Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BANK MENURUT RISK BASED BANK RATING TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH DI INDONESIA Kiswanto, Kiswanto; Purwanti, Asri
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.194 KB) | DOI: 10.30659/jai.5.1.15-36

Abstract

Usaha syariah di Indonesia cukup potensial untuk berkembang, terutama adalah perbankan syariah. Hal ini Nampak pada Tahun 2008 ketika krisis melanda, nampaknya sektor perbankan syariah masih mampu bertahan dengan baik. Oleh karena itu manajemen perbankan syariah harus dapat selalu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sehingga mampu bekerja secara optimal. Sehingga perbankan syariah harus mengelola tingkat kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tingkat kesehatan perbankan syariah terhadap kinerja keuangan dengan variable intervening good corporat governance. dengan metode path analisis terhadap Bank Umum dan Unit Usaha Syariah ditemukan bahwa secara langsung variable CAR berpengaruh terhadap GCG dan GCG berpengaruh terhadap ROA. Sedangkan GCG hanya mampu momoderasi pegaruh BOPO terhadap ROA sebagai indicator kinerja keuangan perbankan syariah. Sehingga bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah harus mampu mengelola rasio biaya opersional terhadap pendapatan operasional dengan lebih baik. Karena semakin rendah BOPO berarti semakin efisien bank tersebut dalam mengendalikan biaya operasionalnya, dengan adanya efisiensi biaya maka keuntungan yang diperoleh bank akan semakin besar.
GEDRUKAN, REGENG, DAN PEMICU SEMANGAT GERAK: MAKNA PEMAKAIAN KELINTHING DALAM PERTUNJUKAN TOPENG IRENG Kiswanto, Kiswanto; Sunarto, Bambang
Jurnal Kajian Seni Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Kajian Seni Vol 6 No 1 November 2019
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jksks.47755

