Yusuf Kendek
Unknown Affiliation

Published : 38 Documents
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI SMA NEGERI 6 PALU Rahwan, Rahwan; Syamsu, Syamsu; Kendek, Yusuf
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 1 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.131 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Predict, Observe, Explain terhadap hasil belajar  siswa kelas XI IPA pada materi fluida statis di SMAN 6 Palu. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan desain non randomized pretest-posttest control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 6 Palu. Teknik Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proposive Sampling dengan sampel penelitian adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelopok eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen hasil belajar fisika berupa tes pilihan ganda yang telah divalidasi. Tes hasil belajar fisika yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen 17,02 lebih tinggi dari pada kelompok kontrol yaitu 13,70. Uji hipotesis Uji-t (dua pihak), diperoleh  dan  pada taraf nyata . Ini berarti bahwa nilai  berada diluar daerah penerimaan . Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran POE terhadap hasil belajar  siswa kelas XI IPA pada materi fluida statis SMA Negeri 6 Palu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 8 PALU Asih, Asih; Fihrin, Fihrin; Kendek, Yusuf
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 2, No 3 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.503 KB)

Abstract

Abstrak - Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa melalui penerapan model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS). Penelitian ini melibatkan 20 siswa kelas XI MIA SMAN 8 Palu, dilakukan dalam dua siklus dengan materi pokok getaran harmonis.  Penerapan model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) dapat meningkatkan hasil belajar. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran siklus I dan siklus II meningkat dari kategori cukup ke kategori sangat baik. Kemudian untuk hasil tes pada siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 65,00% dan daya serap klasikal sebesar 64,7%. Sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 85.00% dan daya serap klasikal sebesar 75.00%. Ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh pada siklus II telah memenuhi standar ketuntasan belajar klasikal yang telah ditetapkan yaitu di atas 70%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) dapat meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa kelas XI MIA SMA Negeri 8 Palu. Kata Kunci : Children Learning In Science (CLIS), Hasil Belajar Fisika
PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING BERBASIS ANDROID PADA MATERI LISTRIK DINAMIS Gagese, Nining; Wahyono, Unggul; Kendek, Yusuf
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 6, No 1 (2018): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.575 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan mobile learning dalam bentuk aplikasi berbasis android pada materi listrik dinamis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan aplikasi android. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi dan tahap evaluasi. Subjek penelitian uji coba kelayakan aplikasi android dilakukan pada siswa kelas IX yang berjumlah 20 orang. Hasil uji coba dan analisis angket menunjukkan bahwa rata-rata skor penilaian ahli materi sebesar 3,48 dan dikategorikan ?Sangat Baik?, rata-rata skor ahli media sebesar 3,48 dan dikategorikan ?Sangat Baik?, analisis kelayakan oleh guru dengan skor rata-rata sebesar 3,65 dan dikategorikan ?Sangat Baik? dan hasil analisis penilaian respon siswa diperoleh skor rata-rata sebesar 3,10 dan dikategorikan ?Setuju?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mobile learning berbasis android yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa.Kata Kunci: Mobile Learning, Android, Listrik Dinamis
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MAGNET MAHASISWA CALON GURU FISIKA Pateda, Abdul Basit; Kendek, Yusuf; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.946 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis dan mendeskripsikan pemahaman konsep magnet mahasiswa calon guru fisika. Responden  penelitian ini terdiri dari 6 orang mahasiswa calon guru fisika. Data diperoleh melalui tes pilihan ganda beralasan yang berjumlah 18 butir soal. Soal tersebut disusun berdasarkan kategori-kategori pemahaman konsep. Dalam hal ini dibatasi pada kategori menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, menyimpulkan, dan menjelaskan. Data penelitian dianalisis melalui pendekatan deskriptif-kualitatif dengan merujuk pada alasan jawaban soal pemahaman konsep magnet yang diberikan oleh para responden dan juga berdasarkan hasil wawancara antara peneliti dengan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemahaman konsep mahasiswa calon guru fisika tentang gaya Lorentz, medan magnet, dan penentuan kutub magnet masih tergolong rendah. Sebaiknya, pemahaman konsep tidak diabaikan dalam kegiatan belajar dan pembelajaran.Kata Kunci: pemahaman konsep, magnet
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 PALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL KATEGORI ANALISIS PADA KONSEP DINAMIKA PARTIKEL Zahrah, Zahrah; Fihrin, Fihrin; Kendek, Yusuf
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 5, No 2 (2017): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.13 KB)

