Articles

PENGARUH PERSEPSI BIDAN PRAKTEK SWASTA TENTANG PROGRAM PROGRAM JAMPERSAL TERHADAP KEMAUAN BIDAN MENJADI PROVIDER PROGRAM JAMPERSAL DI KOTA BINJAI TAHUN 2012 mayona, hessy; Khadijah, Siti; nasution, Rusmalawaty
Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik Vol 2, No 1 (2013): Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatistik
Publisher : Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.067 KB)

Abstract

Abstract Jampersal is an effort that launched by Ministry of Health in order to accelerate the decrease on maternal mortality rate in Indonesia. Binjai District Health Office data shows that the willingness of midwives in private practice in Binjai to be a provider of Jampersal still very low. The type of research was survey with explanatory research that aimed to explain the perception of midwives in private practice on Jampersal (perception of packages, perception of procedures and perception of tariff) against the will of midwives to become the provider of Jampersal in Binjai in 2012. Population were all practicing midwives registered in Binjai District Health Office, as many as 111 people and the establishment of the study sample with simple random sampling. Analysis of the test data used is multiple linear regression with 95% confidence level. The results of the research through multiple logistic regression analysis showed that the variables that influence on the willingness of midwives to be a provider of Jampersal were perception of packets (p < 0.001), the perception of the procedure (p < 0.001) and the perception of tariff (p < 0.001). Tested of three variables, no variable has no effect. Based on the results of the study, it is suggested to the Binjai District Health Officer to improve Jampersal socialization to private practice midwives to enhance their knowledge of the Jampersal so that midwives are not just looking at the Jampersal from previous programs. So that the awareness and willingness of the midwives to be a provider of Jampersal increases.
Terapi Latihan Mendukung Optimalisasi Kondisi Fisik Penderita Sindrom Obstruksi Paska Tuberkulosis : Case Report Di Rs Khusus Paru Respira Bantul Rahman, Farid; Pramesti, Nunik; Kurniawan, Ardianto; Budi, Ilham Setya; Khadijah, Siti; Susanti, Yulis
Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol 3 No 1 (2019): Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi (JFR)
Publisher : Akademi Fisioterapi Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.916 KB) | DOI: 10.33660/jfrwhs.v3i1.29

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Sindrom Obstruksi Paska Tuberkulosis merupakan suatu gejala sisa yangberupa gangguan faal paru dengan kelainan obstruksif yang memiliki gambaran klinis miripdengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas terapilatihan untuk mendukung kondisi pasien SOPT. Hasil : Setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kalididapatkan hasil penilaian sesak napas T0: 3 menjadi T6: 1, peningkatan ekspansi sangkar torakspada axilla T0: 3 cm menjadi T6: 4 cm, pada ICS 4 T0: 2 cm menjadi T6: 3 cm, pada proccesusxyphoideus T0: 2 cm menjadi T6: 3 cm dan peningkatan toleransi aktivitas T0: 18 menjadi T6:15. Kesimpulan : Terapi latihan mendukung optimalisasi kondisi fisik penderita sindromobstruksi paska tuberkulosis.   ABSTRACTBackground : Obstruction syndrome post tuberculosis is a residual symptom in the form of lungphysiology disorder with obstructive disorder that have similar clinical picture of ChronicObstructive Pulmonary Disease (COPD) Objective : To determine efectivity of exercise therapyto improve physical condition of person who afffected by Obstruction syndrome post tuberculosisResults : After 6 times of therapy the results of the assessment of shortness of breath T0: 3 to T6:3, increased thoracic expansion in axilla T0: 3 cm to T6: 4 cm, in ICS4 T0: 2 cm to T6: 3 cm, inproccessus xyphoideus T0: 2 cm to T6: 3 cm and increased activity tolerance T0: 18 to T6: 15Conclusion : Exercise therapy can improve physical condition for person affected by Obstructionsyndrome post tuberculosis  
DAMPAK BANTUAN PUPUK, BENIH, DAN PESTISIDA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PETANI PADI Sinulingga, Beby Andrea; Fauzia, Lily; Khadijah, Siti
