Ari Hermawan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Penelitian dan pengembangan chair breastfeeding untuk meningkatkan kenyamanan proses menyusui Safitri, Feni Nofalia; Isnawati, Teti; Hermawan, Ari; Rani, Yolanda Pingka; Aprilina, Happy Dwi
MEDISAINS Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : MEDISAINS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v16i2.3195

Abstract

Latar Belakang: Proses menyusui membutuhkan waktu yang lama, sehingga membuat ibu merasa pegal karena harus menompang bayi. Chair Breastfeeding merupakan kursi yang dapat mengurangi keluhan ibu saat menyusui. Saat ini, chair breastfeding sudah ada namun dari segi desain kurang ergonomis karena pada sandaran punggung dan sandaran lengan tidak terbalut busa dan kain katun halus, serta tidak terdapat pijakan kaki. Chair breastfeding yang ada saat kurang menarik dan kurang ergonomis sehingga daya jual rendah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengembangkan chair breastfeeding yang sesuai dengan ergonomis bagi ibu menyusui sehingga membantu meningkatkan proses menyusui.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang mengadopsi penelitian Research and Development (R&D). Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu penelitian tahap I, tahap development, dan penelitian tahap II atau ujicoba produk.Hasil: Hasil penelitian tahap I diperoleh hasil, dari 6 orang ibu menyusui mengatakan bahwa chair breastfeeding yang ergonomis bila terdapat sandaran punggung, sandaran lengan, dan pijakan kaki. Chair breastfeeding terbuat dari bahan yang kuat, kayu dilapisi busa dan tertutup oleh kain yang halus. Tahap development terbentuklah chair breastfeeding yang ergonomis sesuai dengan hasil penelitian tahap pertama, yaitu terdapat pijakan kaki yang menempel permanen pada kursi, sandaran punggung dan sandaran lengan yang dilapisi busa dan tertutup oleh kain katun halus dan penambahan setengah lingakaran di bagian depan untuk meringankan beban ibu saat menyusui serta ukuran yang disesuaikan dengan antropometri tubuh. Hasil penelitian tahap II diperoleh, 5 orang mengatakan chair breastfeeding ergonomis dan nyaman digunakan dalam proses menyusui, dan 1 orang mengatakan tidak ergonomis dan kurang nyaman digunakan dalam proses menyusui.Kesimpulan: Chair breastfeeding yang ergonomis terbukti dapat meningkatkan kenyamanan dalam proses menyusui
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR DENGAN MEDIA PHANTOM RESUSITASI JANTUNG PARU (PREJARU) MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA ORANG AWAM Putri, Runi Pramesti; Safitri, Feni Nofalia; Munir, Sahrul; Hermawan, Ari; Endiyono, Endiyono
Jurnal Gawat Darurat Vol 1 No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Gawat Darurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.517 KB)

Abstract

Kegawatdaruratan  merupakan suatu  kejadian  yang  tiba-tiba  menuntut tindakan  segera  yang  mungkin  karena epidemi,  kejadian  alam,  untuk  bencana teknologi,  perselisihan  atau  kejadian yang  disebabkan manusia. Penyakit  Jantung  Koroner  di  Propinsi  Jawa  Tengah  mengalami peningkatan  dari  0,09%  pada  tahun  2006  menjadi  0,10%  pada  tahun  2007, dan 0,11% pada tahun 2008. Prevalensi sebesar 0,11% berarti setiap 10.000 orang terdapat 11 orang penderita Penyakit Jantung Koroner. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar dengan media phantom resusitasi jantung paru meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bantuan hidup dasar orang awam. penelitian ini penelitian kuantitatif menggunakan metode pre experimental, design rancangan penelitian menggunakan one group pre-post test design melibatkan responden sebanyak 30 responden. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Teknik pengumpulan data menggunakan paired t-test. nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum pelatihan sebesar 4,87±2,129 dan sesudah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 7,33±2,090. Nilai rata-rata keterampilan responden  sebelum pelatihan sebesar 2,83±0,95 dan sesudah pelatihan nilai rata-rata meningkat menjadi 4,7±0,466. Hasil uji wilcoxon terhadap pengetahuan diperoleh nilai Z sebesar -3,326 dengan nilai p 0,0001 dan pada keterampilan nilai Z sebesar -4,684 dengan p 0,0001. Ada pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar dengan media phantom resusitasi jantung paru (PREJARU) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bantuan hidup dasar orang awam.   Kata kunci: BHD, pengetahuan dan keterampilan, PREJARU   TRAINING OF BASIC LIVI SUPPORT WITH THE MEDIA OF PHANTOM RESUSCITATION OF PULSE HEART (PREJARU) IMPROVING BASIC LIFE KNOWLEDGE AND SKILLS IN THE EARLY PEOPLE   ABSTRACT Emergency is a sudden occurrence that demands immediate action that may be due to an epidemic, natural events, for technological disasters, human-caused disputes or events. Coronary Heart Disease in Central Java Province experienced an increase from 0.09% in 2006 to 0.10% in 2007, and 0.11% in 2008. Prevalence of 0.11% means that every 10,000 people there are 11 people suffering from disease Coronary heart. The purpose of this study is to determine the effect of basic life support training with phantom cardiac resuscitation media to improve the knowledge and skills of basic life support for lay people. This study used quantitative pre-experimental methode with one group pre-post test design, the sampling technique uses total 30 respondents. Analysis of the data in this study used  the Wilcoxon test. Data collection techniques using paired t-test. the average value of respondents' knowledge before training was 4.87 ± 2.129 and after training the average value increased to 7.33 ± 2.090. The average value of respondents' skills before training was 2.83 ± 0.95 and after training the average value increased to 4.7 ± 0.466. The results of the Wilcoxon test on knowledge obtained a Z value of -3,326 with a value of p 0,0001 and a skill Z value of -4,684 with p 0,0001. There is the effect of basic life assistance training with phantom cardiac resuscitation media (PREJARU) to increase the knowledge and basic life support skills of ordinary people.   Keyword: Basic Life Support, training and skills, PREJARU