Karnoto Karnoto
Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia

Published : 87 Documents
Articles

OPTIMASI PENEMPATAN ARRESTER TERHADAP TEGANGAN LEBIH TRANSIEN PADA TRANSFORMATOR DAYA DENGAN METODE ALGORITMA GENETIKA Nugroho, I; Handoko, Susatyo; Karnoto, Karnoto
Transmisi Vol 16, No 4 (2014): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.88 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.16.4.206-213

Abstract

Abstrak   Sambaran petir tidak langsung dapat menginduksi tegangan lebih transien pada sistem tenaga listrik. Untuk melindungi sistem tenaga listrik dari tegangan lebih transien dibutuhkan alat pelindung yaitu arrester. Jarak antara arrester dengan transformator daya yang dilindungi memiliki peranan yang penting dalam hal keefektifan perlindungan tranformator daya. Jika arrester ditempatkan terlalu jauh maka tegangan lebih transien pada transformator dapat melebihi kekuatan isolasi (BIL) dari transformator tersebut. Pada penelitian ini dibuat suatu program simulasi untuk menentukan penempatan arrester yang optimal, mengacu pada jarak antara arrester dengan transformator daya. Program ini dibuat dengan software Matlab dan menggunakan metode algoritma genetika. Konfigurasi saluran yang digunakan dalam pengujian adalah konfigurasi saluran kawat-kawat dan konfigurasi saluran kawat-kabel. Hasil pengujian menunjukan bahwa jarak antara arrester dengan transformator daya pada konfigurasi saluran kawat-kabel lebih jauh daripada konfigurasi saluran kawat-kawat. Pada pengujian tegangan 20 kV jarak maksimum untuk konfigurasi (X1) adalah 1,035 m dan konfigurasi (X2) adalah 9,009 m. Pengujian tegangan 150 kV jarak maksimum untuk konfigurasi (X1) adalah 1,297 m dan konfigurasi (X2) adalah 9,161 m. sedangkan pada tegangan 500 kV jarak aman konfigurasi (X1) adalah 2,74 m dan konfigurasi (X2) adalah 19,177 m. PT.PLN wilayah kerja Kalimantan Selatan ? Kalimantan Tengah selaku pihak pengelola ketenagalistrikan di wilayah ini berencana akan membangun 2 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dengan daya 2x60 MW untuk menutupi kekurangan penyediaan energi listrik di wilayah tersebut. AbnAAAAKata Kunci : tegangan lebih transien, arrester, algoritma genetika, dan konfigurasi saluran     Abstract   Indirect lightning strike can induce transient overvoltage to electrical power system. In order to protect the electrical power system and improve its lightning performance, arresters are installed. The distance between arrester and the power transformer to be protected plays important role for the efficient protection of the equipment. If arrester placed too far from power transformer, the overvoltage can exceed BIL of power transformer. In this research, a simulation program will be created. This program is used to simulate optimum placement of arrester. Program will be created using genetic algorithm method with Matlab 7 programming. The test is performed using two types of configuration : conductor-conductor line and conductor-cable line. The simulation shows that the distance between arrester and power transformer in configuration of conductor cable line (X2) is bigger than configuration of conductor-conductor line (X1). In the voltage system 20kV testing show that the maximum distance for configuration (X1) is 1.035m, and configuration (X2) is 9.009m. In the voltage system 150kV testing show that the maximum distance for configuration (X1) is 1.297m, and for configuration (X2) is 9.161m. In the voltage system 500kV testing show that the maximum distance for configuration (X1) is 2.74m, and for configuration (X2) is 19.177m.   Keywords : transient overvoltage, arrester, genetic algoritm, and line configuration
BALLAST ELEKTRONIK LAMPU UV BERTOPOLOGI INVERTER SETENGAH JEMBATAN RESONAN LCC FREKUENSI TINGGI Atmaja, Gilang Surya; Warsito, Agung; Karnoto, Karnoto
Transmisi Vol 16, No 2 (2014): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.524 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.16.2.54-61

