Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING (RMT) TERHADAP BEBAN KOGNITIF KONSTRUKTIF DAN KOMPETENSI STRATEGIS MATEMATIS SISWA DI PONDOK PESANTREN Fuadi, Fuadi; Fathurrohman, Maman; Hendrayana, Aan
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 12 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v12i1.4853

Abstract

Mathematical Strategic Competence (MSC) is one of the components of Mathematics Proficiency needed in learning mathematics. After learning of mathematics sometimes students haven't been able to have MSC. So it takes an intruction to learning strategic competence of mathematical students. One of the intructions that can be used, namely the Rigorous Mathematical Thinking (RMT) intruction. RMT can also mediate the intruction makes it easy to process the received knowledge with the cognitive burden of providing the opportunity for constructive happens automatically to students. This study aims to know the effect RMT to MSC and Mathematical Germane Cognitive Load. This study is the research of design experimental with Treatment by Level 2x3 model Group Within Treatment (GWT). The subject is the class XI boarding schools Daar el-Qolam 1 (DQ1), DQ2 and DQ3 DQ4, who were randomized into 8 groups, namely: each one experimental class DQ1, DQ2, DQ3, DQ4 and control class one DQ1, DQ2, DQ3 and DQ4. The analysis of the data using analysis of variance (Anova) two way model GWT. The study results obtained (1) the Learning intruction alone does not effect the MCS of students, (2) Early Mathematics Ability (EMA) alone does not effect the MCS students, (3) there is the influence of the interactions between the learning intruction and EMA effect the MCS students. It appears also that the Group has no effect the MCS students, (4) students who were given RMT intruction is lower than direct intruction to students with high EMA, (5) students who were given RMT intruction is higher than direct intruction to students with medium EMA, (6) students who were given RMT intruction is lower than direct intruction to students with low EMA, (7) Germane Cognitive Load does effect students RMT intruction.  Keywords: Rigorous Mathematical Thinking, Mathematical Competence Strategic, Mathematical Germane Cognitive Load and Boarding Schools
Pengembangan bahan ajar berorientasi penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika SMA pada materi peluang Utama, Ratna; Anriyani, Nurul; Hendrayana, Aan
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar matematika yang berorientasi pada penguatan pendidikan karakter yang valid. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang meliputi tujuh langkah pokok, yaitu: potensi masalah, kemampuan peneliti sebagai pengembang, produk yang dikembangkan, konsep produk, pengembangan produk, uji ahli, dan uji coba lapangan. Kevalidan buku ajar diperoleh berdasarkan data dari angket penilaian para ahli, yaitu ahli materi, ahli pendidikan matematika, dan ahli media. Penilaian ahli materi diperoleh hasil presentase kelayakan sebesar 88.57%, katagore kelayakan sangat kuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar layak untuk digunakan, Ahli pendidikan matematika diperoleh persentase kelayakan 96.55% dan kategori kelayakan sangat kuat, serta ahli media diperoleh hasil presentase kelayakan sebesar 100%, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar sangat layak untuk digunakan. Keterbacaan dan kepraktisan buku ajar diperoleh dari data angket penilaian siswa yang hasilnya persentasi sebesar 88.1%. Secara keseluruhan peserta didik merasa puas dengan bahan ajar berupa buku teks. Terdapat beberapa kekurangan dalam bahan ajar tersebut, tetapi bahan ajar sudah dapat dikatakan layak pakai untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah. Disimpulkan bahwa bahan ajar matematika yang berorientasi pada penguatan pendidikan karakter pada materi peluang layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran matematika. Kata kunci: bahan ajar matematika, penguatan pendidikan karakter, peluang
Analisis germane cognitive load siswa ditinjau dari gaya belajar matematis pada pembelajaran Contextual Teaching and Learning Ardayeni, Ektin; Yuhana, Yuyu; Hendrayana, Aan
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2019): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.559 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i01.12727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan germane cognitive load (GCL) siswa ditinjau dari gaya belajar matematis siswa dengan metode kontekstual di smk. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari siswa yang bergaya belajar interpersonal, mastery, understanding, dan self-expressive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) struktur skema pada siswa dengan gaya belajar interpersonal ini sesuai dengan struktur materi yang akan dipelajari, maka pada siswainterpersonal terjadi proses asimilasi (2) sebagian struktur skema pada siswa dengan gaya belajar mastery ini tidak  sesuai dengan struktur materi yang akan dipelajari, ini menyebabkan terjadinya  proses akomodasi (3) pada siswa understanding proses konstruksi pengetahuannnya di LTM dalam memahami soal kontekstual tidak bekerja dengan maksimum, hal ini disebabkan karena  modifikasi struktur kognitif yang dimilki sebelumnya. (4) dan struktur skema pada siswa self-expressive tidak sesuai antara skema lama dengan skema baru, ini menyebabkan skema lama tidak dapat menyerap skema baru sehingga pada self-expressive terjadi proses akomodasi skema.
Pengaruh pembelajaran pendekatan rigorous mathematical thinking (RMT) terhadap pemahaman konseptual matematis siswa SMP Hendrayana, Aan
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 4, No 2: November 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.175 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v4i2.15385

