Andin Irsadi
Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Published : 24 Documents
Articles

Found 24 Documents
Search

MENGEMBANGKAN LEARNING COMMUNITY PADA PERKULIAHAN TAKSONOMI TUMBUHAN Irsadi, Andin
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 3 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi pengampu mata kuliah taksonomi menyatakan adanya kecenderungan mahasiswa belum siap mengikuti perkuliahan, mahasiswa mengandalkan informasi yang diberikan dari pengampu serta kurangnya sumber belajar yang dimiliki oleh mahasiswa, serta sebagian besar mahasiswa menyatakan materi dalam Taksonomi Tumbuhan terlalu banyak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman serta kegiatan yang dapat dimunculkan mahasiswa pada perkuliahan taksonomi tumbuhan melalui  learning community. Metode penelitian menggunakan pre eksperimen dengan desain  one shot case study. Sampel penelitian adalah mahasiswa rombel 1 mata kuliah Taksonomi Tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan pertama,  kesiapan mahasiswa mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan, hal ini dibuktikan persiapan (sumber belajar, media atau hal-hal lain yang diperlukan) dalam mengikuti perkuliahan.  Kedua, pada kegiatan perkuliahan muncul kegiatan identifikasi, investigasi, verifikasi dan validasi. Ketiga, mahasiswa memahami materi perkuliahan  Kata kunci : Learning Community, Taksonomi Tumbuhan
EFEKTIVITAS METODE OBSERVASI DENGAN LKS WORD SQUARE TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Widiyanti, Fenny; Purwantoyo, Eling; Irsadi, Andin
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode observasi dengan LKS Word Square terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Warureja Kabupaten Tegal semester genap tahun ajaran 2010/2011. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII sebanyak 9 kelas. Sampel tiga kelas yaitu kelas VII G, VII H dan VII I diambil dengan teknik purpossive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design dengan rancangan One-Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukan bahwa 83,52% siswa aktif dalam pembelajaran serta 92,08% siswa telah melampui KKM pembelajaran (≥ 75% aktivitas siswa termasuk dalam kategori aktivitas sangat tinggi dan aktivitas tinggi serta 85% dari keseluruhan siswa memperoleh nilai ≥ 65). Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode observasi dengan LKS Word Square pada materi klasifikasi makhluk hidup efektif terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. This research aims to find out effectiveness of  observation method application using  Word Square LKS toward activity and student learning result on human being clasification material. This research was done in SMP N 1 Warureja Kabupaten Tegal in semester VII  there were 9 classess. The sample was three classess which were VII G, VII H, and VII I and  taken using purposive technic sampling. This research is Quasi experimental design using One-Shote Case Study desaign. The research result showed that 83,52% student active in learning also 92,08% student was over learning KKM  (≥ 75% student activity which were include in very high activity category and high activity also 85% from all student  achieved  mark ≥ 65). The research summary is an observation method application using Word Square LKS on human being clasification material was effective toward activity and student learning result.  
PERANAN MANGROVE SEBAGAI BIOFILTER PENCEMARAN AIR WILAYAH TAMBAK BANDENG TAPAK, SEMARANG Kariada, Nana T.M.; Irsadi, Andin
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Mangrove yang tumbuh di ujung sungai besar berperan sebagai penampung terakhir bagi limbah dari industri di perkotaan dan perkampungan hulu yang terbawa aliran sungai. Area hutan mangrove mempunyai kemampuan mengakumulasi logam berat yang terdapat dalam ekosistem tempat tumbuhnya. Tujuan yang hendak dicapai dari  penelitian ini adalah mengkaji peranan mangrove sebagai biofilter pencemaran air dan  mengetahui jenis mangrove yang terbaik berperan sebagai biofilter pencemaran air di di lingkungan tambak bandeng Tapak Kota Semarang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Berdasarkan hasil penelitian tentang akumulasi logam berat Cu antara air dan sedimen tambak, diperoleh hasil telah terjadi akumulasi Cu dengan Faktor Konsentrasi antara 43-400.  Pada stasiun 3 dan 4 terdapat akumulasi Cu dengan nilai Faktor Konsentrasi 3 dan 0,3. Hal ini menunjukkan akumulasi Cu dari sedimen ke akar mangrove relatif masih kecil. Perbedaan akumulasi dari tiap stasiun penelitian yang diamati menunjukkan adanya perbedaan jenis mangrove yang tumbuh pada masing-masing stasiun penelitian. Mangrove yang berada di lingkungan tambak bandeng wilayah Tapak Kota Semarang disimpulkan dapat berperan sebagai biofilter pencemaran air yang ada di perairan tersebut. Mangrove dari jenis Avicennia marina mempunyai peranan yang lebih baik dari jenis Rhizophora sp sebagai biofilter pencemaran air di lingkungan tambak bandeng Tapak Kota Semarang.
