Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP RETURN ON INVESMENT (ROI) PADA KOPERASI WANITA DI KABUPATEN SITUBONDO Sudarismiati, Anik; hamdun, Edy kusnadi; Ibrahim, Muhammad Yusuf
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.655 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perkembangan usaha ( ROI) koperasi wanita yang ada di Kabupaten Situbondo, serta untuk mengetahui apakah faktor Total Aktiva (TA), Net Sales (NS), dan Earning After Taxes (EAT) secara bersama-sama (simultan) maupun secara parsial mempunyai pengaruh yang siginifikan terhadap return on investment (ROI) pada Koperasi Wanita di Kabupaten Situbondo yang berjumlah enam koperasi sehingga bisa diupayakan bagaimana mengoptimalisasikan ketiga faktor tersebut diatas agar menjadi acuan koperasi dalam mengembangkan usahanya menjadi koperasi yang unggul dan sehat dan mampu bersaing dengan koperasi lainnya. Teknik Pengumpulan data yaitu melalui pencatatan dokumen-dokumen laporan keuangan koperasi dan wawancara langsung kepada masing-masing pengurus koperasi wanita (KOPWAN). Teknik analisa data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menggunakan rasio-rasio keuangan, dan analisa data yang digunakan adalah teknik analisis inferensial yaitu menguji hubungan satu variabel dependen dengan beberapa variabel independen. Hasil pengujian merupakan variabel paling berpengaruh dominan adalah Penjualan Bersih (X2.)
STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM PENGHASIL KERAJINAN KERANG DAN KAYU DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) (Studi Kasus UMKM di Kec. Panarukan Kab. Situbondo) hamdun, Edy kusnadi; Sudarismiati, Anik; Ibrahim, Muhammad Yusuf
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.461 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui posisi strategis UMKM kerajinan kerang dan   kayu di Kec Panarukan Kabupaten Situbondo serta strategi pemberdayaan   agar mampu bersaing di Masyarakat Ekonomi ASEAN 2017. Metode Penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan Diagram analisis SWOT, External Faktor Analysis Summary (EFAS) dan Internal Faktor Analysis Summary (IFAS). Luaran penelitian yang dicapai berdasarkan hasil analisis pada diagram SWOT, dari nilai total masing-masing faktor tersebut dapat dijelaskan bahwa strategi yang paling tepat dilakukan untuk bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan cara mendukung strategi ?Diversifikas?. Hasil analisis strateginya adalah 1)Diversifikasi produk dilakukan dengan mengembangkan model kerajinan kerang dan kayu yang lebih variatif dan unik, 2)Harga dan kualitas produk yang ditawarkan harus tetap bersaing dan konsisten serta terus dilakukan pengembangan, 3)Mitra penjualan diperluas serta membuka toko online dan offline (toko) di beberapa daerah tujuan pemasaran dan 4)Sumberdaya Manusia (SDM) terus diberikan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan pengalaman dan kreatifitasnya.
IBM PENDAMPINGAN HKI ATAS MEREK UNTUK PERLINDUNGAN HUKUM PRODUK BARANG DAN JASA UMKM DI KABUPATEN SITUBONDO Ibrahim, Muhammad Yusuf; Sudiyono, Sudiyono
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 2 (2017): DESEMBER
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.918 KB)

Abstract

Brand represents the identification mark of a product of goods and services. Brands can also provide information to consumers about a product of goods and services produced by the manufacturers. Even the brand can show the quality of a product of goods and services. To obtain a legal protection of brands, the owner of the brands shall register its brands as set forth in article 3 of Act Number 15 of 2001 on brands, that is, the right to trademark is an exclusive right granted by the state to the owner of the brands registered in the General Register of brands for a certain period of time by using its own brand or giving permission to other parties to use it. Currently, Micro, Small, and Medium (MSME) in Situbondo District has grown very rapidly. As a business wheel in the region, many UMKM start a business by focusing on the development of products and services without regard to the legal protection of the brands that have been made; thus, many brands made by business actors in areas are still not registered at the Directorate General of Intellectual Property Rights. The lack of information and knowledge of Intellectual Property Rights (IPR) in the regions increasingly makes the business actors in the regions do not pay attention to the Intellectual property owned. Therefore, if in the future there are products of the same goods and services as those made by other business actors with registered trademarks, then business actors will be harmed. To avoid this, then research on intellectual property rights is made.
USAHA PENGGEMUKAN DOMBA DI KABUPATEN SITUBONDO Ibrahim, Muhammad Yusuf
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.085 KB)

