Siti Kamsiyati
Sebelas Maret University

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA KARTU KATA PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH 21 PREMULUNG SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Rahayu, Nurul Sri; Kamsiyati, Siti; Djaelani, Djaelani
Kumara Cendekia Vol 3, No 3 (2015): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.404 KB) | DOI: 10.20961/kc.v3i3.34558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaanmelalui media kartu kata pada anak kelompok B TK Aisyiyah 21 Premulung Surakarta tahunpelajaran 2013/2014. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Aisyiyah 21Premulung Surakarta yang berjumlah 19 anak didik. Penelitian tindakan kelas inidilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan,observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,observasi, dokumentasi dan unjuk kerja. Teknik analisis yang digunakan adalah teknikdeskriptif komperatif dan analisis kritis serta analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukanbahwa media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anakkelompok B TK Aisyiyah 21 Premulung Surakarta.Kata Kunci : Membaca Permulaan, Media Kartu Kata
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGURUTKAN POLA BENTUK GEOMETRI DENGAN MEDIA PAPAN BULETIN PADA ANAK KELOMPOK B BA AISYIYAH SANGGRAHAN TAHUN AJARAN 2015/ 2016 Setyawati, Nining; Kamsiyati, Siti; Poerwanti, Jenny IS
Kumara Cendekia Vol 6, No 1 (2018): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.44 KB) | DOI: 10.20961/kc.v6i1.35001

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengurutkan pola bentuk geometri dengan media papan buletin pada anak kelompok B BA Aisyiyah Sanggrahan tahun ajaran 2015/ 2016. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus terdiri dari tiga pertemuan dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B BA Aisyiyah Sanggrahan tahun ajaran 2015/ 2016 yang berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, kajian dokumen, pemberian tugas, unjuk kerja, dan hasil karya. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan media papan buletin dapat meningkatkan kemampuan mengurutkan pola bentuk geometri pada anak kelompok B BA Aisyiyah Sanggrahan tahun ajaran 2015/ 2016. Hal ini dapat dibuktikan meningkatnya kemampuan mengurutkan pola bentuk geometri pada anak didik. Pada prasiklus terdapat 10 anak didik (43,48%) kategori tuntas. Pada siklus I mengalami peningkatan yaitu 16 anak didik (69,57%) kategori tuntas. Kemudian pada siklus II terdapat 20 anak didik (86,96%) kategori tuntas. Simpulan penelitian ini adalah melalui penggunaan media papan buletin dapat meningkatkan kemampuan mengurutkan pola bentuk geometri pada anak kelompok B BA Aisyiyah Sanggrahan tahun ajaran 2015/ 2016Kata Kunci: media papan buletin, kemampuan mengurutkan pola bentuk geometri
PENERAPAN MEDIA BAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGANYAM PADA ANAK KELOMPOK B TK AL – HUDA KERTEN TAHUN AJARAN 2013/2014 Jumainah, Siti; Kamsiyati, Siti; Sutijan, Sutijan
Kumara Cendekia Vol 3, No 3 (2015): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.205 KB) | DOI: 10.20961/kc.v3i3.34566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menganyam melaluimedia bahan alam pada anak kelompok B TK Al-Huda Kerten tahun ajaran 2013/2014.Penelitian ini terdiri dari dua siklus, tiap siklus meliputi tahan perencanaan, pelaksanaan,observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,observasi, dokumentasi dan unjuk kerja. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknikdeskriptif komparatif dan teknik analisis kritis serta analisis interaktif. Hasil penelitianmenunjukan bahwa media bahan alam dapat meningkatkan keterampilan menganyam anakkelompok B TK Al-Huda Kerten.Kata Kunci: Keterampilan Menganyam, Media Bahan Alam
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA LOTTO ANGKA PADA ANAK KELOMPOK A RA AL ISLAM 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016 Maharani, Fitria; Rukayah, Rukayah; Kamsiyati, Siti
Kumara Cendekia Vol 6, No 2 (2018): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.116 KB) | DOI: 10.20961/kc.v6i2.35109

Abstract

