Articles

Found 18 Documents
Search

FABRIKASI DAN KARAKTERISASI KRISTAL FOTONIK SATU DIMENSI UNTUK APLIKASI DIVAIS LASER PLANAR Hidayat, Sahrul
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2280.811 KB) | DOI: 10.24198/ijas.v1i1.1843

Abstract

Fabrication of 1D photonic crystal using hybrid polymer for planar laser application has been carried out. The hybrid polymer material was synthesized by sol-gel route using 3-(Trimethoxysilyl) propyl methacrylate (TMSPMA) as monomer. Then, the hybrid polymer is modified with (4-dicyanmethylene-2-methyl-6-(p-dimethyl-aminostyryl)-4H-Pyran (DCM) by guest-host method. Fabrications of 1D photonic crystal have been conducted by Lloyd Mirror interference method. The results of characterization show that organic-dye (DCM) good incorporated with hybrid polymer in sub-micrometer scale. The hybrid polymer can change from gel into solid by irradiated using UV-light. The Lloyd Mirror interference method was used to make light patterns in sub-micrometer order for fabrication of 1D photonic crystal. We found it method is quite well for fabrication of 1D photonic crystal with various periods.******Telah dilakukan fabrikasi kristal fotonik satu dimensi (1D) dari bahan polimer hibrid, untuk diaplikasikan sebagai divais laser planar. Bahan polimer hibrid diperoleh secara sintesis dari 3-(Trimethoxysilyl)propyl methacrylate (TMSPMA) dengan metode sol-gel. Untuk mengaktifkan sifat lasingnya, prekursor polimer hibrid dimodifikasi dengan kromofor (4-dicyanmethylene-2-methyl-6-(p-dimethyl-aminostyryl)-4H-Pyran (DCM) melalui metode guest-host. Selanjutnya dilakukan fabrikasi kristal fotonik 1D dengan teknik interferensi Lloyd Mirror. Hasil pengujian menunjukkan bahwa polimer hibrid dapat bersatu secara homogen dengan kromofor DCM. Polimer hibrid dapat berubah fasa dari gel menjadi padat apabila disinari dengan cahaya UV. Fabrikasi kristal fotonik 1D dapat dilakukan dengan menggunakan berkas cahaya terpola, yang dihasilkan dari metode interferensi Lloyd Mirror. Metode tersebut telah diketahui cukup baik untuk memfabrikasi kristal fotonik 1D dengan beragam periode kisi.
SINTESIS POLIANILIN DAN KARAKTERISTIK KINERJANYA SEBAGAI ANODA PADA SISTEM BATERAI ASAM SULFAT Hidayat, Sahrul; WAHYU ALAMSYAH, IMAN RAHAYU, Chandra Leonardo, MARIAH KARTAWIDJAJA,
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 01 (2016): Jurnal Material dan Energi Indonesia
Publisher : Jurnal Material dan Energi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.262 KB)

Abstract

Polianilin (PANi) merupakan salah satu polimer konduktif yang memiliki sifat unggul dibandingkan polimer konduktif lainnya. Keunggulan tersebut diantaranya adalah stabilitas kimia dan fisikanya sangat baik, reaksi redoksnya bersifat reversibel, memiliki rentang konduktivitas yang lebar dan dapat disintesis dengan metode elektrokimia ataupun kimia. Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis PANi dengan metode kimia dan mengaplikasikannya sebagai elektroda pada sistem baterai isi ulang PANi/H2SO4/PbO2. PANi disintesis dari monomer anilin di dalam pelarut 1M H2SO4 dengan menggunakan inisiator amonium peroksidisulfat. Hasil dari sintesis secara kimia diperoleh serbuk PANi dalam bentuk basa emeraldin dengan warna coklat kehitaman. Serbuk PANi selanjutnya dibuat menjadi elektroda dengan cara dilarutkan di dalam n-metilpirrolidinon (NMP) dan dideposisikan di atas substrat aluminium foil. Elektroda PANi selanjutnya dipasangkan dengan PbO2 membentuk sistem baterai isi ulang dengan elektrolit H2SO4. Kajian yang dilakukan adalah menguji kinerja baterai PANi/H2SO4/PbO2 terhadap variasi konsentrasi elektrolit. Hasil pengujian menunjukkan tegangan terbuka sistem baterai tersebut adalah 2,1 Volt. Tegangan kerja baterai bervariasi dari 1,5 Volt sampai 2 Volt pada pembebanan dengan arus konstan sekitar 10 mA sampai 80 mA. Selain itu, berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa semakin rendah konsentasi elektrolit maka semakin kecil rentang dari tegangan kerja baterai tersebut.
PENGARUH SUHU SINTERING TERHADAP PENINGKATAN KONDUKTIVITAS LITIUM BESI FOSFAT TERKOMPOSIT KARBON SEBAGAI BAHAN KATODE BATERAI ION LITIUM Rahayu, Iman; Liamita, Christi; Rostika, Atiek; Rustaman, R; Hidayat, Sahrul
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016): Jurnal Material dan Energi Indonesia
Publisher : Jurnal Material dan Energi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.307 KB)

