Lobes Herdiman
Staf Pengajar Jurusan Teknik Industri FT-UNS, Surakarta Laboratorium Perancangan dan Perencanaan Produk (P3) TI – FT UNS Jl. Ir. Sutami No. 36A Kentingan Surakarta 57126 Telp: (0271) 632 110, Fax: (0271) 632 110

Published : 29 Documents
Articles

Found 29 Documents
Search

PENERAPAN METODE RATING FAKTOR DAN MEKANIKA UNTUK PERBAIKAN RANCANGAN GEROBAK BAKSO SEPEDA MOTOR SEBAGAI UPAYA MENJAMIN KESELAMATAN PENGENDARA Herdiman, Lobes; Rochman, Taufiq; H Prasetyo, Hendry Pallas
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2012): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 3 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancangan pada gerobak bakso sepeda motor yang digunakan untuk berjualan keliling belum mempertimbangkan aspek keseimbangan beban, kemudahan mobilitas, tempat penyajian, dan daya tarik pembeli. Penelitian ini bertujuan memperbaiki pada rancangan gerobak bakso sepeda motor berdasarkan kemudahan pelayanan bagi pembeli dan keseimbangan muatan pada sepeda motor. Identifikasi awal dilakukan pada gerobak bakso sepeda motor di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Perbaikan  awal  ini  melalui penerapan rating faktor untuk pertimbangan dalam penempatan bagian-bagian dari peletakan beban muatan. Penentuan ukuran pada dimensi rangka dengan memperhatikan aspek anthropometri. Hasil pada penelitian ini memperoleh keseimbangan momen untuk penempatan beban muatan bagian sisi kanan dan sisi kiri dari rancangan gerobak sepeda motor. Keseimbangan momen keseluruhan untuk gerobak bakso sebesar  91,684  Nm. Bagian sisi kanan diseimbangkan pada beban isi kompor 34,0 Nm dan beban isi dandang 46,84 Nm. Keseimbangan momen untuk beban dan rangka di setiap komponen dicapai 162,74 Nm. Hasilnya pada gerobak bakso sepeda motor memiliki tempat penyajian yang menjadi daya tarik pembeli, dan beban muatan lebih seimbang agar memudahkan dalam mobilitas dan keselamatan pengendara. Kata kunci: Gerobak bakso sepeda motor,  faktor rating, anthropometri, momen
Perancangan Pola Cetakan dan Penjadwalan Mesin pada Produk Iron Ductile Rosyidi, Cucuk Nur; Herdiman, Lobes
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 2, No 1 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 1 Maret 2003
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.2.1.12600

Abstract

Designing of pattern at iron ductile product later on machinery process, it can be comprehend that correctness of workpiece dimension made at coran with acute angle which difficult to make. Other consideration is media weared in moulding. Workpiece dimension that made have to can eliminate the occuring of air bubble, holes tail and can improve the nature of mechanical. Mould pattern require to be performed by treatment to prevent the occuring of inappropiate among small radius and wide radius that to be made sufficiently to guarantee influence of addition. Machinery process represent final solution process before painting is conducted. Scheduling of machinery become compulsion for work which do not permit the existence of interupting
Perancangan Ulang Alat Perajangan Daun Tembakau Untuk Mengurangi Keluhan Pada Pekerja Herdiman, Lobes; Rochman, Taufiq; Susilo, Agus Budi Susilo
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 12, No 2 (2013): PERFORMA Vol. 12, No 2 September 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.12.2.12682

Abstract

Dalam proses produksi rokok melewati beberapa proses, salah satunya adalah proses perajangan daun tembakau. Dalam proses perajangan, petani tembakau masih banyak yang menggunakan cara manual. Dalam melakukan aktivitas perajangan daun tembakau para pekerja duduk dipapan alas duduk perajangan, kemudian kedua tangannya untuk tangan kirinya memegang daun tembakau, sedangkan tangan kanannya memegang pisau untuk merajang. Pekerja perajang daun tembakau menggunakan alat yang seadanya tidak memperhatikan ukurannya sesuai anthropometri pekerja, sehingga pekerja mengalami keluhan nyeri dipinggang dan tangan cepat pegal. Hal ini disebabkan pekerja dalam posisi duduk agak membungkuk dalam melakukan aktivitas perajangan. Berdasarkan permasalahan yang timbul perlu adanya perancangan ulang alat perajangan daun tembakau untuk mengurangi keluhan para pekerja. Tahapan dalam perancangan ulang alat perajangan daun tembakau terdiri dari identifikasi pekerja dalam melakukan aktivitas perajangan, mengkonversi keluhan pekerja, pembangkitan gagasan (idea), rancangan alat perajangan daun tembakau. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkannya rancangan ulang alat perajangan daun tembakau yang mampu mengatasi rasa nyeri di pinggang dan pegal ditangan pekerja dengan menaikkan papan alas duduk dan papan merajang. Dimensi ukuran alat gendong juga sesuai dengan tubuh pekerja, karena perancangan alat perajangan daun tembakau menggunakan data anthropometri pekerja yang sudah di uji statistik terlebih dahulu. Hasil rancangan alat perajangan daun tembakau kemudian diujicobakan kepada pekerja mampu mengatasi keluhan rasa nyeri dan pegal sesuai dengan ukuran tubuh pekerja
PERANCANGAN ALAT PENGADUK PADA PROSES PEMASAKAN RAMBAK KULIT SAPI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DENGAN METODE PARTISIPATIF Floratiara, Stephani Diesya; Herdiman, Lobes; Susmartini, Susy
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.18.2.25216

