Iqbal Hilal
Unknown Affiliation

Published : 55 Documents
Articles

IMPLIKATUR PERCAKAPAN WACANA POJOK LAMPUNG POST DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Mujiasih, Mujiasih; Rusminto, Nurlaksana Eko; Hilal, Iqbal
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to describe conversational implicature of Pojok Lampung Post newspaper June 2012 edition and this implication toward learning Bahasa Indonesia in senior high school. Research method was descriptive qualitative. Research’s result was conversational implicature of Pojok Lampung Post with nonliteral-direct speech act to criticize common issues; literal-indirect speech act to soften criticism, request, and prohibition towards goverment’s policy for issues that have been clearly revealed; and nonliteral-indirect speech act to criticize political issues that the truth has been revealed to the public and he believes the readers know the facts and have no difficulty in understanding the purpose that he wanted to convey. The result of the research can be implicated to learning Bahasa Indonesia in senior high school as learning material in every language skill.Penelitian ini untuk mendeskripsikan implikatur percakapan pada kolom Pojok Lampung Post edisi Juni 2012 dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa implikatur percakapan pada Pojok Lampung Post dengan tindak tutur langsung tidak literal untuk mengkritik kebijakan penguasa dalam isu yang bersifat umum; tindak tutur tidak langsung literal untuk memperhalus kecaman, permintaan, dan larangan terhadap kebijakan penguasa yang belum jelas terungkap; dan tindak tutur tidak langsung tidak literal untuk mengkritik isu-isu politik yang kebenarannya telah terungkap kepada publik dan redaktur meyakini pembacanya mengetahui fakta tersebut dan tidak mengalami kesulitan dalam memahami maksud yang hendak ia sampaikan. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA sebagai materi pembelajaran dalam setiap keterampilan berbahasa.Kata kunci: implikatur percakapan, pembelajaran bahasa, tindak tutur.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA N 1 PRINGSEWU Eviyana, Kalisa; Hilal, Iqbal; Karomani, Karomani
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research is the learning about writing negotiation text at X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu. The objective is describing the learning of writing negotiation text, especially X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu in 2013/ 2014. The method is descriptive qualitative research. The subjects are the teacher and the students. According to the results, it was concluded that lesson plan made by the teacher in overall had been created based on the component expected in Curriculum 2013. The implementation of learning also showed that it had been pointed to the application of Curriculum 2013, that is applying scientific approach. The evaluation from the teacher then consists of non-test evaluation and test evaluation. Therefore, it can be concluded that the learning about writing negotiation text at X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu had been implemented well by the teacher and the students.Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran menulis teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran menulis teks negosiasi khususnya siswa SMA kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu tahun pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran yang dibuat guru secara keseluruhan telah dirancang berdasarkan komponen yang dituntut ada dalam Kurikulum 2013. Hasil pelaksanaan pembelajaran juga menunjukkan bahwa pembelajaran telah diarahkan pada pengaplikasian kurikulum 2013, yakni menerapkan pendekatan scientific. Kemudian, penilaian yang dilakukan guru meliputi penilaian nontes dan penilaian tes. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis teks negosiasi pada siswa kelas X SMA N 1 Pringsewu tahun pelajaran 2013/2014 telah dilaksanakan oleh guru dan siswa dengan baik.Kata kunci: menulis, negosiasi, pembelajaran.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA TINGKAT SEKOLAH DASAR Oktaria, Mira; Hilal, Iqbal; Tarmini, Wini
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is about codeswitching and code mixing in process of study on elementary school. The purpose of this research to describe type of codeswitching and code mixing and cause of codeswitching and code mixing. This research used descriptive qualitative design. The data source was a ten years who is in elementary school. The data was speech act of Indonesia and culture language by the subject. The result show in speech act is a type of codeswitching by teacher and student are external codeswitching and internal codeswitching. The cause of codeswitching are speaker, listener, and change about topic discussion. Type of code mixing by teacher are insert of word, insert of phrase, insert of clause. Type of code mixing by student only insert of word. The cause of code mixing by tacher and student are background of attitude speaker and language.Masalah dalam penelitian ini adalah alih kode dan campur kode di kelas IV SDN 1 Gedungdalom, Kabupaten Pesawaran. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta penyebabnya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif, dengan data berupa tuturan guru dan siswa. Data dimaksud diperoleh melalui pengamatan, rekaman dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode yang sering muncul dilakukan guru dan siswa adalah alih kode ekstern, sedangkan faktor yang paling sering menyebabkan guru dan siswa melakukan alih kode adalah faktor pembicara atau penutur. Campur kode yang sering dilakukan guru dan siswa berupa penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata. Penyebab yang sering terjadinya campur kode pada guru dan siswa berupa faktor kebahasaan.Kata kunci: alih kode, bentuk-bentuk, campur kode, penyebab.
PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SMPN 1 GUNUNGSUGIH Marysa, Rizki; Hilal, Iqbal; Agustina, Eka Sofia
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research is how does implementation of character education in the process of learning Indonesian Language and Literature in SMP 1 Gunung Sugih. This research aim is to describe the implementation of character education in the proses of learning Indonesian Language and literature in SMPN 1 Gunung Sugih year 2012/2013. The research was designed by descriptive qualitative, data research retrieval was done by using obsevation and documentation. The result of this research indicates that the teaching plan made by the teacher includes intial activity, main activity, and closing activity. The implementation of character education in SMPN 1 Gunung Sugih is not yet maximum. Furthermore, the result of this research indicate there are eight points of character value in the learning of Indonesian language which are religious, honest, tolerant, discipline, creative, environment care, social care and responsible.Permasalahan dalam dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter pada proses pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP N 1 Gunung Sugih. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter pada proses pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMP N 1 Gunung Sugih tahun ajaran 2012/2013. Penelitian dirancang menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang dibuat oleh guru terdiri atas kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pelaksanaan pendidikan karakter di SMP N 1 Gunung Sugih belum maksimal. Kemudian hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan nilai karakter yang terdapat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu nilai karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, menjaga lingkungan, peduli sosial dan tanggung jawab.Kata kunci: karakter, pembelajaran, pendidikan.
KEMAMPUAN MENENTUKAN RELASI MAKNA PADA SISWA KELAS XI SMA N 1 BANJIT Halimah, Yetni; Karomani, Karomani; Hilal, Iqbal
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem at this research is how does the ability of student in XI class of SMA N 1 Banjit in determining the meaning relation. The aim of this research is to describe the ability of student in XI class of SMA N 1 Banjit in choosing the relation of meaning. The method of this research uses desciptive method. This research data is colected through the written tes of instrument which is consisting 50 objective questions that are 30 multiple choice questions, 10 make and match questions and 10 esay questions. The instrument has been tested by realibility as many as 0,962. The result of this research shows that the average value of student ability in choosing the relation meaning is 69 include enough category. The high average value takes in determining hiponym that are 79. While the lowest average values are 60 which include less category.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kemampuan menentukan relasi makna pada siswa kelas XI SMA N 1 Banjit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan menentukan relasi makna siswa kelas XI SMA N 1 Banjit. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis berisi 50 soal objektif, berupa 30 soal pilihan ganda, 10 soal menjodohkan dan 10 soal isian singkat. Instrumen telah dicobaujikan dengan realiabilitas sebesar 0,962. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan siswa menentukan relasi makna sebesar 69 Dan termasuk kategori cukup. Skor rata-rata tertinggi berada pada apsek menentukan hiponim yakni sebesar 79 termasuk kategori baik. Sedangkan skor rata-rata terendah berada pada aspek menentukan polisemi yakni sebesar 60 termasuk kategori kurang.Kata kunci: kemampuan, menentukan, relasi makna.
