Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Analit: Analytical and Environmental Chemistry

KAJIAN INDEKS STANDAR PENCEMAR UDARA (ISPU) SULFUR DIOKSIDA (SO2) SEBAGAI POLUTAN UDARA PADA TIGA LOKASI DI KOTA BANDAR LAMPUNG Yunita, Ria Dwi; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 1 (2017): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komponen pencemar udara berdasarkan Peraturan Pemerintah No.41 tahun 1999 adalah partikulat berukuran 10 ?m (PM10), karbon monoksida (CO), oksidan dalam bentuk ozon (O3), nitrogen dioksida (NO2), dan sulfur dioksida (SO2). Telah dilakukan perhitungan indeks pencemar udara untuk sulfur dioksida (SO2) pada tiga lokasi di kota Bandar Lampung, yaitu Jl. Wolter Monginsidi, Jl. Yos Sudarso, dan? Jl. Z.A. Pagar Alam. Perhitungan indeks pencemar udara tersebut berdasarkan KEP-45/MENLH/10/1997 tentang ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara).? Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan ISPU SO2 pada tiga lokasi tersebut masing-masing adalah? 59,87; 56,37; dan 58,72. Sehingga, tingkat kualitas SO2 pada tiga lokasi di kota Bandar Lampung masih dalam kategori baik.
STUDI ANALISIS ION LOGAM Cd(II) DENGAN ASAM TANAT MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER ULTRAUNGU-TAMPAK Ariska, Nova; Supriyanto, Supriyanto; Rinawati, Rinawati; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 3, No 2 (2018): Analit: Analytical and Environmental Chemistry Volume 3, No. 02, Oktober 2018
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi analisis ion logam Cd(II) dengan asam tanat menggunakan spektrofotometer ultraungu-tampak. Studi? ini dilakukan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum pada pH optimum, konsentrasi optimum, volume optimum dan waktu kestabilan untuk senyawa kompleks asam tanat-ion logam Cd(II). Kadmium merupakan salah satu logam berat yang memiliki orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron bebas dari asam tanat yang bertindak sebagai ligan dan dapat membentuk senyawa kompleks. Analisis kompleks asam tanat-Cd(II) dilakukan menggunakan spektrofotometer ultraungu-tampak. Hasil pengukuran optimasi asam tanat-Cd(II) diperoleh pH optimum 10 dengan panjang gelombang 477 nm, perbandingan stoikiometri variasi konsentrasi asam tanat:Cd(II) yaitu 4:1, perbandingan stoikiometri variasi volume asam tanat:Cd(II) yaitu 2:1, dan waktu kestabilan 20 menit. Validasi metode pada logam Cd(II) menunjukkan nilai r sebesar 0,9996, nilai LoD dan LoQ yang diperoleh sebesar 0,041 dan 0,137, uji presisi diperoleh nilai SD sebesar 0,036 dan %RSD sebesar 1,256%, nilai % perolehan kembali yang dihasilkan sebesar 87,96%.DOI:?http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p79-90
PENGARUH HNO3 PADA ANALISIS Cr(III) MENGGUNAKAN ASAM TANAT SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAUNGU-TAMPAK Supriyanto, R.; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 2 (2017): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak negatif yang ditimbulkan dari berkembangnya dunia industri adalah peningkatan konsentrasi bahan-bahan pencemar yang mengganggu lingkungan seperti Logam kromium. Logam kromium dalam lingkungan yang paling umum ditemukan dalam dua bentuk ion spesies, yaitu ion Cr(III) dan ion Cr(VI). Metode analisis Cr(III) dengan pembentukan kompleks dengan asam tanat dipengaruhi oleh asam/basa.? Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa konsentrasi terbaik pada penambahan asam nitrat terhadap kompleks Cr(III) dengan asam tanat adalah 4 mM, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kestabilan pada penambahan asam nitrat adalah setelah menit ke 5, tidak terjadi gangguan pada penambahan asam nitrat terhadap kompleks Cr(III) dengan asam tanat pada konsentrasi ?4 ppm untuk ion Ni(II) dan konsentrasi ?4 ppm Mo(II) serta konsentrasi ?10ppm Ca(II).