Abstract

Litium besi fosfat (LiFePO4) merupakan material katode dari baterai ion litium yang memiliki kapasitas teoretik yang cukup tinggi yaitu 170 mAh/g memiliki tegangan stabil  3,5 V dan ramah lingkungan. Namun material ini memiliki kekurangan, yaitu konduktivitas elektronik dan koefisien difusi ion litiumnya yang rendah. Untuk lebih meningkatkan konduktivitas elektroniknya dengan memperkecil ukuran partikel dengan mengoptimalkan kondisi sintesis (prekursor, suhu dan waktu). Pada penelitian ini meningkatkan konduktivitas LiFePO4/C dengan mengoptimalkan suhu sintering. LiFePO4/C disintesis dengan sintesis kimia padat dari prekursor LiH2PO4, Fe2O3, dan karbon dengan variasi suhu sintering 800oC, 850oC, 870oC, dan 900oC. Hasil penelitian menunjukkan, dari data XRD dapat diidentifikasi sampel dengan suhu sintering 850oC, 870oC, dan 900oC sebagai LiFePO4/C dengan bentuk kristal ortorombik. LiFePO4/C dengan suhu sintering 870oC memiliki kapasitas spesifik yang lebih baik sebesar 17,6 mAh.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI POLIANILINA DOPING ASAM KLORIDA DENGAN METODE INTERFASIAL Rahayu, Iman; Wijayati, Annisa; Hidayat, Sahrul
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 1, No. 2, November 2015
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Syarif Hidayatullah State Islamic Uni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.477 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v0i0.3143

Abstract

The growing interest in nanostructured conducting polymers is caused by expanding area of their practical application. Conducting polymers can be used in new electronic devices (transistors, displays, sensors, energy storage and memory cells), materials for shielding electromagnetic irradiation, inhibition of corrosion, membrane constructing, catalysis and medicine. The studies of polyaniline (PANI) and other conducting polymers have shown that they possess semiconducting properties. Due to its high stability and unique complex of properties, PANI was the first among conducting polymers to be used in practice as an electrode material for batteries, as a corrosion inhibitor and detecting material for sensors. PANI without dopant material possesses controlled conductivity 10-10 S?cm-1. PANI was synthesized by the interfacial method by oxidation of aniline with ammonium peroxydisulfate (APS) as an oxidant in an immiscible organic/aqueous biphasic system, with hydrochloric acid as dopant. An organic phase contained aniline dissolved in toluene, while the oxidant was dissolved in acid. The produced PANIs have conductivities in the range 0.03-0.07 S.cm?1. Their nanofiber morphology was confirmed by scanning electron microscopy (SEM). Molecular structure of synthesized PANIs was investigated by FTIR Spectroscopy. DOI :http://dx.doi.org/10.15408/jkv.v0i0.3143
Kajian Pembuatan Oksida Grafit untuk Produksi Oksida Grafena dalam Jumlah Besar (Halaman 26 s.d. 29) Syakir, Norman; Nurlina, Rhesti; Anam, Syafiul; Aprilia, Annisa; Hidayat, Sahrul; -, Fitrilawati
Jurnal Fisika Indonesia Vol 19, No 56 (2015)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.608 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24354