Abstract

The discussion of art is closely related to the issue of symbols and meanings  that has become the foundation on artistic buildings. This also clarifies the existence of art as one of the elements of the embodiment of culture in a society, such as the use of kelinthing in the Topeng Ireng performances. This paper uncovers and explains the forms of artistic expression symbols of the kelinthing and conception of the artist interpret as an element of the Topeng Ireng performances that developed and spread widely in Magelang and surrounding area. Ethnographic approach supported theories related, such as culture, philosophy, and aesthetics into a rationale as outlined by the scientific method in this paper. In this paper shows that the forms of artistic expression symbols of the kelinthing has various meanings associated with intrinsic value (form) and extrinsic value (content). The intrinsic value of kelinthing closely related to dance and music TopengIreng, while the extrinsic value of kelinthing closely related to sound in the show are interpreted regeng. In addition, kelinthing also be interpreted as a stimulus to the spirit of the motion of dancers. AbstrakPembahasan seni terkait erat dengan persoalan simbol dan muatan makna yang telah menjadi pondasi pada bangunan artistiknya. Hal ini sekaligus memperjelas keberadaan seni sebagai salah satu unsur perwujudan kebudayaan dalam suatu masyarakat, seperti pemakaian kelinthing dalam pertunjukan Topeng Ireng. Tulisan ini mengungkap dan menjelaskan bentuk simbol ungkap artistik kelinthing dan konsepsi seniman dalam memaknainya sebagai unsur pertunjukan Topeng Ireng yang berkembang dan tersebar secara luas di wilayah Magelang dan sekitarnya. Pendeketan etnografi dengan didukung teori-teori terkait, seperti kebudayaan, filsafat, dan estetika menjadi landasan pemikiran yang dituangkan dengan metode ilmiah dalam tulisan ini.  Pada tulisan ini menunjukkan bahwa bentuk simbol ungkap artistik kelinthing memiliki makna yang berhubungan dengan nilai intrinsik (bentuk) dan nilai ekstrinsik (isi). Nilai intrinsik kelinthing berkaitan erat dengan gerak tari dan musik Topeng Ireng, sedangkan nilai ekstrinsik kelinthing berkaitan erat dengan bunyinya dalam pertunjukan yang dimaknai regeng. Di samping itu, kelinthing juga dimaknai sebagai pemicu semangat gerak penari.
The Effect Of The Completeness Of Financial Statements And Fiscal Stress On The Human Development Index Through The Regional Financial Performance Anggraeni, Rina; Kiswanto, Kiswanto
Accounting Analysis Journal Vol 7 No 2 (2018): July 2018
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v7i2.17481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh Kelengkapan Laporan Keuangan dan Fiscal Stress terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan Kinerja Keuangan Pemerintah sebagai Variabel Intervening. Populasi penelitian, yaitu pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2013-2015. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh (sensus) yaitu penggunaan seluruh populasi dengan jumlah 35 kabupaten/kota. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Structural Equation Model (SEM) menggunakan AMOS 21. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelengkapan laporan keuangan mempengaruhi kinerja keuangan pemerintah secara signifikan. Kinerja keuangan daerah mempengaruhi indeks pembangunan manusia secara signifikan. Sedangkan fiscal stress tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan daerah. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa kinerja keuangan mampu memediasi hubungan Kelengkapan Laporan Keuangan terhadap IPM. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa indeks pembangunan manusia dipengaruhi oleh kelengkapan laporan keuangan, dan kinerja keuangan daerah. This research aims to obtain the empirical evidences regarding the influence of the Completeness of financial statements and fiscal stress on human development index with local government financial performance as an intervening variable. The population in this research is Districts / cities in Central Java Province in 2013-2015. The method used is a saturated sample (census) that is the use of the entire population with the number 35 districts / cities. The analytical technique used is analysis of Structural Equation Models (SEM) with AMOS 21. The results of this study indicate that the Completeness of financial statements affects positively and significantly on the government's financial performance. Financial performance of the regions affects the human development index positively and significantly. Fiscal stress does not have a significant influence to the financial performance of the region. The results of the study also proved that the Completeness of financial statement has a significant influence to human development index of the local financial performance. Based on the research result, it can be concluded that human development index influenced by the Completeness of the financial statement and financial performance.
TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DIMODERASI OLEH PEMERIKSAAN PAJAK Prihastanti, Rosy; Kiswanto, Kiswanto
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): March 2015
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i1.7837

Abstract

Pengelolaan pajak menjadi hal yang sangat penting dalam menopang pembiayaan pembangunan. Peran serta Wajib Pajak dalam sistem pemungutan pajak merupakan penentu tercapainya penerimaan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kepatuhan Wajib Pajak Badan terhadap penerimaan pajak yang dimoderasi oleh pemeriksaan pajak. Objek dalam penelitian ini adalah data laporan penerimaan pajak penghasilan badan, penyampaian SPT Masa PPh Badan, penerbitan SKPKB (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar) dan SKPKBT (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan) serta penerbitan surat paksa oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang Tengah Satu. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling method. Unit analisis penelitian ini adalah 48 yaitu periode bulanan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2012. Alat analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan Wajib Pajak Badan berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan pajak. Variabel pemeriksaan pajak tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak. Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Badan terhadap penerimaan semakin diperlemah dengan ada pemeriksaan pajak sebagai variabel moderating, sedangkan penagihan pajak juga tidak memiliki pengaruh yang signifikan sebagai variabel kontrol terhadap penerimaan pajak. Peneliti selanjutnya diharapkan menambah variabel independen lain yang dapat mempengaruhi optimalisasi penerimaan pajak, serta menambah atau mengganti variabel pemoderasi dan variabel kontrol yang lain agar diketahui faktor yang mempengaruhi hubungan tingkat kepatuhan Wajib Pajak Badan dengan penerimaan pajak.Tax management becomes very important in supporting national development finance. The participation of taxpayer in tax collection system determines the tax revenue achievement. The purpose of the study is to analyze the influence of the corporate taxpayer compliance level against moderated tax revenue by tax audit. The object of this study was the report of the income tax receipts corporation, delivery of income tax corporation return period, the issuance of SKPKB (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar) and SKPKBT (Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan) as well as the issuance of force letter by Kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang Tengah Satu. The technique used in taking samples in this study was purposive sampling method. The analysis unit of this study was that 48 months period from 2009 up to 2012. The analysis methods used in this study were descriptive statistical analysis and multiple linear regressions. The data processing used SPSS version 21. The result showed that the compliance level of Taxpayer Corporation gave significant effect of the tax revenue. The variable tax audit did not affect the tax revenue. The compliance level of the taxpayer corporation to tax revenue had been further weakened by the existing of tax audit as a moderating variable, while tax collection also did not have a significant affect as a control variable to tax revenue. The future studies are expected to add another independent variable that can affect the optimization of the tax revenue, also adding or replacing moderated variable and other control variable to be known the factors that affect the compliance level of Taxpayer Corporation with tax revenue.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK Nursheha, Riza Alhusna; Suryarini, Trisni; Kiswanto, Kiswanto
Accounting Analysis Journal Vol 3 No 1 (2014): March 2014
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v3i1.3907

