p-Index From 2015 - 2020
5.663
P-Index
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA

INTERAKSI SOSIAL SUKU SAMIN DENGAN MASYARAKAT SEKITAR (STUDI DI DUSUN JEPANG DESA MARGOMULYO KECAMATAN MARGOMULYO KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 1990-2012) Wibowo, Anjar Mukti; Huda, Khoirul
Jurnal Agasthia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Agasthia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk interaksi sosial Suku Samin dengan Masyarakat Sekitar di Dusun Jepang Desa Margomulyo Kecamatam Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Tahun 1990-2012. Adapun bentuk dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang datanya menekankan pada kondisi obyek yang alamiah untuk memahami dan menafsirkan makna peristiwa hubungan interaksi pola tingkah laku, dan tidak ada rekayasa dalam aktifitas tersebut saat penelitian berlangsung. Pengambilan data melalui sumber data primer diperoleh dari wawancara dengan informan, dan sumber data sekunder diperoleh dari dokumen Desa Margomulyo, dokumen sejarah Samin dan bahan kepustakaan maupun jurnal ilmiah. Validasi yang digunakan yaitu validasi sumber dan teknik. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa keberadaan masyarakat Samin telah mengalami transisi dari tradisional menuju masyarakat modern, dan terwujud dalam bentuk interaksi asosiatif dan disosiatif. Bentuk asosiatif berupa kerjasama seperti gotong royong, musyawarah, dan membantu ketika ada yang memerlukan. Bentuk disosiatif yakni konflik seperti terjadi kesalahpahaman misalnya ada kecemburuan sosial ketika adanya bantuan dari pemerintah pusat yang terkadang membuat kedua belah pihak ada rasa iri. Selain itu pengaruh yang terjadi bersifat positif maupun negatif, bagi Samin perubahan positif seperti gaya hidupnya dan pola/cara berpikir yang modern, sedangkan pengaruh negatif yaitu tradisi dan budaya Samin mulai sedikit terkikis dan ditinggalkan. Bagi masyarakat akan mengetahui karakter orang Samin dan dalam berkomunikasi terkadang mereka berhati-hati, sebab orang Samin mudah tersinggung serta nilai Saminisme yaitu kejujuran juga sedikit terbawa dalam kehidupan masyarakat saat ini.Kata Kunci : Interaksi Sosial, Suku Samin, Masyarakat
Interaksi Sosial Suku Samin Dengan Masyarakat Sekitar (Studi Di Dusun Jepang Desa Margomulyo Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Tahun 1990-2012) Huda, Khoirul; Mukti Wibowo, Anjar
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 3, No 01 (2013)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.537 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v3i01.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk interaksi sosial Suku Samin dengan Masyarakat Sekitar di Dusun Jepang Desa Margomulyo Kecamatam Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Tahun 1990-2012. Adapun bentuk dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang datanya menekankan pada kondisi obyek yang alamiah untuk memahami dan menafsirkan makna peristiwa hubungan interaksi pola tingkah laku, dan tidak ada rekayasa dalam aktifitas tersebut saat penelitian berlangsung. Pengambilan data melalui sumber data primer diperoleh dari wawancara dengan informan, dan sumber data sekunder diperoleh dari dokumen Desa Margomulyo, dokumen sejarah Samin dan bahan kepustakaan maupun jurnal ilmiah. Validasi yang digunakan yaitu validasi sumber dan teknik. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa keberadaan masyarakat Samin telah mengalami transisi dari tradisional menuju masyarakat modern, dan terwujud dalam bentuk interaksi asosiatif dan disosiatif. Bentuk asosiatif berupa kerjasama seperti gotong royong, musyawarah, dan membantu ketika ada yang memerlukan. Bentuk disosiatif yakni konflik seperti terjadi kesalahpahaman misalnya ada kecemburuan sosial ketika adanya bantuan dari pemerintah pusat yang terkadang membuat kedua belah pihak ada rasa iri. Selain itu pengaruh yang terjadi bersifat positif maupun negatif, bagi Samin perubahan positif seperti gaya hidupnya dan pola/cara berpikir yang modern, sedangkan pengaruh negatif yaitu tradisi dan budaya Samin mulai sedikit terkikis dan ditinggalkan. Bagi masyarakat akan mengetahui karakter orang Samin dan dalam berkomunikasi terkadang mereka berhati-hati, sebab orang Samin mudah tersinggung serta nilai Saminisme yaitu kejujuran juga sedikit terbawa dalam kehidupan masyarakat saat ini.
Situs Masjid Agung Sewulan (Sejarah dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah SMP/MTsN) Wayu Ariyani, Riska; Huda, Khoirul
AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : UNIVERITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.842 KB) | DOI: 10.25273/ajsp.v6i02.1042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pembelajaran sejarah dalam konteks Situs Masjid Agung Sewulan di Desa Sewulan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan induktif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber datar primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Validasi yang digunakan untuk menguji kebenaran dan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu di Masjid Agung Sewulan Kecamatan Dagangan  Kabupaten Madiun  termasuk dalam  situs sejarah . Situs adalah tinggalan purbakala yang dapat ditemukan pada lokasi tertentu, atau tempat manusia bekerja dan meninggalkan sebagai ungkapan kebudayaan yang berlaku sesuai jamannya. Situs Masjid Agung Sewulan ini merupakan peninggalan yang berasal dari Kyai Ageng Basyariah atau yang dikenal dengan nama Bagus Harun.  Meskipun di sekitar Masjid Sewulan masih banyak Masjid lain yang memiliki keunikan namun keunikan tersebut berbeda dengan Masjid Agung Sewulan, tidak menutup kemungkinan Masjid tersebut dapat digunakan sebagai potensi sumber belajar. Situs Masjid Agung Sewulan ini juga digunakan untuk beberapa kegiatan sosial, pendidikan dan kebudayaan. Masjid Agung Sewulan  ini dapat digunakan sebagai sumber belajar khususnya mata pelajaran IPS, dalam materi peninggalan sejarah bercorak Islam. Masjid Agung Sewulan ini merupakan salah satu peninggalan yang bercorak Islam, sehingga dapat menjadikan siswa lebih memahami pentingnya belajar peninggalan sejarah.