PEMBELAJARAN MEMBACA ASPEK KEBAHASAAN PADA SISWA KELAS XI SMAN 13 BANDAR LAMPUNG Kusumadewi, Mukti Arum; Hilal, Iqbal; Suyanto, Edi
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe the literary aspect of reading learning in students of class XI SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Method used in this research is descriptive qualitative. The result showed that the teacher has done the three stages of learning activities in the planning, implementation, and evaluation. The planning of learning components that match the learning scenario, the suitability of learning techniques, as well as the completeness of the instrument while the components that havent fit the learning objectives as it is less in accordance with the format ABCD, while election material, and the selection of learning resources because it does not match the learning objectives. The implementation of learning activities include learning activities are seen reading, discussion, and presentation. The evaluation conducted by the teachers include assessment results with the techniques of written tests.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran membaca aspek kebahasaan pada siswa kelas XI SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap kegiatan dalam pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada perencanaan pembelajaran komponen yang sesuai antara lain skenario pembelajaran, kesesuaian teknik pembelajaran, serta kelengkapan instrumen sedangkan komponen yang belum sesuai yaitu tujuan pembelajaran karena kurang sesuai dengan format ABCD, sedangkan pemilihan materi, dan pemilihan sumber belajar karena tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pada pelaksanaan pembelajaran terlihat aktivitas pembelajaran meliputi kegiatan membaca, diskusi, dan persentasi. Evaluasi yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian hasil dengan teknik tes tertulis.Kata kunci: aspek kebahasaan, evaluasi, membaca, pelaksanaan, perencanaan.
KEMAMPUAN MENULIS BUKU HARIAN PADA SISWA KELAS VII MTs AL-HIDAYAH SRI KUNCORO Mariyana, Restu Eka; Hilal, Iqbal; Widodo, Mulyanto
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem in this research is how the students ability diary of in writing class VII MTs Al-Hidayah Sri Kuncoro, Semaka Tanggamus. This research aimed to describe the ability to write a diary on class VII MTs Al-Hidayah Sri Kuncoro. The method that is used is descriptive. The population consists of 105 students spread into 3 class. Data collected through diary writing tests. Sample of this reseach consists of 21 students. Results of this study demonstrate the ability of students to write a diary quite enough, with an average score of 6,7. The weaknesss in the student diary lies in the dot and the use of capital letter with an avarage score of 5,1 including less category. While the highest score lies in the aspct of completeness element with an average score of 8,8 and including the category very well.Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana kemampuan menulis buku harian siswa kelas VII MTs Sri Kuncoro, Semaka, Tanggamus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis buku harian pada siswa kelas VII MTs Al-Hidayah Sri Kuncoro. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 105 siswa yang tersebar dalam 3 kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui Tes Menulis Buku Harian. Sampel penelitian ini berjumlah 21 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan menulis buku harian siswa tergolong cukup, yaitu dengan skor rata-rata sebesar 6,7. Kelemahan siswa dalam menulis buku harian terletak pada aspek Ejaan Yang Disempurnakan, kesalahan tersebut terletak pada penggunaan tanda baca titik dan penggunaan huruf kapital dengan skor rata-rata 5,1temasuk kategori kurang. Sedangkan skor rata-rata tertinggi terletak pada aspek kelengkapan unsur dengan skor rata-rata 8,8 dan termasuk kategori sangat baik.Kata kunci: buku harian, kemampuan, menulis.
PENGGUNAAN KONJUNGTOR PADA KUMPULAN CERPEN MILANA KARYA BERNARD BATUBARA DAN PEMBELAJARANNYA Purnama Sari, Z. Soraya Ayu; Tarmini, Wini; Hilal, Iqbal
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research is the use of conjunction in the short stories anthology of Milana written by Bernard Batubara and its use in teaching act in SMP. The purpose of this research is to describe the use of conjunction in the stories and its use in teaching act in SMP. This research used descriptive method. The data resources were five stories taken from anthology of Milana written by Bernard Batubara. The data collection techniques which used was documentation technique. Based on the analysis result, there are found (1) coordinative conjunction, (2) subordinative conjunction, (3) correlative conjunction, and (4) conjunction between sentences. Milana is worthy to be used as teaching material in SMP because it has variety examples of conjunctions.Masalah penelitian ini adalah penggunaan konjungtor pada kumpulan cerpen Milana karya Bernard Batubara dan pembelajarannya di SMP. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan konjungtor dalam cerpen tersebut dan pembelajarannya di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah lima cerpen dari kumcer Milana karya Bernard Batubara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) penggunaan konjungtor koordinatif, (2) penggunaan konjungtor subordinatif, (3) penggunaan konjungtor korelatif, dan (4) penggunaan konjungtor antarkalimat. Kumcer Milana layak digunakan sebagai bahan ajar siswa di SMP karena memiliki bermacam contoh penggunaan konjungtor.Kata kunci: konjungtor, kumpulan cerpen Milana, penggunaan sebagai bahan ajar.