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak pada KPP Pratama Semarang Tengah Dua. Faktor-faktor tersebut adalah modernisasi sistem administrasi perpajakan dan pencairan tunggakan pajak dengan surat paksa. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai KPP Pratama Semarang Tengah Dua. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah pegawai pajak dan wajib pajak badan. Alat uji yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linier. Berdasarkan uji analisis deskriptif menunjukkan bahwa modernisasi sistem administrasi perpajakan yang dilakukan KPP Pratama Semarang Tengah Dua efektif dalam upaya meningkatkan penerimaan pajak. Kemudian pelaksanaan pencairan tunggakan pajak dengan surat paksa yang dilakukan KPP Pratama Semarang Tengah Dua berhasil mencairkan tunggakan pajak yang terutang, sehingga meningkatkan penerimaan pajak. Dari hasil uji analisis regresi sederhana dikatakan bahwa, pencairan tunggakan pajak berpengaruh terhadap penerimaan pajak. Sehingga karena keberhasilan pelaksanaan modernisasi sistem dan pencairan tunggakan pajak dengan surat paksa membuat penerimaan pajak di KPP Pratama Semarang Tengah Dua semakin tahun semakin meningkat.The purpose of this study was to determine the factors that influence the tax revenue in KPP Pratama Semarang Tengah Dua. These factors are the modernization of the tax administration system and disbursement of tax arrears forced letter. The population in this study were employees of the KPP Pratama Semarang Tengah Dua.  The object in this study were employees of tax and corporate tax payers. Test equipment used is descriptive analysis and linear regression. Based on the descriptive analysis test showed that the modernization of the tax administration system performed KPP Pratama Semarang Tengah Dua effective in efforts to increase tax revenues. Then the implementation of disbursement of tax arrears forced letter made ​​KPP Pratama Semarang Tengah Dua managed to disburse arrears of tax payable, thus increasing tax revenues. From the simple regression analysis test result that, disbursement of arrears of tax effect on tax revenue. So because of the successful implementation of the modernization of the tax system and disbursement of arrears forced letter making tax revenue in the KPP Pratama Semarang Tengah Dua more years is increasing.
PENGARUH TARIF PAJAK, MEKANISME PEMBAYARAN PAJAK DAN KESADARAN MEMBAYAR PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DI KABUPEN JEPARA Yusro, Heny Wachidatul; Kiswanto, Kiswanto
Accounting Analysis Journal Vol 3 No 4 (2014): November 2014
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v3i4.4201