Abstract

Domba sejak dahulu telah populer sebagai salah satu ternak ruminansia sumber pemenuh kebutuhan protein hewani diberbagai Negara, termasuk di Indonesia. Permintaan domba ditiap tahunnya terus meningkat. Pasar penyerap hewan ini sangat beragam. Ada yang bersifat sepanjang tahun maupun bersifat tahunan (hanya pada waktu tertentu). Pemeliharaan ternak domba di Indonesia (khususnya Kabupaten Situbondo) secara tradisional telah dilaksanakan secara turun temurun oleh sebagian besar petani. Selama ini domba tersebut lebih banyak berfungsi sebagai ternak tabungan, yang artinya domba dapat diuangkan (dijual) dengan cepat jika petani memerlukan uang dalam jumlah besar dan mendesak. Sampai saat ini domba sebagai salah satu usaha peternakan rakyat yang dikelola secara sederhana (tradisional), maka tidaklah mengherankan perkembangan usaha peternakan domba di Indonesia (khususnya Kabupaten Situbondo) tidak mengalami perkembangan yang cukup berarti. Usaha peternakan domba di Situbondo saat ini sebagian besar masih berperan sebagai tabungan sehingga tidak atau belum dikelola dengan baik dan belum memperhitungkan input ? output sebagaimana layaknya suatu agrobisnis yang dikelola secara komersial. Untuk itu diperlukan suatu manajemen usaha beternak tertentu dalam menjalankan suatu usaha peternakan domba. Manajemen usaha dipeternakan domba berguna untuk meminimalkan kemungkinan munculnya masalah atau kendala selama usaha berjalan, sehingga peternakan dapat terus berkembang.
PROGRAM PENINGKATAN JIWA WIRAUSAHA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) BERBAHAN DASAR KORAN BEKAS BAGI WALI MURID PAUD MATAHARI DI KECAMATAN SITUBONDO Kusnadi, Edy; Sudarismiati, Anik; Ibrahim, Muhammad Yusuf
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 1 (2017): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.734 KB)

Abstract

Jiwa wirausaha perlu untuk ditingkatkan di masyarakat untuk menumbuhkembangkan jumlah UMKM yang ada di Kabupaten Situbondo khususnya di Kecamatan Situbondo oleh sebab itu dalam pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat (PPM) diarahkan pada Pelatihan pembuatan Alat permainan edukatif (APE) berbahan dasar limbah kertas yang diberikan pada Wali murid PAUD Matahari.  APE merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran anak di TK. Ketersediaan alat permainan tersebut sangat menunjang terselenggaranya pembelajaran anak secara efektif dan menyenangkan sehingga anak-anak dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya secara optimal,  yang menjadi latar belakang permasalahan yaitu minimnya pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan kreatifitas , peluang usaha produk berbahan limbah kertas ini sangat tinggi bidang pengolahan limbah kertas atau koran bekas berbasis industri rumahtangga, pendapatan wali murid PAUD matahari masih minim dan yang paling utama adalah banyaknya limbah koran yang dhasilkan oleh masyarakat sekitar. Pelaksanaan  kegiatan pengabdian masyarakat (PPM)  ini tidak hanya diberikan pelatihan-pelatihan pembuatan APE namun juga diberikan beberapa pelatihan lainnya yang pertama  pelatihan produksi limbah menjadi beberapa produk APE dan kerajinan lainnya yaitu pengantar hukum bisnis, manajemen keuangan, pemasaran produk dan manajemen produksi. Luaran yang dicapai yaitu meningkatnya pengetahuan, kemampuan , pengalaman dan kreatifitas wali murid PAUD Matahari dalam mengelola limbah koran bekas menjadi alat permainan edukatif (APE), Terbukanya peluang usaha baru  khususnya bagi wali murid dan guru, meningkatnya  pendapatan dari hasil penjualan produk APE, limbah Koran yang dhasilkan oleh masyarakat sekitar dapat dimanfaatkan secara baik dan secara umum bisa membuka lapangan pekerjaan baru di masyarakat.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PELATIHAN PEMBUATAN PIZZA PADA ANGGOTA PKK DAWUHAN KABUPATEN SITUBONDO Sudarismiati, Anik; Ibrahim, Muhammad Yusuf
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 1 (2018): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.369 KB)

