Articles

Found 19 Documents
Search

GAMBARAN PENERAPAN SURGERY PATIENT SAFETY FASE SIGN OUT PADA PASIEN POST OPERASI BEDAH MAYOR DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD KEBUMEN. Hermawan, Indra; -, Saryono; Santoso, Dadi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 10, No 3 (2014): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LP3M STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sign out phase implementation of Surgery Patient Safety is an importantpart in the nursing services. Nurses as the main actors who haveresponsibility to provide services based on patient safety guidelines. Theaim of this study is todetermine descriptively about sign out phase implementation of Surgery PatientSafety on the major surgery postoperative patient in central surgery room (Ind:IBS) of kebumen regional hospital. This is a descriptive research usingobservational and evaluation checklist of Surgery Patient Safety. The samplesconsist of 336 respondents taken by Quotes technique. This research usingunivariate  analysis. There were 100% records to the surgery procedure and name of the surgery,instrument calculation, specimen labeling that need supportive examination, andfollow up plane, and 331 actions of report of inspection and documentation ofinstrument problem. Itcan be concluded that the overview of Surgery Patient Safety in Sign Out Phaseimplementation for the major surgery postoperative patient in central surgeryroom of kebumen regional hospital is categorized good. Keywords:  Major surgery, Postoperative,Surgery patient safety, the sign out phase.
PERANAN MODUL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN ANALISIS KERUSAKAN SISTEM REM ABS (ANTI-LOCK BRAKE SISTEM) Hermawan, Indra; Margo Sulistyo, Suratno
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar dengan penera- pan modul pembelajaran sistem rem ABS (anti-lock brake sistem) sebagai alat bantu pembelajaran terhadap kom- petensi Casis dan Pemindah Daya. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI TKR A, B, dan C SMK Negeri 1 Rembang tahun ajaran 2012/2013. Penelitian menggunakan desain eksperimen sejati. Penentuan ke- lompok perlakuan dilakukan secara random selection. Penelitian mengambil 2 kelas yang dijadikan kelas kontrol dan eksperimen. Pengumpulan data menggunakan tes, analisis data dengan teknik statistik deskriptif. Hasil belajar pada peserta didik pada kompetensi Casis dan Pemindah Daya mengalami peningkatan dengan bantuan modul pembelajaran ABS (anti-lock brake sistem) dengan hasil uji-t yang diperoleh adalah thitung sebesar 2,194 dan nilai ttabel sebesar 1,67.
PERANAN MODUL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN ANALISIS KERUSAKAN SISTEM REM ABS (ANTI-LOCK BRAKE SISTEM) Hermawan, Indra; -, Suwahyo; Sulistyo, Suratno Margo
Automotive Science and Education Journal Vol 2 No 2 (2013): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SISTEM PENERIMAAN KARYAWAN BERBASIS INTERNET DI PT INTIKOM BERLIAN MUSTIKA Hermawan, Indra; Mulyanti, Sri
Jurnal Elektro Unika Atma Jaya Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1631.986 KB)

Abstract

Dewasa ini, jumlah pencari kerja semakin banyak seiring berjalannya waktu. Selain itu, semakin banyak perusahaan membutuhkan tenaga kerja sesuai bidangnya masing-masing. Hal ini menyebabkan banyaknya data pelamar pekerjaan yang harus dikelola. Adanya aplikasi sistem penerimaan karyawan berbasis internet di PT Intikom Berlian Mustika akan menyebabkan data dapat dikelola secara sistematis. Untuk merancang dan membangun aplikasi tersebut diperlukan dukunganperangkat lunak ASP.NET dan SQL Server 2008. Aplikasi ini terdiri dari 2 (dua) modul, yaitu Modul Pelamar Pekerjaan dan Modul Karyawan. Kedua modul memiliki fungsi yang berbeda. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, aplikasi ini mampu menyediakan tempat penyimpanan data agar memudahkan pelamar pekerjaan dalam melamar pekerjaan dan memudahkan staf HRD untuk mengolah data pelamar pekerjaan. Kata kunci: human resource division, pelamar pekerjaan, posisi pekerjaan, lowongan pekerjaan, ASP.NET.