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tarif pajak, mekanisme pembayaran pajak dan kesadaran membayar pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kabupaten Kudus. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak UMKM yang terdaftar pada KPP Pratama Kudus. Teknik pengambilan sampel adalah metode convience sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 101 UMKM. Data yang digunakan berupa data primer dengan teknik kuisioner. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis Structural equation model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan mekanisme pembayaran pajak berpengaruh terhadap kepatuhan pajak UMKM. Sedangkan tarif pajak dan kesadaran membayar pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Penelitian selanjutnya disarankan pemerintah sebaiknya menurunkan tarif pajak yang berlaku. KPP Pratama Kudus dapat mengadakan kegiatan untuk meningkatkan penerapan sanksi bagi UMKM dan mengadakan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak melalui sosialisasi atau penyuluhan.The purpose of this study was to analyze tax rates, influence mechanism tax payments and consciousness pay taxes on taxpayer compliance MSMEs district holy. The Population in this research is taxpayers MSMEs listed in kpp pratama kudus. The sampling technique was convenience sampling method which produced a sample of 101 MSMEs. The data used by kuisioner primary form of technical data. Analysis of data in research using analysis structural equation model (SEM).The result showed mechanism tax payments influencing MSMEs tax compliance. While tax rates and consciousness pay taxes no impact on taxpayer compliance MSMEs. Advice of this research is the government should reduce tax rates in effect .Kpp pratama Kudus can hold activity to increase the sanctions imposed MSMEs and activities for raising consciousness through socialization pay taxes.
PENGARUH RISIKO BISNIS, STRUKTUR ASET, UKURAN DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP STRUKTUR MODAL Pradana, Herdiawan Rudi; Fachrurrozie, Fachrurrozie; Kiswanto, Kiswanto
Accounting Analysis Journal Vol 2 No 4 (2013): November 2013
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v2i4.4168

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh risiko bisnis,struktur aset, ukuran, dan pertumbuhan penjualan terhadap struktur modalpada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2010-2012. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2010-2012. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga unit analisis yang dihasilkan dalam penelitian ini sebanyak 17 perusahaan. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda, uji statistik deskriptif, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risiko bisnis, struktur aset, ukuran dan pertumbuhan penjualan secara bersama-sama berpengaruh terhadap struktur modal. Hasil uji parsial (uji t) menunjukan bahwa risiko bisnis, struktur aset , dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja struktur modal, sementara ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja struktur modal. This study aims at determining the effect of Business Risk, Asset Structure, Company Size and Growth Sales on Capital Structure of Manufacturing Companies Listed on Indonesia Stock Exchange in 2010-2012. Using purposive sampling method, so that the unit of analysis in this study collected documented data by 17 companies. The study employs descriptive statistics and multiple linear regressions. In addition, for fulfilling the requirements of linear regression, the study uses classical assumption tests.The results of the study show that business risk, asset structure, size,and growth sales simultaneously have significantly affect on intellectual capital performance. result  of analysis (t-test) shows that business risk, asset structue, and growth sales did not have significantly affect on capital structure, while  size variable have significantly affects on capital structure.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELEMAHAN PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH DAERAH DI JAWA TENGAH Susiarini, Dyah Rifka; Kiswanto, Kiswanto
Accounting Analysis Journal Vol 5 No 1 (2016): March 2016
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v5i1.9762

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh bukti empiris terkait pengaruh pertumbuhan daerah, ukuran pemerintah daerah, pendapatan asli daerah (PAD), dan kompleksitas daerah terhadap kelemahan pengendalian internal pemerintah daerah di Jawa Tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang berjumlah 35 pemerintah daerah. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heterokedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh signifikan positif terhadap kelemahan pengendalian internal dan ukuran pemerintah daerah berpengaruh signifikan negatif terhadap kelemahan pengendalian internal. Selanjutnya pertumbuhan daerah dan kompleksitas daerah tidak berpengaruh terhadap kelemahan pengendalian internal. Saran yang dapat diberikan dari adanya penelitian ini adalah pemerintah daerah dapat terus meningkatkan pengendalian internal yang dimiliki serta memberikan kegiatan pelatihan pada setiap pegawai dengan tujuan untuk meningkatkan mutu sistem pengendalian internaldan mewujudkan tujuan otonomi daerahThe study is conducted with the purpose of acquiring empirical evidence related to the influence of size, wealth, leverage and intergovernmental revenue toward the financial performance of the local government in Central Java. The population in this research was the local government in Central Java. The total sample observed are 47 local government. The technique analysis used is the multiple linear regression by using classic assumption test including normality test, multicolinearity test,heterocedastisity test hwhich used two model of regressions. The Results is showed that the local revenue gives the positive significant effect toward the internal control weaknesses, the size of local government gives the significant negative effect toward the internal controls weaknesses, while the regional growth and the regional complexity do not has a positive affect toward the internal controls weaknesses. Based on the results of this study, concluded that in general the district / city in the province of Central Java it is has already had a good internal controls, and the government is expected to continue to improve the internal controls that are owned, provide a training to each employee with the aim of improving the quality of internal control systems, and realize the goal of regional autonomy
ANALISIS DETERMINAN TAX AGGRESSIVENESS PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL Siswianti, Siswianti; Kiswanto, Kiswanto
Accounting Analysis Journal Vol 5 No 1 (2016): March 2016
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v5i1.9747

