Hisbullah Hisbullah
Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBUATAN PAPAN KOMPOSIT DARI PLASTIK DAUR ULANG DAN SERBUK KAYU SERTA JERAMI SEBAGAI FILLER Mulana, Farid; Hisbullah, Hisbullah; Iskandar, Iskandar
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.313 KB)

Abstract

Production of composites was done by mixing the filler and matrix. The common matrix used to produce composite is plastic ore with types of poly propylene, poly ethylene and others. To know the characteristics of composite boards made from recycled plastic type poly ethylene so this research was conducted. This research aims to create a composite board made of solid waste sawdust and straw as a filler and recycled plastics as the matrix and to find out more details of the influence of variable solid waste types and ratio of solid waste weight and plastic toward the quality of the composite board product. Composite board manufacturing process was carried out by hot press method at a temperature of 145 oC for 20 minutes. The composite board products are tested on value of hardness, tensile strength, and thermal value. The results showed that the use of sawdust as a filler resulted the composite hardness value that is better (R79,5) compared with straw (R67) at a ratio of filler composition: matrix of 80:20 respectively. The use of sawdust also gives the value of tensile strength of 6.86 MPa that is better than the using a straw that valued of 3.62 MPa at composition ratio of filler: to matrix (60:40). Largest amount of heat needed to melt the composite boards are 31.19 J/g and 14.02 J/g at composition ratio sawdust: recycled plastics of 80:20 and at composition ratio straw: recycled plastics of 80:20, respectively. Visually composite board with a composition of sawdust:plastic HDPE 50:50 looks better with bright colors and shiny.Keywords: Composite, Solid waste, Plastic, Matrix, Filler,  Poly ethylene
KONTRIBUSI POWER LENGAN DAN TUNGKAI TERHADAP HASIL PUKULAN SMASH PENUH CABANG BULUTANGKIS PADA MAHASISWA PENJASKESREK FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2010 Hisbullah, Hisbullah; Saifuddin, Saifuddin; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 3 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

ABSTRAK Bulutangkis merupakan salah satu permainan yang berkembang dengan baik di Indonesia. Perkembangan ini didasari karena bulutangkis merupakan permainan yang mudah dilakukan. Pukulan smash penuh merupakan salah satu pukulan yang memiliki manfaat besar untuk menekan permainan lawan, merusak pertahanan lawan dan sarana untuk mengumpulkan poin. Pukulan smash penuh adalah pukulan overhead (atas) yang diarahkan ke bawah dan dilakukan dengan tenaga penuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi power lengan dan tungkai terhadap hasil pukulan smash penuh cabang bulutangkis pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010 yang telah lulus mata kuliah T.P Bulutangkis dengan nilai A sebanyak 24 orang. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan melalui purposive sampling atau sampel bertujuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) Pengukuran power lengan; 2) Pengukuran power tungkai; 3) Pengukuran pukulan smash penuh bulutangkis. Data diolah dengan menggunakan statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata (mean), standart deviasi (SD) dan uji korelasional. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) Terdapat kontribusi yang signifikan antara power lengan terhadap pukulan smash penuh, hal tersebut ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0.95 (90.25%) pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010, (2) Terdapat kontribusi yang signifikan antara power tungkai terhadap pukulan smash penuh, hal tersebut ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0.97 (94.09%) pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010, dan (3) Terdapat kontribusi yang signifikan antara power lengan dan power tungkai terhadap pukulan smash penuh, hal tersebut ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0.96, sehingga secara bersama-sama dan memberikan kontribusi sebesar 92.16% pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010. Jadi, kontribusi power lengan dan tungkai terhadap hasil pukulan smash penuh cabang bulutangkis pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010 adalah 92.17%. Kata kunci : power, lengan, tungkai, pukulan smash, dan bulutangkis.
PEMANFAATAN SELULOSA DARI LIMBAH KULIT BUAH PINANG SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOPLASTIK Tamiogy, Wahyu Ramadhani; Kardisa, Anis; Hisbullah, Hisbullah; Aprilia, Sri
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.691 KB) | DOI: 10.23955/rkl.v14i1.11517

