Articles

Found 32 Documents
Search

Implementation of Geometry Multimedia Based on Van Hiele's Thinking Theory for Enhancing Critical Thinking Ability for Grade V Students Primasatya, Nurita; Jatmiko, Jatmiko
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : IIES Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.536 KB) | DOI: 10.33122/ijtmer.v1i2.40

Abstract

This study is a advances study of the development of geometry multimedia based on Van Hiele's thinking theory with the aim of for enhancing critical thinking ability using the ADDIE development model. In this study, a difference test was conducted to determine the effect of using geometry multimedia on students' critical thinking abilities. This experiment was conducted at SDN Mojoroto 1 and SDN Mojoroto 6 Kota Kediri. The results of the t-test analysis show that there are significant differences between the critical thinking abilities of students who use geometry multimedia based on Van Hiele's thinking theory and those who do not use geometry multimedia based on Van Hiele's Thinking Theory.
REKAYASA NILAI PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Jatmiko, Jatmiko; Wibowo, Ary; Sriyana, Sriyana; Dwi H., Jati Utomo
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Value engineering of multipurpose building project Semarang State University conducted for optimization of cost and functionality. Value engineering is used to evaluate the project plan in order to save the budget costs, optimize performance and efficiency of time but still consider the quality of the work. Application of value engineering aims to obtain high-cost work items, bring alternative design ideas to replace the original design on selected work items and calculate the cost savings from the application of value engineering. Stages of this value engineering plans that include; stages of information, creative stage, analysis stage and the stage of recommendations. Identification of high-cost items of work with cost breakdown model and Pareto charts. Potential work item function analysis is performed to classify the basic functions and secondary functions in order to obtain the ratio of cost / worth, then performed a zero-one matrix analysis to determine the best alternative of testing against several criteria functions presented. Value engineering analysis results indicate that cost savings, for items slab occurred saving the value / cost of Rp. 3.274.245.393, 35 or 51.20 % of the initial cost of Rp. 6,394,649,122.60 and 8.57 % of the total project cost. For items foundations occurred saving the value / cost of Rp. 318,946,000 or 41.27 % of the initial cost of Rp. 772,790,000.00 and 1.19 % of the total project cost. For the cost of the item walls Eco Lite Panel larger Rp. 140,847,906.93 of the cost of masonry, but in terms of execution time Eco Lite Panels faster than bricks with the result of the acceleration time fee of Rp. 224.734.555,16 or 21,82 % of the cost of the wall work and 0.59 % of the total project cost. Physical Eco Lite Panel calsiboard coated on both sides to make more smooth and flat surface so that the surface can be directly painted. So the total cost savings after the engineering value is equal Rp. 3.817.926.101,65 or by 9.99 % of the total cost of the overall work of Rp. 38,199,420,000.00.
METODE FUZZY TSUKAMOTO DALAM APLIKASI SISTEM ESTIMASI STOK BARANG Firliana, Rina; Jatmiko, Jatmiko; Dewi, Ervin Kusuma; Ristyawan, Aidina
Jurnal Sains dan Informatika Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Sains dan Informatika
Publisher : Teknik Informatika, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.014 KB) | DOI: 10.34128/jsi.v3i2.110