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh komite audit terhadap leverage, pengaruh komite audit, corporate social responsibility, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap tax aggressiveness, pengaruh komite audit terhadap tax aggressiveness melalui leverage. Populasi penelitian ini adalah perusahaan multinasional non-finance yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2013 sebanyak 124 perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis untuk menguji hipotesis adalah path analysis dengan software AMOS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komite audit berpengaruh positif terhadap leverage. Corporate Social Responsibility dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap tax aggressiveness. Komite audit dan leverage tidak berpengaruh terhadap tax aggressiveness. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa leverage tidak dapat memediasi pengaruh komite audit terhadap tax aggressiveness.The aims of this research are to examine the effects of audit committee on leverage, to find the effects of audit committee, corporate social responsibility, company size, and leverage on tax aggreesiveness, to detect the effects of audit committee on tax aggressiveness through leverage. The population in this research is non-finance multinational company listed on the Indonesia Stock Exchange in 2010-2013. In the selection of the sample the study uses purposive sampling method. Under this method, the company obtained a sample of 124 companies. The tool to analyze this hypothesis is path analysis using AMOS sofware version 21. The results of this research indicate that audit committee has a positive effect on leverage. Corporate Social Responsibility and company size has a positive effect on tax aggressiveness. The audit committee and leverage has no effect on tax aggressiveness. The results of this to find that leverage can not mediating audit committee effect on tax aggressiveness.
DETERMINAN NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI Bilayudha, Falah; Kiswanto, Kiswanto
Accounting Analysis Journal Vol 4 No 3 (2015): August 2015
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v4i3.8312

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan. Populasi penelitian ini adalah 39 perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2011-2013. Melalui teknik purposive sampling, sampel yang terpilih sebanyak 34 perusahaan. Unit analisis sampel untuk tahun 2011-2013 sebanyak 102 annual report. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur melalui SEM. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh kepemilikan institusional dan komite audit terhadap CSR, namun kepemilikan publik tidak berpengaruh terhadap CSR. Kepemilikan publik berpengaruh terhadap nilai perusahaan, namun kepemilikan institusional, komite audit, struktur modal dan CSR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. CSR tidak mampu memediasi hubungan kepemilikan institusional, kepemilikan publik dan komite audit terhadap nilai perusahaan. Saran untuk penelitian selanjutnya bisa menambah periode waktu penelitian dan menggunakan pengukuran yang berbeda untuk nilai perusahaan.This research aimed to analyze about the determinants of firm value. The population of this research is 39 mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2011-2013. This research uses purposive sampling, the selected sample of 34 companies. The unit of analysis of samples for the years 2011-2013 as many as 102 annual report. Data analysis method used in this research is path analysis by SEM. The results of this research showed that there are significant effect of institutional ownership and audit committee of the CSR, but public ownership does not affect the CSR. Public ownership affect the firm value, but institutional ownership, audit committee, capital structure and CSR have no effect on the firm value. CSR is unable to mediate the relationship of institutional ownership, public ownership and the audit committee of the firm value. Suggestions for next research can increase the time period of research and using different measurement to firm value.