Abstract

Bioplastik adalah salah satu jenis plastik yang terbuat dari sumber biomassa terbarukan. Selulosa dari kulit buah pinang berpotensi sebagai bahan baku pembuatan bioplastik dengan menggunakan gliserol sebagai plastizicer. Tujuan penelitian ini untuk membuat film plastik biodegradable, dimana prosedur penelitian adalah isolasi alfa-selulosa dengan metode delignifikasi, pembuatan bioplastik dengan metode solution casting dan karakterisasi bioplastik. Selulosa yang telah diekstraksi dari kulit buah pinang digunakan untuk pembuatan film plastik. Ekstraksi selulosa menggunakan variasi konsentrasi NaOH saat delignifikasi sebesar 15%, 20%, dan 25% dan bleaching dengan NaOCl 3,5%. Sedangkan pembuatan film plastik menggunakan variasi perbandingan gliserol 0,5 gram, 1 gram, dan 1,5 gram. Dimana karakteristik  bioplastik terbaik pada penelitian ini diperoleh pada konsentrasi pelarut NaOH 20% dengan penambahan gliserol 1,5 gram di dapat densitas   sebesar 0,3 gr/ml, daya serap terhadap air 128,57%, kuat tarik sebesar 14,57 kgf/mm2, dan % elongasi sebesar 5,44%
Perbandingan Intensitas Nyeri dan Kadar Prostaglandin Kombinasi Tramadol dan Deksketoprofen dengan Tramadol dan Parasetamol Intravena pada Pasien Bedah Ortopedi Ekstremitas Bawah Josephine, Clara Valentia; Ahmad, Muhammad Ramli; Hisbullah, Hisbullah; Wahab, Abdul
Jurnal Anestesi Perioperatif Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2475.424 KB) | DOI: 10.15851/jap.v7n2.1691

Abstract

Analgesia multimodal adalah prinsip manajemen nyeri pascaoperasi. Penelitian ini merupakan uji klinis rancangan acak tersamar ganda. Tujuan penelitian ini membandingkan efek kombinasi analgesik tramadol dan deksketoprofen dengan tramadol dan parasetamol terhadap intensitas nyeri dan kadar prostaglandin (PGE2) di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo serta Rumah Sakit Jejaring di Makassar pada bulan Juli?September 2018. Empat puluh enam pasien ASA PS I dan II yang menjalani operasi ortopedi ekstremitas bawah dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok D adalah pasien yang menerima 50 mg tramadol dengan 50 mg deksketoprofen dan kelompok P adalah pasien yang menerima 50 mg tramadol dengan 1.000 mg parasetamol intravena. PGE2 dan intensitas nyeri dicatat selama penutupan kulit sebelum pemberian obat 8 dan 16 jam sesudahnya. Data dianalisis menggunakan Uji Mann-Whitney U dan paired t-test yang sesuai. Numeric rating scale (NRS) kelompok tramadol dan deksketoprofen lebih rendah dibanding dengan kelompok tramadol dan parasetamol dengan perbedaan bermakna (p<0,05). Kadar PGE2 menurun pada kelompok tramadol dan deksketoprofen (T1?T2 p=0,009 dan T0?T2 p=0,01), sedangkan kadar PGE2 pada kelompok tramadol dan parasetamol meningkat (T2?T1 p=0,227 dan T0?T2 p=0,706). Simpulan, kombinasi tramadol dan deksketoprofen mengurangi tingkat PGE2 dan intensitas nyeri dibanding dengan kombinasi tramadol dan parasetamol.Kata kunci: Deksketoprofen, parasetamol, PGE2, tramadol
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI MI DARUL KHAERIYAH KECAMATAN SULI KABUPATEN LUWU Hisbullah, Hisbullah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : South Sulawesi Education Develoment (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.236 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen pembelajaran Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di MI Darul Khaeriyah Kecamatan Suli Kabupaten Luwu. Adapun hasil yang di dapatkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 masih dirasa perlu para guru diberi bekal dalam memahami dan mengimplementasikan Kurikulum 2013, terutama pada aspek penilaian proses dan hasil belajar. Tahap perencanaan, dimana guru masih menyusun berdasarkan hasil KKG Guru Kelas sehingga belum mengadopsi visi dan misi tiap sekolah. Tahap pelaksanaan, dimana guru telah melaksanakan sesuai yang tercantum dalam RPP, namun terkadang guru belum mengembangkan pembelajaran sesuai dengan metode bervariasi. Tahap evaluasi, dimana guru masih terfokus hanya pada penilaian akhir, bagi guru untuk penilaian proses masih dirasa sulit karena yang dinilai tiap individu sehingga guru masih mengalami kesulitan untuk menilai secara objektif.