Abstract

Abstrak  –  Penelitian yang dilatar belakangi oleh penyimpanan data yang masih menggunakan cara manual dinilai kurang efektif dan efisien, dan pemilik toko yang sering mengalami kesalahan dalam menentukan berapa jumlah suatu jenis barang yang harus ditambah stoknya pada gudang, sehingga dibuatlah suatu Metode Fuzzy Tsukamoto dalam Aplikasi Sistem Estimasi Stok dengan bertujuan mengurangi terjadinya kesalahan saat pendataan barang dalam memperkirakan berapa jumlah suatu barang harus di tambah stoknya. Bagaimana membangun suatu Aplikasi yang dilengkapi dengan estimasi stok barang serta mengimplementasikan desain aplikasi tersebut yang dulunya masih menggunakan cara manual sehingga menjadi terkomputerisasi. Perancangan aplikasi ini menggunakan metode fuzzy  tsukamoto adalah suatu cara perhitungan untuk mendapatkan nilai estimasi dari sebuah variable. Tahapan dalam pembuatan aplikasi ini meliputi pengumpulan referensi tentang pembuatan aplikasi, pembuatan desain aplikasi, implementasi, uji coba dan evaluasi. Hasil penelitian dari program ini adalah membangun suatu aplikasi mengenai pencatatan jumlah barang yang masuk dan keluar dari gudang. Aplikasi ini dilengkapi dengan estimasi stok barang sehingga mempermudah dalam perkiraan jumlah barang yang akan dibeli untuk menambah  jumlah stok pada suatu jenis barang yang ada di gudang. Dengan aplikasi ini diharapkan barang yang ada digudang akan lebih stabil.
EKSPERIMEN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIRSHARE DENGAN MODUL(TPS-M) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR Jatmiko, Jatmiko
JIPM Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : JIPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) manakah diantara Model PembelajaranTPS-M atau Think-Pair-Share” (TPS) yang menghasilkan prestasi yang lebih baik, (2) Manakah yang lebih baik, prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, sedang atau rendah, (3) manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik, di antara Model Pembelajaran TPS-M dan Think-Pair-Share (TPS) pada siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, sedang danrendah.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu (Quasi experimental), dengan desain faktorial 2x3. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMK kelompok Teknik di Kabupaten Nganjuk Tahun Akademik 2012/2013. Sampel terbagidalam 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Model pembelajaran TPS-M menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran. (2) Siswa dengan minat belajartinggi, sedang dan rendah memiliki hasilbelajar matematika yang sama.(3) Pada masing-masing minat belajar siswa baik tinggi, sedang ataupun rendah prestasi belajar matematika pada model pembelajaran TPS-M lebih baik dari pada model pembelajaran TPS. Kata Kunci :Think-Pair-Share, Modul, Minat Belajar, Prestasi Belajar Matematika
DESAIN PEMIPIL JAGUNG DENGAN SUMBER ENERGI TENAGA SURYA DAN ENERGI LISTRIK PLN Asy’ari, Hasyim; Jatmiko, Jatmiko
Emitor Vol.15 No.02 September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan yang dibutuhkan oleh seluruh negara di dunia. Hal ini mengingat energi listrik merupakan salah satu faktor utama bagi terjadinya pertumbuhan ekonomi  suatu negara. Permasalahan energi listrik  menjadi semakin kompleks ketika kebutuhan yang meningkat akan energi dari seluruh negara di dunia untuk menopang pertumbuhan ekonominya justru membuat persediaan cadangan energi konvensional menjadi semakin sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat desain pemipil jagung dengan energi tenaga surya dan energi listrik PLN.Penelitian dimulai dari pembuatan mesin pemipil jagungdan pemasangan komponen-komponen seperti panel surya, konverter dan motor DC pada pemipil jagung yang telah dirancang sebelumnya. Kemudian pengecekan komponen yang telah terpasang sudah berfungsi secara normal. Energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya akan digunakan sebagai sumber energi untuk menjalankan mesin pemipil jagung. Energi listrik PLN digunakan sebagai energi tambahan jika daya yang dihasilkan panel surya kurang. Cara pengamatan yang dilakukan adalah pengambilan data terkait nilai tegangan dan arus yang dihasilkan oleh panel suya,kecepatan putar mesin pemipil dan lama waktu pemipilan. Peralatan yang digunakan antara lain: luxmeter, Amperemeter, tachometer dan stopwatch.Hasi lpercobaan pertama dilakukan pada intensitas cahaya 103700 lux tegangan 19 V dan arus 2 A menghasilkan  kecepatan putar 1705 Rpm sehingga mesin pemipil jagung bekerja dengan sangat baik dengan waktu pemipilan 0,10 menit per jagung. Begitu seterusnya dengan intensitas yang berbeda sampai ke intensitas terendah yaitu 29300 lux tegangan 8,2 V dan arus 1 A menghasilkan kecepatan putar 402,4 Rpm sehingga mesin pemipil jagung tidak mampu lagi bekerja dengan baik (tidak dapat memipil jagung lagi). percobaan selanjutnya untuk melakukan pemipilan dengan energi listrik PLN disaat mesin pemipil jagung tidak mendapatkan suplai energi yang cukup dari panel surya karena intensitas cahaya yang rendah maka mesin dapat berpindah kesumber energi lain dengan memindahkan sumber energi ke listrik PLN. Pada penelitian ini didapati hasil setelah listrik PLN dikonversikan dengan konverter menunjukkan tegangan 11,2 V, arus 1,5 A dan kecepatan putar 910,2 Rpm sehingga didapati waktu pemipilan adalah 0,19 menit per jagung.
DESAIN PEMIPIL JAGUNG DENGAN SUMBER ENERGI TENAGA SURYA DAN ENERGI LISTRIK PLN Asy’ari, Hasyim; Jatmiko, Jatmiko
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol.15 No.02 September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan yang dibutuhkan oleh seluruh negara di dunia. Hal ini mengingat energi listrik merupakan salah satu faktor utama bagi terjadinya pertumbuhan ekonomi  suatu negara. Permasalahan energi listrik  menjadi semakin kompleks ketika kebutuhan yang meningkat akan energi dari seluruh negara di dunia untuk menopang pertumbuhan ekonominya justru membuat persediaan cadangan energi konvensional menjadi semakin sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat desain pemipil jagung dengan energi tenaga surya dan energi listrik PLN.Penelitian dimulai dari pembuatan mesin pemipil jagungdan pemasangan komponen-komponen seperti panel surya, konverter dan motor DC pada pemipil jagung yang telah dirancang sebelumnya. Kemudian pengecekan komponen yang telah terpasang sudah berfungsi secara normal. Energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya akan digunakan sebagai sumber energi untuk menjalankan mesin pemipil jagung. Energi listrik PLN digunakan sebagai energi tambahan jika daya yang dihasilkan panel surya kurang. Cara pengamatan yang dilakukan adalah pengambilan data terkait nilai tegangan dan arus yang dihasilkan oleh panel suya,kecepatan putar mesin pemipil dan lama waktu pemipilan. Peralatan yang digunakan antara lain: luxmeter, Amperemeter, tachometer dan stopwatch.Hasi lpercobaan pertama dilakukan pada intensitas cahaya 103700 lux tegangan 19 V dan arus 2 A menghasilkan  kecepatan putar 1705 Rpm sehingga mesin pemipil jagung bekerja dengan sangat baik dengan waktu pemipilan 0,10 menit per jagung. Begitu seterusnya dengan intensitas yang berbeda sampai ke intensitas terendah yaitu 29300 lux tegangan 8,2 V dan arus 1 A menghasilkan kecepatan putar 402,4 Rpm sehingga mesin pemipil jagung tidak mampu lagi bekerja dengan baik (tidak dapat memipil jagung lagi). percobaan selanjutnya untuk melakukan pemipilan dengan energi listrik PLN disaat mesin pemipil jagung tidak mendapatkan suplai energi yang cukup dari panel surya karena intensitas cahaya yang rendah maka mesin dapat berpindah kesumber energi lain dengan memindahkan sumber energi ke listrik PLN. Pada penelitian ini didapati hasil setelah listrik PLN dikonversikan dengan konverter menunjukkan tegangan 11,2 V, arus 1,5 A dan kecepatan putar 910,2 Rpm sehingga didapati waktu pemipilan adalah 0,19 menit per jagung.
KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Jatmiko, Jatmiko
JIPMat Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v3i1.2285

