Articles

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LIFE SKILL UNTUK MENINGKATKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN SISWA Khoiri, Nur; Hindarto, N.; -, Sulhadi
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis life skill untuk meningkatkan minat kewirausahaansiswa. Penelitian dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah lulusan SLTA yang tidak melanjutkan studi ke Pendidikan Tinggi sertaterbatasnya perangkat pembelajaran berbasis life skill. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan minat kewirausahaan. kelaseksperimen memiliki minat yang lebih tinggi (85,61) dibanding kelas kontrol (62,19). Hasil lain menunjukan adanya hubunganyang kuat antara kecapakan hidup dengan minat kewirausahaan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaanperangkat pembelajaran fisika berbasis life skill dapat meningkatkan minat kewirausahaan siswa. Perangkat pembelajaran selainmampu meningkatkan minat kewirausahaan juga tidak menurunkan rata-rata nilai siswa, karena rata-rata nilai masih di atasstandar ketuntasan yaitu 76. This study is performed with the background of the lack of life skill based learning equipments and the huge number of SHSgraduate student who do not apply to the higher level of education and the aim of developing life skill based learning equipments toincrease entrepreneurship interest of the student. The result of the study shows that there is a different interest of entrepreneurshipbetween experiment and control group. It also shows that there is a close relationship between life skill and entrepreneurshipinterest of the student. This interest can be increased through the use of the developed life skill based learning equipments.Keywords: Lifeskill; entrepreneurship, learning equipments
STUDI PENELUSURAN ALUMNI JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI SEMARANG UNTUK MENYEMPURNAKAN KURIKULUM BERDASARKAN KEBUTUHAN DI LAPANGAN (PASAR KERJA ) Nuroso, Harto; Khoiri, Nur; Saptaningrum, Ernawati; Siswanto, Joko
Media Penelitian Pendidikan Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) bagaimanakah profil alumni jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006-2008?, 2) bagaimanakah informasi atau masukan yang diberikan oleh alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006-2008 sehingga dapat menyempurnakan kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan? Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui profil alumni jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang tahun 2006–2008. 2) untuk mengetahui banyaknya alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang yang terserap pada pasar kerja atau yang sudah bekerja pada sektor formal (guru, dosen, pegawai administrasi, karyawan, pemerintah) maupun sektor informal, 3) untuk mendapatkan berbagai informasi yang berkembang di lapangan, yaitu tentang kesesuaian atau ketidaksesuaian kurikulum yang sedang dilaksanakan dengan kebutuhan di lapangan, 4) menyempurnakan kurikulum jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang berdasarkan informasi atau masukan dari alumni. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi sebagai berikut: 1) sebagai bahan masukan untuk perbaikkan proses belajar mengajar di Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, sebagai bahan untuk mengevaluasi kurikulum yang berlaku, 3) sebagai bahan untuk mengevaluasi materi-materi perkuliahan, 4) sebagai bahan untuk mengevaluasi daya adaptasi lulusan di tempat kerja, 5) sebagai bahan untuk mengevaluasi angka pengangguran alumni mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI semarang, dan mencari solusinya, 6) mendapatkan masukkan yang berharga dari alumni guna perbaikkan mutu lulusan, 7) sebagai bahan untuk mengevaluasi mutu lulusan Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, dan 8) bagi alumni, dapat dijadikan alat untuk membentuk jaringan informasi, sehingga mereka selalu mendapat informasi yang mereka butuhkan setiap saat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan: 1) sebanyak 9 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang memiliki predikat kelulusan memuaskan, 87 % dengan predikat sangat memuaskan dan 4 % dengan predikat cumlaude; 2) sebanyak 1 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang menyelesaikan studi dengan waktu 4,5 tahun, 67 % dengan waktu 