Articles

MEDIA SIBER, APARAT, DAN PEMBERITAAN KEBERAGAMAN Loisa, Riris; Susanto, Eko Harry; Junaidi, Ahmad; Loekman, Felicia
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 6 (2019): Januari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v3i6.434

Abstract

The up and down of relations between the government and the media have been the topic of various studies for decades. Historically, relations between the two parties were characterized by unequal power relations. Reform and development of digital communication technology gives hope for press freedom in producing and distributing information to the public free from government interference. This study aims to describe the relationship between cyber media and key informants, especially government officials in covering diversity issues. This research is based on research conducted with a normative theory perspective, applying a case study method for 2 (two) years, beginning with content analysis of 200 (two hundred) articles on diversity in cyber media, followed by discussions with 30 (thirty) media journalists cyber, 15 journalists in Jakarta, and 15 in Medan. In the second year, an electronic survey was conducted for cyber media journalists. The results of the study show that in reporting on the issue of diversity, cyber media actually makes government officials primary sources. This shows that the dynamics of cyber media relations and current government apparatus in terms of reporting on diversity issues are characterized by the closeness that was previously framed in power relations, currently in an urgent relationship of interest, accuracy, and risk management. The substance of this study provides input for journalists to be wiser in addressing technological advancements in various fields, especially cyber media.
RU’YAT QABL AL-GHURU Junaidi, Ahmad
Justitia Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Justitia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penyatuan kalender Islam selama ini masih terbatas dalam dambaan umat Islam. Sudah banyak usaha yang dilakukan dalam rangka mewujudkan cita-cita penyatuan. Namun sampai saat ini cita-cita tersebut belum juga terwujud. Namun tidak sepantasnya pula kita putus asa dalam mencari solusi untuk mewujudkan cita-cita tersebut demi tegaknya shi’a>r Islam yang rahmatan li al-‘a>lami>n. Salah satu metode terbaru yang diharapkan bisa menjadi solusi yang menjembatani penyatuan kalender Islam adalah Ru’yat Qabl al-Ghuru>b dengan teknik Astrofotografi. Teknik ru’yat yang berbasis teknologi ini bisa menyajikan kesamaan antara data menurut perhitungan dengan data lapangan. Kata kunci: Qabl al-Ghuru>b, Ijtima>’, Astrofotografi.
WUJUD AL-HILAL ANTARA TEORI DAN APLIKASI Junaidi, Ahmad
Justitia Vol 10, No 2 (2013)
Publisher : Justitia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu ormas terbesar di Indonesia adalah Muhammadiyah. Dengan jumlah pengikut yang sangat besar barangkali Muhammadiyah merasa perlu untuk membuat keputusan sendiri mengenai penentuan awal bulan yang akan dijadikan sebagai acuan pelaksanaan berbagai kegiatan ibadah. Muhammadiyah berpendapat bahwa H{isa>b dengan criteria Wuju>d al-Hila>l adalah metode yang memberi kepastian dan kemudahan dalam penentuan awal bulan hijri>yah, karena metode tersebut berdasarkan kaidah matematis astronomis yang bersifat pasti. Namun harapan terhadap metode tersebut baru tercapai pada tataran mempermudah sistem saja, belum pada tahap memberi kepastian, karena beberapa kasus tertentu ternyata belum bisa dijawab dengan menggunakan metode h}isa>b yang bersifat pasti ini.Kata kunci: wuju>d al-hila>l, kalender, Muhammadiyah
RANCANG BANGUN MINIATUR MEKANISME PENGANGKAT JARING PADA BAGAN APUNG Junaidi, Ahmad; Mardiana, Mardiana
AUSTENIT Vol 7, No 1 (2015): AUSTENIT 07012015
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah negara maritim dengan luas wilayah lebih dari separuhnya daerah perairan yang terbantang luas, negara ini juga kaya akan hasil perairannya dikarenakan Indonesia berada dalam daerah yang strategis yang terjepit antara dua benua asia dan australia, serta dua samudera pasifik dan samudera hindia. Mekanisme pengangkat jaring ini bertujuan untuk membantu kerja nelayan agar lebih mudah dan cepat dengan waktu yang sangat effisien serta hasil yang memuaskan, dengan mengkombinasikan dari berbagai aspek seperti mekanisme pengangkat dan motor listrik dengan daya yang sesuai, serta dengan perhitungan yang tepat maka dapat diciptakan suatu sistem mekanisme pengangkat jaring yang dapat mengangkat hasil tangkapan yang memuaskan bagi para nelayan dengan menghemat tenaga dan waktu. Sehingga nantinya frekuensi penangkapan yang sebelumnya hanya 4-5 kali penangkapan dalam semalam, dapat menjadi 5-7 kali menangkapan dalam semalam dengan menekankan waktu penarikan jaring lebih cepat dari pada dengan proses manual melalui tenaga manusia. Sehingga harapan dengan pembuatan mekanisme pengangkat jaring ini nantinya dapat dikembangkan kembali dengan menggunakan perhitungan dan prototipe dengan skala nyata agar dapat bermanfaaat bagi para nelayan Indonesia kedepannya.
