Articles

Found 15 Documents
Search

KELIMPAHAN GASTROPODA PADA HABITAT LAMUN DI PERAIRAN DESA TONGALI KECAMATAN SIOMPU Minarni, Minarni; Jahidin, Jahidin; Darlian, Lili
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.193 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kelimpahan Gastropoda pada habitat lamun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode transek garis (Line Transect Method). Pengambilan sampel Gastropoda dilakukan pada waktu surut dan dilakukan sebanyak tiga kali dengan selang waktu dua hari tiap engambilan sampel. Spesies Gastropoda yang ditemukan di daerah penelitian adalah Bulla sp., Cerithium sp., C. aluco, C. vertagus, Conus sp., Cymbiola vespertilio, Cypraea sp., C. moneta, C. tigris, Littorina obtusata, Natica sp., Nassarius gruneri, N. arcularius, N. fraudator, Nerita sp., Polinices mammilla, Strombus sp., S. Canarium, S. gibberulus, S. luhuanus, S. gigas, Terebellum terebellum, dan Trochus niloticus. Kelimpahan Gastropoda di habitat lamun tertinggi pada penelitian hari kedua dan hari ketiga diperoleh spesies Strombus gibberulus dengan masing-masing nilai kelimpahan yaitu 15,93 ind/m2 dan 10,46 ind/m2 sedangkan penelitian hari pertama diperoleh spesies Strombus Canarium dengan nilai kelimpahan yaitu 10 ind/m2.Kata kunci: Kelimpahan, Gastropoda, Lamun
GASTROPODA DAN BIVALVIA EPIFAUNA YANG BERASOSIASI DENGAN MANGROVE DI DESA PULAU TAMBAKO KECAMATAN MATAOLEO KABUPATEN BOMBANA Masni, Masni; Jahidin, Jahidin; Darlian, Lili
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 1, No 1 (2016): Ampibi 1
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.049 KB)