Abstract

Abstrak Sinar ultraviolet dapat dengan efektif membunuh segala jenis mikroorganisme, seperti bakteri, virus, jamur dan protozoa. Hal inilah yang membuat lampu ultraviolet dapat digunakan dalam sistem penjernihan udara dan air, seperti pada rumah sakit, kantor, laboratorium, dan lain ? lain. Lampu ultraviolet, yang termasuk dalam jenis lampu discharge, membutuhkan komponen ballast untuk dapat menyala. Jenis ballast yang kini semakin marak digunakan yaitu jenis ballast elektronik. Pada penelitian ini dibuat ballast elektronik dengan topologi inverter half bridge resonan LCC frekuensi tinggi. Inverter half bridge menggunakan MOSFET sebagai komponen pensaklarannya. Pengoperasian lampu dengan frekuensi tinggi dapat memperbaiki kinerja lampu. Pemicuan kontrol frekuensi menggunakan IC 4047 dan pengaturan daya keluaran dilakukan dengan mengatur frekuensi pemicuannya sehingga lampu dapat diatur keredupannya.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ballast eletronik yang dirancang dapat menyalakan lampu pada frekuensi 26 kHz dengan tegangan heating 35,3 V; tegangan igniting 141,4 V dan tegangan running 54,8 V. Ballast elektronik yang dirancang ini tergolong ballast elektronik tipe rapid start. Efisiensi rata ? rata ballast ini yaitu 91,8 %.  Daya keluaran ballast dapat diatur dengan mengatur frekuensi kerja sehingga lampu dapat diredupkan. Peredupan dapat dilakukan pada rentang 13,2 W sampai dengan 7,3 W pada frekuensi 25,5 kHz sampai dengan 33,3 kHz.   Kata kunci : ultraviolet, ballast elektronik, inverter     Abstract Ultraviolet light can kill all types of microorganisms, such as bacteria, viruses, fungi and protozoa effectively. This makes ultraviolet light can be used in air and water purification systems, such as in hospitals, offices, laboratories, and others. Ultraviolet lamp, which is included in the type of discharge lamp, needs ballast components to be lit. Types of ballasts which increasingly widespread use now are electronic ballasts.This paper made an electronic ballast with half-bridge resonant inverter topology LCC high frequency. This inverter use MOSFETs as switching components. Operation lamp with high frequency can improve the performance of the lamp. Frequency control is triggered with IC 4047. The setting of power output is done by adjusting frequency so that the lights can be dimmed. The results of this study indicate that electronic ballast turn on the lights at a frequency of 26 kHz with a heating voltage of 35.3 V, igniting voltage of 141.4 V and running voltage of 54.8 V. It can be classified as a rapid start electronic ballast type. Average efficiency of this ballast is 91.8%. The output power can be set by adjusting the ballast operating frequency so that the lights can be dimmed. Dimming can be performed range of frequency 25.5 kHz up to 33.3 kHz and it consumes power of 7.3 W to 13.2 W.   Keyword : ultraviolet, electronic ballast, inverter
ANALISIS POLA BEBAN LISTRIK WILAYAH JAWA TENGAH DAN DIY MENGGUNAKAN STRATEGI DEMAND SIDE MANAGEMENT (DSM) Santoro, Lukas; Karnoto, Karnoto; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti
Transmisi Vol 16, No 3 (2014): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.277 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.16.3.135-142