APLIKASI HASIL RANCANG BANGUN MESIN BUBUT MINI TERHADAP PROSES PEMOTONGAN ( KOMPARASI SUHU PEMOTONGAN SECARA EKSPERIMENTAL DAN NUMERIK 2D) Fari, Rinaldi Alghi; Malik, Irawan; Junaidi, Ahmad
AUSTENIT Vol 8, No 1 (2016): AUSTENIT 08012016
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama dari aplikasi hasil rancang bangun mesin bubut mini terhadap proses pemotongan (komparasi suhu pemotongan secara eksperimental dan numerik) ini adalah untuk Melihat perbandingan suhu yang terjadi di mesin bubut mini dengan cara numerik lalu di Analisa secara eksperimental agar bisa dibandingkan apakah Analisa numerik tersebut sama dengan aplikasi dilapangan dan mengetahui suhu dari pahat bubut tersebut. Alat ini dirancang untuk membuat pekerjaan yang di lakukan di mesin bubut agar lebih mudah dan fleksibel. Alat ini menggunakan aplikasi numerik AdvantEdge? untuk menghitung berapa suhu yang terjadi dan membandingkan dengan cara eksperimental menggunakan Infrared Thermometer.
RANCANG BANGUN ALAT PERAGA PENGUKUR GETARAN Nugraha, Johan; Malik, Irawan; Junaidi, Ahmad
AUSTENIT Vol 8, No 1 (2016): AUSTENIT 08012016
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Getaran adalah suatu hal yang tidak diharapkan  muncul dalam sebuah sistem kerja pada suatu instalasi mesin. Getaran yang berlebih tentunya akan berpengaruh terhadap performa maupun umur kekuatan dari suatu komponen yang ada pada permesinan tersebut. Pada laporan akhir yang berjudul ?Rancang Bangun Alat Peraga Pengukur Getaran?, kami merancang dan membangun mesin yang bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya getaran dan hubungan getaran tersebut terhadap misalignment dan  kecepatan putar  pada komponen mesin. Mesin yang dirancang terdiri dari Motor DC-Bearing-Kopling-Pompa. Komponen tersebut dihubungkdua poros penggerak. Kecepatan putaran dari mesin dapat diatur pada panel box yang berbasis microcontroller.
RANCANG BANGUN MODIFIKASI PERGERAKKAN PROTOTYPE ARTICULATED DAN BUCKET DENGAN MENGGUNAKAN PENGENDALI JARAK JAUH PADA WHEEL LOADER Junaidi, Ahmad
AUSTENIT Vol 7, No 2 (2015): AUSTENIT 07022015
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekarang ini perkembangan industri khususnya alat berat sudah sangat pesat kemajuannya, berbagai produk-produk dengan banyak design yang dikeluarkan oleh produsen-produsen telah merambah ke berbagai penjuru dunia, khususnya Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang jelas sangat membutuhkan alat berat guna membantu pengerjaan yang berat yang tidak bisa dilakukan oleh manusia, seperti konstruksi bangunan, gedung, galian, dan proyek- proyek yang membutuhkan alat berat. Loader merupakan salah satu jenis alat berat, berfungsi untuk mengangkut material yang sudah digali untuk dipindahkan dari tempat pertama ketempat yang kedua. Ada dua jenis dari loader yaitu wheel loader dan crawler loader.