Abstract

Pemahaman Konseptual Matematis (PKM)  memiliki peran penting karena dengan kemampuan ini siswa mudah dalam membangun hubungan untuk memahamai ide dan konsep baru. Kemampuan PKM ini dapat ditumbuh-kembangkan melalui pembelajaran di kelas. Untuk mencapai kecakapan tersebut, pembelajaran perlu memperhatikan keberagaman siswa karena pembelajaran yang mengakomodasi keberagaman menjadi lebih efektif, efesien, dan menarik. Keberagam tersebut dapat berupa Gender (G), Kemampuan Awal Matematika (KAM) dan Gaya Belajar Matematis (GBM) siswa. Salah satu pendekatan pembelajaran yang mengakomodir keberagaman ialah pembelajaran pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan PKM siswa SMP yang memperoleh pembelajaran pendekatan RMT ditinjau dari : a). Gender, b). KAM siswa, dan c). GBM siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pada siswa SMP di salah satu sekolah di Bandung. Salah satu hasil yang penting adalah dengan pembelajaran ini menjadikan siswa dengan KAM sedang dan rendah dapat mencapai kemampuan yang baik. The Effect of Rigorous Mathematical Thinking (RMT) Learning Approach On Students? Understanding of Mathematical Concepts AbstractAn understanding of mathematical concepts (PKM) has an important role because with this ability students are easy in building relationships to understand new ideas and concepts. The ability of PKM can be grown-developed through learning in the classroom. To achieve these skills, learning needs to pay attention to the diversity of students because learning that accommodates diversity becomes more effective, efficient, and engaging. Such diversity can be Gender (G), An initial mathematical ability (KAM) and students? mathematics learning styles (GBM). One approach to learning that accommodates diversity is the Rigorous Mathematical Thinking (RMT) learning approach. This article aims to examine the ability of junior high school students who have learned RMT approach in terms of: a). Gender, b). students? KAM, and c). students? GBM. This research is an experimental research on junior high school students in one school in Bandung. One important result is that this learning engages students with medium and low of KAM able to achieve good abilities.
The Phenomenon of Boarding School and Its Mathematics Learning Hendrayana, Aan; Mutaqin, Anwar; Syamsuri, Syamsuri
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Raden Intan State Islamic University of Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v10i1.4104

Abstract

The phenomenon of boarding school has evolved since the 1990s. In addition to having advantages, the school also has barriers in the learning process. Therefore, the need to explore some information directly related to the reasons why boarding school is developed, students? life in school together and the learning process that occurred. The research method is used  a qualitative approach. Schools in this study are limited to Islamic boarding schools at junior high school level in grade VII. The research procedure is undertaken to find the phenomenon of research subjects that occurred at boarding schools. The validity of data in this research uses source and method triangulation techniques, namely by checking phenomena obtained from observations, interviews with parents, interviews with students, interviews with teachers, and interviews with teachers dormitories. The general conclusion regarding Islamic-based boarding schools is that the school has become the choice of parents in educating their children to gain abilities in the religious and academic fields. In mathematics learning, the teachers prefer direct approach learning rather than indirect learning, and also most of them do not use a lesson plan as teaching guides. Therefore, the school must be able to choose and apply a learning approach oriented to the conditions of diversity that occur in boarding schools so that students have no difficulty in receiving the subject matter. 
PENGARUH PENDEKATAN METAKOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI MATEMATIS PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH (MA) DITINJAU DARI TAHAP PERKEMBANGAN KOGNITIF Setiaji, Budi; Nindiasari, Hepsi; Hendrayana, Aan
Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan metakognitif terhadap  kemampuan berpikir kreatif dan disposisi matematis peserta didik Madarasah Aliyah (MA) di tinjau tahap perkembangan kognitif (konkrit, transisi, dan formal). Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest and postest non equivalent cotrol group. Populasi penelitian ini adalah seluruh Peserta didik kelas XI MAN 1 kota Serang, sampel dipilih dua kelas secara acak yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan non tes, tes berupa essay sepuluh soal kemampuan berpikir kreatif sedangkan non tes berupa angket disposisi. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran metakognitif tidak lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelas kontrol yang mengggunakan pembelajaran ekspositori dalam berpikir kreatif matematis. Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari tahap perkembangan kognitif, tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis. Sedangkan dalam meneliti disposisi matemtis diperoleh hasil penelitian berupa, kelas yang menggunakan pembelajaran metakognitif lebih tinggi dengan kelas yang menggunakan ekspositori, terdapat perbedaan kemampuan disposisi matematis di tinjau dari tahap perkembangan kognitif, adanya pengaruh atau interaksi antara pendekatan  pembelajaran dengan tahapan perkembangan kognitif.
PENGEMBANGAN KELAS VIRTUAL DENGAN GNOMIO DALAM KECAKAPAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA TOPIK TRANSFORMASI Pratiwi, Resti Artiyani; Hendrayana, Aan; Ihsanudin, Ihsanudin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i1.199

Abstract

Pada pokok bahasan topik transformasi geometri terdapat konsep yang membutuhkan visualisasi. Oleh karena itu, dibutuhkannya pembelajaran virtual guna menyajikan materi yang dilengkapi dengan ilustasi objek yang nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk kelas virtual dengan gnomio dalam kecakapan komunikasi matematis siswa topik transformasi geometri, dan mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas virtual yang dikembangkan memenuhi indeks kevalidan dan kepraktisan . Hasil uji validasi media sebesar 83.80% dan validasi materi sebesar 90.38% dengan kategori sangat baik. Hasil uji kepraktisan oleh guru dan siswa berturut-turut sebesar 100% dan 85.14% dengan kategori sangat baik. Uji keefektifan menggunakan normalitas gain (N-gain) dan paired sample t-test. Hasil analisis menggunakan N-gain memenuhi batasan N-gain  yaitu sebesar 0.32 dengan kategori sedang dan analisis menggunakan paired sample t-test diperoleh sig. (2-tailed) sebesar 0.002. Dari hasil penilaian kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan diperoleh bahwa kelas virtual dengan gnomio yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.