Articles

Found 19 Documents
Search

MOTIVASI SISWA MENGIKUTI PENGEMBANGAN DIRI SENI TARI DI SD NEGERI 09 NANGGALO PADANG Hasnidar, Hasnidar; Iriani, Zora; Yuliasma, Yuliasma
SENDRATASIK UNP Vol 1, No 3 (2013): Seri B
Publisher : FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.541 KB)

Abstract

Abstract This article aimed to explaining student's motivation infollowing dancing activities as their self-development activities in SD Negeri 09 Surau Gadang Nanggalo Padang. The type of this research was descriptive qualitative research. The data ware collected from observation, interviews, and literature review.  The data were analyzed byusing the phenomenology. The findings indicated that the students weremotivated enoughi following the dancing activiti as their self-development activities. It was seenfromstudents? enthuseiastic and earnest responseabout theactivities. Most studentsexpressedtheir excitementandwillingness tofollowthe activities.It could be councluded that the students following the dancing activities were those who cared for the dance art itself.  
EFFECTIVITY OF MULBERRY LEAF EXTRACT ON STIMULATING EKDISTEROID HEMOLIMPH CONTENT AND MOLTING OF MUD CRAB (SCYLLA OLIVACEA) Fujaya, Yushinta; Trijuno, Dody Dharmawan; Haryati, Haryati; Hasnidar, Hasnidar; Rusdi, Muhammad; Usman, Zainal
TORANI: Journal of Fisheries and Marine Science VOLUME 2 NOMOR 1, DESEMBER 2018
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.153 KB) | DOI: 10.35911/torani.v2i1.5857

Abstract

This study aims to study the performance of phytoecdisteroids from mulberry leaves in molting stimulating of mangrove crabs. The research was carried out at the Research and Development Center for Aquaculture at the Faculty of Marine Sciences and Fisheries at Hasanuddin University, located in Bojo Village, Mallusetasi District, Barru Regency, South Sulawesi Province. Mangrove crabs (Scylla olivacea) weighing 45-55 g and carapace widths 60-65 mm were used as test animals. There were five doses of mulberry leaf extract applied through feed, namely: A) 1.1 mg / g feed, B) 1.9 mg / g feed, C) 2.7 mg / g feed, D) 3.5 mg / g feed. Crabs were kept individually in plastic boxes that are floated above the surface of the pond. During rearing, crabs are fed 3% dry fish per day which has been enriched with mulberry leaf extract. The parameters observed were ecdysteroid compounds contained in mulberry leaf extract, ecdysteroid content in hemolymph before and after application of mulberry leaf extract, and molting percentage. Identification of the ekdisteroid compounds contained in mulberry leaf extract was carried out using Thin Layer Chromatography (TLC) and Measurement of the content of ecdysteroids in crab hemolymh was carried out using Ultra Fast Liquid Chromatography (UFLC).  The results showed that the 3.5 mg dose of mulberry leaf extract / g feed gave the highest increase in ecdysteroid hemolymph, which was approximately 1760 ekdisteroid per mL hemolimph, while the dose of 1.1 mg / g feed only provided an increase of 100 ng ekdisteroid per mL hemolymph. The higher the dose of mulberry leaf extract in the feed, the higher the increase in the concentration of hemolymph ecdysteroids, but the high concentration of ecdystoid in the hemolymph does not guarantee molting.  The optimal dose of mulberry leaf extract in the feed stimulating molting was 2.4 mg / g of feed.Keywords: mulberry, phytoecdysteroid, molting, crab, aquaculture
KARAKTERISTIK LEMAK KAKAO HASIL EKSTRAKSI MENGGUNAKAN BANTUAN ULTRASONIK (Characterization of Cacao Fat Extracted by Ultrasonic Assisted) Supardan, M Dani; Hasnidar, Hasnidar; Indarti, Eti
Jurnal Hasil Penelitian Industri Vol 25, No 1 (2012)
Publisher : Baristand Industri Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.353 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik lemak kakao yangdihasilkan dengan metode ekstraksi pelarut menggunakan bantuan ultrasonik. Lemakkakao diperoleh dari hasil ekstraksi biji kakao yang berasal dari perkebunan rakyat diKecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara yang telah mengalami perlakuan awaldengan cara fermentasi dan pengeringan. Pada penelitian ini, proses ekstraksi dilakukandengan pelarut n-heksan. Karakteristik lemak kakao hasil ekstraksi menggunakan bantuanultrasonik adalah asam lemak bebas berkisar antara 0,83–0,90%; bilangan penyabunanberkisar antara 193,56–195,16 mg KOH/gram lemak; bilangan iod 33,93 gram/100 gram;titik leleh awal 33,27oC dan titik leleh akhir 35,28oC serta indeks bias 1,457. Hasil-hasilanalisis ini menunjukkan bahwa sebagian besar parameter uji sudah memenuhi syaratmutu lemak kakao sesuai Standard Nasional Indonesia (SNI) No. 01-3748-1995. Uji solidfat content pada suhu 40oC menunjukkan lemak kakao yang mencair sekitar 96,32% yangberarti sebanyak 3,68% masih merupakan padatan. Disamping itu, hasil analisis gaskromatografi menunjukkan kandungan asam lemak tertinggi dan terendah dalam lemakkakao masing-masing adalah asam stearat dan asam arasidat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA JAHITAN PERINEUM PADA IBU NIFAS DI UPTD PUSKESMAS WATAMPONE TAHUN 2018 Hasnidar, Hasnidar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.189 KB) | DOI: 10.35892/jikd.v14i2.138