Abstract

Abstrak ? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri 5 Palu dalam menyelesaikan soal-soal kategori analisis pada konsep dinamika partikel. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif.  Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPA 5 SMA Negeri Palu yang berjumlah 24 orang. Data  diperoleh  melalui tes kemampuan analisis serta wawancara. Tes pkemampuan analisis terdiri atas 5 butir soal esai. Soal tersebut disusun berdasarkan taksonomi Anderson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kemampuan analisis rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 71,83 berada dalam kategori sangat sedang. Kata Kunci:  Analisis, Kemampuan Analisis, Dinamika Partikel
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA Djupanda, Hisdamayanti; Kendek, Yusuf; Darmadi, I Wayan
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.948 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah fisika. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif.  Subyek penelitian ini terdiri dari 30 siswa  Kelas XI MIA 5 SMA N 4 Palu. Data diperoleh melalui tes berpikir kreatif, tes pemecahan masalah dan wawancara. Tes berpikir kreatif terdiri dari 8 butir pertanyaan yang telah divalidasi oleh ahli. Tes pemecahan masalah terdiri atas 5 butir yang dikerjakan responden dan  diikuti dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing aspek berpikir kreatif punya cara yang berbeda dalam memecahkan masalah fisika, khusus aspek elaborasi responden menunjukkan hasil yang lebih baik dalam memecahkan masalah dibandingkan aspek berpikir kreatif yang lainnya. Kata Kunci  :  Keterampilan, Berpikir Kreatif, Pemecahan Masalah Fisika
PERBEDAAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 PALU Azizah, Nur; Syamsu, Syamsu; Kendek, Yusuf
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 1 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.069 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pemahaman konsep fisika siswa pada materi gaya dan penerapannya, yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran langsung pada siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain ?The non equivalen pretest-posttest design? Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Palu. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan kelas VIII B4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep siswa dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil pengolahan data dari 25 skor ideal, diperoleh rerata skor tes awal pemahaman konsep siswa kelas eksperimen adalah 6,83 dan untuk tes akhir adalah 16,17. Untuk kelas kontrol diperoleh rerata skor tes awal 5,93 sedangkan untuk tes akhir adalah 9,3. Analisis data tes dilakukan dengan teknik statistik uji-t dua pihak untuk menguji perbedaan rerata skor pemahaman konsep siswa dengan signifikasi  = 0,05. Diperoleh nilai Hasil thitung=3,08 dan ttabel=2,00. Ini berarti bahwa nilai thitung berada diluar daerah penerimaan Ho. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika siswa pada materi gaya dan penerapannya antara kelas yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dan kelas yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Kata Kunci     : Pembelajaran Berbasis Proyek, Pembelajaran Langsung, Pemahaman Konsep 
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP FLUIDA STATIS DAN PENERAPANNYA DI LINGKUNGAN SEKITAR PADA SISWA SMA NEGERI 2 PALU Husain, Muhammad Shafar; Kendek, Yusuf; Fihrin, Fihrin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 6, No 1 (2018): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.123 KB)