Abstract

Tingginya waktu proses dan defect pada produksi rambak kulit sapi menyebabkan IKM rambak tidak dapat memenuhi permintaan pasar. Permasalahan waktu yang tinggi pada proses pengungkepan menyebabkan kelelahan pekerja sehingga pengadukan menjadi tidak konstan dan rambak mengalami pecah (defect) dengan tingkat defect mencapai 20% dari hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi waktu dan defect pada pengungkepan dengan merancang alat pengaduk berbasis TTG menggunakan pendekatan partisipatif. Alat pengaduk yang dirancang memiliki 5 komponen utama yaitu rangka, penggerak, transmisi, speed reducer, dan pengaduk. Kelayakan dalam pembuatan alat dianalisis menggunakan perhitungan investasi dengan nilai payback period (PBP) 0,427 bulan, net present value (NPV) Rp 149.296.091,76, internal rate return (IRR) 32% dan profitability index (PI) 26,07. Hasil rancangan kemudian dinyatakan dalam bentuk fisik dan diterapkan pada IKM rambak kulit sapi ?Pak Dul? Jagalan, Surakarta. Dari pengujian alat didapatkan hasil putaran adukan 20 rpm dengan beban maksimal 15 kg dan nilai torsi 423,15 kg.cm. Hasil rambak pengungkepan jam ke-4 dengan alat memiliki nilai kualitas hampir sama dengan hasil rambak pengungkepan manual 7 jam. Sedangkan tingkat defect menurun 15%, produktivitas meningkat 15%, kuantitas produksi meningkat 50% dan profit meningkat 65%.
PENERAPAN LINE BALANCING PADA LINTASAN SEWING PROSES PRODUKSI APPAREL PERUSAHAAN GARMEN PUSPA DHEWI BATIK Novianto, Mukhtar Anggit; Herdiman, Lobes
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 18, No 2 (2019): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.18.2.26318

Abstract

Perusahaan Garmen Puspa Dhewi Batik bergerak di bidang industri garmen yang memproduksi secara make to order. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi keseimbangan lini produksi pada lintasan sewing. Lintasan sewing dipilih sebagai objek penelitian karena lintasan tersebut memiliki waktu proses yang paling lama. Dalam upaya peningkatan efisiensi tersebut digunakan metode line balancing berdasarkan perhitungan Standard Minute Value dengan memperhatikan pitch time, under control limit, dan upper control limit. Perhitungan line balancing dilakukan untuk meningkatkan efisiensi keseimbangan lintasan sewing dengan melakukan perubahan pada elemen kerja berdasarkan pitch time. Melalui metode ini didapatkan balance efficiency sebesar 85% pada lintasan sewing. Perubahan juga terjadi pada elemen kerja yang terdiri dari 23 elemen kerja menjadi 21 elemen kerja. Setelah perhitungan line balancing didapatkan rata-rata hasil produksi pada lintasan sewing setiap jamnya sebesar 61 pcs dan setiap harinya sebesar 495 pcs.
Pengaruh Waktu Proses Permesinan dari Penetapan Urutan Pahat Proses terhadap Sumbu z Herdiman, Lobes
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 2, No 1 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 1 Maret 2003
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.2.1.12610