Abstract

Abstrak Energi listrik merupakan energi yang mudah dikonversi ke bentuk energi lain, sehingga banyak peralatan modern menggunakan listrik sebagai sumber energi. Namun, penggunaan energi listrik oleh pelanggan masih belum optimal, terutama pada malam hari pada waktu beban puncak. Pada waktu beban puncak beban listrik meningkat karena meningkatnya penggunaan peralatan listrik oleh pelanggan, terutama pelanggan sektor rumah tangga. Salah satu cara untuk mengurangi beban puncak adalah  memberlakukan manajemen beban di sisi pelanggan (demand side management). Penelitian ini membahas pengaruh penerapan program demand side management (DSM) terhadap perubahan pola beban, potensi penghematan energi dan keuntungan yang didapatkan secara ekonomi. Analisis difokuskan pada beban rumah tangga berupa lampu dan televisi di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Berdasarkan perhitungan dan analisis, dengan penerapan strategi DSM pada lampu dan televisi dapat membuat pola beban listrik lebih rata, dengan peningkatan faktor beban harian rata-rata 8,33%. Potensi penghematan energi diperkirakan sebesar 1.455.861,24 MWh/tahun. Selain itu strategi DSM pada lampu dan televisi juga berpotensi menghasilkan keuntungan secara ekonomi yakni pada tahun ke lima belas menghasilkan NPV sebesar Rp. 7.331.875.520.000,- .   Kata kunci : pola beban, penghematan energi, kriteria investasi, demand side management.     Abstract Electrical energy is energy that able to be converted to other energy forms, so many modern appliances use electricity as its energy source. However, the use of electrical energy by the customer is still not optimum, especially in the evening at peak load periods. At the peak load period, electrical load increases due to the increased use of electrical appliances by customers, especially the household sector. One method to reduce the peak load by applying load management  on the customer side (demand side management). This thesis explores the effect of the implementation of demand side management (DSM) programs to changes in load pattern, the potency of energy saving and benefit in economic criteria. The analysis was focused on the household load i.e. lamp and television in Central Java and Yogyakarta. Based on the calculation and analysis, the implementation of DSM's strategy on the lamps and televisions can flatten the electrical load pattern more variation, with the increase of average daily load factor of 8.33%. The potency of energy saving is estimated at 1.455.861,24 MWh / year. Moreover, DSM strategy on the lamps and televisions also has the potential to result in economic benefits which in the fifteenth year NPV becomes Rp. 7.331.875.520.000,-. Keywords: load patterns, energy savings, investment criteria, demand side management
ANALISIS KERUSAKAN BATANG ROTOR PADA MOTOR INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN METODE MOTOR CURRENT SIGNATURE ANALYSIS Firdhana, Niko Riza; Sukmadi, Tejo; Karnoto, Karnoto
Transmisi Vol 19, No 4 Oktober (2017): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.078 KB) | DOI: 10.14710/transmisi.19.4.168-176

Abstract

Motor induksi digunakan di berbagai bidang karena harganya murah, handal, dan memiliki efisiensi yang tinggi.Salah astu penggunaan motor induksi adalah pada unti pembangkit listrik. Motor induksi dapat mengalami kegagalan karena proses penuaan dan bebagai faktor lain yang berkaitan dengan pola operasi. Salah satu kegagalan motor induksi disebabkan oleh rusaknya batang rotor.Untuk mengurangi kegagalan motor induksi diperlukan adanya condition monitoring untuk melihat kondis dan performai motor induksi. Salah satu metode yang digunakan dalam condition monitoringadalah Motor Current Signature Analysis (MCSA). Metode ini melakukan pendekatan sinyal arus stator untuk mendeteksi side band frequency di sekitar terminal sumber. Penelitian  ini merancang desain GUI yang berisi analsis kondisi batang rotor menggunakan metode MCSA, persentase keseimbangan arus dan tegangan untuk menganalisis kondisi motor induksi yang ada di PT. PJB UBJOM PLTU Rembang yaitu Medium Speed Mill 20 A dan Medium Speed Mill 20D. Kondisi batang rotor pada kedua motor semakin memburuk seiring bertambahnya beban. Meskipun semakin memburuk, tetapi kondisi keseimbangan arus dan tegagan kedua motor normal karena bearda di bawah 5% dan 10%.
ANALISIS DAMPAK TERPUTUSNYA KAWAT NETRAL TERHADAP JTM 20 KV Juningtyastuti, Juningtyastuti; Karnoto, Karnoto; Riyanto, Riyanto
Transmisi Vol 7, No 2 (2005): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.114 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.7.2.30-36

Abstract

Pada sistem distribusi tenaga listrik yang menggunakan sistem Bintang 4 kawat Multy Grounded Common Neutral (Y-4 W-MCGN), jika kawat netral hilang maka tidak akan ada lagi sistem tersebut, karena sistem  MGCN  akan terselenggara dengan baik hanya jika ada saluran netral, sehingga hilangnya kawat netral di beberapa tempat pada saluran merupakan suatu kondisi tidak normal dan akan menyebabkan resiko yang tidak baik terhadap performance operasi sistem distribusi tenaga listrik dan kualitas pelayanan beban di sisi pelanggan.
EFISIENSI ENERGI LISTRIK KAMPUS UNDIP TEMBALANG Karnoto, Karnoto
Transmisi Vol 10, No 1 (2008): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.815 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.10.1.38-42