Abstract

Oksida grafit (GO) telah berhasil disintesis menggunakan metode Hummers dari serbuk grafit dengan pelarut asam sulfat (H2SO4), natrium nitrat (NaNO3), kalium permanganat (KMnO4), dan hidrogen peroksida (H2O2).  Hasil sintesis berupa pasta dicuci dengan asam klorida (HCl) dan akuades berulang-ulang untuk mendapatkan GO yang relatif murni.  Pasta tersebut selanjutnya dikeringkan dan digerus untuk karakterisasi EDS (Energy Dispersive Spectroscopy), difraksi XRD (X-ray Difraction), dan spektroskopi FTIR (Fourier Transform Infrared).  Untuk mengupas lembaran GO menjadi lapisan lebih tipis, pasta yang dihasilkan tersebut didispersikan dalam akuades, kemudian disonikasi serta disentrifugasi.  Hasil yang didapat dikarakterisasi dengan menggunakan spektroskopi UV-Vis.  Hasil karakterisasi sampel serbuk menunjukkan telah terjadi perubahan struktur grafit dengan terbentuknya gugus-gugus fungsional oksigen.
Model Pencekram Beban Pintar Metode Elektromagnetik Yuda Mindara, Jajat; Kin Men, Liu; Setianto, Setianto; Hidayat, Sahrul
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Vol 1, No 01 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.886 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i01.10914

Abstract

Kecakapan robot tergantung pada piranti yang dipasang pada lengan robot yang disebut end effector. Ada dua jenis end effector yaitu Peralatan (Tools) dan Pencengkram (Gripper), umumnya robot yang digunakan pada bidang industri menggunakan kedua jenis tersebut. Contoh untuk Tools. digunakan untuk melakukan operasi pada suatu objek, contohnya bor, penyemprot cat, gerinda, alat las, dan banyak lainnya. Jenis Gripper yaitu suatu piranti yang dapat digunakan untuk memegang atau mencekram sebuah objek, contohnya tangan mekanik dan piranti pengait dengan metoda elektromagnetik atau metoda hisap. Pencekram metoda elektromagnetik dapat digunakan untuk mengangkat objek bahan logam khusunya besi. Pencekram ini pada prinsinya menggunakan hukum Biot savart, yaitu medan magnet pada lilitan kawat yang ditimbulkan akibat arus listrik. Model pencekram beban pintar  yang didesain dimana pemberian arus berdasarkan beban terangkat, dengan peraba terang atau gelap menggunakan piranti Light Dependence Resistor (LDR)
Alat Perangkap Hama dengan Metode Cahaya UV dan Sumber Listrik Panel Surya Alamsyah, Wahyu; Nurhilal, Otong; Yuda Mindara, Jajat; Hi Saad, Aswad; Setianto, Setianto; Hidayat, Sahrul
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Vol 1, No 01 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.691 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i01.10915

Abstract

Pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, telah berhasil didesain dan dibuat alat perangkap hama dengan basis cahaya UV yang sumber listriknya dari panel surya. Untuk memudahkan di dalam  penggunaannya, alat telah dilengkapi dengan kontroler sehingga pengisian baterai dan penyalaan lampu dapat diatur waktunya secara otomatis. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, alat dapat berfungsi dengan baik, yaitu pengisian baterai berlangsung normal dan pada saat matahari terbenam, secara otomatis lampu UV menyala selama 10 jam. Setelah menyala 10 jam lampu UV akan mati secara otomatis untuk menghemat dan mengefisiensikan daya listrik yang digunakan. Berdasarkan hasil pengujian alat telah berfungsi dengan baik dan dapat menjebak hama yang biasa aktif di malam hari.
Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Gas CO berbasis Nirkabel RF untuk Pemantauan Kondisi Pencemaran Udara Suryaningsih, Sri; Yuda Mindara, Jajat; Hidayat, Sahrul; Chaerunnisa, Irmha
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Vol 1, No 01 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.676 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i01.10905

