Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI MINAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS XII AKUNTANSI SMK NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN 2013 Indriyanti, Ninuk; Siswandari, -; Ivada, Elvia
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa kelas XII Akuntansi SMK Negeri 6 Surakarta tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif. Sampel penelitian diambil dengan teknik Proportional Random Sampling sejumlah 60 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis faktor yaitu exploratory factor analysis. Hasil penelitian menunjukkan ada 7 faktor yang memengaruhi minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa kelas XII Akuntansi SMK Negeri 6 Surakarta tahun 2013. Faktor-faktor tersebut adalah 1) faktor potensi diri, 2) faktor motivasi, 3) faktor ekspektasi masa depan, 4) faktor peluang, 5) faktor lingkungan sosial, 6) faktor situasi dan kondisi, dan 7) faktor institusional. Faktor yang paling besar memengaruhi adalah faktor potensi diri yang mempunyai eigenvalue 7,974 dan nilai percentage of variance sebesar 33,225%.   Kata kunci: minat, siswa SMK, melanjutkan pendidikan ABSTRACT The aim of this research is to know factors influencing students? interest to continue to college on accounting XII grade students of SMK Negeri 6 Surakarta in the academic year of 2013. This research uses descriptive explorative method. Sample is taken by using proportional random sampling technique, they are 60 students. The collecting data technique uses questionnaire and documentation. Data analyzing technique used is factor analysis, it is exploratory factor analysis. The result of this research shows that there are 7 factors influencing students? interest to continue to college on accounting XII grade students of SMK Negeri 6 Surakarta in the academic year of 2013. Those factors are 1) self potential factor, 2) Motivation factor, 3) Ekspectation future factors, 4) Opportunity factor 5) social environment, 6) Situation and condition factor, and 7) Institutional factor. The most influence factor is self potential factor which has eigenvalue 7.974 and percentage of variance 33.225% . Key words: interest, SMK students, continues the education.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI WONOSARI Septiana, Roslena; Ngadiman, -; Ivada, Elvia
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru, (2) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, (3) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri Wonosari. Populasi dalam penelitian ini semua guru SMP Negeri Wonosari yang berjumlah 95 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah sensus. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian yaitu (1) Kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, (2) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, (3) Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMP Negeri Wonosari. Kata kunci: kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, kinerja guru     ABSTRACT The purpose of this study was to determine (1) influence of principal leadership and motivation to work jointly affect the performance of teachers, (2) influence of school leadership on teacher performance, (3) influence motivation to work on teacher performance Wonosari Junior High School. The population in this study all junior high school teacher Wonosari totaling 95 peoples. The sampling technique used is the census. The data analysis technique used is the multiple linear regression. The result of research that (1) School leadership and motivation to work jointly significant effect on teacher performance, (2) School leadership have a significant effect on teacher performance, (3) Work motivation significantly influence the performance of Junior High School teacher Wonosari. Keywords: school leadership, motivation, teacher performance.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN AKUNTANSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER DENGAN STRATEGI GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER Rokhima, Armia; Adi, Wahyu; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.727 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman belajar Akuntansi Perusahaan Jasa pada siswa kelas X AK 3 SMK YYY*) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dengan strategi Giving Question and Getting Answer untuk materi laporan keuangan perusahaan jasa.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AK 3 SMK YYY*) yang berjumlah 31 siswa perempuan. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Validitas data dengan menggunakan triangulasi metode dan triangulasi penyidik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dengan strategi Giving Question and Getting Answer untuk materi laporan keuangan perusahaan jasa dapat meningkatkan pemahaman belajar Akuntansi Perusahaan Jasa siswa kelas X AK 3 SMK YYY*) tahun ajaran 2014/2015. Hal tersebut dapat dibuktikan dari beberapa indikator sebagai berikut: (1) Siswa dapat mendefinisikan dan menjelaskan materi pelajaran yang telah dibahas oleh guru menunjukkan 85,48%. (2) Siswa dapat menyimpulkan dengan kalimatnya sendiri atas materi pelajaran yang telah dibahas menunjukkan 80,65%. (3) Siswa paham membuat kartu pertanyaan menunjukkan 90,32%. (4) Siswa paham membuat kartu jawaban menunjukkan 90,32%. (5) Ketuntasan hasil belajar siswa menunjukkan 90,32%.Kata kunci: Pemahaman, Hasil Belajar, Numbered Heads