Abstract

This paper will discuss about CNC turning machining process. One of the way to increase productivity in CNC machining process is by tooling process sequencing in processing workpiece feature. Tool sequencing in CNC turning machining process can be made by comparing tool sequencing process model 1 (turning3. SD1) with tool sequence process model 2 (turning1. SD1), these activity is needed to measure the distance effect from workpiece cutting process with tool in z axis. Comparison between model 1 and model 2 can be a guidance to achieve the optimum processing time. This paper is expected could explain how to increase processing time productivity by feeding tool sequence for cutting process. Another advantage from feeding tool sequence is the short cuting time that directly decrease maximum cutting (Flmax) and also unproper NC machining program.
Pengaruh Perlakuan Panas Setelah Brazing Dengan Menggunakan Metode Taguchi Muzaki, Ibnu; Herdiman, Lobes; Pujiyanto, Eko
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 1 (2005): PERFORMA Vol. 4 No 1, Maret 2005
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.4.1.11152

Abstract

Experiment use Taguchi method, with quality characteristic is shear strength at brazing joint based on standard examination of AWS C3.2M/C3.2:2001, while anticipated factor can improve shear strength is temperature, time held up and refrigeration method at heat treatment process. Data processing use two analysis to determine optimal level setting, consist of analysis of mean and analysis of signal to noise ratio, then conducted confirmation experiment to test value of factor level setting predicted at optimal condition.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas di PT. Dwi Komala dengan Metode Systematic Layout Planning Naganingrum, R. Pitaloka; Jauhari, Wakhid Ahmad; Herdiman, Lobes
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 12, No 1 (2013): PERFORMA Vol. 12, No 1 Maret 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.12.1.12664

Abstract

PT. Dwi Komala is one of middle-scale industries that producing in footwear product. In production system, waste such as movement waste and excessive transportation, are commonly found and affect to unmet production target. This waste occurs because the work station placement does not consider the production process flow and spatial interconnectedness. One of solutions that can be done to repair the facility layout is redesigning the layout by considering production process flow and the relationship between any space in the layout. The layout of facilities in this company is not made based on the good planning but only adjusting with the existing space, so that irregular layout results. Meanwhile, the facility layout not taking into account the production process flow, production machineries placement and production activity requirement results in larger material handling cost and it will impact on the high production cost and production process time. For that reason, this research aims to produce the proposal of layout design that can minimize the material handling cost (MHC). In this research, the facility is redesigned using Systematic Layout Planning (SLP). The SLP procedure consists of three stages: analysis, adjustment and evaluation. The analysis stage includes material flow analysis, activity relationship chart (ARC), activity relationship diagram (ARD), area requirement analysis and available area analysis. The adjustment stage includes planning the spatial relationship diagram and alternative layout design. In evaluation stage, the evaluation was done on the alternative layout design. Three proposed layout which minimizes material handling cost could be resulted by Systematic Layout Planning (SLP) method. The first proposed layout gives a significant saving of 11.35% compare to existing layout. The second layout results in 31.17% saving while the last layout gives a saving of 32.44%. Thus, the third layout proposal was recommended as the selected layout proposal
Perancangan dan Pengembangan Prothese Kaki Bagian Bawah Lutut dengan Menggunakan Quality Function Deployment Damayanti, Retno Wulan; Susmartini, Susy; Herdiman, Lobes
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 2, No 2 (2003): PERFORMA Vol. 2, No. 2 September 2003
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.2.2.11116

Abstract

This paper proposes design and development of below knee prosthesis using quality function deployment (QFD) to return the balance of human body so the patient can do their daily activities. In this method, design and development based on the voice of customer. The result of design and development is below knee prosthesis using insert silicone socket, cuff rubber suspension system, adaptor rotator ankle, jaipur foot and stainless steel pylon as strengteness. It is hope, that this below knee prosthesis be able to accommodate the user’s need and want.
Analisis Waiting Time dalam Proses Perakitan MV Switchgear dengan Lean Production Naganingrum, R. Pitaloka; Herdiman, Lobes
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 11, No 1 (2012): PERFORMA Vol. 11, No 1 Maret 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.11.1.12632

Abstract

PT. Siemens Indonesia is an industry engaged in the production of Energy Distribution, as Simoprime World Panel with world market-oriented. The problems that occurred there was delay time and completion of the scheduled production target. Delay in completion of the scheduled deadline because of the inefficiency caused by the flow process in the handling of waste resulting from the assembly. The purpose of this study was to identify waste and operating conditions that occurred on the main assembly. Lean Production was used in this research. In lean production concept, Value Stream Analysis Tool (VALSAT) was used as an instrument to map the waste that occurred and detailed Mapping Tool to determine the operating conditions. In identifying waste, the weighting of each work station waste in the main assembly. Based on the weighting of waste which made known that the biggest waste of waiting time and for the operating conditions, 21% non value adding activities from main assembly.