Articles

Found 9 Documents
Search

Perhitungan Numerik Efek Doppler dalam Ruang-Waktu Schwarzschild dengan Sumber dan Penerima yang Bergerak Hermanto, Arief
Jurnal Fisika Indonesia Vol 23, No 3 (2019)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.483 KB) | DOI: 10.22146/jfi.v23i3.50645

Abstract

Efek Doppler adalah adanya perbedaan antara frekuensi yang ditangkap oleh penerima dengan yang dipancarkan sumber. Ini merupakan topik baku yang dibahas dalam buku-buku ajar. Dalam konteks Teori Relativitas Umum buku ajar selalu membatasi diri pada kasus khusus di mana baik sumber maupun penerima berada dalam keadaan diam. Dalam penelitian ini akan diselidiki kasus yang lebih umum yaitu kasus di mana baik sumber maupun penerima berada dalam keadaan bergerak. Karena gerak sumber dan penerima bisa sembarang maka tidak semuanya bisa dianalisis secara analitik; diperlukan perhitungan secara numerik. Dalam penelitian ini akan ditekankan perhitungan numerik secara konseptual sehingga dalam konteks ini akan digunakan Excel  beserta VBA sebagai bahasa pemrograman yang dirasa paling tepat.
Komputasi Solusi Transien Rangkaian Listrik dengan GGL Gayut Waktu dengan Sistem Aljabar Komputer REDUCE (Halaman 6 s.d. 8) Hermanto, Arief
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 51 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.822 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24425

Abstract

Dalam kebanyakan buku ajar solusi keadaan transien dari rangkaian listrik dengan ggl gayut waktu sembarang tidak pernah dibahas. Makalah ini berusaha mengisi kekosongan itu dengan menentukan solusi transien itu dengan bantuan sistem aljabar komputer atau bahasa pemrograman simbolik REDUCE. Program yang berhasil disusun ternyata sangat pendek dan menghasilkan keluaran (simbolik) yang sangat mudah dibaca. 
Double Layer Collimator for BNCT Neutron Source Based on 30 MeV Cyclotron Bilalodin, Bilalodin; Kusminarto, Kusminarto; Hermanto, Arief; Sardjono, Yohannes; Sunardi, Sunardi
Indonesian Journal of Physics and Nuclear Applications Vol 2 No 3 (2017)
Publisher : Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.247 KB) | DOI: 10.24246/ijpna.v2i3.124-127

Abstract

A research of design of double layer collimator using 9Be(p,n) neutron source has been conducted. The research objective is to design a double layer collimator to obtain neutron sources that are compliant with the IAEA standards. The approach to the design of double layer collimator used the MCNPX code. From the research, it was found that the optimum dimensions of a beryllium target are 0.01 mm in length and 9.5 cm in radius. Collimator consists of a D2O and Al moderator, Pb and Ni as a reflector, and Cd and Fe as a thermal and fast neutron filter. The gamma filter used Bi and Pb. The quality neutron beams emitted from the double layer collimator is specified by five parameters: epithermal neutron flux 1 ×109 n/cm2s; fast neutron dose per epithermal neutron flux 5 ×1013 Gy cm2s; gamma dose per epithermal neutron flux 1×1013 Gy cm2s; ratio of the thermal neutron flux of epithermal neutron flux 0; and the ratio of epithermal neutron current to total epithermal neutron 0.54.
Kajian Gejala Penyearahan Optik pada Metamaterial Chiral Partini, Juliasih; Abraha, Kamsul; Hermanto, Arief; Tomita, Satoshi; Takahiro, Matsui
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 4, No 02 (2014): IJAP Volume 04 Issue 02 Year 2014
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v4i02.4980

Abstract

Chiral metamaterial is a new breakthrough in the fabrication of a metamaterial because of the capability of providing different refractive index values for each circular polarization angle. This provides opportunities to obtain negative refractive index values, without the necessity to have simultaneously negative values for both permittivity and permeability. This study investigated the optical rectification, which is the phenomenon of second order non-linear optics in the chiral metamaterial. This relates to the testing of the new designs of square structure chiral metamaterial. Optical rectification is often used to rectify femtoseconds laser from the realm of visible light into the terahertz domain. Nonlinear response of metamaterial was observed by terahertz emission spectroscopy. The results showed that the obtained terahertz signal is proportional to the square of the laser power used. This suggests that in theincoherent optical rectification, there is a mixture of optical rectification with the second harmonic wave generation. Development of square-structured chiral metamaterials is expected to be an alternative source of material due to the lack of non-linear material that can be used in the terahertz domain.
Dinamika Pertukaran Partikel Pada Interaksi Nukleon-Nukleon Dalam Potensial Lokal Aprian Sari, R Yosi; S, Supardi; BSU, Agung; Hermanto, Arief
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 2, No 02 (2012): IJAP VOLUME 02 ISSUE 02 YEAR 2012
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v2i02.1282