Abstract

Gastropoda dan Bivalvia Epifauna yang Berasosiasi dengan Mangrove di Desa Pulau Tambako Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis Gastropoda dan Bivalvia epifauna yang berasosiasi dengan mangrove di Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi dengan tekhnik jelajah. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun berdasarkan jenis mangrove. Pengambilan sampel gastropoda dan bivalvia epifauna pada tiap stasiun dilakukan dengan 10 kali pengulangan. Teknik analisis data secara deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan ciri-ciri morfologi setiap jenis gastropoda dan bivalvia epifauna yang berasosiasi dengan mangrove di lokasi penelitian dengan mengacu pada buku identifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gastropoda epifauna yang berasosiasi dengan mangrove terdiri dari 4 ordo, 6 familia, 10 genus, dan 17 spesies yaitu Terebralia sulcata B., Terebralia palustris L., Batillaria sordida G., Terebralia sp Telescopium telescopium L., Cerithidea quoyii H., Cerithideopsilla cingulata G., Littorina scabra L., Littorina intermedia P., Littorina ardouiniana H., Ergalatax sp., Chicoreus capucinus, Turbo bruneus R Nassarius nitidus J., Cassidula nucleus G., Nerita lineata G., Cerithium coralium K., bivalvia epifauna yang berasosiasi dengan mangrove terdiri 1 familia, 2 genus dan 2 spesies yaitu Saccostrea cucullata B., dan Ostrea edulis L. Kata Kunci: gastropoda, bivalvia, epifauna, asosiasi, mangrove 
KELIMPAHAN DAN DISTRIBUSI GASTROPODA BERDASARKAN UKURAN CANGKANG PADA EKOSISTEM MANGROVE DI DESA MALIGANO KECAMATAN MALIGANO KABUPATEN MUNA Jamil, Awaludin; Jahidin, Jahidin; Sabilu, Murni
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.267 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pola distribusi dan kelimpahan gastropoda yang berukuran besar, sedang dan kecil pada ekosistem mangrove di Desa Maligano. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kuadrat. Ukuran kuadrat adalah 10 m x 10 m, di dalam kua drat terdapat plot ukuran 1 m x 1m sebanyak 9 plot yang diletakan secara acak beraturan sebagai tempat pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung pada daerah pengambilan sampel. Selanjutnya data diolah secara kuantitaf dengan menggunakan rumus kelimpahan dan Indeks Morisita, kemudian diuji dengan menggunakan Chi-kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tujuh famili yang terdiri dari sepuluh spesies gastropoda yaitu Cerithidea cingulata, Cheritium coralium, Chicoreus microphyllus, Littorina scabra, Nassarius crenatus, Nerita costata, Telebralia sulcata, Telescopium telescopium, Terebralia paalustris, Trochus maculatus. Berdasarkan kelimpahannya spesies gastropoda berukuran kecil yang memiliki nilai kelimpahan tertinggi adalah Telebralia sulcata yaitu 11,81 ind/m2 dan terendahadalah Chicoreus microphyllus yaitu 1,75 ind/m2. Spesies gastropoda berukuran sedang yang memiliki nilai kelimpahan tertinggi adalah Cerithidea cingulata yaitu 1,4 ind/m2 dan terendah adalah Nerita costata dengan nilai kelimpahan 1 ind/m2. Pola sebaran kesepuluh spesies gastropoda berukuran kecil dan Cerithidea cingulata berukuran sedang menunjukan pola sebaran mengelompok karena nilai Id > 1 dan telah diuji dengan menggunakan Chi-kuadrat menunjukan nilai Xhitung > Xtabel. Nerita costata berukuran sedang memiliki nilai indeks = 0 (Id<1) dan berdasarkah uji Chi-kuadrat menghasilkan nilai Xhitung < Xtabel, menunjukan pola sebaran seragam. Kata Kunci: Kelimpahan, Distribusi, Gastropoda, Ukuran Cangkang, Ekosistem Mangrove.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATERI SISTEM EKSKRESI PADA SISWA KELAS VIIIe SMP NEGERI 20 KENDARI Nursamdiyanti, Nursamdiyanti; Jahidin, Jahidin; Darlian, Lili
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 1, No 3 (2016): Ampibi 3
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.394 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIIIe SMP Negeri 20 Kendari melalui penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis inkuiri. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016 di SMP Negeri 20 Kendari. Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus belajar. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus melalui empat tahapan yakni: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi; dan (4) refleksi. Subyek penelitian siswa kelas VIIIe SMP Negeri 20 Kendari yang berjumlah 27 orang, terdiri dari 19 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Sumber data yang diperoleh dari penelitian ini menggunakan lembar observasi aktivitas siswa dan tes evaluasi hasil belajar kognitif siswa siklus I dan siklus II. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara deskriptif. Keberhasilan tindakan aktivitas siswa siklus I mencapai 58,8% dengan kategori cukup dan siklus II mencapai 82,1% dengan kategori baik. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 55,6%, ketuntasan hasil belajar siswa siklus II mengalami peningkatan sebesar 88,9%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis inkuiri dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIIIe SMP Negeri 20 Kendari.Kata kunci: Inkuiri, Aktivitas, Hasil Belajar.
KELIMPAHAN BULU BABI (ECHINOIDEA) DI INTERTIDAL PERAIRAN PULAU LIWUTONGKIDI KECAMATAN SIOMPU KABUPATEN BUTON SELATAN Irianto, Aljizat; Jahidin, Jahidin; Sudrajat, Hittah Wahi
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.469 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kelimpahan Bulu Babi (Echinoidea) di Intertidal Perairan Pulau Liwutongkidi Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan teknik pengambilan sampel menggunakan kuadrat berukuran 5m x 5m. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun pengamatan yang ditempatkan berdasarkan perbedaan penutup substrat dasar perairan. Pengambilan data pada saat surut air laut. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 6 jenis bulu babi dari 4 famili yang ditemukan di lokasi penelitian yaitu Salmacis bicolor, Tripneustes gratilla, Diadema setosum, Echinotrix calamaris, Echinometra mathaei, dan Toxopneustes pileolus. Kelimpahan individu tertinggi pada ketiga stasiun pengamatan dari jenis Diadema setosum dengan nilai kelimpahan berturut-turut 10.2 individu/150 m2, 7.6 individu/150 m2 dan 10.2 individu/150 m2. sedangkan kelimpahan jenis tertinggi pada stasiun I dengan nilai kelimpahan29.6 individu/150 m2. Indeks keanekaragaman pada stasiun I adalah 1.32 dengan kriteria keanekaragaman sedang. Pada stasiun II dan III berturut-turut 0.77 dan 0.71 dengan kriteria keanekaragaman rendah. Indeks dominansi jenis tertinggi pada ketiga stasiun yaitu Diadema setosum pada stasiun II dengan nilai 0.5331 dengan kriteria dominansi sedang.Kata kunci: Bulu Babi, Intertidal Perairan Pulau Liwutongkidi, Kelimpahan
KEANEKARAGAMAN SERANGGA (INSECTA) SUBKELAS PTERYGOTA DI HUTAN NANGA-NANGA PAPALIA Alrazik, Muhammad Uksim; Jahidin, Jahidin; Damhuri, Damhuri
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.816 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga yang terdapat di Kelurahan Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 Juni sampai dengan 19 Juni 2016. Pengambilan sampel dengan metode eksplorasi dengan menggunakan jaring serangga dan perangkap jebak gantung (pitfall trap). Hasil penelitian menunjukan bahwa suhu udara, kelembaban, dan intensitas cahaya mendukung bagi kehidupan dan perkembangan serangga. Secara keseluruhan serangga yang ditemukan di lokasi penelitian terdiri dari 9 ordo dan 27 famili yaitu Caenagrionidae, Libellulidae, Chlorocypidae, Cimbicidae, Apidae, Tryphonidae, Ichneumonidae, Sphecidae, Acrididae, Phaneropteridae, Tetrigidae, Chrysomelidae, Cerambycidae, Meloidae, Miridae, Rediviidae, Cantharidae, Cecidomyiidae, Muscidae, Caliphoridae, Blattidae, Grillidae, Mantidae, Tettiginidae, Nymphalidae, Papilionidae, Hesperidae. Jumlah keseluruhan individu yang ditemukan dalam penelitian yaitu 358 individu dari 37 spesies serangga. Berdasarkan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener spesies serangga yang memiliki keanekaragaman sedang terdapat pada vegetasi rumput yaitu 1,32, vegetasi semak dan pohon yaitu 1,33 dan vegetasi tegakan yaitu 1,30. Hal ini menunjukkan status ketiga vegetasi memiliki keanekaragaman ‘sedang’. Kata  kunci: Keanekaragaman Serangga, Pterygota, Hutan Nanga-Nanga Papalia.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN POWER POINT BERBASIS “HYPERLINK” BAHASAN SISTEM GERAK PADA MANUSIA DAN HEWAN VERTEBRATADI KELAS XI IA 6 SMA NEGERI 2 KENDARI Alam, La Ode Muh Nur; Jahidin, Jahidin; Parakkasi, Parakkasi
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.627 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IA6 SMA Negeri 2 Kendari melalui media pembelajaran Power Point berbasis Hyperlink pada pokok bahasan Sistem Gerak Pada Manusia dan Hewan Vertebrata. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model pembelajaran langsung (Direct Instructions) dengan dua siklus belajar, setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan yang melalui empat tahapan yakni: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi; dan (4) refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa yang diukur dengan menggunakan tes hasil belajar siklus I dan siklus II serta lembar observasi aktivitas siswa dan aktivitas guru siklus I dan siklus II. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Keberhasilan tindakan aktivitas siswa siklus I memperoleh rata-rata sebesar 3,14 dengan kategori baik, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata sebesar 3,85 dengan kategori baik. Keberhasilan tindakan aktivitas guru siklus I memperoleh rata-rata sebesar 3,35 dengan kategori baik, sedangkan pada siklus II memperoleh rata-rata sebesar 3,85 dengan kategori baik. Dari hasil analisis data diketahui ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 89,65% siswa memperoleh nilai ratarata sebesar 85,88 dan ketuntasan hasil belajar siswa siklus II yaitu 93,10% siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 87,23. Hal ini menunjukkan bahwa perolehan siswa telah memenuhi nilai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 70% siswa memperoleh nilai ≥ 75. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Media Pembelajaran Power Point Berbasis Hyperlink dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pokok Bahasan Sistem Gerak Pada Manusia dan Hewan Vertebrata di Kelas XI IA6 SMA Negeri 2 Kendari. Kata Kunci: Media Pembelajaran Power Point Hyperlink, Hasil Belajar Kognitif Siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 PARIGI PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Saleha, Wa Ode; Jahidin, Jahidin; Darlian, Lili
JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi) Vol 1, No 1 (2016): Ampibi 1
Publisher : JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.064 KB)

