Articles

Found 11 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI DENGAN STRATEGI KOOPERATIF UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT TERHADAP BIOLOGI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Jufri, A Wahab
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Minat terhadap pelajaran dan motivasi belajar merupakan faktor penting yang turut menentukan hasil belajar seseorang. Oleh karena itu, upaya pengembangan minat dan motivasi sangat perlu mendapat perhatian dalam proses pembelajaran. Penelitian ini telah dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh penerapan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri (PPBI) dengan strategi kooperatif pada peningkatan minat terhadap biologi dan motivasi belajar siswa SMA di kota Mataram. Penelitian dilaksanakan dalam seting eksperimental semu dengan ran­cangan faktorial 2 x 2. Data penelitian dianalisis dengan teknik anakova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPBI berpengaruh positif pada minat terhadap biologi dan motivasi belajar siswa (F= 22,1 dan 7,9). Strategi kooperatif juga memberikan pengaruh positif pada minat dan motivasi siswa (F = 21,23 dan 6,24). Minat terhadap biologi dan motivasi belajar siswa melalui strategi kooperatif STAD berbeda dengan siswa yang belajar melalui TGT (p?0,05). Interaksi PPBI dengan strategi kooperatif berpengaruh signifikan pada minat siswa terhadap biologi (F=16,19) tetapi tidak berpengaruh nyata pada peningkatan motivasi belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi PPBI dengan strategi kooperatif memberikan pengaruh positif pada perkembangan minat terhadap biologi dan motivasi belajar siswa.   Kata kunci: PPBI, STAD, TGT, minat terhadap biologi, motivasi belajar
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS INKUIRI TERBIMBING (PPBIT) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERARGUMEN SISWA Seprianingsih, Dewi; Jufri, A Wahab; -, Jamaluddin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2017): July
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v3i2.86

Abstract

This study was aimed to develop inquiry-based learning tools (PPBIT) and analyzed its effectiveness in developing the ability to argue of students at SMAN 2 Taliwang-West Sumbawa. PPBIT was carried out by applying 4D procedure. Then, pretest posttest control group design also completely concerned in determining the effectiveness of PPBIT. There were 66 students as the sample which was scattered from two classes and was selected by using purposive sampling technique. The results showed that PPBIT was appropriately to be used for students argumentation skills’ activities by an average of feasibility syllabus 78.71%, RPP 83.5, LKITS 75%, and Instruments KB 80.25%, and effective in improving the ability to argue the class X SMAN 2 Taliwang, particularly on the subject of environmental pollution and recycling of waste by the average score of the students' ability from 48.22 up to 85.08.Keywords: PPBIT, Argument
PENGARUH KOMPETENSI DAN KOMPENSASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Parhi, Parhi; Jufri, A Wahab; Muntari, Muntari
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.116 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v2i2.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengaruh kompetensi dan kompensasi kerja baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja guru bidang produktif Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  di Kabupaten Lombok Barat.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru yang mengajar mata pelajaran  Produktif pada SMKN di Kabupaten Lombok Barat yang berjumlah 160 orang. Sampel penelitian berjumlah 62 orang ditentukan dengan teknik Disproportionate Stratified Random Sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan  metode ex post facto dengan analisis regresi. Hasil penelitian menemukan bahwa : 1) Ada pengaruh secara signifikan kompetensi terhadap kinerja guru bidang produktif  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  di Kabupaten Lombok Barat dengan = 0,002 dan konstribusi 14,40 %; 2) Ada pengaruh secara signifikan kompensasi kerja terhadap kinerja guru bidang produktif Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  di Kabupaten Lombok Barat dengan = 0,037 dan konstribusi 7,00 %; 3) Ada pengaruh signifikan kompetensi dan kompensasi kerja secara bersamasama terhadap kinerja guru bidang produktif  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  di Kabupaten Lombok Barat dengan = 0,005dan konstribusi 16,50 %.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PERKULIAHAN BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK DI PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN IPA Jamaluddin, Jamaluddin; Jufri, A Wahab; Muhlis, Muhlis
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.744 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v3i1.51