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.191 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pemberian bantuan sarana produksi usahatani padi di PT. Perkebunan Nusantara III, untuk mengetahui dampak bantuan PT. Perkebunan Nusantara III terhadap produktivitas usahatani padi, untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat pendapatan petani setelah mendapat bantuan dengan sebelum mendapat bantuan dari PT. Perkebunan Nusantara III.  Metode penarikan sampel menggunakan metode  Random Sampling yaitu penarikan sampel dengan  menggunakan acak sederhana yang dianggap sudah mewakili seluruh petani di daerah penelitian.  Hasil penelitian menunjukkan mekanisme pembagian sarana produksi dari PT. Perkebunan Nusantara III adalah diberi secara bergiliran untuk setiap desa yang berdekatan dengan lingkungan PT. Perkebunan Nusantara III, produktivitas padi di daerah penelitian setelah mendapatkan bantuan dari PT. Perkebunan Nusantara III lebih tinggi daripada produktivitas padi sebelum mendapatkan bantuan, terdapat perbedaan tingkat pendapatan petani sebelum mendapat bantuan dengan sesudah mendapat bantuan dari PT. Perkebunan Nusantara III. Kata Kunci:  CSR, Usahatani Padi, Produktivitas, Pendapatan
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KEDELAI MENJADI SUSU KEDELAI PADA SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KOTA MEDAN Nur, Aminah; Fauzia, Lily; Khadijah, Siti
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.773 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan susu kedelai di daerah penelitian, untuk menganalisis besarnya nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kedelai menjadi susu kedelai, dan untuk mengetahui berbagai masalah yang terdapat dalam usaha pengolahan kedelai menjadi susu kedelai di daerah penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan rumus perhitungan nilai tambah. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penelitian dilakukan pada tahun 2013 di enam kecamatan di kota Medan. Hasil penelitian di peroleh bahwa proses pembuatan susu kedelai di daerah penelitian masih tergolong sederhana. Dan berdasarkan hasil perhitungan analisis nilai tambah, nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan kedelai menjadi susu kedelai di daerah penelitian masih tergolong rendah dengan rasio nilai tambah < 50% (37,8%). Masalah-masalah yang terdapat pada usaha pengolahan kedelai menjadi susu kedelai di daerah penelitian yaitu proses pengolahan yang masih menggunakan alat yang sederhana, keterbatasan modal dan jangkauan pemasaran yang masih terbatas. Kata Kunci : Kedelai, Susu Kedelai, Nilai Tambah.
STUDI MENGENAI PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) HORTIKULTURA KABUPATEN KARO (Studi Kasus : Desa Serdang dan Desa Paribun Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo) Barus, Syafrizal; Ginting, Meneth; Khadijah, Siti
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.189 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui perkembangan program PUAP di Kabupaten Karo, 2) untuk menganalisis perbedaan tingkat pengembalian dana program PUAP di daerah penelitian, 3) untuk mengetahui perbedaan karakteristik sosial ekonomi petani penerima dana PUAP di daerah penelitian (Gapoktan A pengembalian dana lancar dan Gapoktan B pengembalian dana tidak lancar), 4) untuk menganalisis perbedaan pengaruh karakteristik sosial ekonomi petani penerima dana PUAP terhadap tingkat pengembalian dana program PUAP antara Gapoktan A dan B, 5) untuk menganalisis perbedaan hubungan karakteristik sosial ekonomi petani penerima dana PUAP dengan tingkat pengembalian dana program PUAP antara Gapoktan A dan B. Penelitian dilakukan pada bulan Juni hingga Juli tahun 2013 dengan menggunakan metode Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 81 petani. Analisis dilakukan dengan analisis  deskriptif, analisis regresi linier berganda dan analisis korelasi rank Spearman. Hasil penelitian ini adalah perkembangan program PUAP dapat dilihat dari jumlah dana dan jumlah anggota. Di Kabupaten Karo jumlah dana PUAP berkembang dari Rp 4.400.000.000,00 pada tahun 2008 menjadi Rp.14.045.179.647,00 pada tahun 2012 dan jumlah anggota Gapoktan bertambah dari 16.500 orang pada tahun 2008  menjadi 40.411 orang pada tahun 2012. Perbedaan tingkat pengembalian dana program PUAP di Gapoktan A adalah sangat tinggi sedangkan di Gapoktan B adalah  sedang. Karakteristik sosial ekonomi antara Gapoktan A dan B tidak terlalu berbeda. Berdasarkan hasil regresi linier berganda tidak terdapat perbedaan pengaruh karakteristik sosial ekonomi petani terhadap tingkat pengembalian dana di Gapoktan A dan B.  Berdasarkan hasil korelasi rank Spearman tidak terdapat hubungan yang nyata antara  karakteristik sosial ekonomi petani dengan tingkat pengembalian dana antara di Gapoktan A dan B.   Kata kunci: Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan, Tingkat Pengembalian Dana, Karakteristik Sosial Ekonomi Petani  
Studi Kelayakan Pengadaan Mobile Coolbox Dalam Rangka Mendukung Pengembangan Ekspor Kubis Putra, Ibrahim Syah; Maryunianta, Yusak; Khadijah, Siti
