Jauharlina Jauharlina
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Re-Deskripsi Leucopitermes Leucops; Subulitermes-Group (Isoptera, Termitidae, Nasutitermitinae) Di Stasiun Penelitian Suaq Balimbing, Aceh Selatan Ernilasari, Ernilasari; Syaukani, Syaukani; Jauharlina, Jauharlina
Elkawnie Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : State Islamic University of Ar - Raniry, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v4i2.4001

Abstract

Leucopitermes leucops merupakan spesies rayap yang dimasukkan kedalam kelompok soil-feeding nasute atau Subulitermes-group yaitu spesies rayap pemakan material ?tanah?. Rayap ini memiliki peran penting dalam proses dekomposisi material organik tanah. Taksonomi rayap Subulitermes-group selama ini masih sulit dipahami dan mengalami sejumlah revisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kembali rayap Leucopitermes leucops di Stasiun Penelitian Suaq Balimbing, Taman Nasional Gunung Leuser. Penelitian ini menggunakan metode belt-transek. Hasil penelitian berdasarkan deskripsi karakter morfologi Leucoptermes leucops menunjukkan bahwa karakter kapsul kepala pada kasta prajurit dan mandibel pada kasta pekerja menjadi karakter kunci untuk membedakan Leucopitermes leucops dengan spesies dari genus yang sama maupun dengan spesies Subulitermes-group lainnya.Leucopitermes leucops is a termite species of soil feeding-nasute or Subulitermes-groups its classification by "soil" feeders. This termite has an important role in the decomposition process of soil organic matter. Currently, the taxonomy of this group is still difficult to understand and experience a number of revisions. This study aims to re-describe of Leucopitermes leucops in Suaq Balimbing Research Station. The method used was a standardized sampling protocol (belt?transect) method. The result was described based on morphological characters of Leucopitermes leucops it is found that the key characters to distinguish Leucopitermes leucops with species in the same genus and other Subulitermes-group species.
Komunitas serangga yang berasosiasi dengan buah Ficus racemosa L. Jauharlina, Jauharlina; Afriyani, Afriyani; Taufik, M. Ikram
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 14, No 2 (2017): July
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.14.2.80

Abstract

Penyerbukan bunga pada berbagai spesies  pohon fikus (Ficus spp.) hanya dapat dilakukan oleh serangga betina dari Famili Agaonidae (Ordo Hymenoptera). Serangga polinator tersebut hanya dapat meletakkan telur dan berkembang biak di dalam buah fikus. Beberapa spesies serangga non-polinator juga diketahui dapat hidup dan berkembang di dalam buah fikus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komunitas serangga polinator dan non-polinator dan pengaruhnya terhadap buah  Ficus racemosa L., di Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel buah fikus saat muda (fase B) dan saat buah hampir matang (fase D) dari pohon yang sama. Buah fikus fase B dibelah untuk  memastikan keberadaan serangga di dalamnya, sedangkan buah fase D diinkubasikan sampai serangga di dalamnya semua keluar. Serangga yang muncul lalu diidentifikasi dan  kepadatan populasinya dicatat. Hasil pengamatan pada buah F. racemosa fase B menunjukkan bahwa serangga polinator buah F. racemosa adalah Ceratosolen fusciceps (Mayr) (Hymenoptera: Agaonidae) yang masuk ke dalam buah melalui ostiol. Serangga yang muncul pada buah fase D terdiri atas serangga polinator dan beberapa spesies serangga non-polinator. Serangga non-polinator Platyneura fusca dan P. agraensis (Hymenoptera: Agaonidae) adalah pesaing serangga polinator dalam menempati bakal biji untuk perkembangannya, sedangkan Apocrypta sp. (Hymenoptera: Pteromalidae) adalah serangga parasitoid dari serangga polinator. Meskipun demikian, kehadiran ketiga spesies non-polinator ini tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan serangga polinator dan produksi biji F. racemosa.