PENGEMBANGAN NILAI KARAKTER KONSERVASI BERBASIS PEMBELAJARAN Ridlo, Saiful; Irsadi, Andin
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 29, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v29i2.5657

Abstract

Department of Biology, State University of Semarang (Unnes) is beeing committed to implement competency and conservation-based curriculum since the academic year 2012/2013. Character of the conservation values inculcated through integration in the learning process. This research problem is how to develop conservation based character education values. This research aims to generate value conservation character based learning of General Biology with a exploring environment (JAS) strategy. The research methodology uses a qualitative approach. As informants are faculty and students who teach and learn using competency and conservation-based curriculum for General Biology subjects. Data obtained in the form of descriptions of learning activities and interviews with informants. The data were analyzed later narrated. The results show the development of conservation-based character education values can begin of simple things that happen in the process of active and effective learning. Furthermore, teachers can pull things demonstrated by cognitive, affective and behavioral students of both positive and negative to the corresponding construct ten conservation value of character education.
POLA AKUMULASI LOGAM CU IKAN BANDENGSELAMA PERIODE PERTUMBUHAN DI TAMBAK ES, Sri Mulyani; Martuti, Nana Kariada Tri; Irsadi, Andin
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i2.8997

Abstract

Akibat kerusakan pantai dan lahan mangrove di kawasan pesisir pantai Kota Semarang menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan wilayah pesisir. Penurunan kualitas lingkungan ini berpengaruh pada lingkungan tambak yang berada di wilayah pesisir pantai yang juga akan mempengaruhi kualitas ikan yang dipelihara di tambak-tambak di wilayah pesisir pantai. Ikan Bandeng merupakan salah satu hasil budidaya ikan di tambak yang banyak terdapat di daerah pantai atau pesisir. Sampel dalam penelitian ini berupa:logam Cu pada air, sedimen serta ikan bandeng pada tambak penelitian yang sudah ditentukan. Kualitas lingkungan yang terdiri dari: DO, pH, salinitas dan suhu perairan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologi (ecological approach).Data bioakumulasi logam Cu dalam sedimen, air dan ikan bandeng dianalisis berdasarkan rumus FK dan BCF yang ada.Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil kandungan logam Cu pada peraiarn tambak antara 0,2-0,3 ppm dan sedimen antara 18,088-22,81 ppm. Kadar logam dalam air tersebut sudah berada di atas ambang batas yang telah ditentukan Pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut, kadar Cu untuk biota laut 0,008 mg/L. Untuk itu perlu mendapat perhatian adanya pencemaran logam Cu di tambak bandeng wilayah Tapak. Kandungan logam Cu pada ikan di wilayah Tapak (1.165 - 3.396 ppm ) masih di bawah ambang batas yang diijinkan BPOM No. 03725/B/SK/VII/89Tahun 1989 sebesar 20 ppm, tetapi harus tetap diwaspadai mengingat sifatnya yang akumulatif dan membahayakan kesehatan manusia yang mengkomsumsinya.
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI BIOEDUTAINMENT MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN MATERI ALAT INDERA MANUSIA TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA Febriyani, Shoimatun; Isnaeni, Wiwi; Irsadi, Andin
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016): 2016
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan strategi bioedutainment model Teams Games Tournament (TGT) pada pembelajaran materi alat indera manusia terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment. Rancangan penelitian ini menggunakan pola non randomized pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA N 11 Semarang, dan sampelnya adalah kelas XI MIPA 6 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan strategi bioedutainment model TGT, dan kelas XI MIPA 7 sebagai kelas kontrol yang menerapkan cermah dan diskusi. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar dan tingkat keaktifan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil posttest yang diperoleh kemudian di analisis dengan uji t. Hasil analisis uji t diperoleh harga t hitung > harga t tabel yaitu 4,58 > 1,99. Dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa kelas kontrol dan eksperimen. Selain itu keaktifan siswa kelas ekperimen lebih baik daripada kelas control. Sejumlah 36,84% siswa kelas eksperimen sangat aktif dan 63,16% siswa aktif mempelajari materi alat indera manusia. Hal ini didukung dengan tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan strategi bioedutainment model TGT yang memberikan respon positif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi bioedutainment model TGT pada pembelajaran alat indera manusia berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan strategi bioedutainment model Teams Games Tournament (TGT) pada pembelajaran materi alat indera manusia terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment. Rancangan penelitian ini menggunakan pola non randomized pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA N 11 Semarang, dan sampelnya adalah kelas XI MIPA 6 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan strategi bioedutainment model TGT, dan kelas XI MIPA 7 sebagai kelas kontrol yang menerapkan cermah dan diskusi. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar dan tingkat keaktifan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil posttest yang diperoleh kemudian di analisis dengan uji t. Hasil analisis uji t diperoleh harga t hitung > harga t tabel yaitu 4,58 > 1,99. Dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa kelas kontrol dan eksperimen. Selain itu keaktifan siswa kelas ekperimen lebih baik daripada kelas control. Sejumlah 36,84% siswa kelas eksperimen sangat aktif dan 63,16% siswa aktif mempelajari materi alat indera manusia. Hal ini didukung dengan tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan strategi bioedutainment model TGT yang memberikan respon positif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi bioedutainment model TGT pada pembelajaran alat indera manusia berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa.