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.518 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada tahun 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1)Untuk mengetahui berapa besar biaya dari pengadaan mobile coolbox dalam rangka mendukung pengebangan ekspor kubis di daerah penelitian. (2) Untuk mengetahui benefit yang di peroleh dari pengadaan mobile coolbox dalam rangka mendukung pengebangan ekspor kubis di daerah penelitian . (3) Untuk mengetahui bagaimana tingkat kelayakan pengadaan mobile coolbox dalam rangka mendukung pengebangan ekspor kubis di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan lokasi yang akan diadakannya pengadaan mobile coolbox. Penentuan sampel penelitian dihitung menggunakan rumus slovin. Pengujian hipotesis data menggunakan kriteria investasi dengan melihat kelayakan. Dari hasil penelitian diperoleh : (1) Total biaya pengadaan mobile coolbox adalah sebesar Rp 863.732.200. (2) Benefit yang diperoleh dari pengadaan mobile coolbox adalah sebesar Rp 776.041.174. (3) Berdasarkan kriteria investasi pengadaan mobile coolbox di daerah penelitian diperoleh nilai NPV pada tingkat OCC 12 persen sebesar Rp 644.209.460,-, Net B/C sebesar 3,22 dan EIRR sebesar 31,33 persen, dari hasil tingkat bunga diatas didapat nilai NPV > 0, Net B/C > 1, dan EIRR > dari tingkat OCC. yang artinya proyek pengadaan mobile coolbox layak untuk dilaksanakan. Dilihat dari analisis sensitivitas, jika biaya meningkat sebesar 10 persen dan 20 persen proyek masih tetap layak dilaksanakan dan masih memiliki kelenturan untuk menanggung perubahan biaya pada peningkatan biaya Kata kunci : studi kelayakan, pengadaan mobile coolbox, kubis.
PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PENYULUH TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PELAKSANAAN TUGAS POKOK PENYULUH PERTANIAN (di BPP Pematang Sijonam, Kabupaten Serdang Bedagai) Viforit, Aiva; Hasyim, Hasman; Khadijah, Siti
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.864 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk (1) Mengetahui karakteristik sosial ekonomi penyuluh di lokasi penelitian (2) Mengetahui pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian di daerah penelitian (3) Mengetahui tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian di daerah penelitian (4) Mengetahui apakah ada pengaruh antara karakteristik sosial ekonomi penyuluh (umur, tingkat pendidikan, lama menjadi  penyuluh, jumlah tanggungan keluarga, total pendapatan, jarak tempat tinggal penyuluh dengan WKPP tempat bertugas) terhadap keberhasilan tugas pokok penyuluh di BPP Pematang Sijonam. Metode penelitian yaitu (1) dan (2) menggunakan metode deskriptif, (3) menggunakan metode scoring dan (4) metode regresi linear berganda dengan bantuan spss 16. Hasil penelitian diperoleh (1) Nilai koefisien determinasi (R2) yang diperoleh sebesar 0,332. Koefisien determinasi ini menunjukkan bahwa 33,2% variasi tingkat keberhasilan tugas pokok penyuluh pertanian (Y) dapat dijelaskan oleh variabel bebas umur, tingkat pendidikan, lama menjadi penyuluh, jumlah tanggungan keluarga, total pendapatan, jarak tempat tinggal penyuluh dengan WKPP tempat bertugas. Sedangkan 66,8% dijelaskan oleh variabel lain di luar model persamaan. Dari keseluruhan variasi bebas yaitu umur, tingkat pendidikan, lama mejadi penyuluh, jumlah tanggungan keluarga, total pendapatan dan jarak tempat tinggal penyuluh dengan WKPP tempat bertugas secara serempak memberikan pengaruh yang signifikan. (2) Secara parsial menunjukkan bahwa variabel lama menjadi penyuluh memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian. Sedangkan umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, total pendapatan dan jarak tempat tinggal penyuluh dengan WKPP tempat bertugas tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian. Kata kunci: karakteristik social ekonomi, tugas pokok, tingkat keberhasilan.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA STURT) TERHADAP BERBAGAI DOSIS PUPUK ORGANIK HAYATI PADA LAHAN RAWA LEBAK Khairiyah, Khairiyah; Khadijah, Siti; Iqbal, Muhammad; Erwan, Sariyu; Norlian, Norlian; Mahdiannor, Mahdiannoor
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 42, No 3 (2017)
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v42i3.895

Abstract