Together, Giving Question and Getting Answer*) Nama sekolah disamarkan ABSTRACT  The objective of this research is to improve the understanding on the Service Company Accounting learning of the students in Grade X AK 3 of State Vocational High School YYY through the application of the cooperative learning model of the NHT type with Giving Question and Getting Answer strategies on the topic of discussion of Financial Statement.This research used the classroom action research. The subjects of research were the students as many as 31 female students in Grade X AK 3 of the aforementioned school. The data sources of research were the Accounting teacher and students of the school involved in the research. The data of research consisted of quantitative and qualitative ones and were collected through observation, in-depth interview, documentation, and test. They were validated by using the method triangulation and investigator triangulation. The result of research shows that the application of the cooperative learning model of the NHT type with Giving Question and Getting Answer strategies in the Service Company Accounting subject matter on the topic of discussion of Financial Statement can improve the understanding on the Service Company Accounting learning of the students in Grade X AK 3 of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year 2014/2015 as indicated by the following indicators: (1) 85.48% of the students are able to define and explain the learning material instructed by the teacher; (2) 80.65% of the students are able to conclude in their own words the learning material delivered by the teacher; (3) 90.32% of the students understand how to make question cards; (4) 90.32% of the students understand how to make answer card and (5) 90.32% of the students fulfill the minimum learning completeness criteria. Keywords: Understanding, Learning Result, Numbered Heads Together, Giving Question and Getting Answer
PENERAPAN ADVANCE ORGANIZER BERBANTUAN CROSSWORD PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI Fadila, Ichsanatun; -, Siswandari; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.822 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar dalam pembelajaran siklus akuntansi perusahaan dagang pada siswa kelas XC SMK Wikarya Karanganyar dengan menerapkan model pembelajaran advance organizer berbantuan media crossword puzzle.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XC SMK Wikarya yang berjumlah 31 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, dokumentasi/arsip, tes. Validitas data menggunakan teknik validitas isi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji T.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran advance organizer berbantuan media crossword puzzle dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dari prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Keaktifan pada tahap prasiklus 41,67%, dan siswa yang mencapai nilai KKM 38,70% ( 12 siswa ), pada siklus I keaktifan siswa meningkat menjadi 66,37% dan siswa yang mencapai nilai KKM 61,29% ( 19 siswa ), kemudian pada siklus II keaktifan siswa meningkat menjadi 94,09% dan siswa yang mencapai nilai KKM sebesar 87,09% ( 27 siswa ).Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran advance organizer berbantuan media crossword puzzle dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar dalam pembelajaran siklus akuntansi perusahaan dagang siswa kelas XC SMK Wikarya Karanganyar.Kata kunci : keaktifan, hasil belajar, model pembelajaran advance organizer dan media crossword puzzle  ABSTRACT The objective of this reserach is to improve the learning activeness and result in the Trading Company Accounting Cycle subject matter of the students in Grade XC of Wikarya Vocational High School of Karanganyar through the application of advance organizer and crossword puzzle media learning models.This research used the classroom action research (CAR) with two cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of research were the students as many as 31 in Grade XC of the aforementioned school. The sources of data were the subject matter teacher and students of the school. The data of research were collected through observation, documentation/archives, and test. They were validated by using the content validation and descriptively analyzed by using the T-test.The result of this research shows that the application of advance organizer and crossword puzzle media learning models can improve the students’s  learning activeness and result. Prior to the treatment, the learning result is 41.67% and the number of the students who fulfill the minimal completeness criterion is 12 (38.70%). Following the treatment, the students’ activeness becomes 66.37% in Cycle I and 94.09% in Cycle II respectively, and the number of the students who fulfill the minimal completeness criterion become 19 (61.29%) in Cycle I and 27 (87.09%) in Cycle II.Thus, the application of the application of the advance organizer and crossword puzzle media learning models can improve the learning activeness and result in the Trading Company Accounting Cycle subject matter of the students in Grade XC of Wikarya Vocational High School of Karanganyar.Keywords :     Learning activeness, learning result, advance organizer and crossword puzzle media learning models