Abstract

Masa nifas merupakan hal penting untuk diperhatikan dimana masa ini terjadi pemulihan kembali organ reproduksi yang mengalami perubahan selama proses kehamilan. Berdasarkan data yang diperoleh dari sumber kohor di UPTD Puskesmas Watampone tahun 2018 dari bulan Maret-Mei jumlah ibu bersalin sebanyak 98 orang dan ibu yang mengalami luka perineum sebanyak 34 (34,69%).Diketahuinya Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyembuhan Luka Jahitan Perineum Pada Ibu Nifas Di UPTD Puskesmas Watampone Tahun 2018.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah populasi yaitu ibu bersalin sebanyak 98 orang dan sampel yaitu ibu yang mengalami luka perineum sebanyak 34 orang.ibu yang tidak melakukan mobilisasi sebanyak 22 orang (64,70%) dan yang terendah ibu nifas yang melakukan mobilisasi sebanyak 12 orang (35,29%) dengan X2Hit > X2tabel atau 18,68>2,84, ibu yang tidak mengganti pembalutnya 3 kali sehari sebanyak 25 (26,47%) dan terdapat 9 ibu nifas yang mengganti pembalutnya 3 kali sehari(73,52%) dengan oleh X2Hit > X2tabel atau 2,91>2,84 dan ibu yang tidak memiliki tradisi selama masa nifasnya sebanyak 23 kasus (83,37%), disusul pada ibu yang memiliki tradisi selama masa nifasnya sebanyak 11 kasus (32,35%) dengan X2Hit < X2tabel atau 0,18<2,84. Faktor mobilisasi dan personal hygiene berhubungan dengan penyembuhan luka jahitan perineum dan adapun tradisi tidak berhubungan dengan penyembuhan luka jahitan perineum.
TINGKAT KEPUASAN SEKSUAL WANITA AKSEPTOR TUBEKTOMI DAN KONTRASEPSI HORMONAL KABUPATEN WAJO TAHUN 2017 Hasnidar, Hasnidar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.67 KB)

