Articles

Found 29 Documents
Search

FORMULASI TABLET EFFERVESCENT JAHE (Z OFFICINALE ROSCOE) DENGAN VARIASI KONSENTRASI SUMBER ASAM DAN BASA Kholidah, Sitti; Yuliet, Yuliet; Khumaidi, Akhmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Number 3 (December 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.922 KB)

Abstract

Penelitian mengenai formulasi tablet effervescentsari jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi konsentrasi sumber asam dan basa terhadap mutu fisik tablet.  Metode yang digunakan yaitu metode granulasi basah. Empat variasi formula masing-masing dengan konsentrasi asam basa 50%, 60%, 65% dan 70%. Evaluasi mutu fisik granul meliputi ujikadar air, uji kandungan lembab, uji kompresibilitas, uji waktu alir dan sudut diam. Evaluasi tablet pada hari 1 dan 21 untuk mengetahui stabilitas mutu fisik tablet yang meliputi uji keseragaman bobot, uji kekerasan tablet, uji kerapuhan tablet dan uji waktu larut. Data yang diperoleh dibandingkan dengan Farmakope Indonesia dan literatur lain lalu dianalisis dengan uji oneway ANOVA dan uji t-student. Hasil yang diperoleh menunjukkan penggunaan variasi konsentrasi asam basa tidak berpengaruh terhadap stabilitas mutu fisik tablet yang meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan tetapi berpengaruh terhadap waktu larut  tablet effervescent jahe. Konsentrasi asam basa yang memenuhi mutu fisik tablet yang optimum yaitu formula 4 dengan konsentrasi asam basa 70% (asam sitrat 8,58%, asam tartrat 27,17% dan  natrium bikarbonat 34,45%).
Faktor faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha Mio Sporty Khumaidi, Akhmad
Jurnal Riset Mahasiswa Manajemen Vol. 1 No. 1 (2013): April
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yamaha sebagai pelopor sepeda motor matik di Indonesia dapat menggusur dominasi Honda dalam angka penjualan dengan produk Yamaha Mio Sporty, telebih adanya perubahan selera konsumen dari sepeda motor bebek ke sepeda motor matik. Mahasiswa Universitas kanjuruhan Malang sebagai bagian dari konsumen pengguna sepeda motor dijadikan sampel penelitian untuk mengetahui perilaku konsumen yang terdiri dari Faktor Budaya, Faktor Sosial, Faktor Pribadi dan Faktor Psikologi yang dapat mempengaruhi keputusan penbelian sepeda motor matik Yamaha Mio Sporty. Penelitian ini menggunakan metode peneltian explanatory reseach  untuk mengetahui hubungan kausal antara variabel bebas dengan variabel terikat, dengan sumber data diperoleh dari 40 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dimana responden adalah pemilik sekaligus pengguna sepeda motor matik merek Yamaha Mio Sporty sebagai sarana transportasi ke kampus melalui pengisian kuisioner. Variabel yang diteliti terdiri dari variabel bebas yaitu faktor budaya (X1),faktor sosial (X2), faktor pribadi (X3), dan faktor psikologi (X4), dan  variabel terikat adalah keputusan pembelian (Y).  Analisis data menggunakan analisis regresi berganda, uji F, uji t, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara perilaku konsumen yang terdiri dari Faktor Budaya, Faktor Sosial, Faktor Pribadi dan Faktor Psikologi terhadap keputusan pembelian sepeda motor matik Yamaha Mio Sporty baik secara partial maupun secara simultan.  Faktor Sosial merupakan faktor yang berpengaruh dominan  terhadap keputusan pembelian sepeda motor matik merek Yamaha Mio Sporty oleh Mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang
Antilithiatic Activity of Averrhoa bilimbi L. Leaves Ethanol Extract on White Mice (Mus musculus) Patala, Recky; Ibrahim, Nurlina; Khumaidi, Akhmad
Pharmacology and Clinical Pharmacy Research Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Padjadjaran, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.711 KB)

Abstract

Nephrolithiasis refers to the formation of urinary calculi in the kidney and urogenital tract. It is associated with impairment of renal function. The leaves of Averrhoa bilimbi L are used empirically to treat abdominal pain, rheumatism, and to reduce kidney disorders symptoms. The aim of this study was to identify antilithiatic activity of ethanol extract of A. bilimbi L. leaves by determining the kidney weight changes and calcium levels in kidney extract of mice using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) at 422.7 nm. A total of 18 male mice were included and classified into 5 groups, i.e., positive control, negative control, and extract at 16.6; 25; and 33 mg/kg BW.  Result showed that the calcium levels of the A. bilimbi L. extract groups were significantly lower than the control group (p<0.05). The most effective dose was 16.6 mg/kg BW. In conclusion, the leaves ethanol extract of A. bilimbi L. possessed antilithiatic activity.Keywords: Averrhoa bilimbi L., antilithiatic activity, calcium levels, kidney stones, renal impairment
FORMULASI GEL EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Hasanah, Uswatun; Yusriadi, Yusriadi; Khumaidi, Akhmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1 (March 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.644 KB)