FUNGSIONALISASI SILIKA SEKAM PADI DENGAN DIFENILAMIN UNTUK ADSORPSI POLISIKLIK AROMATIK HIDROKARBON (PHENANTRENA) Rinawati, Rinawati; Sidabalok, Christian Paul Partogi; Supriyanto, R; Kiswandono, Agung Abadi; Hidayat, Diky
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 4, No 1 (2019): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phenantrena merupakan polutan organik yang termasuk dalam kelompok senyawa polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) dengan toksisitas tinggi, persisten, mutagenik dan karsinogenik.? Karena itu diperlukan metode yang efisien, mudah dan ramah lingkungan untuk penyisihan senyawa polutan tersebut.? Dalam penelitian ini telah dilakukan sintesis silika yang difungsionalisasikan dengan difenilamin (DPA) untuk mengadsorpsi phenantrena.? Karakterisasi silika-DPA dilakukan dengan menggunakan SEM dan FTIR.? Optimasi adsorpsi dilakukan berdasarkan pengaruh massa adsorben, waktu ekstraksi, pH dan konsentrasi phenantrena.? Hasil karakterisasi SEM menunjukkan terbentuknya Si-DPA dengan adanya perubahan morfologi pada permukaan silica dan adanya serapan spesifik gugus aromatic dan ikatan C-N pada spectrum FTIR.? Hasil optimasi adsorpsi diperoleh pada massa adsorben 4 mg, pH 3, waktu kontak 90 menit, dan konsentrasi larutan standar phenantrena 15,88 ppm. Adsoprsi PAH menggunakan silica sekam padi yang difungsionalisasi DPA telah berhasil dilakukan.doi: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p51-64?
VERIFIKASI METODE ANALISIS LOGAM Pb, Cd, Cr, Cu, Ni, Co, Fe, Mn DAN Ba PADA AIR MENGGUNAKAN INDUCTIVLY COUPLED PLASMA-OPTICAL EMISSION SPECTROMETER (ICP-OES) Pirdaus, Purna; Rahman, Miftahur; wati, Rina; Ratna Juliasih, Ni Luh Gede; Pratama, Dian; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 3, No 1 (2018): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Verifikasi metode analisis merupakan salah satu cara untuk memastikan bahwa suatu metode memberikan hasil yang valid dan sesuai dengan tujuan. Verifikasi metode analisis US.EPA 200.7 untuk pengujian logam berat di air telah dilakukan dengan parameter verifikasi meliputi linieritas, presisi, akurasi, batas deteksi dan batas kuantifikasi. Hasil uji menunjukkan bahwa metode mempunyai linieritas yang baik dengan nilai koefisien korelasi >0,995. Nilai presisi yang diperoleh lebih kecil dari nilai Hortwitz menunjukkan keberterimaan metode dengan rentang RSD dari 1,21? sampai 10,82%. Tehnik spiked sample telah dilakukan untuk akurasi metode uji dengan hasil persen perolehan kembali (% recovery) telah memenuhi syarat 80-100%. Batas deteksi untuk logam Pb, Cd, Cr, Cu, Ni, Co, Fe, Mn dan Ba secara berturut-turut adalah 0,037, 0,003, 0,009, 0,005, 0,007, 0,004, 0,011, 0,007 dan 0,010 mg/L. Untuk batas kuantifikasi diperoleh secara berturut-turut yaitu 0,122, 0,009, 0,031, 0,018, 0,025, 0,012, 0,111, 0,023 dan 0,034 m?DOI:?http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i1.2018.p1-10
STUDI ANALISIS Pb(II) MENGGUNAKAN ASAM TANAT EKSTRAK GAMBIR (Uncaria gambir Roxb.) SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAUNGU-TAMPAK Physka, Dinda Mezia; Supriyanto, Supriyanto; Juliasih, Ni Luh Gede Ratna; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 3, No 2 (2018): Analit: Analytical and Environmental Chemistry Volume 3, No. 02, Oktober 2018