Abstract

Kepuasan seksual adalah suatu bentuk kedekatan seksual yang dirasakan oleh pasangan suami-istri dalam wilayah interpersonal, yaitu dalam kualitas komunikasi seksual,penyikapan hubungan seksual dan keseimbangan hubungan seksual. Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional study yang bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat kepuasan seksual wanita akseptor tubektomi dan kontrasepsi hormonal di Kabupaten Wajo tahun 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan dengan tingkat kepuasan seksual pada wanita dengan akseptor tubektomi dengan nilai p value 0,013 sedangkan terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan tingkat kepuasan seksual pada wanita dengan kontrasepsi hormonal yaitu pengetahuan dengan p value 0,027 dan lama penggunaan dengan p value 0,007. Diharapkan pada seluruh pasangan usia subur khususnya di Kabupaten Wajo agar selalu aktif mencari informasi tentang berbagai metode kontrasepsi yang sesuai dengan keinginan ibu dan pasangan dan kepada petugas kesehatan untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan keluarga berencana baik melalui konseling maupun dengan penyuluhan tentang kontrasepsi
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 007 PANGKALAN BARU KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF EXAMPLES NON EXAMPLES Hasnidar, Hasnidar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.958 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan menulis karangan siswa kelas IV SD Negeri 007 Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keterampilan menulis karangan sesuai EYD pada peserta didik kelas IV SD Negeri 007 Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif Examples non Examples. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah semua peserta didik kelas IV SD Negeri 007 Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar dengan jumlah 27 orang, yang  terdiri dari 13 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa keterampilan menulis karangan sesuai EYD pada peserta didik kelas IV SD Negeri 007 Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif Examples non Examples. Hal ini diketahui dari keterampilan menulis karangan peserta didik pada pra siklus tercapai pada rata-rata 72,67. Pada siklus pertama atau setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif Examples non Examples, meningkat menjadi 73,15. Pada siklus kedua keterampilan menulis karangan peserta didik kelas IV SD Negeri 007 Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar meningkat menjadi 81,48 dengan ketuntasan 100% peserta didik.
HUBUNGAN KEMANDIRIAN DAN MOTIVASI DENGAN KESIAPAN BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR Hasnidar, Hasnidar
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 3, No 2 (2015): September
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v3i2.3739

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kemandirian, Motivasi dan Kesiapan Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar serta Hubungan kemandirian, motivasi dan kesiapan belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.Populasi dalam penelitian ini berjumlah 88 mahasiswa yaitu seluruh mahasiswa pendidikan fisika yang diambil secara acak dari setiap tingkatan yang aktif dalam kegiatan perkuliahan. Adapun teknik sampling yang digunakan yaitu Proportionate Stratifield Random Sampling. Instrumen pengumpulan data untuk menggambarkan kemandirian, motivasi dan kesiapan belajar yaitu dengan menggunakan angket. Teknikanalisis data menggunakananalisis deskriptif dan analisis inferensial yaitu analisis korelasi ganda dengan uji-f.Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif untuk kemandirian diperoleh rata-rata 70,14 dengan kategori bahwa kemandirian mahasiswa bertaraf tinggi, diperoleh nilai terendah 73 dan nilai tertinggi 82 dan motivasi diperoleh nilai rata-rata 114,114 dengan kategori bahwa motivasi mahasiswa termasuk kategori tinggi, diperoleh nilai terendah 96 dan nilai tertinggi 131 serta kesiapan belajar diperoleh rata-rata 74,81 dengan kategori bahwa kesiapan belajar  mahasiswa bertaraf tinggi, diperoleh nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 91 dan terdapat hubungan yang signifikan antar mandirian dan motivasi terhadap tingkat kesiapan belajar mahasiswa jurusan pendidikan fisika fakultas tarbiyah dan keguruan UIN Alauddin Makassar yaitu Fhitung Ftabel(0,99  0,235).Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi jurusan untuk senantiasa mempertahankan atau meningkatkan kinerja dosen dalam upaya memperkuat nilai-nilai sosial dalam proses pembelajaran dikelas.
PERILAKU TERISOLIR (STUDI KASUS PADA SISWA DI SMPN SATU ATAP 4 BONGGAKARADENG) Sura, Handayani; Mahyuddin, Muhammad Junaedi; Muliyadi, Muliyadi; Hasnidar, Hasnidar
Edumaspul - Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): Edumaspul
Publisher : STKIP Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.772 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v2i1.14