In Indonesia, corn is an important food commodity after rice, so its production must be improved. That can be done to increase corn production is by using the right varieties and the provision of fertilizer, one of them by using biofertilizer. This study aims to (1) determine the effect of interaction between varieties with the dosage of biological fertilizer, (2) to know the effect of varieties, (3) to know the effect of the dosage of biological fertilizer, (4) get the best interaction between varieties with biofertilizer, (5) get the best varieties, (6) get the best biofertilizer dose on growth and sweet corn yield on swamp land. This research was conducted in Tambalang Kecil Village, Sungai Pandan from April to July 2017. Using Factor Random Design (RAK) Factorial 2 factors. The first factor is varieties with 3 levels: v1 = Janisa F1 Varieties, v2 = Bonanza F1 Varieties, v3 = Super Sweet Corn Varieties. The second factor is the dosage of Migro Green biological fertilizer with 3 levels: h1 = 4 ?.ha-1 equivalent to 1.38 m?.plot-1, h2 = 6 ?.ha-1 equivalent to 2.06 m?.plot-1, h3 = 8 ?.ha-1 is equivalent to 2.75 m?.plot-1. The results showed that the interaction between the varieties and the biological fertilizer did not affect the growth and results, but the significant effect on the weight of cob without cornhosk, while the single factor varieties significantly affect the growth and very significant effect on yield components and biofertilizer has no effect on the vegetative growth component, but have a significant effect on generative growth component and yield component.
ANALISIS USAHATANI IKAN MAS (Cyprinus carpio) (Studi Kasus : Desa Mbaruai, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang) Esteria A S, Dedek; Ginting, Meneth; Khadijah, Siti
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.435 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkembangan usahatani ikan mas 5 tahun terakhir di daerah penelitian, untuk mengetahui karakteristik  petani ikan mas skala kecil dan usaha skala besar di daerah penelitian, untuk mengetahui perbandingan pengaruh input terhadap output antara  usahatani ikan mas skala kecil dan usaha skala besar di daerah penelitian, untuk mengetahui  perbandingan pendapatan antara  usahatani ikan mas  skala kecil dan usaha skala besar di daerah penelitian, untuk menganalisis  perbandingan  kelayakan  usahatani ikan mas  skala kecil dan usaha skala besar di daerah penelitian.Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, metode analisis usahatani, analisis regresi berganda, metode analisis U Mann Whitney, dan metode analisis kelayakan IRR (Internal Rate of Return).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah produksi ikan mas di Desa Mbaruai mulai tahun 2009-2013 mengalami peningkatan yang signifikan. Terdapat perbedaan karakteristik antara petani ikan mas skala kecil dan skala besar yaitu pada lamanya pengalaman dalam usaha pembesaran ikan mas, jumlah benih yang dimiliki, dan jumlah tanggungan petani. Terdapat perbedaan pengaruh input terhadap output antara usahatani ikan mas skala kecil dan skala besar. Terdapat perbedaan pendapatan antara petani skala kecil dan skala kecil.Usahatani ikan mas skala kecil dan skala besar layak untuk diusahakan.   Kata Kunci :  Analisis Usahatani Ikan Mas, Usaha Skala Kecil, Usaha Skala Besar, Analisis Kelayakan IRR.  
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN DAN VIABILITAS FINANSIAL PETANI SALAK PADANGSIDIMPUAN DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Simanullang, Jufrianto; Chalil, Diana; Khadijah, Siti
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.291 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana pendapatan keluarga petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian, untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan keluarga petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian dan untuk menganalisis viabilitas finansial petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah rumus pendapatan, metode regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS 16 dan perhitungan manfaat biaya. Penentuan daerah penelitian adalah secara sengaja (purposive). Besar sampel menggunakan Rumus Slovin dengan besar sampel 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pendapatan keluarga petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian relatif rendah dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tapanuli Selatan. (2) Faktor-faktor produktivitas lahan, harga jual, harga herbisida, biaya pengangkutan dan jumlah tenaga kerja secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan keluarga petani Salak Padangsidimpuan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sedangkan secara parsial variabel produktivitas lahan, harga jual, biaya pengangkutan dan jumlah tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani Salak Padangsidimpuan di Kabupaten Tapanuli Selatan, sedangkan harga herbisida tidak berpengaruh nyata. (3) Usahatani petani Salak Padangsidimpuan di daerah penelitian tidak viable. Kata Kunci : Pendapatan, Faktor-faktor Pendapatan, dan Viabilitas Finansial