Articles

Found 30 Documents
Search

MORPHOLOGY CHARACTERISTICS OF RATTAN (CALAMUS SP.) TOURISM FOREST IN BARIAT THE SOUTH SORONG REGENCY Irnawati, Irnawati; Nanlohy, Lona
Bioscience Vol 2, No 2 (2018): Biology
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.388 KB) | DOI: 10.24036/0201822100827-0-00

Abstract

Rattan grows naturally inbeaches and mountains. Ecologically, it could grow rapidly in various places especially with high humidity areas such as riverside. The research conducted to identify and discover the morphology characteristics of botanical rattans which are being used by the local communities in Bariat natural Park Forest.Theresults of this research can be used for the cultivation and conservation of rattan (calamus SP.). The methodology of research is descriptive which is conducted with field visits. The first samples were collected randoml, however, the second and third sample was collected systematically. These collection method  to determine the distribution of rattan growth. Five types of rattan were found in the research area which is divided into three classifications. Two of them are classified as Calamus, the other two are Daemonorops and the last one is Korthalsia. Turning into the way of the rattan grow in Bariat, four of them grow as clumping plants while the other one is single trunk (solitary). In Bariat, the rattan has low diversity but high quantity. It is potentially to be used as a source of biodiversity which has high economy value for the local community
KETERAMPILAN INFERENSI SISWA SMPN 2 JEMBER DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING Utami, Febrianti; Ariyani, Arum; Nuri, Dama; Irnawati, Irnawati; Supeno, Supeno
JURNAL PEMBELAJARAN FISIKA Vol 8 No 4 (2019): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpf.v8i4.15235

Abstract

Abstract: This study was conducted to analyze inference skills of students on the material temperature and heat accompanied by application of guided inquiry learning model in SMP Negeri 2 Jember. This study uses classroom action research conducted in the first semester of the academic year 2019/2020. The subject of research is VII E grade from SMP Negeri 2 Jember include 30 people. Study period is 3 months from August to September 2019. In practice, this study apply 2 learning cycles, each cycle was conducted 4 stages: planning, implementation, monitoring/observation, and reflection. The data collection is done by using a essay test contained in the worksheet learners. Data collected from essay test then analyzed with qualitatively. Based on the analysis of the data obtained showed that the implementation of the learning cycle I, the results of students' mastery of inference skills by 69%, which means its not yet to reach the indicators set. In the second learning cycle results obtained completeness inference skills of students by 77% so that it has reached the specified indicators.The results showed inference skills of students in the material heat and  temperature increased significantly after conducting guided inquiry learning model.     Keywords: inference, guided inquiry, natural science.
TEACHING READING BY COMBINING VISUAL SCAFFOLDING STRATEGY WITH SKETCH TO STRETCH STRATEGY AT SENIOR HIGH SCHOOL Irnawati, Irnawati; Ikhsan, M. Khairi
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKpengajaran membaca merupakan salah satu pengajaran penting dalam bahasa inggris yang harus dikerjakan oleh setiap guru kepada siswanya. Sejalan dengan pentingnya pengajaran membaca maka, guru harus kreatif dan inovatif untuk membuat pembelajaran reading lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa. Penulisan makalah ini bertujuan untuk membantu guru dalam menemukan strategi yang cocok untuk pembelajaran membaca, khususnya dalam mempelajari teks naratif.Dalam hal ini penulis membahas bagaimana pengajaran membaca melalui penggaungan strategi visual scaffolding dan strategi sketch to stretch yang membantu siswa mudah untuk mengingat kosakata dan memahami informasi yang ditemukan dalam teks yang mereka baca. Strategi yang kedua adalah sketch to stretch yang membantu siswa menggamabarka apa yang mereka pahami isi dalam teks. Di dalam strategi ini siswa tidak harus bisa menggambar dengan bagus. Perpaduan dua strategi ini sangat membantu perkembangan siswa dalam meningkatkan kosa kata yang ada dalam teks dan memahami informasi dalam teks, dengan strategi ini juga bisa menimbulkan kreativitas siswa dalam menghasilkan gamabar-gambar yang memotivasi siswa dalam membaca. Penulis juga mengharapkan agar penggabungan strategi-strategi ini bisa menjadi panduan bagi guru dalam mengajar membaca, 
DEMOKRASI DI PAKISTAN MENURUT BENAZIR BHUTTO Irnawati, Irnawati
Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Vol. 5 No. 1 (2015): April 2015
Publisher : Prodi Siyasah (Hukum Tata Negara) Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.23 KB) | DOI: 10.15642/ad.2015.5.1.152-170