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KREATIVITAS GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI SMK BATIK 1 SURAKARTA Furaiza, Muftihah Riza; -, Siswandari; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.849 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi siswa tentang kreativitas guru dengan motivasi belajar Akuntansi siswa SMK Batik 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa XI Akuntansi SMK Batik 1 Surakarta. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah dengan teknik cluster sampling. Sampel yang diambil adalah siswa kelas XI jurusan Akuntansi SMK Batik 1 Surakarta yang berjumlah 65 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket/kuesioner dan teknik dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, korelasi Product Moment, uji t danuji F .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi siswa tentang kreativitas guru dengan motivasi belajar Akuntansi siswa kelas XI Jurusan Akuntansi SMK Batik 1 Surakarta.Kata Kunci: Persepsi Siswa tentang Kreativitas Guru, Motivasi Belajar Akuntansi AbstractThe objective of this research is to investigate the correlation between the students’ perception on the teacher’s creativity and the learning motivation in Accounting of the students of Vocational High School Batik 1 of Surakarta.This research used the descriptive quantitative method. Its population was students in Grade XI of  Vocational High School Batik 1 of Surakarta. The samples of research were taken by using the cluster sampling technique. They included all of the students as many as 65 in Grade XI of Accounting Department of the school.The data of the research were collected through questionnaire and documentation. They were analyzed by using the simple linear regression analysis, Product Moment correlation, t test, and F test.The result of research shows that there was a positive and significant correlation between the students’ perception on the teacher’s creativity and the learning motivation in Accounting of the students of  Vocational High School Batik 1 of SurakartaKeywords: Students’ perception on teacher’s creativity, learning motivation in Accounting
PENERAPAN TEKNIK PENILAIAN DIRI DENGAN RUBRIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMK Khomidah, Tri Nurul; -, Sudiyanto; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.911 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penilitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran diri, motivasi berprestasi, partisipasi aktif dan prestasi belajar siswa melalui penerapan teknik penilaian diri dengan rubrik pada siswa kelas X Akuntansi 2 SMK Batik 1 Surakarta.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan interpretasi, dan analisis dan refleksi tindakan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 2 SMK Batik 1 Surakarta yang berjumlah 34 siswa. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan, angket sederhana, tes dan dokumentasi.Berdasarkan penelitian pada siklus I menunjukan bahwa penerapan teknik penilaian diri dengan rubrik dalam pembelajaran akuntansi mampu meningkatkan prestasi belajar siswa meskipun belum optimal. Hal ini ditunjukan oleh pencapaian indikator prestasi belajar siswa yang mencapai 64,71% dari kondisi awal sebesar 38,24%. Indikator kesadaran diri sebesar 70,15%, motivasi berprestasi sebesar 74,20%, dan partisipasi aktif siswa sebesar 73,56%. Pada siklus II, hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan teknik penilaian diri dengan rubrik dalam pembelajaran akuntansi mampu meningkatkan prestasi belajar siswa secara optimal. Hal ini ditunjukan oleh prestasi belajar siswa yang telah mencapai 85,29%, disertai adanya peningkatan kesadaran diri siswa sebesar 78,34%, motivasi berprestasi siswa sebesar 81,45%, dan partisipasi aktif siswa sebesar 80,38%.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi teknik penilaian diri dengan rubrik dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Peningkatan prestasi belajar tersebut juga disertai dengan adanya peningkatan kesadaran diri, motivasi berprestasi, dan partisipasi aktif siswa.Kata kunci: kesadaran diri, motivasi berprestasi, partisipasi aktif ABSTRACTThe objective of this research is to improve the self-awareness, achievement motivation, active participation, and learning achievement of the students in Grade X of Accounting 2 of Batik Vocational High School 1 of Surakarta, through the application of the self-assessment technique with rubric.This research used the classroom action research (CAR) with two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation and interpretation, and analysis and reflection. The subjects of research were 34 students in Grade X of Accounting 2 of Batik Vocational High School 1 of Surakarta. The data of the research were collected through observation, simple questionnaire, test, and documentation.The result of this research in Cycle I shows that the application of the self-assessment technique with rubric in Accounting learning can improve the students’ learning achievement although not optimal yet. It was shown by the students’ learning achievement indicator which reached 64.71% from its early condition (38.24%). Self-awareness as much as 70.15%, achievement motivation as much as 74.20%, and student’s active participation as much as 73,56%. In Cycle II, the result of the research showed that the application of the self assessment technique with rubric in accounting learning can improve students’ learning achievement optimally. It was shown by students’ learning achievement that reached 85.29%, followed by the improvement of students’ self-awareness as much as 78.34%, students’ achievement learning as much as 81.45%, and students’ active participation as much as 80.38%.Thus, the application of the self assessment technique with rubric can improve the students’ learning achievement. The improvement of learning achievement is also followed by the improvement of self-awareness, achievement motivation, and students’ active participation.Keywords: self-awareness, achievement motivation, and active participation