Abstract

Pemecahan masalah merupakan jantung pembelajaran matematika. Penerapan pengetahuan dan keterampilan pemecahan masalah sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari. Kemampuan awal siswa dan sikap siswa kepada matematika yang kurang, motivasi dan self-efficacy untuk belajar yang rendah, serta perilaku dan kemampuan guru dalam mengajar serta kreatifitas guru dalam memberikan dan memecahkan soal pemecahan masalah merupakan penyebab kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam pemecahan masalah matematika. Dari beberapa penelitian dapat di tarik Solusi alternatif yang bisa diberikan untuk mengurangi kesulitan dalam pemecahan masalah matematika, dianataranya 1). Guru harus mengubah cara mengajar serta mempelajari cara memberi motivasi kepada siswa, 2). siswa harus meningkatkan kemampuan literasi matematika, 3). guru harus belajar dari guru yang telah berhasil melaksanakan pemecahan masalah matematika, 4). keterlibatan siswa sangat penting untuk pemecahan masalah yang sukses, serta 5). guru diharapkan untuk mempelajari model pembelajaran dan kemudian membawa mereka untuk mengelola kegiatan di kelas.
BUDAYA KEDIRI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA (PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS ETNOMATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK) Khalimah, Nur; Farin, Khoyimatul Isti; Nikmah, Miftakhul; Ni’mah, Khomsatun; Jatmiko, Jatmiko
JIPMat Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i1.1482