4 tahun, dan 32 % dengan waktu 3,5 tahun; 3) sebanyak 35 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang mendapatkan pekerjaan dengan waktu tunggu yang pendek pendek (3–5,9 bulan), 31 % dengan waktu tunggu sedang (6–11,9 bulan), 16 % dalam dengan waktu tunggu lama (>12 bulan), dan 18 % belum mendapatkan pekerjaan; 4) sebanyak 89 % alumni Jurusan Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya dan 11% tidak sesuai dengan bidangnya; dan 5) keberadaan alumni saat ini atau tempat kerja alumni sebagian besar sesuai dengan daerah asal (kampung halaman) mereka. Informasi atau masukan para alumni sebagai umpan balik dalam penyempurnaan kurikulum berdasarkan kebutuhan di lapangan yaitu: penambahan peralatan laboratorium serta memperbanyak kegiatan praktikum, peningkatan kemampuan dan jumlah dosen, penambahan bahan ajar/buku ajar, penambahan jam microteaching, dan peningkatan kualitas pembelajaran dengan mengaplikasikan IPTEK.   Kata kunci : tracer study, alumni, kurikulum
PENGEMBANGAN PAKET ALAT PERAGA TERPADU MELALUI LIFESKILL PROJECT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN CALON GURU FISIKA DALAM MEMFASILITASI PENDEKATAN SAINTIFIK Khoiri, Nur; ., Susilawati
Media Penelitian Pendidikan Vol 8, No 2 Desember (2014): mpp
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Activity observed and tried in the stage scientific approach requires the availability of props to demonstrate concepts and try the content to be learned. The problem by prospective physics teachers is the difficulty in making simple physics props needed at this stage and try to observe the implementation of the scientific approach. The objectives of this research is that the physics teacher candidates have the skills to design a simple physics props relevant to 21st century skills. This study is a Research and Development (R&D). The result product is a package props to static and dynamic fluid. This study was conducted based on the analysis of the needs prospective physics teachers to have certain skills (soft skills) and the ability to facilitate learners to explore. This study resulted in an integrated props for the concept of fluid through projects such as Torricelli hydrostatic pressure, venturi pipe, hydraulic bridge, liquid viscosity, and hydraulic pipes. The results of the expert validation revealed that this integrated props recommended for use as props and lab equipmentin fluid concept. Validation of experts found that the relevance of the material props, the practically of the use of props, language and time including both categories. The results of limited test package props fluid shows that there is an increase in the study of students after using the fluid package props. Key words: props, lifeskill project, skills, scientific approach
WAYANG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN GETARAN DAN GELOMBANG PADA SISWA KELAS VIII SMP PURNAMA 1 SEMARANG Septa, Danang; Khoiri, Nur
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1/april (2010): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA-Fisika cukup rendah,padahal IPA sekarang menjadi mata pelajaran yang ikut UjianNasional. Untuk mensiasati hal tersebut, perlu dikembangkan media–media yang dimaksudkan untuk meningkatkan minat siswa dalambelajar fisika sehingga dapat mendongkrak hasil belajar siswa. Mediayang dimaksud adalah wayang. Masalah yang diungkap dalampenelitian ini adalah bagaimana memfungsikan wayang sebagaimedia pembelajaran fisika untuk meningkatkan hasil belajar siswapada pokok bahasan getaran dan gelombang. Tujuan penelitian iniadalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaranfisika menggunakan media wayang pada pokok bahasan getaran dangelombang pada siswa kelas VIII SMP Purnama 1 Semarang.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian iniadalah Metode Penelitian Tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakandalam 2 siklus. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VIIISMP Purnama 1 Semarang pada semester ganjil tahun 2008/2009.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan wayang sebagaimedia pembelajaran fisika dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya peningkatan rata-ratahasil belajar IPA Fisika pada ranah kognitif maupun afektif siswa.Berturut-turut mulai dari siklus 1 sampai siklus 2 selalu mengalamipeningkatan.