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR AKUNTANSI BERBASIS SISTEM PEMBELAJARAN OTAK UNTUK SMK KELAS X Haji, Nia Vita Kusuma; -, Susilaningsih; Ivada, Elvia
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.203 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan, menguji kelayakan,dan  menguji efektivitas bahan ajar akuntansi berbentuk modul berbasis sistem pembelajaran otak untuk siswa SMK Kelas X. Metode yang digunakan adalah modifikasi penelitian dan pengembangan Borg & Gall. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Akuntansi SMK Selamat**. Data dikumpulkan dengan metode angket dan tes. Angket diuji dengan validitas konstruk. Tes diuji dengan validitas isi dan validitas butir item. Reliabilitas tes diuji dengan rumus Alpha. Hasil penelitian yaitu (1) pengembangan modul diawali dengan melakukan penelitian dan pengumpulan informasi awal, merencanakan bagian-bagian modul, membuat perangkat pembelajaran, mengembangkan format modul awal, melakukan uji coba dan revisi, dan penyebaran; (2) modul dinyatakan layak dengan nilai 80,77 oleh ahli materi, 63, 55 oleh ahli media, dan 83 oleh siswa; (3) modul memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan ajar lama, terbukti dari hasil t-test independent hasil belajar siswa menunjukkan rhitung > rtabel. Hasil perhitungan rhitung pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik masing-masing sebesar 4,840, 8,287, dan 4,361, rtabel pada taraf signifikansi 0,05 (sig 2 tailed) df 70 adalah 1,994.**Merupakan nama samaran. ABSTRACT The objectives of this research are to develop, to  examine the feasibility , and to examine the effectiveness of the accounting learning material design formed module based on the brain-based learning for the students in Grade X of Vocational High School. This research used the research and development (R&D) method claimed by Borg & Gall with some modification. The subjects of research were the Grade X students of Vocational High School of Selamat. The data of research were collected through questionnaire and test. The former was validated using the construct validity. The latter was validated using the content validity and the item validity, and its reliability was tested using the Alpha formula. The results of research are as follows: 1) The module development includes preliminary research and information collection, planning the module parts, creating the learning devices, developing the preliminary module format, conducting preliminary product testing and executing revision, and dissemination of product respectively. 2) the module is declared feasible to be used as it is scored 80.77 by material expert, 63.55 by media expert, and 83 by student. 3) the module has a higher effectiveness than the old learning material as indicated by the result of the independent t test on the students’ learning result where the value rcount  > rtable. The result of calculation shows that the values of rcount which covers three aspects, namely cognitive, affective, and psychomotor ones are 4.840; 8.287; and 4.361. Meanwhile, the value of rtable at the significance level = 0.05 (sig 2 tailed) with the df 70 is 1.994. Kata kunci: bahan ajar, strategi pembelajaran, hasil belajar
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KOMBINASI PEER TUTORING DAN TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI Valia, Rina; -, Sudiyanto; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.184 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran akuntansi di SMA Negeri 1 Ngemplak tahun pelajaan 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif kombinasi peer tutoring dan Teams Games Tournament (TGT).Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah guru akuntansi dan siswa kelas XI IPS 1 di SMA negeri 1 Ngemplak yang berjumlah 27 siswa. Data penelitian meliputi data hasil belajar ranah kognitif, data hasil belajar ranah afektif, data hasil belajar ranah psikomotorik, dan data pelaksanaan pembelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, penilaian diri, dan dokumentasi. Validitas instrumen tes hasil belajar menggunakan validitas isi dan untuk hasil belajar afektif dan psikomotorik menggunakan triangulasi penyidik. Penelitian dilaksanakan dua siklus yang terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif kombinasi peer tutoring dan Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan keterampilan guru dalam pelaksanaan pembelajaran diikuti dengan peningkatan hasil belajar akuntansi pada pratindakan, siklus I, dan siklus II. Keterampilan guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada pratindakan sebesar 32,61%, siklus I sebesar 78,26%, dan siklus II sebesar 92,39%. Hasil belajar ranah kognitif meningkat setiap siklusnya. Pada pratindakan persentase ketuntasan siswa 14,81%, siklus I sebesar 78,26%, dan siklus II sebesar 92,39%. Pada hasil belajar ranah afektif siswa, persentase