Abstract

Penerapan Pendekatan saintifik dalam kegiatan pembelajaran bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dalam mengenal, memahami  materi kuliah menggunakan pendekatan ilmiah. Perangkat perkuliahan yang berbasis pendekatan saintifik dapat melatih dan memberikan pengalaman belajar yang menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan tentang IPA dan pendidikan IPA dapat diperoleh dari mana saja, kapan saja, dan tidak bergantung pada informasi searah dari dosen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengembangkan perangkat perkuliahan berbasis pendekatan saintifik dalam bentuk RPS dan RTM, dan untuk meningkatkan kompetensi paedagogik dosen khususnya dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pembelajaran yang berbasis pada pendekatan saintifik di PSMPIPA Pascasarjana Universitas Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian  pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari Soegiono (2009) & Putra (2011). Analisis data menggunakan teknik analiasis deskriptif interpretative.. Untuk meningkatkan kemampuan pedagogik dosen dilakukan pembahasan RPS dan RTM melalui kegiatan Fokus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian dan pengembangan berupa RPS dan RTM berbasis pendekatan saintifik yang dalam pengembangannya merujuk pada Standar Proses dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Peningkatan Kompetensi Guru IPA Kota Mataram dalam Memfasilitasi Penguasaan Keterampilan Abad Ke 21 Siswa SMP Jufri, A Wahab; Ramdani, Agus; Gunawan, Gunawan; Bachtiar, Imam; Wildan, Wildan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2018): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i1.207

Abstract

Abstrak: Kebanyakan guru IPA di jenjang SMP belum mampu mengintegrasikan unsur-unsur keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran IPA di kelas. Pengalaman dalam berinteraksi dengan guru IPA dan mahasiswa calon guru IPA di pulau Lombok, mengindikasikan bahwa mereka belum memiliki kemampuan yang optimal dalam merancang perangkat pembelajaran maupun instrumen penilaian yang berorientasi pada perkembangan keterampilan abad ke-21 yang seharusnya dikuasai oleh  peserta didik tingkat SMP.  Sehubungan dengan hal tersebut, perlu dilakukan upaya untuk mem­berdayakan kemampuan guru dalam mengasses hasil belajar IPA siswa terutama yang terkait dengan penguasaan unsur-unsur keterampilan abad ke-21 terutama keterampilan berpikir dan literasi sains. Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1) memfasilitasi peningkatan kompetensi guru IPA dalam mengasses hasil belajar peserta didik, dan 2) melatih guru mengembangkan instrumen yang berorientasi pada keterampilan abad ke-21 secara terintegrasi dengan materi pelajaran IPA SMP.  Materi pengabdian pada masyarakat ini diharapkan memberi manfaat dalam membantu meningkatkan kompetensi guru dalam merancang instrumen pembelajaran IPA yang memuat unsur-unsur keterampilan abad ke-21 pada dirinya sendiri dan pada peserta didiknya. Permasalahan yang menjadi fokus pengabdian masyarakat ini adalah terbatasnya kemampuan guru IPA dalam merancang instrumen untuk mengasses penguasaan unsur-usur keterampilan abad ke-21 seperti literasi sains, berpikir kritis, dan kreativitas siswa. Strategi yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini antara lain ialah: (1) melaksanakan  penyuluhan kepada guru-guru IPA SMP di kota Mataram, (2) melaksanakan pelatihan terstruktur untuk merancang instrumen penilaian hasil belajar IPA yang berorientasi pada keterampilan abad ke-21. Luaran yang telah dihasilkan melalui pengabdian pada masyarakat ini adalah: 1) terlaksananya sosialisasi dan pengembangan pemahaman tentang keterampilan abad ke 21 dan instrumen penialainnya bagi para guru IPA SMP di kota Mataram, 2) terlaksananya pelatihan merancang instrumen hasil belajar IPA yang efektif untuk mengasses penguasaan keterampilan abad ke-21 siswa SMP, 3) tersusunnya artikel hasil pengabdian pada masyarakat yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. Kata Kunci: instrumen, hasil belajar, keterampilan abad ke-21
Pelatihan Penulisan dan Penyuntingan Karya Ilmiah bagi Guru-Guru MTS dan MA Pondok Pesantren Azziziyah Kapek di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat ZM, Hamidsyukrie; Muntari, Muntari; Jufri, A Wahab
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2018): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v1i1.219