Tujuan  dalam  penelitian  ini  untuk  meningkatkan  kemampuan mengenal bilangan  melalui  media lotto angka  pada  anak  kelompok  A  RA  Al  Islam  2  Surakarta  Tahun  Ajaran  2015/2016.  Bentuk  penelitian  ini  adalah penelitian  tindakan  kelas  (PTK).Terdiri  dari  dua  siklus  dimana  setiap  siklus  dilaksanakan pada empat tahap yaitu perencanaan,  pelaksanaan,  pengamatan  dan  refleksi.  Subjek  dan  sumber  data  pada  penelitian  ini  adalah  16  anak kelompok  A  RA  Al  Islam  2  Surakarta  dan  guru  kelompok  A.  Teknik  pengumpulan  data  dilaksanakan  melalui observasi,  wawancara,  dokumentasi  dan  penugasan.  Validitas data  yang  digunakan  adalah  triangulasi  sumber  dantriangulasi  teknik.  Teknik  analisis  data  yang  digunakan  adalah analisis kritis dan deskriptif komparatif..Hasil  penelitian tindakan  kelas  ini  menunjukkan  peningkatan  kemampuan  mengenal  bilangan  anak  pada  setiap  siklus.  Pada pratindakan diperoleh data dari 16 anak terdapat 4 anak (25%) sudah tuntas. Hasil observasi selama siklus I diperoleh data  dari  16  anak  terdapat    11  anak  (68,75%)  sudah  tuntas. Siklus  ke  II  terdapat  peningkatan  sebesar  (87,5%)  atau sekitar 14  orang  anak  yang  tuntas.  Berdasarkan  hasil penelitian  tindakan  kelas  yang  dilaksanakan  dalam  dua  siklus tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa  dengan  melalui  media  lotto angka  dapat  meningkatkan  kemampuan  mengenal bilangan  pada anak Kelompok  A  RA Al Islam 2 Surakarta Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci: Perkembangan Kognitif, Mengenal Bilangan, Lotto Angka
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI ROLE PLAY PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Fitriyani, Citra; Kamsiyati, Siti; Pudyaningtyas, Adriani Rahma
Kumara Cendekia Vol 7, No 4 (2019): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.713 KB) | DOI: 10.20961/kc.v7i4.31896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara melalui metode role play.  Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan selama tiga siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun dengan jumlah 32 anak yang terdiri dari 16 anak perempuan dan 16 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan unjuk kerja, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa melalui metode role play, anak dapat menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap, mampu berkomunikasi secara lisan, dan menjawab pertanyaan yang lebih kompleks. Hasil keseluruhan peningkatan persentase setelah diterapkan metode role play, pada siklus I diperoleh ketuntantasan sebesar 40,62%. Peningkatan persentase pada siklus II sebesar 56,62%, dan pada siklus III sebesar 78,12%. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui metode role play dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak usia 5-6 tahun.Kata kunci: Kemampuan berbicara, metode role play, anak usia dini ABSTRACT This research aimed to improve speaking ability through role play methods. This type research is Classroom Action Research (CAR), were conducted in three cycles. The subject in this research were 32 children consisted of 16 girls and 16 boys. The technique of data collection in this research used by work performance, observation, interviews, and documentation. Analyzed test the validity of the data used is a triangulation of sources and triangulation techniques. Research result show that class actions through role play methods, children can compose simple sentences in a complete structure, be able to verbal communicate, and answer more questions complex. The overall result show increase in the percentage after applied role play methods, in the first cycle acquired 40.62%. The percentage increase in the second cycle was 56.62%, and the third cycle by 78.12%. Based on the descriptions can be drawn the conclusion that through role play methods could increase the speaking ability children aged 5-6 year.Keywords: Speaking ability, role play methods, early childhood
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-20 MELALUI MEDIA KARTU BERGAMBAR PADA KELOMPOK B TK AISYIYAH 21 PREMULUNG TAHUN AJARAN 2013/2014 Norhasanah, Norhasanah; Kamsiyati, Siti; Daryanto, Joko
Kumara Cendekia Vol 3, No 4 (2015): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.548 KB) | DOI: 10.20961/kc.v3i4.34574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenalkonsep bilangan 1-20 dengan menggunakan media kartu bergambar pada anak kelompok BTK Aisyiyah 21 Premulung Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan dalam duasiklus dan setiap siklus merupakan perbaikan yang didasarkan atas hasil refleksi dari siklussebelumnya. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptip komparatif, analisis kritis dananalisis interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan media kartu bergambar dapatmeningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1-20 pada anak kelompok B TKAisyiyah 21 Premulung Tahun Ajaran 2013/2014.Kata kunci: Mengenal Konsep Bilangan 1-20, Media Kartu Bergambar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KANCING GEMERINCING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN 1-10 PADA ANAK KELOMPOK A TKIT NUR HIDAYAH TAHUN AJARAN 2013/2014 Aminah, Siti; Kamsiyati, Siti; Hafidah, Ruli