Abstract

Abstract: This article discusses about democracy in Pakistan by Benazir Bhutto. The realization of democracy in Pakistan, according to Benazir Bhutto, is to reach all the democratic elements of the Pakistani nations, the business communities, to release all of the political prisoners, to make the print and electronic media free, to open and uncensored, to remove the ban on sororities and labor, to separate the judicial functions of the executive, and to provide the basis for a fair electoral process. The other leaderships of women in Pakistanâ??s democracy by Benazir Bhutto, are appointing some women to sit in the cabinet and set up the Ministry of Women Development, creating the program of study in the universities for women, founding the Women Development Bank to provide credit only for the women entrepreneurs, creating institutions to train women in family planning, nutrition counseling, child care, and birth control. Democracy in Pakistan is a liberal democracy which is characterized by a moderate Islam, by recruiting people who are competent to sit in the government, eliminating and restricting military power, reactivating the role of civil society in accordance with the governmentâ??s program.Keywords: Democracy, Pakistan, Benazir Bhutto.
Uji Toksisitas Akut Infusa Kulit Batang Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Irnawati, Irnawati; Haqqa, La Ode Izzatil; Reymon, Reymon; Karmila, Karmila
Pharmauho Vol 2, No 1 (2016): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.539 KB)

Abstract

Uji toksisitas akut dirancang untuk menentukan efek toksik suatu senyawa yang akan terjadi dengan waktu yang singkat dan dengan pemberian takaran tertentu.  Kulit batang ubi kayu merupakan salah satu jenis tanaman yang berpotensi sebagai obat tradisional   yang berkhasiat sebagai obat cacing.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi toksik akut infusa kulit batang ubi kayu terhadap larva udang yang dinyatakan dalam LC50. Digunakan hewan uji 210 ekor larva udang (Artemia salina Leach) yang dibagi dalam 7 kelompok perlakuan. Tiap kelompok terdiri dari 10 ekor dengan 3 kali pengulangan. Konsentrasi infusa dalam media yang berisi larva udang  berturut-turut adalah 2750 µg/mL, 1500 µg/mL, 1000 µg/mL, 750 µg/mL, 500 µg/mL, 250 µg/mL, dan kontrol negatif. Pengamatan dilakukan selama 24 jam terhadap larva yang mati setelah pemberian larutan uji. Nilai LC50 infusa kulit batang ubi kayu ditentukan dengan analisis probit.  Hasil penelitian menunjukan bahwa persentasi kematian larva udang setelah pemberian infusa kulit batang ubi kayu  secara berturut-turut adalah 90%, 73,3%, 60%, 50%, 40%, 30%, dan presentasi kematian kelompok kontrol 0%. Hasil dari analisis probit menunjukan nilai LC50 dari infusa kulit batang ubi kayu sebesar 873,775 µg/mL, sehingga infusa kulit batang ubi kayu dikategorikan dalam tingkat toksisitas sedang.Kata kunci: toksisitas akut, kulit batang, ubi kayu, BSLT, LC50
ANALISIS KEMAMPUAN INFERENSI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 JEMBER DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA POKOK BAHASAN SUHU DAN PERUBAHANNYA Ariyani, Arum; Utami, Febrianti; Irnawati, Irnawati
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan inferensi pada siswa SMP Negeri 2 Jember. Responden dari penelitian ini adalah kelas VII B SMP Negeri 2 Jember pada semester gasal tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 32 siswa. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah kemampuan inferensi dan aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi kemampuan inferensi dan lembar observasi aktivitas siswa, LKS berbasis Problem Based Instruction. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam 2 siklus pembelajaran dan setiap siklus pembelajaran dilakukan dengan 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang telah diperoleh dianalisis sehingga didapatkan hasil analisis menunjukkan bahwa pada pelaksanaan siklus pembelajaran 1, nilai rata-rata kemampuan inferensi siswa sebesar 68,3 %. Hasil ini berarti belum mencapai indikator yang ditetapkan. Setelah itu dilakukan siklus pembelajaran 2 dengan melakukan beberapa perbaikan dari siklus pembelajaran pertama. Pada siklus pembelajaran 2 diperoleh nilai rata-rata kemampuan inferensi siswa sebesar 77,3 %. Hasil ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan pembelajaran yang tepat, siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Jember memiliki kemampuan inferensi yang baik dan mencapai indikator yang telah ditentukan.Kata Kunci: Kemampuan inferensi, Problem Based Instruction, aktivitas belajar
HUBUNGAN KEBIASAAN MENULIS PANTUN DENGAN KEMAMPUAN BERBALAS PANTUN Irnawati, Irnawati; Kurniati, Agusta; Wibowo, Dwi Cahyadi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.098 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan menulis pantun dengan kemampuan berbalas pantun pada siswa kelas IV SD Negeri 03 Sepauk tahun pelajaran 2016/2017. Bentuk penelitian adalah korelasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 03 Sepauk dengan sampel penelitian berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpula data menggunakan komunikasi tidak langsung dan dokumentasi. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian adalah: (1) Kebiasaan menulis pantun dengan rata-rata 83,12, nilai tertinggi 93, dan nilai terendah 72 dalam kategori sangat baik; (2) Kemampuan berbalas pantun siswa dengan rata-rata 71,48, nilai tertinggi 80 dan nilai terendah 60 dapat disimpulkan dalam kategori baik; (3) Hasil analisis uji signifikan terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan menulis pantun dengan kemampuan berbalas pantun pada siswa kelas IV SD Negeri 03 Sepauk Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci: kebiasaan menulis pantun, kemampuan berbalas pantun.
Variasi Lama Maserasi Daun Tanaman Jati (Tectona grandis Linn. F) dan Pemanfaatannya sebagai Pewarna Alami dalam Sediaan Lipstik Irnawati, Irnawati; Suryani, Suryani; Suryani, Suryani; Sari, Irmanaya; Sari, Irmanaya
Pharmauho Vol 1, No 2 (2015): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.893 KB)

Abstract

Penelitian terhadap daun jati (Tectona grandis Linn. F) dilakukan untuk mengetahui variasi lama maserasi dan pemanfaatan ekstraknya sebagai pewarna alami alternatif sediaan lipstik.  Kajian awal yang dilakukan yaitu ekstraksi daun jati dengan variasi lama maserasi 1 hari, 2 hari, 3 hari, 4 hari dan 5 hari, selanjutnya ekstrak yang diperoleh digunakan sebagai pewarna dalam sediaan lipstik.  Sediaan lipstik tersebut di uji stabilitasnya meliputi uji warna, uji organoleptis, uji homogenitas, uji titik lebur, uji oles, penentuan pH, uji kekuatan lipstik, dan uji iritasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa variasi lama maserasi berpengaruh terhadap absorbansi ekstrak daun jati. Absorbansi optimum dihasilkan pada ekstrak dengan lama maserasi 3 hari.  Berdasarkan uji stabilitas zat warna menunjukkan profil KLT yang sama antara ekstrak yang dihasilkan dengan profil KLT pada sediaan lipstik. Formulasi sediaan lipstik menggunakan ekstrak daun jati menghasilkan sediaan yang stabil, tidak mengalami perubahan bentuk, warna dan bau selama penyimpanan 30 hari, homogen, titik lebur 60 memiliki pH 4,50-4,66 dan mudah dioleskan dengan warna yang merata, serta tidak menyebabkan iritasi.Kata kunci: daun jati, pearna alami, maserasi, lipstik
APLIKASI REMOTE SENSING DAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM UNTUK PEMETAAN KOMODITAS UNGGULAN DI KABUPATEN BADUNG IRNAWATI, IRNAWATI; SARDIANA, I KETUT; LANYA, INDAYATI
Agrotrop: Journal on Agriculture Science Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.711 KB)