Abstract

Senyawa antioksidan dapat mengurangi efek buruk radikal bebas terhadap kulit. Daun kelor (Moringa oleifera Lam) mengandung senyawa antioksidan dengan potensi aktivitas yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan gel antioksidan dengan menggunakan karbomer sebagai basis gel dan ekstrak etanol daun kelor dengan konsentrasi untuk F0, F1, F2 dan F3 adalah 0%, 1%, 2% dan 3%, yang kemudian dievaluasi dan diuji aktivitas antioksidannya. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode penentuan IC50 menggunakan reaksi DPPH (Difenil-2-pikrilhidrazil). Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kelor adalah 89,305 ppm dan vitamin C sebagai senyawa pembanding adalah 8,374 ppm. Evaluasi sediaan gel meliputi pengamatan homogenitas, organoleptis (warna, aroma dan konsistensi), viskositas dan pH selama 28 hari. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kelor dalam sediaan gel dihari pertama adalah 129,245 ppm (F1), 116,875 ppm (F2) dan 97,484 ppm (F3), sedangkan dihari ke-28 adalah 178,236 ppm (F1), 148,589 ppm (F2) dan 143,333 ppm (F3). Hasil uji sifat fisik sediaan gel menunjukkan bahwa semua sediaan gel homogen dan tidak mengalami perubahan warna dan aroma, sedangkan konsistensi dari hasil uji viskositas mengalami perubahan signifikan setelah 28 hari dan hasil uji pH semua sediaan selain F3 juga mengalami perubahan signifikan setelah 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kelor dapat diformulasi dalam sedian gel antioksidan dengan konsentrasi terbaik adalah 3%
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA FLAVONOID SUBFRAKSI ETIL ASETAT MYRMECODIA TUBEROSA (NON JACK) BL Khumaidi, Akhmad; Hertiani, Triana; Sasmito, Ediati
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2 (August 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan studi sebelumnya diperoleh bahwa kadar flavonoid total subfraksi etil asetat Myrmecodia tuberosa (non Jack) Bl memiliki korelasi positif terhadap aktivitas proliferasi sel limfosit. Subfraksi V (kelima) menunjukkan nilai indeks stimulasi proliferasi sel limfosit tertinggi serta memiliki kadar flavonoid total terbesar (6,158±1,298) diantara semua subfraksi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa flavonoid yang dikandung oleh subfraksi V. Metode pemisahan yang dilakukan adalah melakukan hidrolisis subfraksi V, kemudian dikromatografi lapis tipis preparatif dan dianalisis secara spektroskopi. Hasil spektroskopi  UV-Vis isolat memiliki puncak 1 pada panjang gelombang 324 nm dan puncak 2 pada panjang gelombang 284 nm, spektroskopi infra merah memiliki serapan pada 3.443 cm-1. Data 1H-NMR menunjukkan adanya serapan pada ? 6,74; ? 6,73; ? 6,62; ? 6,10; ? 7,82; ? 7,39; doublet of doublet pada ? 1,14, doublet pada ? 3,47 - ? 3,60 dan singlet pada ? 3,65 serta adanya serapan pada ? 17,81; 71,47; 74,19; 74,51 dan ? 76,78 dari spektrum 13C-NMR. Hasil spektroskopi massa terlihat serapan pada m/z 391,10. Berdasarkan data-data yang diperoleh, senyawa hasil isolasi diduga merupakan senyawa isoflavon.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN HANTAP (STERCULIA COCCINEA JACK.) Cahyani, Rezki; Susanto, Yuliet; Khumaidi, Akhmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1 (March 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.891 KB)

Abstract

Hantap (Sterculia coccinea Jack) merupakan salah satu tumbuhan di Sulawesi Tengah yang mempunyai potensi sebagai antioksidan sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai IC50 ekstrak etanol daun hantap dengan metode DPPH dan LC50 dengan metode BSLT serta mengetahui kandungan kimianya.Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%.Penentuan kandungan kimia dilakukan dengan menggunakan pereaksi identifikasi dankromatografi lapis tipis (KLT).Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun hantap diperoleh nilai IC50 sebesar 6,48 ppm dan vitamin C (kontrol positif) 2,71 ppm, sedangkan aktivitas sitotoksiknya dihasilkan nilai LC50 sebesar 591,561 ppm. Hasil identifikasi dengan pereaksi identifikasi dan KLT menunjukkan ekstrak mengandung flavonoid, fenol, saponin, steroid, alkaloid, dan tanin. Berdasarkan hasil uji, ekstrak etanol daun hantap dapat dikatakan memiliki  aktivitas antioksi dan yang sangat kuat, sedangkan aktivitas sitotoksiknya masuk kategori sedang.
Ekstrak Etanol Daun Eboni Menurunkan Kadar Glukosa Darah Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan (ETHANOLIC EXTRACT OF EBONI LEAF DECREASE BLOOD GLUCOSE LEVEL IN ALLOXAN INDUCED MALE RATS) Kartini, Khairiah; Khumaidi, Akhmad; Khaerati, Khildah; Ihwan, Ihwam
Jurnal Veteriner Vol 19 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.636 KB)