Abstract

Energy is one part of the important in everyday life. The energy consumption especially electrics energy have to pay attention requirement and economics level.  So that electrics energy used as according to requirement. Thereby consumption  energy pay attention energy efficiency. This research is to evaluate usage consumption energy of Diponegoro University Tembalang Campus ( Faculty MIPA and FPIK, FKM, and FPsychology). This Benefit Research is to give alternative  solution subscribe PLN electrics or merger. Result of Research yielded is forth of the faculty of customer based on energy capacities attached in the reality still not yet as according to usage. Given by solution is Customer FMIPA can be achieved by down grading its tarrif-class ( from 345 KVA to 197 KVA)  and FPIK, FKM and F Psychology (240 KVA to 131 KVA).  Other Alternative is Merger of  FPIK, FKM And F Psychology with F MIPA.Keywords: Energy, Consumption, Efficiency, Capacity
PERANCANGAN SOFTWARE APLIKASI OPTIMASI PENATAAN LAMPU PJU SEBAGAI UPAYA PENGHEMATAN BIAYA ENERGI LISTRIK Hermawan, Hermawan; Karnoto, Karnoto
Transmisi Vol 7, No 1 (2005): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.873 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.7.1.15-21

Abstract

Permasalahan penerangan jalan umum(PJU) yang menjadi beban berat bagi Pemerintah daerah adalah pemakaian lampu yang tidak hemat energi, lux lampu yang terpasang tidak sesuai dengan kebutuhan kelas jalan, lampu penerangan jalan liar yang dipasang sendiri oleh masyarakat.Dari pihak PT PLN melakukan pemakaian energilistrik yang dilakukan PJU adalah pemakaian daya yang tercatat di KWH meter bagi PJU yang yang telah dipasang KWH meter dan PJU yang tidak dipasang KWH meter beban lampu yang bervariasi dihitung berdasarkan abonemen perbulan berdasar jenis dan daya lampu. Biaya energi listrik untuk PJU dibayar dengan Pajak Penerangan Jalan Umum(PPJU) yang dipungut pada setiap pelanggan PLN dengan prosentase dari biaya bulanan listrik setiap pelanggan.Beban pembayaran rekening listrik PJU pada masing-masing Kabupaten dan Kota semakin lama semakin meningkat sering dengan bertambahnya lampu PJU yang terpasang di Jalan.Kondisi ini sangat memberatkan Pemerintah Kabupaten dan kota yang untuk menutup kekuranganbiaya listrik untuk PJU. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian untuk penataan lampu penerangan jalan umum, yang kemudian dikemas dalam perangkat lunak sehingga dapat dipergunakan sebagai acuanPemerintah Daerah dan investor untuk mengadakan perencanaan penataan PJU dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat
PERANCANGAN INVERTER DUAL CONVERSION PUSH PULL-FULL BRIDGE PADA APLIKASI FOTOVOLTAIK Ariwibowo, Cahyo; Warsito, Agung; Karnoto, Karnoto
Transmisi Vol 12, No 3 (2010): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.916 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.12.3.94-100

Abstract

Currently, electric energy is essential for human needs, while for remote areas not all of them powered from PLN. The solution is to use existing energy and transforms it into electrical energy. One of the energy that can be considered is solar energy.Photovoltaic is a device that directly converts solar energy into electricity. To be more efficient, electricity from photovoltaic stored in batteries that can be used at any time during overcast conditions or at night when sunlight does not exist. Most electrical appliances use a standard 220 Volt AC voltage and frequency of 50 Hz, while the electricity generated by photovoltaic is a DC voltage. To get electricity as specified electrical equipment, inverter is used. Inverter is a power electronic device that converts DC voltage into AC voltage.Inverter that was designed can be burdened with incandescent lamp between 100-300 watt with an average efficiency of 63%. Photovoltaic water pump system can supplying 1440 liters of water for every 1 cycle of charging a 65 Ah battery for 52 minutes 18 seconds with an average efficiency of 61%. Keyword :   solar energy, photovoltaic, battery, inverter, water pump
PERANCANGAN PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI IMPULS 11,20 KV DENGAN MENERAPKAN ZERO VOLTAGE SWITCHING (ZVS) PADA KONVERTER FLYBACK Pratiwi, Novy Arizka; Syakur, Abdul; Karnoto, Karnoto
Transmisi Vol 20, No 1 Januari (2018): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.274 KB) | DOI: 10.14710/transmisi.20.1.8-14