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan perilaku terisolir. (ii) untuk mengetahui dampak perilaku terisolir hubungan dengan teman sebaya. (iii) untuk mengetahui bentuk layanan bimbingan yang dilakukan oleh guru bimbingan konseling terhadap siswa yang terisolir di SMPN Satu Atap 4 Bonggakaradeng.  (iv) untuk mengetahui bentuk perubahan perilaku siswa setelah mendapatkan layanan bimbingan konseling dari guru bimbingan konseling di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa perilaku subjek adalah (i) menghindar dari teman-teman (ii) menyendiri saat melakukan kegiatan kelompok, (iii) kurang berpartisipasi dan subjek ke dua (i) menyendiri saat melakukan kegiatan (ii) melamun di dalam kelas dan malu-malu. Faktor-faktor yang menyebabkan perilaku terisolir adalah faktor internal yaitu pendiam, pemalu, kurang percaya diri dan faktor eksternal yaitu ekonomi, lingkungan dan pengalaman masa kecil. Dampak perilaku terisolir yaitu hubungan sosial dengan teman sebaya kurang bagus, di jauhi oleh teman-teman  kelompok, kemampuan dalam menerima materi pelajaran kurang sehingga malas mengerjakan tugas sekolah. Bentuk layanan yang diberikan oleh guru bimbingan konseling di sekolah terhadap perilaku terisolir kedua subjek adalah layanan bimbingan individual dan layanan konsultasi. Penerapan layanan bimbingan individual dan layanan konsultasi terhadap masalah siswa terisolir menunjukkan adanya perubahan peningkatan perilaku dari negatif ke arah perilaku positif.
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 ULAWENG KABUPATEN BONE Hasnidar, Hasnidar
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Edumaspul
Publisher : STKIP Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.597 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v1i1.39

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang terdiri dari dua kelompok dengan perlakuan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran ekspositori, (2) Hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kontekstual, (3) Pengaruh pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Ulaweng   pada semester genap tahun ajaran 2015/2016 dan dipilih 2 kelas sebagai sampel dengan metode cluster purposive random sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis statistika deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistika deskriptif sebagai berikut: (1) Hasil belajar PKn  siswa yang diajar menggunkana pendekatan kontekstual berada pada kategori tinggi dengan rata-rata adalah 87.11 dengan standar deviasi adalah 3,19 dari skor maksimal 100, (2) Hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan pendekatan ekspositori berada pada kategori sedang dengan rata-rata adalah 75.81 dengan standar deviasi adalah  4,65 dari skor maksimal 100.  Dari hasil analisis statistika inferensial, Fvalue < Ftable (2.494 < 3,98) sehingga H0 diterima atau tidak ada pengaruh secara signifikan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar PKn  siswa. Observasi menunjukkan, ada beberapa faktor yang membuat pendekatan kontekstual tidak berjalan optimal yaitu guru tidak terbiasa  menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran khususnya dalam menerapkan komponen pembelajarn pendekatan kontekstual. Guru mengalami kesulitan dalam mengelola waktu sehingga pelaksanaan komponen pendekatan kontekstual menjadi tidak maksimal. Hambatan dari faktor siswa yaitu siswa tidak terbiasa mengikuti proses pembelajaran yang menerapkan pendekatan konstekstual menyebabkan rendahnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.
Forensic Linguistics Teaching Material Development For University Erdian, Sabriandi; Hasnidar, Hasnidar; Ezir, Ely; Surbakti, Ernawati Br
Journal Polingua : Scientific Journal of Linguistics, Literature and Education Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/polingua.v8i1.78

Abstract

Realizing the university's vision and mission requires teaching materials for the development of education and teaching. The development of forensic linguistic teaching materials is an application that is used to achieve goals, objectives, intention in dealing with various criminal cases that occur in the community. The theory used in the development of forensic linguistic teaching materials uses a micro linguistics and macro linguistics approach. The method taught in education and teaching uses software that has a license from the company as an approach and science. The purpose of this teaching material is a need to achieve an education system in Indonesia. The expected results in the development of this teaching material found a pattern that could continue previous research. The final goal of descriptive qualitative research can be used as a new contribution in forensic linguistic teaching materials for universities.