GAMBAR PENETAPAN LOKASI SEBAGAI SYARAT AWAL PERMOHONAN BAGI PEMEGANG HAK UNTUK PERBUATAN PENGALIHAN TANAH DI ATAS HAK PENGELOLAAN DI KOTA BATAM HERMAWAN, INDRA
PREMISE LAW JURNAL Vol 3 (2017): VOLUME III TAHUN 2017
Publisher : PREMISE LAW JURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ground plan is one of the documents on allocating a plot of land in Batam, issued by BP Batam (Batam Exploitation Authority). Since there are many vested interests of its holders, its ownership can be transferred which is usually caused by buy and sell. It is found that ground plan, issued by the BP Batam is an administrative requirement in managing land; therefore, it does not guarantee its legal certainty on land ownership. It only provides physical data of the land allocated to an applicant according to the result of surveying. It is recommended that the legal domicile of the ground plan be strengthened by collaborating with the National Land Agency in order to obtain accurate data and avoid the repeated surveying. Keywords: Ground Plan, Land Rights, Land Transfer
ANALISIS ENERGI DAN EKSERGI PENGERINGAN PISANG MEMANFAATKAN PANAS DARI KONDENSOR AC (AIR CONDITIONER) Hermawan, Indra; Mulia, Mulia
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 2, No 2 (2015): Teknovasi Oktober 2015
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AC (Air Conditioner) yang lebih dikenal dengan pendingin ruangan banyak digunakan baik pada rumah tangga maupun perkantoran. Selama ini AC hanya dimanfaatkan udara dinginnya saja sedangkan panas yang keluar melalui kondensor lebih banyak dibuang ke lingkungan. Panas dari kondensor AC dapat dimanfaatkan untuk pengeringan bahan pangan atau hasil pertanian. Tujuan dari penelitian ini secara umum memanfaatkan panas dari kondensor AC untuk pengeringan pisang, sedangkan tujuan khususnya adalah untuk mengetahui model termodinamik pengeringan pisang serta melakukan kajian energi dan eksergi pada proses pengeringan ini. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh COP dari sistem adalah sebesar 5,25, laju pengeringan (drying rate) sebesar 3,74 gr/menit, energi pengeringan rata-rata adalah 0,68 kW dengan efisiensi energinya adalah 24,83% dan eksergi pengeringan rata-rata adalah sebesar 0,009 kW dengan efisiensi eksergi pengeringan adalah 20,56%.
KAJIAN POTENSI ENERGI PANAS BUANGAN DARI AIR CONDITIONER (AC) Hermawan, Indra; Idris, Iswandi
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 1, No 2 (2014): Teknovasi Oktober 2014
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AC (Air Conditioner) yang lebih dikenal dengan pendingin ruangan, banyak digunakan baik pada rumah tangga maupun perkantoran. Selama ini AC hanya dimanfaatkan udara dinginnya saja, sedangkan panas buangannya lebih banyak dibuang kelingkungan. Secara teori AC yang merupakan suatu sistem dngan siklus kompresi uap, selain udara dinginnya yang dapat dimanfaatkan, panasnya dari kondensornya juga dapat dimanfaatkan, yang biasa disebut dengan sistem kompresi uap hibrid. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar potensi energi yang dimiliki oleh panas buangan dari kondensor AC. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa panas yang dibuang (dilepaskan) dari kondensor AC temperaturnya dapat mencapai maksimum 53,5oC dan rata-ratanya adalah 47,47oC, sedangkan kalor (energi) yang dilepaskan sebesar 0,84 kW atau, udara yang melalui kondensor, setiap 1 kg udara kering menyerap panas sebesar 24,471 kJ dengan volume 0,936 m3. Potensi penyerapan uap air oleh udara adalah 2 g/kg udara kering atau 91,76 gr uap air per menit.
TINJAUAN PERAWATAN MESIN MIXING PADA UD ROTI MAWI Hermawan, Indra; Sitepu, Wikrama Jaya
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 2, No 1 (2015): Teknovasi April 2015
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ditengah ketidakstabilan perekonomian dan semakin tajamnya persaingan di dunia industri, maka merupakan suatu keharusan bagi suatu perusahaan untuk meningkatkan efesiensi kegiatan operasinya. Salah satu hal yang mendukung kegiatan kelancaran operasi pada suatu perusahaan adalah kesiapan mesin – mesin produksi dalam melaksanakan tugasnya. Perawatan (maintenance) berperan penting dalam kegiatan produksi dari suatu perusahaan yang menyangkut kelancaran dan kemacetan produksi, volume produksi, serta produk agar produksi dan diterima konsumen tepat pada waktunya dan menjaga agar tidak terdapat sumber daya yang menganggur karena kerusakan (breakdown) pada mesin sewaktu proses produksi sehingga dapat meminimalkan biaya kehilangan produksi atau bila mungkin biaya tersebut dapat dihilangkan. Pada UD Roti Mawi, mesin mixing sangat memengaruhi dalam pemenuhan kegiatan produksi harian. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara perawatan terhadap mesin mixing yang dilakukan oleh UD Roti Mawi. Hasil yang dicapai adalah mengetahui sistem perawatan mesin mixing, upaya perawatan yang dilakukan serta kekurangan dari sistem perawatan mesin mixing. UD Roti Mawi menggunakan jenis perawatan mesin preventive maintenance dengan masih adanya breakdown pada komponen pendukung mesin mixing tersebut.