PRINSIP KERJA SAMA TUTURAN ANTARTOKOH NOVEL RANAH 3 WARNA Janurwati, Umi; Hilal, Iqbal; Nazaruddin, Kahfie
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem is the principle of cooperation novel Ranah 3 Warna. The goal is to describe the principle of cooperation Novel Ranah 3 Warna. Using descriptive methods. The data sources is Novel Ranah 3 Warna, 473 pages . The results include the principle of cooperation and compliance violations. Overall, (74.80%) comply with all maxims; (5.24%) comply with quality, relation, manner, breaking quantity; (4.44%) obey quantity, relation, manner, breaking quality; (1.41% ) obey the quantity, quality, manner, breaking relations; (0.81%) obey the quantity, quality, relation, breaking ways; (1.01%) obey relations, ways, breaking the quantity and quality; (1.61%) obey quality and how, breaking the quantity and relations; (0.20%) and quantity obey relations, quality and manner violated; (0.81%) obey the quality, quantity breaking, relationships, ways; (1.82%) obey the relation, breaking the quantity, quality, ways; (0.20%) obey the way, breaking the quantity, quality, relation, (0.20%) violated all maxims.Masalah penelitian ini adalah prinsip kerja sama novel Ranah 3 Warna. Tujuannya mendeskripsikan prinsip kerja sama novel Ranah 3 Warna. Menggunakan metode deskriptif. Sumber data novel Ranah 3 Warna, tebal halaman 473. Hasil penelitian prinsip kerja sama meliputi penaatan dan pelanggaran. Secara keseluruhan, (74,80%) menaati semua maksim; (5,24%) menaati kualitas, relasi, cara, melanggar kuantitas; (4,44%) menaati kuantitas, relasi, cara, melanggar kualitas; (1,41%) menaati kuantitas, kualitas, cara, melanggar relasi; (0,81%) menaati kuantitas, kualitas, relasi, melanggar cara; (1,01%) menaati relasi, cara, melanggar kuantitas dan kualitas; (1,61%) menaati kualitas dan cara, melanggar kuantitas dan relasi; (0,20%) menaati kuantitas dan relasi, melanggar kualitas dan cara; (0,81%) menaati kualitas, melanggar kuantitas, relasi, cara; (1,82%) menaati relasi, melanggar kuantitas, kualitas, dan cara; (0,20%) menaati cara, melanggar kuantitas, kualitas, relasi; (0,20%) melanggar semua maksim.Kata kunci: maxim, novel, prinsip kerja sama.
KEMAMPUAN MENULIS PERSUASI SISWA KELAS X MA AL FATAH NATAR Robbani, M. Burhanudin; Hilal, Iqbal; Agustina, Eka Sofia
JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya) Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the ability of writing persuasion essay of the first class students at the Senior High School of Al Fatah Natar at the school year 2013/2014. The results showed that (1) the ability of writing persuasion essay is classified as enough with average of 68,4 and interval of 55—69; (2) cohesiveness is classified as good with average of 70,9 and interval of 70—84, (3)   coherence is classified as enough with average of 69,1 and interval of 55—69; (4) effectivity is classified as enough with average of 65,2 and interval of 55—69; (5) diction is classified as enough with average of 65,4 and interval of 55—69; (6) the usages of perfected orthography (EYD)  is classified enough with average of 69,5 and interval of 55—69.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan persuasi siswa kelas X MA Al Fatah Natar tahun pelajaran 2013/2014.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat kemampuan menulis persuasi siswa kelas X MA Al Fatah Natar tahun pelajaran 2013/2014 tergolong cukup karena berada pada interval 55—69, yakni de-ngan skor rata-rata 68,4;  (2) skor rata-rata aspek kesatuan gagasan (kohesi) 70,9 tergolong baik karena berada pada interval 70—84; (3)  skor rata-rata kepaduan gagasan (koherensi)  69,1 tergolong  cukup karena berada pada interval 55—69; (4) skor rata-rata aspek struktur kalimat (efektivitas) 65,2 tergolong cukup karena berada pada interval55—69; (5) skor rata-rata aspek pemilihan kata (diksi)  65,4 tergolong cukup karena berada pada interval 55—69;  (6) skor rata-rata aspek penggunaan ejaan 69,5 tergolong  cukup karena berada pada interval 55—69. Kata kunci: kemampuan, menulis persuasi, siswa al fatah.