Abstract

Applications Remote Sensing and Geographic Information System for Mapping of Superior Commodities in Badung District. Superior commodity is one of the conditions in the development of agricultural areas included in (Regulation of the Minister of Agriculture No. 56 of 2016). As for the development of food crops agriculture is based on land suitability classes found in technical guidelines (Ministry of Agriculture, 2017). The two regulations require that each Province develop a master plan for developing agricultural commodities, which is based on superior commodities and land suitability classes. Quantitative and qualitative methods include: (1) identification and interpretation of land use using satellite imagery, (2) field surveys, (3) re-interpretation of satellite images, (4) Location Quotient (LQ) analysis for competitive superior commodities and Shift Share Analysis (SSA) for comparative advantage, (5) Mapping of superior commodities and land suitability of food crops. The use of paddy fields in Badung Regency is 9069.11 ha, moor (898,797 ha), and mixed gardens (3898,615 ha). Competitive superior commodities (LQ) for: (1) paddy rice, located in Abiansemal, Mengwi, North Kuta and Kuta Districts, (2) corn, peanuts, sweet potatoes and cassava in Petang District, (3) soybeans and green beans in Mengwi District. Comparative superior commodities (SSA) of paddy rice are found in the Districts of Petang and Mengwi. While sweet potatoes in Abiansemal District and cassava in Petang District. Potential agroecosystem suitability classes for food crops and secondary crops in the study area are generally classified as very suitable (S1) except in the Petang District which is quite suitable (S2-t, rc1) with a low temperature limiting factor and a rough texture. Increasing the suitability class of paddy and palawija requires fertilizing and adding organic materials to increase production.
Ibu hamil perokok pasif sebagai faktor risiko bayi berat lahir rendah Irnawati, Irnawati; Hakimi, Mohammad; Wibowo, Tunjung
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 8, No 2 (2011): Oktober
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, Fakultas Kedokteran UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.202 KB) | DOI: 10.22146/ijcn.17769

Abstract

Background: Low birth weigth babies (LBW) are most likely a cause of the infant mortality and morbidity. Many factors causes LBW babies as maternal health, behavior during pregnancy, environmental  as well as fetal and placental factors. Negative behavior during pregnancy such as exposure of cigarette smoke can affect the body’s supply of oxygen from mother to fetus and placenta. Exposure to cigarette smoke may also reduce maternal folic acid level which causes disruption of fetal growth inside the womb.Objective: This study was aimed to fnd out the risk of low birth weight baby in the passive smoker pregnant woman.Method: The study used a case control design. The subject consisted of mothers who delivered at RSU dr. Zainoel Abidin in Banda Aceh municipality. The case group were mothers who delivered babies of less than 2,500 grams and the control group were those who delivered babies of 2,500 grams or more. Each group consisted of 105 mothers (1:1). Sample were taken using non probability with consecutive sampling method. Data analysis used univariable method with frequency distribution, bivariable with chi square and multivariable with logistic regression.Results: Passive smoker pregnant woman exposed the 1-10 cigarettes a day had risk 2,4 times greater of getting low birth weight baby (OR=2,42; 95%CI 1,24-4,71). Pregnant mother exposed to ≥11 cigarettes a day had the risk 3,1 times greates in having LBW infants than those not exposed (OR=3,1; 95%CI 1,50-6,70).Conclusion: Passive smoker of pregnant mother increased the risk of low birth weight babies.