Abstract

Abstrak ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persentase siswa yang dapat memahami materi fisika konsep fluida statis dan penerapannya dalam lingkungan sekitar, faktor yang mempengaruhi belajar siswa dan kemampuan menganalisis pristiwa sehari-hari berdasarkan pengetahuan fisika. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Palu tahun ajaran 2016/2017. Responden penelitian diperoleh dengan teknik purposive sampling yaitu kelas yang memiliki hasil belajar tinggi yaitu siswa kelas XI MIA II sebanyak 24 siswa. Data diperoleh melalui tes pemahaman konsep beserta penerapannya dalam lingkungan sekitar, soal menganalisis, angket dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada tingkatan atau kategori I sebanyak 8%, pada kategori II sebanyak 63% pada kategori III sebanyak 29%. untuk faktor yang mempengaruhi hasil belajar mereka rata-rata faktor internal yaitu minat sebesar 78%, dan motivasi sebesar 73%, faktor eksternal yaitu keluarga sebesar 71%, sarana dan prasarana sebesar 60% dan lingkungan masyarakat sebesar 67%. Disamping itu kemampuan menganalisis siswa rata-rata diperoleh materi tekanan hidrostatis sebesar 29%, hukum pascal 44%, dan hukum archimedes sebesar 18%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa yang memahami konsep fluida statis dan memahami penerapannya di lingkungan sekitar tergolong masih rendah, dan kemampuan mengerjakan soal analisis siswa juga tergolong masih rendah. Kata Kunci: pemahaman konsep; penerapan lingkungan; fluida statis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBASIS MIND MAPPING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISW PADA KONSEP GERAK LURUS DI SMA NEGERI 1 AMPIBABO Lapasere, Sisriawan; Pasaribu, Marungkil; Kendek, Yusuf
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 5, No 3 (2017): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.441 KB)

Abstract

Abstrak ? Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikansi perbedaan keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis mind mapping dengan kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada konsep gerak lurus siswa kelas X SMA Negeri 1 Ampibabo. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan equivalent preetest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Ampibabo. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Kelas X A sebagai kelas eksperimen dan kelas X D sebagai kelas kontrol. Instrumen keterampilan berpikir kritis siswa adalah tes berbentuk essay yang telah divalidasi oleh validator ahli yaitu Dr. Marungkil Pasaribu, M.Sc. Hasil analisa data diperoleh rerata skor kelas eksperimen adalah 18,61, standar deviasi 2,97 dan daya serap 74,44% berada pada kategori kritis, untuk kelas kontrol diperoleh rerata skor yaitu 15,51, standar deviasi 2,57 dan daya serap 62,04% berada pada kategori cukup kritis dari jumlah total skor yaitu 25. Berdasarkan uji hipotesis (uji-t dua pihak) diperoleh thitung  = 3,74 dan tTabel  = t(1-1/2?)  pada taraf nyata ? = 0,05 dan dk = (n1 + n2 ? 2) = 36 + 37 -2 = 71, diperoleh t0,95(71) = 2,00. Harga thitung (3,74) > ttabel (2,00) maka H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooparatif tipe STAD berbasis mind mapping terhadap keterampilan berpikir kritis pada konsep gerak lurus siswa kelas X SMA Negeri 1 Ampibabo.  Kata Kunci: Kooperatif tipe STAD, Mind mapping, Keterampilan Berpikir Kritis
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LINK MAP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X DI MAN 2 MODEL PALU Amalia, Risma; Kendek, Yusuf; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 2 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.597 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan link map terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X di MAN 2 Model Palu. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan rancangan the non-equivalent pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X di MAN 2 Model Palu. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel penelitian kelas X MIA 1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X MIA 2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar fisika dalam bentuk pilihan ganda. Tes akhir hasil belajar fisika yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen yaitu 12,00 lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 9,31. Dari uji hipotesis uji-t (dua pihak) diperoleh nilai thitung = 3,48 dan ttabel(0.95)(39) = 2,02 pada taraf nyata ? = 0,05. Hal ini berarti bahwa H0 ditolak, sehingga nilai thitung  berada di luar daerah penerimaan H0. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model problem based learning berbantuan link map terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X di MAN 2 Model Palu. Model problem based learning berbantuan link map berpengaruh positif terhadap hasil belajar fisika karena dapat membantu siswa dalam mengorganisasikan pemecahan masalah dengan menghubungkan konsep dan rumusnya melalui teknik mencatat yang kreatif dan terarah sehingga ingatan siswa terhadap materi fluida statis menjadi teratur.