siswa yang memperoleh nilai Sangat Baik (SB) dan Baik (B) meningkat dari pratindakan sebesar 29,63%, siklus I sebesar 88,89%, dan siklus II sebesar 100%. Hasil belajar ranah psikomotorik pada pratindakan sebesar 11,11%, siklus I sebesar 33,33%, dan siklus II meningkat menjadi 100%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif kombinasi peer tutoring dan Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran akuntansi di SMA Negeri 1 Ngemplak.Kata kunci: Peer tutoring. Teams Games Tournament (TGT). Hasil belajar ABSTRACTThe objective of this research is to improve learning outcomes in Accounting learning of the students of State Senior Secondary School 1 of Ngemplak through the application of the cooperative learning model of combined PT and TGT.This research used classroom action research (CAR) with two cycles, and each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. Its subjects were accounting teacher and 27 students in Grade XI of Social Science 1 of the school. The data of research were those of students’ learning outcomes in cognitive, affective, and psychomotor aspects and those of the learning implementation. They were collected through test, observation, self assessment, and documentation. The validation of learning outcome test used the content validity, while the affective and psycomotor data were validated by using the investigator triangulation.The result of research shows that the application of the Cooperative learning model of combined PT and TGT can improve the Accounting learning outcomes. The percentages of the teachers’ skills in the learning implementation were 32.61% in Pre-cycle, 78.26% in Cycle I, and 92.39% in Cycle II. The percentages of students completing the minimal learning criterion were 14.81% in Pre-cycle, 78.26% in Cycle I, and 92.39% in Cycle II respectively; in the affective aspects, the percentages of students with Grades A (Very Good) and B (Good) were 29.63% in Pre-cycle, 88.89% in Cycle I, and 100% in Cycle II respectively; and in psychomotor aspect, the percentages of students were 11.11% in Pre-cycle, 33.33% in Cycle I, and 100% in Cycle II respectively.Thus, the application of the Cooperative learning model of combined PT and TGT can improve the Accounting learning outcomes of State Senior Secondary School 1 of Ngemplak.Keywords: Peer tutoring (PT). Teams Games Tournament (TGT). Learning outcomes.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI MELALUI METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA DAN MAKE A MATCH Rauufuddin, Rasyiid Ghoniyyu; Santoso, Sigit; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.682 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada  peningkatan hasil belajar akuntansi melalui penerapan metode pembelajaran tutor sebaya dan make a match pada siswa kelas X AP 1 SMK Negeri 1 Banyudono tahun ajaran 2014/2015.Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus di mana masing-masing siklus dilakukan dalam empat tahapan, yaitu (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan dan (4) refleksi/evaluasi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X AP 1 SMK Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2014/2015 sebanyak 36 siswa yang dengan komposisi 36 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborasi dengan guru mata pelajaran akuntansi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan lembar observasi, wawancara, dokumentasi dan teknik evaluasi berupa tes.Hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan metode pembelajaran tutor sebaya dan make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pengantar akuntansi kelas X AP 1 SMK Negeri 1 Banyudono tahun ajaran 2014/2015. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian sebagai berikut: (1) Hasil belajar ranah kognitif menunjukkan peningkatan dari 66,67% atau  24 siswa pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 86,11% atau 31 siswa, (2) Hasil belajar ranah afektif menunjukkan peningkatan yaitu siswa menjadi lebih berpartisipasi dalam pembelajaran pada siklus I nilai siswa dengan nilai kategori ≥ Baik adalah 72,22% atau 26 siswa dan meningkat menjadi 86,11% atau 31 siswa pada siklus II, (3) )   Hasil belajar ranah psikomotorik menunjukan peningkatan yaitu siswa yang mendapat nilai dengan kategori ≥B adalah 58,33% atau 21 siswa dan pada siklus II meningkat menjadi 91,67% atau 33 siswa.Kata kunci: Metode pembelajaran tutor sebaya, make a match, hasil belajar.ABSTRACT The objective of this research is to investigate whether or not there is an improvement of the learning result in the Accounting subject matter through the application of the peer tutoring and make-a-match learning methods of the students in Grade X Office Administration 1 of State Vocational High School 1 of Banyudono in Academic Year 2014/2015.This research used the classroom action research with two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection/evaluation. The subjects of research were all of the students as many as 36 in Grade X Office Administration 1 of State Vocational High School 1 of Banyudono in Academic Year 2014/2015. The research was collaboratively done with the Accounting subject matter teacher. The data of research were collected through observation, in-depth interview, documentation, and test.The result of research shows that the application of the peer tutoring and make-a- match learning methods can improve the learning result in the Accounting subject matter of the students in Grade X Office Administration 1 of State Vocational High School 1 of Banyudono in Academic Year 2014/2015: 1) The number of students whose learning result increases in the cognitive domain is 24 (66.67%) in Cycle I and 31 (86.11%) in Cycle II respectively.  