Abstract

Program Kesejahteraan Keluarga atau yang biasa disebut PKK merupakan langkah awal untuk menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya Kelompok PKK RT.001 RW.002 Kelurahan Dawuhan  Kabupaten Situbondo. Disamping itu perlu adanya program yang mampu untuk meningkatkan  wawasan, keterampilan, dan pengalaman guna mewujudkan program tersebut. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok PKK RT.001 RW.002 Kelurahan Dawuhan  diantaranya rendahnya kreatifitas dan pengalaman  membuat produk produk makanan yang bernilai ekonomis. Setelah sebelumnya diberikan pelatihan pembuatan abon ikan tongkol dan pembuatan sosis ayam, maka diharapkan dapat melanjutkan untuk bisa membuat produk olahan kembali yang lebih baik yaitu Pizza. pendapatan anggota PKK dan masyarakat masih minim, program peningkatan kesejahteraan keluarga masih belum terlaksana, program pokok PKK Kabupaten Situbondo dalam bidang pendidikan dan keterampilan masih sedikit.  Solusi yang ditawarkan atas permasalahan tersebut dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program pelatihan pembuatan Pizza  pada anggota PKK Dawuhan Kabupaten Situbondo diantaranya menciptakan produk baru yang lebih bernilai ekonomis yaitu Pizza yang gurih dan nikmat, dengan bahan-bahan yang bebaa dari bah kimia seperti halnya produk pizza yang banyak dijual di masyarakat dan memberikan pengalaman ilmu dan  teknik produksi pizza yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan  dilanjutkan dengan pelatihan manajemen diantaranya pemasaran, hukum bisnis,  produksi dan  keuangan UMKM serta dilakukanevaluasi hasil kegiatan.
PENILAI AGUNAN HAK CIPTA DALAM PERBANKAN DI INDONESIA Ibrahim, Muhammad Yusuf
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 4 No 1 (2020): JULI
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v4i1.601

Abstract

Hak Cipta sebagai suatu benda bergerak tidak berwujud dapat menjadi agunan pada perbankan dalam jaminan fidusia. Pengaturan Hak Cipta dapat dijadikan jaminan fidusia terdapat pada ketentuan pada pasal 16 ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (UUHC). Pasal tersebut memunculkan penafsiran, karena tidak ada pengaturan lebih lanjut menyangkut teknis penilaian agunan di dalam UUHC maupun didalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia (UUJF). Pasal 40 ayat (1) UUHC jika dikaitkan terhadap Pasal 16 ayat (3) UUHC menyangkut penilaian agunan memunculkan Penafsiran bahwa tidak semua ciptaan yang dilindungi oleh Hak Cipta dapat dijadikan objek jaminan fidusia. Terjadi kekosongan peraturan pelaksana menyangkut penilaian agunan, maka dalam pelaksanaannya perbankan tidak menerima hak cipta sebagai objek jaminan fidusia. Pasal 16 ayat (3) UUHC tidak dapat diterapkan dikarenakan tidak adanya penilai agunan hak cipta dalam perbankan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum. Preskripsi dari penelitian ini, bahwa harus dibentuk lembaga yang berfungsi sebagai penilai agunan Hak Cipta, sehingga ketentuan bahwa Hak Cipta dapat dijadikan sebagai objek jaminan fidusia dapat terwujud secara nyata.