Abstract

Abstrak: Salah satu kompetensi yang wajib dipenuhi guru adalah kompetensi profesional. Dalam melaksanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan, guru harus mampu melakukan publikasi ilmiah hasil penelitian atau gagasan dalam bidang ilmu pendidikan. Karya tulis bisa berupa laporan di antaranya hasil penelitian pendidikan, makalah ilmiah, tulisan ilmiah popular, artikel ilmiah dalam bidang pendidikan, dan buku teks pelajaran. Tujuan pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah agar guru memahami secara komprehensif mengenai teknik penyusunan karya ilmiah; guru terampil dalam menyusun karya tulis ilmiah untuk publikasi; dan guru bisa mempublikasikan tulisan ilmiahnya dalam jurnal ilmiah. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah melalui pelatihan atau training yang lebih berbasis pada praktek yang didasarkan pada tagihan dan kebutuhan guru. Pengabdian dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: studi literatur, menganalisis kebutuhan guru, pengukuran kemampuan awal guru, mendesain kurikulum pelatihan, pelaksanaan pelatihan berupa kajian teori, praktek membuat karya tulis ilmiah untuk dipublikasikan, pemantauan dan bimbingan di lapangan, evaluasi hasil pelaksanaan pelatihan, dan penyusunan laporan. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah sangat dibutuhkan oleh guru. Hal ini didasarkan pada pengakuan guru dan hasil evaluasi kegiatan. Selain itu, berdasarkan penilaian terhadap artikel yang disusun setelah kegiatan pelatihan, guru belum mampu membuat tulisan yang layak untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional. Kata Kunci: pelatihan, penulisan, penyuntingan, karya ilmiah
Pembuatan Media Pembelajaran IPA Berbasis Lesson Study di SMPN 16 Mataram Hikmawati, Hikmawati; Jufri, A Wahab
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol 1, No 1: September 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.492 KB) | DOI: 10.36312/sasambo.v1i1.120

Abstract

The science learning media available at the Science Laboratory of SMPN 16 Mataram is still incomplete and some are damaged. The purpose of this community service activity is to create learning media based on lesson study at SMPN 16 Mataram. Lesson studies have 3 stages: the plan, do and see stages. At the planning stage, the activity participants are given information about the learning media and the practice of lesson study, after that, it is determined the learning media to be made and the model teacher who will simulate the media in the class. In the do stage, the model teacher simulates the application of instructional media, while the observer observes the activities of the teacher and students. In the see stage, the model teacher describes his experience doing media simulations in the classroom, while the observer provides input and suggestions for improvement in the application of further learning media. The planning phase is carried out on Tuesday, August 6, 2019, while they do and see phase is carried out on Saturday, September 7, 2019. The science learning media produced from lesson study activities according to the agreement on the planning stage consist of a hydraulic system (excavator), alarm earthquake, and portable microscope. The learning media that is simulated for use in the classroom is a portable microscope. The simulation activity of the application of learning media was participated by 30 students of SMPN 16 Mataram, with 4 observers. The making of instructional media with lesson study patterns in community service activities has increased the number of science laboratory equipment at SMPN 16 Mataram.
THE EFFECT OF QUALITY OF WORK LIFE ON TEACHER JOB SATISFACTION Hamidi, Hamidi; Jufri, A Wahab; Karta, Wayan
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 6, No 1 (2019): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18551/erudio.6-1.3

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of work life quality on job satisfaction of teachers of senior high school in Mataram city. This research is a quantitative research with ex-post facto method. The population of this study was all teachers of senior high school in Mataram city, which amounted to 580. The study samples were 85 teachers taken using the proportionate random sampling technique. The results of the study are: 1) there is an influence of the quality of work life by 9.2% on the job satisfaction of senior high school teachers in Mataram city. Thus, it can be concluded that the better the quality of work life of senior high school teachers' job satisfaction in Mataram city will increase.Keywords: Quality of Work Life; Teacher Job Satisfaction
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DAN LKPD IPA UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI LITERASI SAINS BAGI GURU ANGGOTA MGMP IPA SMP DI KOTA MATARAM Setiadi, Dadi; Jufri, A Wahab; Ramdani, Agus; Jamaluddin, Jamaluddin; Bachtiar, Imam
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.372