Kumara Cendekia Vol 2, No 4 (2014): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.399 KB) | DOI: 10.20961/kc.v2i4.34342

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan 1-10 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik kancing gemerincing pada anak kelompok A TKIT Nur Hidayah tahun ajaran 2013/2014. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A TKIT Nur Hidayah yang berjumlah 13 anak dan satu orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes unjuk kerja dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis diskriptif komparatif, analisis kritis, dan analisis interaktif. Hasil penelitian menujukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik kancing gemerincing dapat meningkatkan kemampuan penjumlahan 1-10 pada anak kelompok A TKIT Nur Hidayah.Kata Kunci: Kemampuan Penjumlahan, Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Kancing Gemerincing.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA Kamsiyati, Siti; marwiyanto, Marwiyanto; Rintayanti, Peduk; Samsiyah, Siti
PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Vol 25 No 2 (2014): Parameter : Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Volume 25 Nomor II
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.118 KB) | DOI: 10.21009/parameter.252.10

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve the students capability in finishing the story problem of comparison topic in sixth grade SD Negeri Kleco 02 Laweyan Surakarta by using Group Investigation (GI) method. Variable as the target of the change in this research in improving the students capability in doing comparison story problem. while the action variable used is Group Investigation (GI). The sample of this research is all students (36 students) of sixth grade of SD Negeri Kleco 02 Laweyan Surakarta. Data of capability improvement of story problem finishing is collected techniques of this research are observation. test and documentation. The data was analyzed by using an interactive analysis model with three components; data reduction. Data presentation and conclusion or verification. Conclusions can be drawn based on the result of the research; Mathematic learning through Group Investigation (GI) method can improve the students capability to finish the story problem of sixth grade students of SD Negeri Kleco 02 Laweyan Surakarta. It is proven on the condition before the action where the averaged grade was 64.3 with the percentage of classical completeness is 56%. Cycle I indicated the averaged grade of class is 80.8 with the classical completeness percentage of 72% and cycle II it increased become 86.0 with classical completeness percentage of 91%. Therefore a recommendation can be addressed that mathematic learning by using Group Investigation (GI) method can improve the students capability to finish the story problem of sixth grade SD Negeri Kleco 02 Laweyan in 2010/2011 academic year. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita dengan membandingkat topik di kelas 6 SD Negeri Kleco 02 laweyan Surakarta dengan menggunakan metode Group Investigation (GI). variabel perubahan dalam penelitian ini dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah cerita. Variabel kerja yang digunakan adalah Group Investigation (GI). Sampel dalam penelitian ini adalah 36 siswa pada kelas 6 SD Negeri Kleco 02 Laweyan Surakarta. Teknik pengumbulan data adalah observasi, ujian, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktifdengan 3 komponen; pengurangan data. Presentasi data dan kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini: pembelajaran matematika melalui Group Investigation bisa meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Hal ini membuktikan pada kondisi sebelum diberikannya perlakuan dimana nilai rata-rata adalah 64,3 dengan persentase penyelesaian klasik adalah 56%. Siklus I mengindikasikan nilai rata-rata kelas adalah 80,8 dengan persentase penyelesaian klasik sebesar 72%, dan siklus II meningkat menjadi 86,0 dengan persentase penyelesaian klasik sebesar 91%. Oleh karena itu, pembelajaran matematika dengan menggunakan metode Group Investigation (GI) bisa meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada kelas 06 SD Negeri Kleco 02 Laweyan pada tahun 2010/2011.