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mempelajari reaksi kordinasi logam Pb(II) dari senyawa Pb(NO3)2dengan asam tanat ekstrak gambir.? Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode analisis mengarah kepada kimia hijau dengan memanfaatkan bahan alam dan mendapatkan kondisi optimum dari senyawa kompleks yang terbentuk secara spektrofotometri ultraungu-tampak; serta dapat meperkirakan reaksi yang terbentuk.? Metode analisis? digunakan untuk mencari ? maksimum, pH optimum, konsentrasi optimum, volume optimum, dan waktu kestabilan optimum.? Asam tanat diperoleh 10 mM panjang gelombang maksimum sebesar 275 nm, sedangkan panjang gelombang maksimum logam Pb(II) diperoleh 277,5 nm.? Kondisi optimum pembentukan kompleks Pb-asam tanat ekstrak gambir pada kondisi ? maksimum 450 nm, pH 9, perbandingan stokiometri konsentrasi (4:1), perbandingan stokiometri volume (2:1), dan waktu kestabilan pada menit ke 30-60 menit.? Uji linearitas Pb(II) diperoleh nilai R2 sebesar 0,9996.? Uji presisi memberikan nilai SD dan RSD sebesar 0,012161 dan 1,1488 %.? Nilai persen recovery Pb(II) sebesar 109,998%.? Hasil perhitungan dari limit deteksi memberikan nilai 0,03 dan nilai limit kuantitasi sebesar 0,1.DOI:?http://dx.doi.org/10.23960/aec.v3.i2.2018.p104-114
KAJIAN INDEKS STANDAR POLUSI UDARA (ISPU) NITROGEN DIOKSIDA (NO2) DI TIGA LOKASI KOTA BANDAR LAMPUNG Apriawati, Eka; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 1 (2017): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran udara merupakan salah satu penyebab menurunnya kualitas udara akibat masuknya unsur-unsur berbahaya ke dalam udara atau atmosfer bumi. Pencemaran udara suatu kota ditentukan berdasarkan ISPU (Indeks Standard Pencemar Udara) yang dapat dilihat berdasarkan kandungan mineral pada udara. Parameter yang digunakan untuk menghitung ISPU berdasarkan KEP-45/MENLH/10/1997? adalah partikulat berukuran 10 ?m (PM10), sulfur dioksida ????(SO?2?), karbon monoksida (CO), oksidan dalam bentuk ozon (O3?), dan nitrogen dioksida (NO2?). Penentuan konsentrasi NOx dan NO2? sebagai pencemar di udara pada udara ambien dapat dilakukan dengan metode Griess Saltzman. Sampel udara diambil dari Tiga lokasi di Bandar Lampung yaitu Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Z.A. Pagar Alam. Hasil perhitungan nilai ISPU NO2 di tiga lokasi tersebut adalah 12,20; 13,10; dan 15,00. Berdasarkan nilai ISPU, tingkat kualitas NO2 pada tiga lokasi di Bandar Lampung masih dalam kategori baik.
KAJIAN INDEKS STANDAR POLUSI UDARA (ISPU) PM10, SO2, O3, DAN NO2 DI KOTA BANDAR LAMPUNG Arissa, Rohni; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 2, No 2 (2017): ANALIT: ANALYTICAL AND ENVIRONMENTAL CHEMISTRY
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Lampung merupakan kota di Provinsi Lampung yang padat kendaraan bermotor. Salah satu penyebab utama udara tercemar yaitu meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) digunakan untuk menentukan kualitas udara yang dapat menggambarkan seberapa bersih atau tercemarnya kualitas udara di suatu tempat. Berdasarkan KEP-45/MENLH/10/1997 parameter yang digunakan untuk menentukan ISPU yaitu partikulat 10 ?m (PM10), Sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), Ozon (O3), dan Nitrogen dioksida (NO2). Penentuan konsentrasi parameter ISPU sebagai pencemar di udara ambien dilakukan dengan metode Pasif Sampler. Sampel udara diambil dari 3 lokasi di Bandar Lampung. Berdasarkan nilai ISPU, pada tiga lokasi di Bandar Lampung SO2: baik, NO2: baik, O3: baik, PM10: Area depan UBL dan Area PUSDA dapat dikategorikan sedang, pada Area Golden Dragon Restaurant kategori tidak sehat.