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Mawadah, Alaina; Irsadi, Andin; Utami, Nur Rahayu
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is for knowing the influence of student facilitator and explaining model to the activity and result of students studying about human motion system in SMPN 4 Demak. The population of this research is all students at first semester in VIII classes of SMPN 4 Demak in academic year 2012/2013. The sample used cluster random sampling way, by using this way, it was gotten two classes, The class was class VIII-G (experimental class) using Student Facilitator and Explaining and class VIII-H (control class) using speech and discusion. The calculation of t-test is got of thitung (3,86) > ttabel (2,00),approximately the level of activity of classycal student in experimental class is 90% and control class is 70 %. The classical finalisation of experimentalclass with KKM 70 is 83,33% and control class is 46,67%. Based the result of research could be concluded that Student Facilitator and Explaining model influenced to students activity and learning result about human motion system in SMPN4 Demak. The teacher could apply Student Facilitator and Explainingmodel to increase the students activity and studying result. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Student Facilitator and Expalining terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa materi sistem gerak manusia di SMPN 4 Demak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Semester I SMPN 4 Demak tahun ajaran 2012/2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, terpilih 2 kelas sampel yaitu kelas VIII-G (kelas eksperimen) menggunakan model Student Facilitator and Explaining dan kelas VIII-H (kelas kontrol) menggunakan model ceramah dan diskusi biasa. Hasil perhitungan uji t-test menunjukkan bahwa thitung(3,86) > ttabel (2,00), rata-rata tingkat aktivitas klasikal siswa kelas eksperimen sebesar 90%, dan kelas kontrol sebesar 70%. Ketuntasan hasil belajar siswadengan KKM 70 pada kelas eksperimen sebesar 83,33% dan kelas kontrol sebesar 46,67%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Student Facilitator and Explaining berpengaruh positif terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa materi sistem gerak manusia di SMPN 4 Demak. Guru dapat menerapkan model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, seperti model Student Facilitator and Explaining.
PENERAPAN OUTDOOR LEARNING PROCESS (OLP) MENGGUNAKAN PAPAN KLASIFIKASI PADA MATERI KLASIFIKASI TUMBUHAN Safitri, Okky Irmina; Retnoningsih, Amin; Irsadi, Andin
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Outdoor Learning Process (OLP) strategies which uses classification board to provide convenience and hands-on experience to the students so that learning more meaningful. This research aimed to know effective implementation of OLP on plant classification learning using classification boards in SMA N 1 Jekulo. Design research was a pre experimental study using One shot case study design. Sampling was determined by purposive sampling technique. Samples obtained by the class X1, X2 and X3 were numbered 114 students. Data obtained from student activity, student learning outcomes, the data the teacher and student responses. OLP value of learning activities was obtained from the observation the observer, while the value of mastery of the material derived from plant classification worksheet students and post-test scores. The results showed that the activity of 90% of students included in the category of active and very active. In the classical mastery learning has reached optimum set the standard ≥ 75%. Based on the results of this study concluded that OLP use media effectively learn the classification board applied to the material of plant classification.  Strategi pembelajaran Outdoor Learning Process (OLP) menggunakan papan klasifikasi memberikan kemudahan dan pengalaman langsung pada siswa sehingga pembelajaran lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan OLP pada pembelajaran klasifikasi tumbuhan menggunakan papan klasifikasi di SMA N 1 Jekulo. Desain penelitian adalah penelitian pre experimental menggunakan rancangan One shot case study. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling.Sampel yang diperoleh yaitu kelas X1, X2 dan X3 yang berjumlah 114 siswa. Data diperoleh dari aktivitas siswa, hasil belajar siswa, data tanggapan guru dan tanggapan siswa. Nilai aktivitas pembelajaran OLP diperoleh dari hasil pengamatan observer, sedangkan nilai penguasaan materi klasifikasi tumbuhan diperoleh dari lembar kerja siswa dan skor post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa sebesar 90% termasuk dalam kategori aktif dan sangat aktif. Ketuntasan belajar secara klasikal telah mencapai standar optimal yang ditetapkan yaitu ≥ 75%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa OLP menggunakan  media belajar papan klasifikasi efektif diterapkan pada materi klasifikasi tumbuhan.  