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Example Non Example untuk Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Konsep Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Parigi pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Parigi melalui model pembelajaran Example Non Example pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016, di SMP Negeri 4 Parigi pada siswa Kelas VII berjumlah 24 siswa yang terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan tiga siklus belajar, setiap siklus melalui empat tahapan yakni: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi dan (4) refleksi. Sumber data yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengukuran dengan menggunakan lembar pengamatan aktivitas belajar siswa dan tes pemahaman konsep siswa pada siklus I, siklus II dan siklus III. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Keberhasilan aktivitas siswa siklus I mencapai 68.16%, siklus II mencapai 77.54% dan siklus III mencapai 80.08%. Persentase pemahaman konsep siswa siklus I mencapai 67.41%, siklus II mencapai 78.13% dan siklus III mencapai 79.76%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Example Non Example dapat meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup kelas VII SMP Negeri 4 Parigi. Kata Kunci : model pembelajaran, example non example, aktivitas belajar, pemahaman Konsep.
Antibacterial Activity of thanol Extract and Ethylacetate Fraction of Casia Alata Leaf from Kendari-Southeast Sulawesi Nurlansi, Nurlansi; Jahidin, Jahidin
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol 3 No 3 (2016): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.791 KB) | DOI: 10.25026/jtpc.v3i3.110