PENGARUH PENAMBAHAN HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) TERHADAP EFEKTIVITAS FOTODEGRADASI NAPHTHOL MENGGUNAKAN FOTOKATALIS TIO2 Rini, Rika Sulistyo; Fajriati, Imelda; Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 4, No 1 (2019): Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang fotodegradasi zat warna naphthol menggunakan fotokatalis TiO2 dengan dan tanpa penambahan H2O2. Penelitian ini dilakukan pada sampel buatan dan sampel limbah batik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan H2O2 terhadap variasi waktu penyinaran, massa TiO2, konsentrasi H2O2 dan pH terhadap efektivitas fotodegradasi zat warna naphthol menggunakan fotokatalis TiO2. Berdasarkan hasil penelitian H2O2 yang ditambahkan berpengaruh? terhadap fotodegradasi naphthol karena laju reaksi dengan penambahan hidrogen peroksida lebih besar daripada laju reaksi tanpa penambahan hidrogen peroksida. Penyinaran selama 90 menit dengan degradasi sebesar 81,1762%. Massa TiO2 berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi dengan efektivitas fotodegradasi tertinggi dicapai pada massa TiO2 95 mg dengan presentase degradasi 85,4468%. Konsentrasi H2O2 berpengaruh signifikan terhadap fotodegradasi ditunjukkan oleh F hitung = 67,2730 > F tabel = 2,8500. Efektivitas fotodegradasi tertinggi yaitu 39, 8339% dengan konsentrasi H2O2 15%. Pada variasi pH efektivitas fotodegradasi tertinggi pada pH 5 dengan persentase degradasi 99,5708%. Pada aplikasi limbah batik, efektifitas degradasi zat warna tertinggi yaitu 91,2186% pada saat ditambahkan TiO2 saja dan untuk persentase penurunan COD tertinggi pada saat ditambahkan TiO2 dan H2O2 yaitu 76,6645%. Konsentrasi H2O2 berpengaruh signifikan terhadap degradasi zat warna pada sampel limbah karena F hitung = 156,375 > F tabel = 5,1400.doi:?http://dx.doi.org/10.23960/aec.v4.i1.2019.p26-40??
REVIEW : METODE MEMBRAN CAIR UNTUK PEMISAHAN FENOL Kiswandono, Agung Abadi
Analit: Analytical and Environmental Chemistry Vol 1, No 1 (2016): ANALIT : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumatri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa penelitian tentang membran untuk transpor, baik polutan organik maupun logam berat sudah banyak dilakukan. Pemisahan fenol dapat dilakukan dengan menggunakan membran cair yang polieugenol sebagai senyawa pembawa. Membran cair tersebut dapat digunakan karena keduanya, yakni fenol dan senyawa pembawa memiliki sisi aktif yang sama. Pemisahan fenol menggunakan membran cair dapat? dilakukan menggunakan metode bulk liquid membrane (BLM), supported liquid membrane (SLM), emulsion liquid membrane (ELM) ataupun polymer inclusion membrane (PIM). Kajian transpor fenol ini biasanya menggunakan chamber sebagai alat transpor yang memisahkan antara fase sumber dan fase penerima. Review ini membahas beberapa teknik pemisahan fenol, pemisahan fenol menggunakan membran cair, jenis membran cair dan interaksi fenol dengan senyawa polieugenol sebagai senyawa pembawa