Abstract

Tegangan tinggi tidak hanya digunakan untuk keperluan transmisi, tetapi juga untuk penelitian di laboratorium. Pada umumnya, tegangan tinggi dibangkitkan menggunakan pembangkit tegangan tinggi konvensional yang berukuran besar. Oleh karena itu, diperlukan rangkaian yang lebih sederhana untuk membangkitkan tegangan tinggi, misalnya menggunakan konverter flyback. Konverter flyback merupakan konverter DC-DC yang memiliki isolasi di antara masukan dan keluarannya. Komponen utama dari konverter flyback adalah trafo step up dan komponen pensaklaran. Pada penelitian ini dirancang penerapan zero voltage switching (ZVS) pada konverter flyback untuk membangkitkan tegangan tinggi. Trafo step up dan komponen pensaklaran yang digunakan adalah trafo flyback dari monitor CRT (Cathode Ray Tube) dan MOSFET IRFP460. Tegangan tinggi hasil pembangkitan konverter flyback diterapkan pada reaktor ozon. Pada pengujian mode pensaklaran dengan menerapkan ZVS diketahui tegangan drain-source MOSFET (VDS) bernilai nol ketika MOSFET turn off. Pada pengujian tanpa beban dengan variasi duty cycle diperoleh tegangan keluaran sebesar 11,20 kV pada duty cycle 60%. Pengujian tanpa beban dengan variasi frekuensi switching diperoleh tegangan keluaran sebesar 10,80 kV pada frekuensi switching 23 kHz. Pengujian berbeban dengan reaktor ozon sudah dapat menghasilkan ozon dengan konsentrasi 0,02-0,06 ppm pada tegangan operasi 7,4-8,4 kV. 
ANALISIS PENGUATAN TEGANGAN RANGKAIAN RESONAN LCC PADA FREKUENSI 30 – 100 HZ W N, Ridlwan Zein; Facta, Mochammad; Karnoto, Karnoto
Transmisi Vol 17, No 2 April (2015): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.737 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.17.2.76-82

