.ABSTRACTThis research is aimed: (1) Doing mapping towards the education quality based on education National standard qt Palopo (2) explaining the supporting factors and hampering factors towards the quality of Islamic education (3) describing the implentation of the islamic education quality improvement and effors to solve the hampering factors based on national education system. Research methods used in this research are library research and field research method by using history, sociology and integrative holistic approaches. Then, the data were collected through obeservation, inteview, docomentation and triangulation. The findings of the research are: (1) the quality of Islamic High School in Palopo have fulfilled the requirement of education national standard, namely; content standard, process, graduate standards, teachers and staff, infrasutrcture, management, funding, and evaluation. (2) supporting factors for MTsN Palopo were potential of students candidate, while the hampering factors were: curriculum, teachers infrastucture and the low of students motivation in learning. In MAN Palopo, the supporting factor was curriculum, teachers and infrastucture. While the hampering factors were low quality of students candidate (raw input), and the school management should be improved. (3) the implementation of Islamic education quality improvement and the efforts to solve the problem from the hampering factors based on the national education system in Palopo.