MODEL PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU FISIKA KOTA SEMARANG PASCA SERTIFIKASI MELALUI MGMP Kurniawan, Affandi Faisal; Nyoman Murniati, Ngurah Ayu; Khoiri, Nur
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 2/september (2011): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengakuan kinerja profesi dalam bentuk sertifikat pendidik tidaksaja memvonis seorang guru mumpuni diatas segalanya, tetapi jugamembuat arogansi tersendiri. Pengakuan sebagai agen pembelajaranyang profesional memang hanya bergantung pada selembarpenghargaan sertifikat pendidik.Permusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakahdeskripsi pengembangan kompetensi profesional guru fisika pascasertifikasi di kota Semarang ? Bagaimanakah model pengembanganguru fisika pasca sertifikasi di kota Semarang ? Tujuan yang akandicapai pada penelitian ini adalah mengetahui gambaranpengembangan kompetensi profesional guru fisika pasca sertifikasi dikota Semarang.Model pengembangan guru pasca sertifikasi dilakukan denganmenggunakan model Jigsaw yang tergambar dalam skema kegiatanMGMP, dilengkapi dengan sintaks, alokasi waktu dan monitoringserta pengawasan. Uji ahli dan praktisi sebanyak 6 orang. 1 orangmenyatakan model berada dalam kriteria sangat baik (1 orang daritim ahli), 4 orang menyatakan baik (1 tim ahli , 3 praktisi), dan 1orang dari tim praktisi menyatakan cukup. Berdasarkan uji ahli danpraktisi tersebut maka model ini dapat diimnplementasikan dalamkegiatan MGMP. Oleh karena keterbatasan waktu dan biaya maka ujicoba dan implementasi tidak dapat dilaksanakan. Kata Kunci: pekerja profesi, perbaikan guru,fasilitas belajar,kompetensi guru, sertifikasi, MGMP
PEMANFAATAN PROJECTED MOTION MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PADA MATA KULIAH ILMU PENGETAHUAN BUMI DAN ANTARIKSA (IPBA) Khoiri, Nur; Farikhah, Irna; Sucipto, Untung
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1/April (2011): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA) merupakan salahsatu bidang Ilmu yang harus dikuasai oleh calon pendidik di SMPmaupun SMA.Oleh karena itu Program Studi Pendidikan fisika IKIPPGRI Semarang memasukkan salah satu mata kuliah ini untuk dipelajari oleh calon guru. IPBA merupakan ilmu yang membutuhkanpemahaman konsep.Selama ini banyak mahasiswa fisika yang kurangmemahami konsep dalam perkuliahan IPBA karena selama ini dosenhanya menggunakan media konvensional.Oleh karena itu dibutuhkanmedia yang tepat untuk pemahaman konsep IPBA. Salah satu caranyaadalah dengan menggunakan projected motion media.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen.Metode penelitianini dengan adanya uji instrument terlebih dahulu.Lalu instrument diuji cobakan pada kelompok eksperimen. Metode ini menggunakannilai gain untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsepmenggunakan media ini.Berdasarkan penelitian, peneliti dapat mengambil kesimpulanbahwa dengan menggunakan projrcted motion media dapatdigunakan sebagai media pemaham konsep.Kata Kunci: Projected Motion Media, Pemahaman Konsep, IPBA
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA STRUKTUR ATOM DARI LIMBAH KERTAS UNTUK PEMBELAJARAN IPA TERPADU BAGI GURU-GURU SMP DI KOTA SEMARANG Khoiri, Nur; Patonah, Siti
E-DIMAS Vol 1, No 2/September (2010): E-DIMAS
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keberadaan alat peraga IPA terpadu untuk pembelajaran di SMP adalah mutlak dibutuhkan. Namun alat peraga IPA yang murah dan nyaman masih sangat sulit didapatkan. Terlebih untuk menjelaskan konsep Kimia di SMP. IKIP PGRI Semarang telah membuat alat peraga dari limbah kertas yang ramah lingkungan untuk dapat membantu guru menjelaskan tentang konsep atom, ion dan  molekul pada pembelajaran IPA Terpadu di SMP. Berhubungan dengan hal tersebut, maka diadakan kegiatan Ipteks bagi masyarakat ( IbM ), dimana dalam kegiatan ini selain sosialisasi produk ilmiah juga memberikan wacana mengenai inovasi-inovasi pembelajaran IPA Terpadu di SMP.   Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah pelatihan penggunaan alat peraga tentang struktur atom, praktik penyusunan inovasi pembelajaran IPA Terpadu, penyusunan lesson plan serta peer teaching. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 22-23 Mei 2010 ini berjalan lancar dan peserta menghendaki sering diadakan kegiatan yang sejenis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA Terpadu di SMP. Kata kunci : Pelatihan penggunaan, alat peraga, struktur atom, IPA Terpadu  
MANFAAT WORKSHOP PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI KELOMPOK KERJA GURU GUGUS SEKOLAH SATRIYO UTOMO KECAMATAN NGAWEN BLORA TAHUN 2010 Khoiri, Nur; N. M., Ngurah Ayu; Ariyanto, Didik; Ariesta, Rinawati
E-DIMAS Vol 2, No 01/Maret (2011): E-DIMAS
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This report describes how physic teachers’ competency can be strengthening by exploring their writing capability through a workshop conducted by team of community service. This training was given to KKG / teachers’ group of Satriyo Utomo Ngawen Blora in 2010. The materials are how to find the topic, how to write a proposal of classroom research, and how to arrange a report of classroom action research, then how to make it into an article. By having these skills, it is expected that they will be able to arrange their own action research and article in order to raise their grade and prosperity. Team also gives them a full advice for those who want to make a proposal, a report and an article until they enable make their own classroom research by themselves. Through this training, KKG Satriyo Utomo Ngawen feels that it is really needed to sharpen and empower their writing skill especially writing a classroom action research and an article. Key words : teachers’ competency, a classroom action research, an article.