Abstract

The interaction of two nucleons in the form of protons and neutrons as a bound system in the local potential, known as the deuteron, has been investigated. Two-nucleon interaction potential field through the core will produce a nuclear force where the force between nucleons is generated by the exchange of mesons. One of the members of the group of meson particles is pion. Pion can be chargedπ + ,π -or neutral,π 0. Interaction potential form of the simplest is the exchange of one pion potential (OPEP), V OPEP , which has a radially independent of Yukawa potential. In this study, the first step taken is to perform discretization of the OPEP potential expression coupled with the equation of the boundary conditions due to the influence of interaction distances. The next step is to implement a programming technique to obtain the value associated with the potential influence of OPEP in the deuteron, the magnitudes of the static deuteron, such as a pion distance exchange, and mass estimates pion involved in this interaction.
Characteristics in Water Phantom of Epithermal Neutron Beam Produced by Double Layer Beam Shaping Assembly Bilalodin, Bilalodin; Suparta, Gede Bayu; Hermanto, Arief; Palupi, Dwi Satya; Sardjono, Yohannes
ASEAN Journal on Science and Technology for Development Vol 36 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.947 KB) | DOI: 10.29037/ajstd.519

Abstract

A Double Layer Beam Shaping Assembly (DLBSA) was designed to produce epithermal neutrons for BNCT purposes. The Monte Carlo N-Particle eXtended program was used as the software to design the DLBSA and phantom. Distribution of epithermal neutron and gamma flux in the DLBSA and phantom and absorbed dose in the phantom were computed using the Particle and Heavy Ion Transport code System program. Testing results of epithermal neutron beam irradiation of the water phantom showed that epithermal neutrons were thermalized and penetrated the phantom up to a depth of 12 cm. The maximum value of the absorbed dose was 2 × 10-3 Gy at a depth of 2 cm in the phantom.
Simulasi Komputer Pengaruh Efek Proksimitas pada Medan Kritis Superkonduktor Anwar, Fuad; Nurwantoro, Pekik; Hermanto, Arief
Risalah Fisika Vol 1, No 2 (2017): Risalah Fisika ISSN 2548-9011
Publisher : Physical Society of Indonesia (PSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.304 KB) | DOI: 10.35895/rf.v1i2.21

Abstract

Telah dibuat kajian pengaruh syarat batas efek proksimitas pada penyelesaian komputasi persamaan Ginzburg-Landau Gayut Waktu. Bahan kajian adalah superkonduktor berbentuk kotak yang berbatasan dengan bahan lain pada keempat sisinya dan dipengaruhi medan magnet luar. Metode pembuatan simulasi didasarkan pada persamaan Ginzburg-Landau gayut waktu serta persamaan syarat batas parameter benahan dan syarat batas medan magnet. Persamaan-persamaan tersebut lalu didiskretkan dengan menggunakan metode yU. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai medan kritis permukaan membesar, medan kritis rendah mengecil pada ukuran bahan Nx×Ny = 12×12 dan membesar pada ukuran bahan Nx×Ny = 32×32 jika nilai panjang ekstrapolasi membesar. Kata kunci: efek proksimitas, persamaan TDGL, superkonduktor
Komputasi Solusi Transien Rangkaian Listrik dengan GGL Gayut Waktu dengan Sistem Aljabar Komputer REDUCE (Halaman 6 s.d. 8) Hermanto, Arief
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 51 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.822 KB) | DOI: 10.22146/jfi.13742

Abstract

Dalam kebanyakan buku ajar solusi keadaan transien dari rangkaian listrik dengan ggl gayut waktu sembarang tidak pernah dibahas. Makalah ini berusaha mengisi kekosongan itu dengan menentukan solusi transien itu dengan bantuan sistem aljabar komputer atau bahasa pemrograman simbolik REDUCE. Program yang berhasil disusun ternyata sangat pendek dan menghasilkan keluaran (simbolik) yang sangat mudah dibaca. 
KOMPUTASI SIMBOLIK DENGAN REDUCE UNTUK MENENTUKAN VALIDASI SILOGISME DAN APLIKASINYA DALAM FISIKA Hermanto, Arief
Jurnal Fisika Indonesia Vol 23, No 1 (2019)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfi.v23i1.44020

Abstract

Silogisme adalah sebuah bentuk argumentasi dalam logika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan program komputer dalam komputasi simbolik untuk menentukan validasi silogisme dan kemudian diaplikasikan dalam Fisika. Bahasa yang dipilih adalah REDUCE berdasarkan berbagai pertimbangan, salah satu di antaranya adalah karena REDUCE adalah bahasa yang open source. Pertimbangan lain adalah bahwa REDUCE sejak awalnya memang diciptakan untuk digunakan dalam fisika sehingga gaya bahasanya dirasakan lebih cocok untuk para fisikawan.