2) The learning result in the affective domain with the score category > Good increases, i.e. the students taking more participation in the learning process. The number of the students with the score category of >Good   is 26 (72.22%) in Cycle I and 31 (86.11%) in Cycle II respectively. 3) The learning result in the psychomotor domain with the score category > B also increases. The number of the students with the score category of >  B is 21 (58.33%) in Cycle I and 33 (91.67%) in Cycle II respectively.Keywords: Peer tutoring, make-a-match, learning result
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR AKUNTANSI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN THINK PAIR SHARE DENGAN MEDIA MONOPOLI PADA KELAS X AK-2 SMK N 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Puspitaweni, Dianita; -, Sukirman; Ivada, Elvia
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.422 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk apakah meningkatkan keaktifan belajar akuntansi melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair Share (TPS) dengan media monopoli pada siswa kelas X AK 2 SMK Negeri 6 Surakarta.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas X AK-2 SMK Negeri 6 Surakarta yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan tiga siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) observasi dan interpretasi, dan (d) analisis dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Sumber data yang dilakukan berasal dari guru, siswa, aktivitas pembelajaran, dan hasil tes siswa.Validitas instrumen yang digunakan adalah validitas isi, sedangkan validitas data menggunakan teknik triangulasi metode dan penyidik. Analisis data menggunakan analisis data teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair Share (TPS) dengan media monopoli dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan presentase keaktifan belajar siswa yang mengalami kenaikan dari pratindakan sampai siklus III. Pada siklus I keaktifan mengalami kenaikan sebesar 14,50% yaitu dari 50% menjadi 64,50%, pada siklus II keaktifan mengalami kenaikan sebesar  9,125%, yaitu dari 64,50% menjadi 73,625%, dan pada siklus III juga mengalami kenaikan keaktifan belajar sebesar 8,755%, yaitu dari 73,625% menjadi 82,38%. Pada siklus I tes hasil belajar siswa mengalami kenaikan sebesar 12,5%, yaitu dari 34,375% menjadi 46,875%, pada siklus II mengalami kenaikan sebesar 12,5%, yaitu dari 46,875% menjadi 59,375%, dan pada siklus III juga mengalami kenaikan sebesar 18,6%, yaitu dari 59,375% menjadi 78%.Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dan Think Pair Share dengan media monopoli dapat meningkatkan keaktifan belajar akuntansi pada kelas X AK-2 SMK Negeri 6 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci: Keaktifan Belajar, hasil Belajar, Problem Based Learning, Think Pair Share, monopoli ABSTRACT The objective of  this research  is to improve the Accounting learning activeness through the application of the problem based learning  (PBL)  and think pair share (TPS) models with monopoly media of the students  in grade X  AK-2 of State Vocational High School 6 Of Surakarta in Academic Year 2014/2015.This research used the classroom  action research with three cycles. Each cycle consisted of four phases i.e (a) planning, (b) implementation, (c) observation and interpreting, and (d) analyzing and refletion. The subjects of the research consisted of 32 students of the aforementioned school. The data of the research were collected trought in-depth interview, observation, test, and documentation. The sources of the research were teacher, students, learning activities and test result of the students. The instrument of  research were validited with the content validity, and the data were validited by using the method triangulation and investigator triangulation. The data were analyzed by using the comparative descriptive analyses technique and critical analyses techniques.The results of  research are shows that the application of the PBL and TPS with monopoly media can improve the students’Accounting learning achievement as indicated by the increased percentage of  the students’Accounting activeness in pre-treatment through cycle III. In cycle, the students’Accounting achievement increases as much as 14,50% from 50% to 64,50%. In cycle II increases as much 9,125% from 64,50% to 73,625%. In cycle III, it increases as much 8,755% from 73,625% to 82,38%. %. In addition, the students’ test score average also improves from the pre-treatment through cycle III. In cycle I, the students’ test score average increases as much as 125% from 34,375% to 46,875%. In cycle II it increases as much as 12,5%  from 46,875% to 59,375%. Finally, in cycle III, it increases as much as 18,6% from 59,375%to 78%. Thus, the application of the problem based learning and think pair share models with monoply media can improve the Accounting learning activeness of the students in Grade X AK-2 of State Vocational High School 6 Of Surakarta in Academic Year 2014/2015.Keywords: Learning activeness, Test Result, Problem Based Learning, Think Pair Share, monopoly