Abstract

Active compound extracted from Casia alata leaf was obtained from methanol extract and ethylacetat fraction. Based on research, anti bacteria activity of methanol extract of Casia alata&nbsp; at concentration 6 mg/mL&nbsp; gave high inhibition of the growth of positive gram bacteria colonies of B. cereus&nbsp; and S. aureus&nbsp; with inhibition zone 11,0 mm&nbsp; and 16,1 mm and gaves negative inhibiton of negative gram bacteria&nbsp; colonies of E. coli and&nbsp; S. typhi with inhibition zone 11,6 mm dan 5,9 mm. Ethylasetat fraction showed higher zone inhibition then methanol extract. Based on research result it was show that ethylacetat fraction gaves strong inhibition of the growth of positive gram bacteria colonies of &nbsp;B. cereus&nbsp; and S. aureus&nbsp; with inhibition zone 18,1 mm&nbsp; and 14,3 mm, and gave moderate inhabitation for negative gram bacteria&nbsp; colonies of coli and&nbsp; S. typhi with inhibition zone 9,0 mm and 5,7 mm. Separation result&nbsp; of ethylacetat fraction using coloumn chromatography with silica gel G60 F254 ­as stationary pahase showed that ethylacetat fraction&nbsp; with&nbsp; the same concentration at 6 mg/mL show higher inhibition effect&nbsp; especially for&nbsp; positive gram bacteria colonies of B. cereus&nbsp; and S. aureus&nbsp; with inhibition zone 24,2 mm&nbsp; and 24.0 mm. Key Word: &nbsp;Casia alata,&nbsp; ethylacetat ftaction,&nbsp; antibacteria&nbsp; activity
INVESTASI BAGI HASIL DALAM EKONOMI MIKRO ISLAM Jahidin, Jahidin
ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan Vol 10, No 1 (2016): ADLIYA : Jurnal Hukum dan Kemanusiaan
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.317 KB) | DOI: 10.15575/adliya.v10i1.5149

Abstract

AbstrakKeadilan dan kemaslahatan merupakan dasar dan tujuan dalam sistem ekonomi Islam. Sehingga ekonomi Islam mengajarkan, bahwa dalam menjalin kerja sama dalam kegiatan perekonomian tidak terjadi suatu kesenjangan, seperti halnya tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Oleh karena itu, berkenaan dengan kerja sama dalam kegi­atan perekonomian, sistem ekonomi Islam tidak seperti sistem ekonomi konvensional. Hal ini terlihat pada salah satu bentuk kerjasama pembe­rian modal usaha, di mana sistem ekonomi kon­vensional menggunakan sistem bunga untuk mendapatkan ke­untungan dalam kerja sama terse­but, berbeda dengan sistem ekonomi Islam yang menggunakan sistem bagi hasil untuk men­dapatkan keuntungan, sehingga keuntungan yang didapat merupakan keuntungan bersama dan dibagi sesuai denga kese­pakatan bersama. Adapun model atau macam-macam investsi bagi hasil dalam ekonomi mikro Islam sangat banyak. Namun secara umum prinsip bagi hasil dalam perbankan syari'ah dapat dilakukan dalam empat akad utama yakni al-musyârakah, al-mudlârabah, al-muzâra‘ah, dan al-musâqah. Sungguhpun demikian prinsip yang paling banyak dipakai adalah al-musyârakah dan al-mudlârabah.