Abstract

Eboni (Diospyros celebica Bakh.) leaf is part of the plant which used on empirically to decrease blood glucose levels. This study aims to knowing the activity of ethanol extract of ebony leaf in decrease blood glucose levels and the effective dose equivalent to glibenclamide. The study use 25 white rats male (Rattus norvegicus L.) which divided in 5 groups, that is negative control (0.5% NaCMC), positive control (glibenclamide 0.45 mg / kgBW), Etanolic Extarac Eboni Folium (EEDE) 200 mg / kgBW, EEDE 350 mg / kgBW, EEDE 500 mg / kgBW. All groups of white rats were used alloxan induction with dose 140 mg / kgBW intraperitoneal. Three days, after induction, rats with elevated blood glucose levels e”200 mg/dL were treated for 21 days orally. Blood glucose measurement was performed 5 times on days 0, 3, 10, 17, and 24. Blood glucose data was analyzed using One Way ANOVA with 95% confidence level. It is reveled that ebony leaf extract had activity in decrease blood glucose level by alloxan induction method where the effective dose equivalent to glibenclamide was dose 500 mg/kgBW.
Analisis Korelasi antara Efek Proliferasi Limfosit dengan Kandungan Fenolik dan Flavonoid Subfraksi Etil Asetat Myrmecodia tuberosa (Non Jack) Bl. secara In Vitro pada Mencit BALB/C KHUMAIDI, AKHMAD; HERTIANI, TRIANA; SASMITO, EDIATI
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 13 No 1 (2015): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (979.102 KB)

Abstract

&nbsp;Fraksi etil asetat tumbuhan sarang semut (Myrmecodia tuberosa (non Jack) Bl.) memiliki efek sebagai imunomodulator berdasarkan penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan indeks stimulasi dari masing-masing subfraksi terhadap aktivitas proliferasi sel limfosit mencit BALB/C secara in vitro dan untuk mengetahui aktivitas proliferasi sel limfosit tersebut berkorelasi dengan&nbsp;&nbsp; &nbsp;lemah (R2 = 0,167).
ISOLASI SENYAWA ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL AKAR KROKOT (PORTULACA OLERACEA LINN) MENGGUNAKAN BAKTERI UJI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Gazali, A.Mirza Fauzan; Anam, Syaiful; Khumaidi, Akhmad
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.751 KB)

Abstract

; "> Berdasarkan studi sebelumnya diperoleh bahwa ekstrak etanol akar krokot (Portulacaoleracea L.) dengan konsentrasi 100, 250, 500, dan 750 µg/mL memiliki aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat sebesar 31, 34, 37, dan 40 mm terhadap bakteri Staphylococcusaureus (Dhole et al, 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi golongan senyawa kimia yang berkhasiat sebagai antibakteri dari ekstrak etanol akar krokot tersebut. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi yang diulang sebanyak tiga kali menggunakan pelarut etanol 96%. Pemurnian senyawa dilakukan melaui beberapa tahapan partisi yaitu berturut-turut dengan menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan air selanjutnya ekstrak air hasil partisi dihidrolisis menggunakan metanol:HCl 2N (1:1). Fase HCl yang sudah bebas metanol selanjutnya dipartisi dengan etil asetat, dan hasil partisi (fase etil asetat) dilanjutkan pada tahap isolasi senyawa dengan kromatografi lapis tipis preparatif, selanjutnya isolat direkristalisasi dan diuji kemurniannya dengan kromatografi lapis tipis multi eluen. Uji aktivitas antibakteri dilakukan pada ekstrak dan isolat hasil pemurnian dengan menggunakan metode difusi agar dan KLT Bioautografi. Identifikasi golongan senyawa isolat menunjukkan hasil positif dengan menggunakan pereaksi AlCl3 5%, dan hasil analisis spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 200-600 nm memperlihatkan 2 puncak pada rentang panjang gelombang 300-550 nm (Puncak I) dan 240-285 nm (Puncak II). Dari hasil tersebut dapat diduga bahwa isolat termasuk dalam golongan flavonoid, sementara pada hasil pengujian aktivitas antibakteri isolat pada konsentrasi 10 mg/mL denganloading dose 200 µg/20 µL menghasilkan diameter zona hambatan sebesar 11,3±0,81 mm.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN JARAK MERAH (JATROPHA GOSSYPIFOLIA) TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS Torokano, Semuel; Khumaidi, Akhmad; Nugrahani, Arsa Wahyu
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Number 1 (March 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.716 KB)

Abstract

dengan Jarak Pagar (Jatropha curcas) yang sebelumnya telah terbukti memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri, konsentrasi optimum antibakteri dan senyawa yang berperan terhadap aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun jarak merah (Jatropha gossypifolia L.) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Ekstraksi senyawa aktif menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan varian konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% dengan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jarak merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap            S.aureus dan E.coli dengan konsentrasi optimum penghambat pertumbuhan bakteri yaitu 60%         (S.aureus) dan 80% (E.coli). Berdasarkan pengujian bioautografi dan KLT dengan eluen                   n-heksana:etil asetat (1:2) menggunakan pereaksi kromogenik senyawa yang diduga berperan terhadap aktivitas antibakteri adalah terpenoid