Abstract

Abstrak   Resonan merupakan rangkaian yang terdiri dari komponen pasif  yang berfungsi menyaring keluaran gelombang yang dihasilkan oleh proses switching sebuah inverter, selain itu resonan dapat menggantikan fungsi transformator penaik tegangan. Karena resonan dapat meminimalisir rugi-rugi yang ada pada transformator. Umumnya resonan banyak diaplikasikan pada frekuensi kerja yang tinggi. Dalam penelitian ini akan dilakukan sebuah analisis tentang pengaruh nilai kapasitor  pada aplikasi rangkaian resonan inverter setengah jembatan sebagai penguat tegangan yang bekerja pada frekuensi 30-100 Hz. Resonan yang digunakan adalah topologi dari gabungan resonan seri dan paralel, atau yang disebut dengan resonan LCC. Hasil tegangan keluaran dari resonan akan disearahkan untuk mensuplai lampu LED sebagai bebannya.Hasil dari penelitian ini adalah untuk variasi kapasitor paralel (Cp), variasi yang menghasilkan penguatan tegangan tertinggi saat Cp = 0,5 Cs sebesar 37,6 Volt dengan intensitas cahaya lampu 2500 lx. Untuk variasi nilai kapasitor seri (Cs) penguatan tegangan yang tertinggi dihasilkan saat Cs = 2 Cp dengan tegangan sebesar 35,1 Volt dan intensitas cahaya lampu yang dihasilkan adalah 4700 lx.   Kata kunci : Inverter setengah jembatan, resonan LCC, lampu LED     Abstract   Resonant-circuit is circuit that consist of passive component which function to filter output wave which is produced by switching process of an inverter, moreover resonant is able to replace the function of a step-up transformer, because resonant-circuit can minimalize losses of which there are in transformer. Commonly a resonant-circuit mostly used in high level of frequency.In this research, it will be conducted an analysis about the effect of a capacitor in a half-bridge inverter resonance circuit application as a voltage amplifier which is operated in low frequency. Resonant-circuit which is used is a topology of a combined series and parallel resonant, or called LCCresonant. The voltage result of the resonant will be rectified for supplying the LED lamp as the load.The result of this research is parallel capacitor variations (Cp), variations that generate the biggest voltage at Cp = 0,5, Cs at 37,6 Volt, with light intensity of the lamp at 2500 lx. For series capacitor variations (Cs), the biggest voltage that is produced when Cs = 2 ,Cp voltage at 35,1 Volt and light intensity of the lamp that is generated is 4700 lx.   Keyword: Half-bridge inverter, LCC resonant, LED lamp
Co-Authors Abdul Syakur Adevia Arva Puspa, Adevia Arva Adhi Warsito Adista Ayu Widiasanti Agiel Agiel Triyadiputra Agiel Triyadiputra Agung Nugroho Agung Warsito Akbar Kurnia Octavianto Andang Purnomo Putro, Andang Purnomo Andreas Kristianto Andro Cahyo Wibowo, Andro Cahyo Ari Wibawa Bambang Winardi Boy Marojahan F. Tambunan, Boy Marojahan F. Cahya, Galuh Indra Cahyo Ariwibowo Danang Widyanarko, Danang Dimas Agung Nurcahyo Donny Fisca Efisiyanto, Donny Fisca Dony C. Anggoro, Dony C. Dwi Wahyu Suryawan Eko Sasmito Hadi Fajar Sihombing, Fajar Farid Hermanto Fauzani, Fazahaqi Nahr Fernaldy, Ivan Firdhana, Niko Riza Ghaffar, Ahmad Faruq Abdul Gilang Surya Atmaja Hakim, Mohamad Lukmanul Hanif Nika Handoko Hasta Nurullita Hermawan Hermawan Hermawan Ilmanda Hidayat, Surya Nur I Nugroho Ilham Akbar Sukmawan, Ilham Akbar Jagra Bagus Haryanto Jimy Harto Saputro Joko Windarto Juningtyastuti Juningtyastuti Lukas Santoro Lukita, Bharata Indra Mahfudh Sanusi, Mahfudh Mahmud Fauzi Isworo Malemba, Jibril Maman Somantri Megantara, Lazuardi Bagas Meigy Restanaswari Kartika, Meigy Restanaswari Melfa Silitonga Mochammad Facta Muhammad Faishal AR Muhammad Hasnan Albab, Muhammad Hasnan Muhammad Iklil, Muhammad Muhammad Imam Fauzi Muhammad Iqbal Munawar Agus Riyadi Mustafa, Fandy Nugraha Luis Heriawan, Nugraha Luis Nugroho, Bayu Seno Adi Ojo Kurdi Pangestuningtyas D L Permana, Luthfi Galih Prahasto, Dony Prameswari, Nungky Prasetyo Kristiono Nugroho Pratiwi, Novy Arizka Putra, Adhitya Indrajaya Raif, Muhammad Hadyan Ramadhan, Andrian Ramadhani, Muhammad Ghiffari Ranisa Ranisa, Ranisa Renaldo Marsal Ridlwan Zein W N Rio Parohon Tua Tambunan Riyanto Riyanto Rosyid Nuur Harjono Sihombing, Andreas Hasian Sudjadi Sudjadi Suryo Sardi Atmojo, Suryo Sardi Susatyo Handoko Tamin, Achmad Faizal Taruna Miftah Isnain, Taruna Miftah Taufik Ardian Ramadhana, Taufik Ardian Taufiq Hidayat Tedjo Sukmadi Tegar Mahardika Tejo Sukmadi Titik Nurhayati Tri Hutomo Tri Ujianto, Tri Utami, Sri Dewi Wahyu Arief Nugroho Wahyu Pramon, Eko Wicaksena, Abimanyu Guntur Wijaya, Rifqi Wisna Dwi Ariani Wisnu Wijaya Yahdian, Uffan Yoga Prastyo, Yoga Yolanda, Vaneza Cindy Yulianto, Agam Yuningtiastuti, Yuningtiastuti Yuningtyastuti Yuningtyastuti Zulfakar Athur Banartama