Abstract

Pencemaran gas karbon monoksida sebagai gas buang menigkat setiap tahun seiring dengan penigkatan jumlah pengguna kendaraan bermotor. Karbon monoksida memberi dampak yang membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia bahkan berujung kematian. Pada penelitian ini telah diciptakan sebuah alat ukur gas CO dengan menggunakan sensor gas CO MQ-9 guna mendeteksi dan mengukur konsentrasi gas CO di udara. Perangkat ini menggunakan teknologi nirkabel RF sehingga dapat digunakan dari jarak jauh dan tidak membahayakan peneliti dari menghirup gas. Pengujian awal dilakukan dengan membandingkan besaran nilai yang dihasilkan alat ini dengan gas CO berkonsentrasi 0 – 1000 ppm. Dari hasil pengujian tersebut didapat tingkat kesalahan kalibrasi sebesar 22,83%. Perangkat yang telah dikalibrasi kemudian diuji di lokasi yang berbeda untuk mendeteksi dan mengukur jumlah gas CO di lokasi tersebut. Hasil pengujian di beberapa lokasi, didapat data konsentrasi gas CO sebesar 1,89 ppm pada daerah yang tidak berpotensi adanya polusi dan 103,35 ppm pada daerah yang berpotensi adanya polusi.
Alat Perangkap Hama dengan Metode Cahaya UV dan Sumber Listrik Panel Surya Alamsyah, Wahyu; Nurhilal, Otong; Yuda Mindara, Jajat; Hi Saad, Aswad; Setianto, Setianto; Hidayat, Sahrul
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Vol 1, No 01 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.691 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i01.10915

Abstract

Pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, telah berhasil didesain dan dibuat alat perangkap hama dengan basis cahaya UV yang sumber listriknya dari panel surya. Untuk memudahkan di dalam  penggunaannya, alat telah dilengkapi dengan kontroler sehingga pengisian baterai dan penyalaan lampu dapat diatur waktunya secara otomatis. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, alat dapat berfungsi dengan baik, yaitu pengisian baterai berlangsung normal dan pada saat matahari terbenam, secara otomatis lampu UV menyala selama 10 jam. Setelah menyala 10 jam lampu UV akan mati secara otomatis untuk menghemat dan mengefisiensikan daya listrik yang digunakan. Berdasarkan hasil pengujian alat telah berfungsi dengan baik dan dapat menjebak hama yang biasa aktif di malam hari.
Model Pencekram Beban Pintar Metode Elektromagnetik Yuda Mindara, Jajat; Kin Men, Liu; Setianto, Setianto; Hidayat, Sahrul
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika Vol 1, No 01 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.886 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i01.10914

Abstract

Kecakapan robot tergantung pada piranti yang dipasang pada lengan robot yang disebut end effector. Ada dua jenis end effector yaitu Peralatan (Tools) dan Pencengkram (Gripper), umumnya robot yang digunakan pada bidang industri menggunakan kedua jenis tersebut. Contoh untuk Tools. digunakan untuk melakukan operasi pada suatu objek, contohnya bor, penyemprot cat, gerinda, alat las, dan banyak lainnya. Jenis Gripper yaitu suatu piranti yang dapat digunakan untuk memegang atau mencekram sebuah objek, contohnya tangan mekanik dan piranti pengait dengan metoda elektromagnetik atau metoda hisap. Pencekram metoda elektromagnetik dapat digunakan untuk mengangkat objek bahan logam khusunya besi. Pencekram ini pada prinsinya menggunakan hukum Biot savart, yaitu medan magnet pada lilitan kawat yang ditimbulkan akibat arus listrik. Model pencekram beban pintar  yang didesain dimana pemberian arus berdasarkan beban terangkat, dengan peraba terang atau gelap menggunakan piranti Light Dependence Resistor (LDR)