ANALISIS KOMPARATIF KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANTARA SISWA DARI TAMAN KANAK-KANAK DENGAN YANG TIDAK SERTA DITINJAU DARI PEKERJAAN IBU Kamsiyati, Siti
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Dasar, September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The purposes of this study to determine the difference of elementary school student?s beginning numera-cy skills between students who had or not received kindergarten education to those without in terms of maternal em-ployment. The research method used is descriptive, with a comparative analysis. The study population was all of low-grade students of elementary school in Laweyan Sub District of Surakarta City in Academic Year of 2009/2010, that is, the elementary school where PGSD students doing Field Experience Program practice. The sampling tech-nique used was multistage sampling. Samples obtained 40 students, drawn from the sub-population of 102 students. Research variables comprising: (1) the independent variables: a) the students? educational experience, consisting of: (a1) students who had received kindergarten education, (a2) students who do not get kindergarten education. And b) the mother?s job, consisting of: (b1) mothers who work outside the home, (b2) a housewife. 2) The dependent varia-ble is the beginning numeracy skills of elementary school students. Data collection used test and documents tech-niques. The test validity used content validity. The study design is comparative design because intended to compare or find differences, even finding the most effective influence. The data analysis technique used AB Anava (Two Way Anava). The research conclusions: There is no difference between the beginning numeracy skills of elementary school students who had or not received kindergarten education viewed from mother?s job (F = 0.011, p> 0.05). If viewed from the main effect there is a difference of elementary school students? beginning numeracy skill who had received kindergarten education, have beginning numeracy skill higher than students who do not received kindergar-ten education. For the second main effect there is no difference between students? beginning numeracy skill between students whose his/her mothers work outside the home and mother households (F = 0.081, p> 0.05). So the study of kindergarten education (pre-school education) must be obtained for the children before entering elementary school level, because it turns out positive influence on the level of skill development on it. Time being used by housewives and working mothers to get together with their children not only required in terms of quantity but also quality. This is reflected in the difference of students ability of students attended by his mother at home with less time for students to meet with her mother worker. It is suggested to parents to send their children to kindergarten before entering elemen-tary school level, and improving the quality of guidance on children in elementary school, because mother was the closest adviser to the children at the elementary level.Abstrak : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan berhitung permulaan antara siswa sekolah dasar yang pernah mendapat pendidikan taman kanak-kanak dengan yang tidak ditinjau dari pekerjaan ibu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan analisis komparatif. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas rendah SD se-kecamatan Laweyan Kota Surakarta Tahun Ajaran 2009/2010, yaitu sekolah dasar latihan tempat mahasiswa PGSD melakukan Program Pengalaman Lapangan. Teknik sampling yang digunakan adalah multistage sampling. Sampel diperoleh sebanyak 40 siswa, diambil dari sub populasi sebanyak 102 siswa. Variabel penelitian terdiri: (1) variabel bebas: a) pengalaman pendidikan siswa, terdiri dari: (a1) siswa yang pernah mendapatkan pendidikan TK, (a2) siswa yang tidak mendapatkan pendidikan TK. Dan b) pekerjaan ibu, terdiri dari: (b1) ibu yang bekerja di luar rumah, (b2) ibu rumah tangga. 