ANALISA KEKASARAN DAN KETAHANAN AUS TERHADAP BANTALAN LUNCUR PADA MOTOR STARTER YANG DIBUAT DENGAN METODE SERBUK TEMBAGA – ALUMUNIUM Junaidi, Ahmad
AUSTENIT Vol 5, No 1 (2013): AUSTENIT 05012013
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam mengimbangi laju pertumbuhan industri di Indonesia, terutama kebutuhan  akan  komponen  penunjang  industri  Otomotif   dan  mesin-mesin Industri, keberadaan dan perkembangan Industri Metalurgi serbuk masih jarang dipakai. Metalurgi serbuk Cu-Al banyak digunakan untuk industri pemesinan dan otomotif.   Khususnya   jika   ingin   menggunakan   material   tersebut   sebagai komponen otomotif seperti pembuatan bantalan, katup silinder, roda gigi dan komponen-komponen penting yang lain. Menggunakan metalurgi serbuk Cu-Al dapat meningkatkan karakteristik dan sifat mekanik jika dibandingkan dengan proses pembentukan paduan Cu-Al lainnya. Proses penimbangan pencampuran dan kompaksi. Proses kompaksi dilakukan pada tekanan 250 MPa, 350 MPa dan 450 MPa, kemudian proses sintering pada temperature 4000C, 5000C dan 6000C dengan waktu tahan 1 jam. Setelah proses sintering selesai sample didinginkan dengan media udara dan dilakukan pengujian yang meliputi: Pengujian densitas. Dari hasil penelitian diperoleh  adanya peningkatan sifat fisis dan mekanik terutama nilai densitasnya. Hal ini disebabkan dengan adanya perubahan butir Cu-Al setelah mengalami proses kompaksi terjadi proses pengecilan diameter butir. Dengan   semakin   kecil   diameter   butir   maka densitasnya akan meningkat.
PENGARUH KOMPOSISI KOMPOSIT SERAT-SERAT ECENG GONDOK DAN PASIR SILIKA TERHADAP UJI IMPACT DAN UJI TARIK UNTUK POINT PANJAT DINDING Suryana, Didi; Junaidi, Ahmad; Rizki, muhammad
AUSTENIT Vol 10, No 2 (2018): AUSTENIT 10022018
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada panjat dinding sering terjadi keretakan pada point panjat dinding dikarenakan pada saat seorang melakukan olahraga panjat dinding. Point panjat dinding itu sendiri mendapat beban yang kuat. Oleh karena itu, penelitian ini point panjat dinding dengan melakukan pengujian tarik dan impact pada komposit dengan kandungan serat eceng gondok dan resin, komposit pasir silika dan resin. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetui perbandingan antara spesimen pasir silika dan spesimen serat eceng gondok dengan kadar 30%, 50%, 70%. Hasil pengujian impact ini menunjukkan bahwa perbandingan antara serat eceng gondok  dan pasir silika didapatkan  nilai tertinggi pada variasi 70% pasir silika dan 30% resin  polyester  yaitu 0,0288025 N.m/mm2 dan yang tertinggi pada eceng  gondok terdapat pada variasi 50% serat eceng gondok dan 50% resin polyester yaitu 0,0020535 N.m/mm2.Setelah mendapat nilai tertinggi dari pengujian impact, lalu dilakukan pengujian tarik sehingga didapatkan nilai tertinggi pada pengujian tarik terdapat pada komposit eceng gondok 50% dengan nilai 1,758 kg/mm2.
MENENTUKAN DAERAH OPERASI POMPA JENIS SLIDE CHANNEL TIPE P-12/S DENGAN METODE PENGUJIAN INSTALASI Wilza, Romi; Junaidi, Ahmad; Widagdo, tri
AUSTENIT Vol 3, No 02 (2011): AUSTENIT 03022011
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karekter pompa jenis Jenis Slide Channel Tipe P-12/S yang banyak dijumpai di masyarakat. Luaran penelitian berupa data- data pengujian pompa yang dapat dijadikan acuan untuk pengoperasian pompa agar efisien dan tahan lama. Kegiatan dimulai dengan rancang bangun instalasi perpipaan yang dilengkapi dengan alat ukur dan sistem keamanan. Signifikansi data-data pengujian diperikasa menggunakan uji statistik. Selanjutnya, secara matematik ditentukan korelasi antara data yang ditetapkan sebagai variabel bebas dan data yang dianggap terikat. Korelasi yang dihasilkan adalah: - Untuk Karakter pompa: H = -0,000001 Q2 ? 5076 Q + 45,73 ? = -0,0000001 Q2 + 66706 Q + 0,635 ? max = 78,23 % pada debit, Q = 0,0215 m3/det Korelasi ini berguna sebagai rujukan untuk pengoperasian pompa yang hemat - Untuk NPSH) NPSH = 11,21e-0,02 t Korelasi tersebut berguna bagi pemakai pompa agar pompa dapat beroperasi secara aman tanpa terjadi kavitasi