Abstract

Pengembangan kompetensi literasi sains merupakan hal yang penting dalam membekali peserta didik  di tingkat satuan pendidikan menengah pertama/SMP. Kompetensi tersebut  merupakan dasar untuk pengembangan tagihan kompetensi  kurikulum 2013 SMP termasuk didalamnya adalah  proses dan evaluasi hasil belajar. Selain itu kurikulum 2013 mata pelajaran IPA SMP 2013 menagih peserta didik untuk bisa memiliki keterampilan berpikir tinggi dan kreatif dimana didalamnya termasuk kemampuan literasi sains. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu didukung adanya bahan ajar dan LKPD yang dapat mengarahkan peserta didik memiliki kemampuan literaisi sains. Tujuan kegiatan pengabdian yang akan dilakukan  adalah  Mengembangkan pemahaman guru an Hasil menunjukan bahwa peserta workshop guru-guru SMP mata pelajaran IPA memiliki pemahaman sangat baik dan komprehensif terkait dengan pemahaman bagaimana menysusun bahan ajar dan LKPD  yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik SMP dalam pelajaran IPA. Selain itu para peserta telah memiliki keterampilan dalam menyusun bahan ajar dan LKPD yang dapat keningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik. Tetapi tim pengabdian harus terus mendampingi para guru tersebut sampai betul betul terampil dalam menyusun bahan ajar LKPD sampai dengan merevisi ketika digunakan dan mengembangkannya agarn hasil tersebut bisa memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan peserta didik.Kemampuan para peserta workshop yang cukup baik dalam menyusun bahan ajar dan LKPD mata pelajaran IPA bisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SMP di Kota Mataram khususnya dalam mengembangkan kemampuan literasi sains peserta didik. Selain itu bahan ajar dan LKPD perlu tetap dikembangkan disesuaikan dengan kondisi peserta didik dan tagihan hasil belajar mata pelajaran IPA di SMP di masa sekarang dan akan dating sehingga kompetensi  peserta didik sesuai dengan yang dibutuhkan dan kondisi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.ggota MGMP IPA Kota Mataram dalam menyusun bahan ajar dan LKPD yang dapat meningkatkan kemamapuan literasi sains; Mengembangkan keterampilan guru guru anggota MGMP IPA Kota Mataram dalam menyusun LKPD yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui workshop yang lebih berbasis pada praktek langsung menyusun dan mendisain bahan ajar dan LKPD yang dapat meningkatkan kemampuan literasi sains.  Kata-Kata Kunci :  literasi sains. bahan ajar LKPD
WORKSHOP TEKNIK PEMBIMBINGAN DAN PENILAIAN MAHASISWA PESERTA PRAKTEK PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN BAGI GURU-GURU ANGGOTA KKG DI KOTA MATARAM Jufri, A Wahab; Suryanti, Ni Made Novi; Amin, M.; Jaelani, Abdul Kadir; Setiadi, Dadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i2.373

Abstract

Sesuai dengan stándar pendidikan guru bahwa mahasiswa program sarjana kependidikan harus mengikuti  mata kuliah pengenalan lapangan persekolahan di satuan pendidikan. Untuk mencapai tujuan pelaksanaan PLP tersebut perlu didukung oleh pembimbing dari unsur guru yang memahami secara teknis pembimbingan dan evaluasi mahasiswa peserta PLP, juga  agar dapat mengarahkan mahasiswa untuk bisa memiliki kemampuan terkait dengan program sekolah, perangkat pembelajaran dan praktek mengajar. Berdasarkan studi pendahuluan para guru SD belum memiliki pemahaman yang sama tentang teknik pembimbingan dan evaluasi mahasiswa peserta PLP, sehingga perlu dilakukan workshop kepada guru-guru SD tersebut agar mampu membimbing dan mengevaluasi hasil PLP mahasiswa. Tujuan kegiatan pengabdian yang dilakukan  adalah  untuk Mengembangkan pemahaman guru anggota KKG Kota Mataram dalam membimbing dan mengevaluasi kemampuan mahasiswa dalam menyusun program sekolah, perangkat pembelajaran; Mengembangkan keterampilan guru guru anggota KKG Kota Mataram dalam membimbing dan mengevaluasi mahasiswa peserta PLP. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui workshop yang lebih berbasis pada praktek langsung teknik pembimbingan dan penilaian mahasiswa peserta PLP yang dapat meningkatkan kemampuan dalam mengarahkan dan membimbing mahasiswa peserta PLP. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tahapan  sebagai berikut : Studi literatur, analisis kebutuhan guru berupa  pemahaman dan keterampilan guru dalam membimbing dan mengevalausi hasil PLP, pengukuran kemampuan awal guru, mendisain program workshop, pelaksanaan workshop:  berupa kajian pembimbingan peserta PLP, praktek mendisain instrumen evaluasi PLP, pemantauan dan bimbingan di lapangan oleh tim pengabdian pada masyarakat, asesmen kualitas pelaksanaan dan hasil akhir workshop peserta dan, penyusunan laporan PPM.. Hasil kegiatan menunjukan bahwa Sebagian besar guru memiliki pemahaman  secara komprehensif mengenai teknik-teknik pembimbingan, pelaksanaan praktek pengenalan lapangan persekolahan,  mengevaluasi proses dan memiliki keterampilan dalam mendisain instrumen observasi dan ecvaluasi: membimbing mahasiswa, mengevaluasi proses dan hasil, membimbing penyeusunan laporan praktek pengenalan lapagan persekolahan.Dengan demikian guru akan mampu membimbing mahasiswa PLP dan melakukan evaluasinya secara baik. Kata kunci : pengalaman lapangan persekolahan, PLP