2) Variabel terikatnya adalah kemampuan berhitung permulaan siswa SD. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumen dan tes. Validitas tes digunakan validitas isi. Rancangan penelitian adalah rancangan komparatif sebab bertujuan untuk membandingkan atau mencari perbedaan, bahkan mencari pengaruh yang paling efektif. Teknik analisis data digunakan Anava Rambang AB (anava dua jalur).Kesimpulan penelitian adalah tidak ada perbedaan kemampuan berhitung permulaan antara siswa sekolah dasar yang pernah mendapatkan pendidikan taman kanak-kanak dengan yang tidak ditinjau dari pekerjaan ibu (F = 0,011, p > 0,05). Jika ditinjau dari efek utama ternyata ada perbedaan kemampuan berhitung permulaan siswa sekolah dasar yang pernah mendapatkan pendidikan taman kanak-kanak, memiliki kemampuan berhitung permulaan yang lebih tinggi dari pada siswa yang tidak pernah mendapat pendidikan di taman kanak-kanak. Untuk efek utama yang kedua yaitu tidak ada perbedaan kemampuan berhitung permulaan antara siswa yang ibunya bekerja di luar rumah dengan yang sebagai ibu rumah tangga (F = 0,081, p > 0,05). Jadi penelitian pendidikan taman kanak-kanak (pendidikan pra sekolah) perlu diperoleh bagi anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar, sebab ternyata berpengaruh positif terhadap perkembangan kemampuan pada jenjang diatasnya. Sedang waktu yang digunakan oleh ibu rumah tangga maupun ibu yang bekerja untuk berkumpul dengan anaknya tidak hanya diperlukan segi kuantitasnya saja tetapi juga dari kualitasnya. Ini dicerminkan dari kemampuan siswa yang tidak berbeda walaupun ditunggui oleh ibunya di rumah dengan siswa yang waktunya lebih sedikit bertemu dengan ibunya yang bekerja. Disarankan kepada orang tua agar menyekolahkan anaknya di TK sebelum memasuki jenjang SD, serta meningkatkan kualitas bimbingan pada anaknya di SD, karena ibu adalah pembimbing yang paling dekat dengan anak setingkat SD.Kata Kunci : Kemampuan, Berhitung, Pekerjaan Ibu.
IMPLEMENTATION OF TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MODEL TO IMPROVE MOTIVATION IN LEARNING MATHEMATICS Fitriastuti, Fitriastuti; Kamsiyati, Siti; Karsono, Karsono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v1i1.23460

Abstract

Motivation in learning is an important element in the learning activities. Motivation in learning mathematics of grade fifth student of State Primary School of Makamhaji 03 were still low. The purpose of the research is to improve motivation in learning mathematics in fifth grade students of State Primary School of Makamhaji 03 in the academic year 2017-2018. This research form is Classroom Action Research and it was conducted in two cycles. Each cycle consists of four step, there are planning, acting, observing, and reflecting. The research subject is the fifth grade students of State Primary School of Makamhaji 03 in the academic year 2017/2018 consists of 20 students. Technique of the data collecting  used  interview, observation, questionnaire, and documentation. Data validity were construct validity, content  validity, and triangulation of technique. Data  analysis  were  descriptive  comparative  statistics,  critical  analysis,  and  interactive analysis. Result of this research indicate that the motivation of learning  mathematics of grade fifth student of State Primary School of Makamhaji 03 from preaction until cycle II meeting 2 has increased to 90%. The conclusion of this research indicate that through Teams Games Tournament (TGT) model can improve motivation in learning mathematics in fifth grade students of State Primary School of Makamhaji 03 in the academic year 2017/2018.