EFEKTIFITAS MEDIA PEMBELAJARAN ANDROPLANTAE BERBASIS ANDROID PADA MATERI DUNIA TUMBUHAN UNTUK SISWA SMA Laila, Kharisma Nur; HB, F Putut Marin; Irsadi, Andin
Journal of Biology Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan analisis potensi diketahui bahwa siswa SMA mempunyai minat yang besar terhadap gadget. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Androplantae melalui sebuah produk berbasis Android pada materi dunia tumbuhan untuk siswa SMA. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi produk, uji coba skala kecil, revisi desain, uji coba skala luas, revisi produk, dan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan di SMA N 1 Toroh, sedangkan uji coba skala luas dilakukan di SMA N 1 Purwodadi. Data yang diambil adalah penilaian kelayakan aplikasi media pembelajaran Androplantae berbasis Android oleh ahli media dan ahli materi, hasil penilaian produk oleh guru dan siswa dan hasil belajar siswa setelah menggunakan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validator ahli media dan ahli materi memberikan penilaian dengan rerata persentase 93% (kriteria sangat layak). Siswa memberi tanggapan dengan persentase 82% (kriteria sangat baik), guru memberi tanggapan dengan persentase 90% (kriteria sangat baik) dan hasil belajar siswa mencapai ketuntasan klasikal sebesar 80%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Androplantae berbasis Android layak dan efektif untuk diterapkan pada pembelajaran materi dunia tumbuhan untuk siswa SMA. Based on potential analysis told that student have an enormous interest in gadget. This research aims to develop learning media Androplantae through android-based product on plantae content for senior high-school students. The steps start from identification of the potential and problems, data collection, product design, design validation, revision of the product, small-scale trial, revision of the design, large-scale trial, revision of the product, and final product. Small-scale trial conducted in SMA N 1 Toroh, while the large-scale trial conducted in SMA N 1 Purwodadi. The taken data were feasibility of android-based learning media Androplantae by media and content expert, the result of product by teachers and students, and student’s learning result after using the product. The result showed that validator of media and content give an assessment with an average percentage of 93% (very decent). The students’ respond with an average percentage of 82% (very good), teachers’ respond with an average percentage 90% (very good) and student’s learning result achieve classical completeness with 90%. Based on the result of this research we concluded that android-based learning media Androplantae was decent and effective for learning of plantae in senior high-school.
EFEKTIFITAS PRAKTIKUM BERBASIS GUIDED INQUIRY DIINTEGRASIKAN DENGAN VIDEO TRANSFER MEMBRAN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Setiawati, Mentari; Retnoningsih, Amin; Irsadi, Andin
Journal of Biology Education Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran praktikum berbasis guided inquiry diintegrasikan dengan video memberikan kebebasan kepada siswa dalam menemukan konsepnya sendiri dan memberikan pengalaman langsung pada siswa sehingga proses pembelajaran lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas praktikum berbasis guided inquiry yang diintegrasikan dengan video transpor membran terhadap keterampilan proses sains (KPS) dan pemahaman konsep siswa. Penelitian menggunakan Pre Eksperimental design dengan pola One Shot Case Study. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPA 1 dan X IPA 2 yang berjumlah 63 siswa. Data KPS siswa diperoleh dari hasil observasi, pemahaman konsep siswa diperoleh dari skor posttest, tanggapan siswa melalui angket, dan tanggapan guru melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPS 95% siswa termasuk dalam kriteria baik dan sangat baik sedangkan pemahaman konsep siswa belum mencapai ketuntasan klasikal yang ditetapkan yaitu ≥ 75%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan pembelajaran praktikum berbasis guided inquiry yang diintegrasikan dengan video transpor membran efektif terhadap KPS siswa namun kurang efektif terhadap pemahaman konsep siswa pada materi transpor membran karena pelaksanaan penelitian kurang sesuai dengan perencanaan Practical learning based on guided inquiry integrated with video provide freedom to the students to discover their own concepts and direct experience so that learning process more meaningful. This research aimed to analyze the effectiveness implementation learning of practical based on guided inquiry integrated with membrane transport video toward science process skills and concepts understanding of students. This research used Pre Eksperimental design with One Shot Case Study pattern. Sampling was determined by purposive sampling technique. The samples in this research was X Science 1 and X Science 2 which consist of 63 students. The data of science process skills was obtained from observation, the data of concepts understanding was obtained from posttest scores, the data of students responses was obtained from questionnaire, and the data of the teacher responses was obtained from interview. The result shows that the science process skills of 95% students included in good and very good criteria but the concepts understanding of students has not reach minimal set the standard ≥ 75%. Based on the results of this research, it can be concluded that the implementation of practical based on guided inquiry integrated with membrane transport learning video is effective in students science process skills but not effective enough to the concepts understanding of students because the research implementation is not appropriate with the plan.