PENGELOLAAN LABORATORIUM BAGI MGMP FISIKA SMA KABUPATEN DEMAK ., Susilawati; Saefan, Joko; Khoiri, Nur
E-DIMAS Vol 5, No 02 September (2014): e-dimas
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan pengelolaan laboratorium fisika SMA bagi guru-guru fisika SMA Kabupaten Demak. Kegiatan ini juga dilakukan untuk mengetahui kondisi nyata laboratorium yang dimiliki dan dimanfaatkan sekolah, memberikan pendampingan guna mendorong pemanfaatan laboratorium secara maksimal dalam proses pembelajaran, dan mengupayakan peningkatan kemampuan guru fisika dalam mengatasi permasalahan pengembangan laboratorium. Kegiatan ini dilaksanakan kepada guru-guru MGMP fisika SMA Kabupaten Demak berjumlah 22 orang. Metode kegiatan ini berupa kegiatan pendampingan. Data diperoleh berdasarkan hasil pretest, posttest dan produk rancangan alat peraga guru fisika. Hasil kegiatan ini memberikan gambaran bahwa guru-guru fisika memiliki kemampuan mendesain laboratorium fisika dan fasilitasnya, kemampuan membuat perencanaan pengelolaan laboratorium, kemampuan menata tempat dan peralatan laboratorium, kemampuan merawat laboratorium dan kemampuan manajemen penyimpanan alat dan bahan di laboratorium. Rancangan alat peraga yang dihasilkan adalah miniatur pompa hidrolik, pipa venturi, alat peraga tekanan hidrostatis, alarm deteksi gempa, dan model hidram. Kata Kunci: Pengelolaan Laboratorium, MGMP Fisika SMA
Mengajarkan Pemahaman Konsep Gerak Parabola Berbantuan Alat Peraga Khoiri, Nur; Rusilawati, Ani; Wiyanto, Wiyanto; Sulhadi, Sulhadi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 9, No 2 (2018): September 2018 - JP2F
Publisher : Pendidikan Fisika Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v9i2.3108

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui dampak penggunaan alat peraga gerak parabola terhadap pemahaman konsep gerak parabola, penelitian dilakukan secara kuasi eksperiment pada kelas  XI, di hasilkan kesimpulan bahwa  penggunaan alat peraga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep siswa kelas XI pada pokok bahasan gerak parabola. Hal ini didukung oleh peningkatan pemahaman konsep siswa pada kelas eksperimen yang ditinjau dari akumulasi nilai seluruh kelas dan dari tiap indikator pemahaman konsep. Ditinjau dari ketujuh indikator pemahaman konsep, pada kelas eksperimen terdapat lima indikator yang mengalami peningkatan dalam kategori tinggi, yakni indikator menginterpretasi, mencontohkan, mengklasifikasi, menduga dan menjelaskan. Peningkatan pemahaman konsep ini sangat besar kemungkinanya karena dipengaruhi penggunaan alat peraga sederhana sebagai media pembelajaran pada kelas eksperimen.