PENGARUH MODEL PRAKTEK KERJA INDUSTRI (BLOCK WEEK RELEASE DAN BLOCK MONTH RELEASE ) TERHADAP KOMPETENSI MEMBUBUT SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (STUDI KASUS: SMK N 2 MEDAN) Syahputra, Edy; Nahri, Syamsun; Hermawan, Indra
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 3, No 2 (2016): Teknovasi Oktober 2016
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Praktek kerja industri (prakerin) yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa, ternyata sebahagian dari nilai mata Diklat kejuruan siswa yang telah melakukan prakerin tetap rendah terutama nilai mata Diklat kompetensi membubut. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, dalam pengelolaan pendidikan dan pengajaran dapat dibuat berbagai kebijaksanaan, antara lain melaksanakan Prakerin dengan model block week release atau model block month release. Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah mengetahui Pengaruh Model Praktek Kerja Industri (Block Week Release Dan Block Month Release) Terhadap Kompetensi Membubut Siswa SMK. Sedangkan tujuan khususnya adalah mengetahui keunggulan Prakerin model block week release dalam kompetensi membubut dibandingkan dengan model block month release. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2 dan teknik analisis data menggunakan ANAVA. Tes perbedaan antar sel digunakan dengan menggunakan uji Tuckey. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa siswa yang melakukan Prakerin dengan model block month release memperoleh kompetensi membubut yang lebih tinggi daripada model block week release yaitu Fhitung = 5,32 > Ftabel = 4,08. Siswa yang memiliki bakat teknik tinggi memperoleh kompetensi membubut yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki bakat teknik rendah yaitu Fhitung = 27,44 > Ftabel = 4,08. Selanjutnya ada interaksi antara model Prakerin dengan bakat teknik dalam mempengaruhi kompetensi membubut siswa, hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung = 8,59 > Ftabel = 4,08. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kompetensi membubut siswa kelas III SMK Negeri 2 Medan yang mengikuti model Prakerin block month release lebih unggul dibandingkan dengan model block week release. Siswa yang memiliki bakat teknik rendah lebih sesuai digunakan model block month release, sedangkan bagi siswa yang memiliki bakat teknik tinggi dapat menggunakan model Prakerin block week release maupun block month release.
ESTIMASI WAKTU PERAWATAN PREVENTIVE MESIN PRODUKSI PADA PTPN V SEI TAPUNG Yanti, Susi; Idris, Iswandi; Hermawan, Indra; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 5, No 1 (2018): Teknovasi April 2018
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan perawatan mempunyai peranan yang sangat penting , karena selain sebagai pendukung beroperasinya sistem agar lancar sesuai yang dikehendaki , kegiatan perawatan juga dapat meminimalkan biaya atau kerugian – kerugian yang ditimbulkan karena adanya kerusakan mesin. Depot LPG Gasdom I menghadapi masalah dalam hal perawatan preventif, yaitu dalam menetapkan waktu perawatan mesin. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan alternatif dalam menentukan waktu pelaksanaan kegiatan perawatan preventif , bagi mesin pompa yang dapat meminimalkan biaya perawatan yang dikeluarkan perusahaan. Metode yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan pihak –pihak yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti , hal ini adalah pihak perusahaan dari bagian maintenance. Dari hasil perawatan preventif maka peluang mesin akan rusak untuk mesin beroperasi selama 8 jam sebesar 14,8 % untuk jenis kerusakan A , 8,5 % untuk jenis kerusakan B dan 6,2 % untuk jenis kerusakan C . Maka mesin pompa selama beroperasi 8 jam peluang rusaknya cukup besar , sehingga perlu mendapat perawatan harian. Sehingga cara menentukan perawatan yang tepat bagi mesin pompa pengisap ini adalah dengan cara mesin harus mendapat perawatan sebelum waktu operasi diatas. Atau lebih tepatnya mesin harus dirawat setelah waktu operasi selama 35,27 jam untuk jenis kerusakan A , 51,2 untuk jenis kerusakan B dan 61,05 untuk jenis kerusakan C . dimana waktu diatas merupakan MTBM nya atau waktu rata-rata perawatannya Keyword: waktu perawatan, perawatan preventif, mesin pompa, MTBM