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan LKS berbasis etnomatematika melalui pendekatan saintifik yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D) dengan menggunakan desain pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Dengan subyek penelitian siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kediri. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen diantaranya lembar penilaian oleh ahli media dan ahli materi, serta angket siswa. Luaran yang diharapkan berupa modul LKS matematika berbasis etnomatematika melalui pendekatan saitifik, sehingga dapat diketahui hasil kevalidan, kepraktisan dan keefektifan.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA GEOMETRI BERBASIS TEORI BERPIKIR VAN HIELE GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V Primasatya, Nurita; Jatmiko, Jatmiko
JIPMat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v3i2.2745

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan merancang multimedia geometri yang disesuaikan dengan tahapan yang ada pada proses berpikir van Hiele sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD. Indikator berpikir kritis yang digunakan pada penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi yang relevan, menyusun alternatif pemecahan masalah, dan membuat kesimpulan. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang hanya sampai pada tahap development. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan multimedia geometri berbasis teori berpikir van Hiele dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Meteri geometri yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi luas dan keliling lingkaran. Hasil dari uji kelayakan produk menyatakan bahwa produk multimedia geometri ini valid, praktis, dan efektif.Kata Kunci : pengembangan, multimedia, geometri, teori berpikir, van Hiele, berpikir kritis
ANALISIS PEROFORMA DAN KONSUMSI DAYA MOTOR BLDC 350 W PADA PROTOTIPE MOBIL LISTRIK ABABIL Jatmiko, Jatmiko; Basith, Abdul; Ulinuha, Agus; Muhlasin, Muhammad Afan; Khak, Ibnu Shokibul
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 18, No 2 (2018): Vol. 18 No. 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa motor listrik dengan jenis BLDC (Brushless DC Motor) atau motor DC tanpa sikat yang di aplikasikan pada prototipe mobil listrik untuk mendapatkan tingkat efisiensi yang tinggi dengan kosumsi daya yang rendah. Mobil listrik tipe prototipe di gunakan untuk kompetisi yang mengedepankan desain, transmisi serta konsumsi bahan bakar yang hemat. Pada penelitian ini di gunakan motor BLDC 350 watt sebagai penggerak utama. Motor akan di kendalikan melalui rangkaian inverter dengan sumber daya baterai berjenis lithium ion dengan kapasitas 48 volt 10 Ampere hour (Ah). Rangkaian inverter berguna untuk mengubah DC menjadi tegangan AC dengan pengaturan sudut penyulutan berupa hall sensor pada motor BLDC. Throttle berupa variabel resistor berbentuk pedal di gunakan untuk mengatur kecepatan motor. Instalasi komponen mobil listrik tipe prototipe terdiri dari pemasangan penggerak utama, aksesoris serta sistem keamanan. Pengujian di lakukan dengan mengukur daya yang di serap oleh motor serta kecepatan dan waktu tempuh pada saat mobil listrik prototipe bergerak. Pada penelitian ini di harapkan hasil pengujian dapat di analisa untuk mendapatkan kinerja mobil listrik dengan efisiensi tinggi yang hemat energi. Pada penelitian ini di hasilkan performa Motor BLDC akan maksimal dengan penggunaan transimi roda yang paling kecil pada saat motor keadaan starting dan keadaan running menggunakan gigi trasmisi paling tinggi. Pola kemudi dengan melepaskan thottel gas dalam keadaan maksimum akan menghasilkan tingkat keiritan daya yang tinggi dengan konsumsi daya paling rendah 6.64 Wh/Km di gigi transimisi 5. Hasil kecepatan rata-rata motor BLDC 350 W pada prototype mobil listrik 21 sampai 52 Km/h. Hasil dari penelitian di gunakan untuk perbaikan serta meningkatkan performa dalam pembuatan mobil listrik untuk kompetisi maupun komersial.