Articles

PROBLEM-BASED LEARNING: THE IMPLEMENTATION AND THE URGENCY FOR IMPROVING LEARNING QUALITY. Komariah, Kokom; Sofyan, Herminarto; Wagiran, Wagiran
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 3, No 2: November 2019
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.179 KB) | DOI: 10.21831/jk.v3i2.20792

Abstract

PROBLEM-BASED LEARNING: IMPLEMENTASI DAN URGENSINYA BAGI PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARANAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi model Problem-based Learning (PBL) dan urgensinya bagi peningkatan kualitas pembelajaran di SMK. Penelitian dilakukan di 9 SMK program revitalisasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, subjek penelitian adalah guru dan siswa. Objek penelitian adalah model PBL. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi yang dilakukan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan: Model PBL dapat diimplementasikan melalui 6 tahap, yaitu tahap pendahuluan, mengorganisasikan, melakukan penyelidikan, membangun hasil penyelidikan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Model PBL dapat meningkatkan hasil belajar, kreativitas, berfikir kritis, minat dan motivasi belajar siswa. Model PBL dapat merubah paradigma belajar, dari kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada guru menjadi pembelajaran yang berorientasi pada siswa. Penerapan Model PBL berdampak pada peningkatan kemampuan siswa, pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Hambatan pelaksanaan model PBL disebabkan kurangnya mind set guru terhadap proses belajar mengajar yang berorientasi pada siswa, kesulitan membuat trigger, kekhawatiran tidak tercapainya tujuan pembelajaran, dan kekurangberanian siswa untuk menyampaikan hal-hal baru yang berbeda dalam upaya memecahkan masalah. AbstractThis study was aimed at describing the implementation of the Problem-based Learning (PBL) model and its urgency for improving the quality of learning in vocational high school. The study was conducted in 9 vocational revitalization programs in Yogyakarta. The research subjects were teachers and students. The object of research was the PBL model. The data were collected through questionnaires and observations made by the teacher. The results show that PBL model can be implemented through 6 stages, namely the preliminary, organization, investigation, investion report analysis and presentation, and problem solving analysis and evaluation stages. PBL model is able to improve learning outcomes, creativity, critical thinking, interest and motivation of the students. The PBL model is also able to change the learning paradigm, from teacher-oriented to student-oriented learning activity. The application of the PBL model has an impact on improving students' abilities on cognitive, affective and psychomotor aspects. The obstacles in implementing PBL model are due to the lack of teacher's mind set towards student-oriented teaching and learning processes, difficulties in triggering, fears of not achieving learning objectives, and students' lack of courage to convey different new things in an effort to solve problems.Keywords: problem based learning, vocational school, learning quality
determinasi emosional merek dan kepercayaan merek terhadap kepuasan pelanggan rahmawati, selvi; Ramdan, Asep M.; Komariah, Kokom
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.08.NO.05.TAHUN 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.959 KB) | DOI: 10.24843/EEB.2019.v08.i05.p03

Abstract

The purpose of this study was to determine the emotional determination of brands and brand trust in customer satisfaction at skin care clinic. The research method used by the authors in this study is to use the sampling method included in the sample random sampling, by distributing questionnaires as much as 290 respondents to skin care clinic customers. The analysis technique used by the writer is to use multiple linear regression analysis techniques, multiple correlation coefficient and determination coefficient. And to test the hypothesis the author uses a statistical test partially (t test) and simultaneous test (f test). The results of the test coefficient of determination seen from the value (Adjusted R²) of 0.603 means that the influence of Emotional Brands and Brand Trust on Customer Satisfaction is 60.3% The remaining 39.7% is influenced by other factors not explained in this study. And based on the multiple correlation coefficient test seen from the R value of 0.606 shows that there is a very strong relationship between Emotional Brands and Brand Trust with Customer Satisfaction. Based on the f test the probability value sig. 0.00 <0.05 which means that together Emotional Brands (X1) and Brand Trust (X2) have a significant effect on Customer Satisfaction (Y). Based on the t test shows that Emotional Brands (X1) have a significant effect on Customer Satisfaction (Y), Brand Trust (X2) has a significant effect on Customer Satisfaction (Y). Keyword : Emotional Brands, Brand Trust, Customer Satisfaction.
ANALISIS INVENTORY TURN OVER DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITAS PADA MATAHARI DEPARTMENT STORE TBK Oktapiadi, Refi Sandria; Komariah, Kokom; Jhoansyah, Dicky
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 20, No 2 (2019): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics, Universitas Islam Sutan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.294 KB) | DOI: 10.30659/ekobis.20.2.62-71

Abstract

Inventory turnover is an important thing that must be considered for each company, how muchinventory is rotating in one period. Because the more frequent inventory turnover, the moreprofit will be generated. The purpose of this study is to find out the Inventory Turn over analysisin increasing profitability at Matahari Department Store Tbk (LPPF) which is listed on theIndonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2013 to 2017. This data uses secondary dataobtained from www.idx.co .id. The results of this study have fluctuations in sales from 2013 to2017. Which shows that inventory turnover at Matahari Department Store Tbk (LPPF) is lessoptimal and unstable so that it influences the ability of profits generated by the company.Keywords: Inventory Turn Over, Profitability
PENGALAMAN BERLITERASI PENULIS DI KOTA BANDUNG DALAM PEMERTAHANAN BUDAYA LOKAL SUNDA Susanti, Santi; Komariah, Kokom
JURNAL SIGNAL Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.315 KB) | DOI: 10.33603/signal.v8i1.3029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman berliterasi penulis di Kota Bandung dalam menjalani perannya sebagai penulis Sunda.Pokok bahasan yang digali meliputi aspek pendorong menjadi penulis Sunda, pilihan jenis dan tema tulisan untuk menyampaikan perasaan dan pikiran penulis, serta aspek harapan dalam menjalani peran sebagai penulis Sunda.Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk menguraikan pengalaman pada penulis Sunda dalam berliterasi. Wawancara mendalam dan penelusuran literatur digunakan untuk memperoleh data dari 8 penulis yang menjadi informan penelitian ini. Hasil studi menunjukkan, lingkungan dan kebiasaan membaca menjadi faktor utama yang mendorong penulis untuk menulis dalam bahasa Sunda. Tulisan fiksi dan nonfiksi menjadi pilihan penulis untuk menyampaikan pikiran dan perasannya melalui tulisan. Masalah sosial, sejarah klasik Sunda, kearifan lokal, humor, dan peristiwa aktual menjadi pilihan tema dalam tulisan para informan. Adapun yang menjadi aspek harapan sebagai penulis Sunda adalah memelihara keberlangsungan bahasa Sunda, serta berharap dapat membawa budaya Sunda ke peradaban global. Kata kunci: Literasi, Budaya Sunda, Penulis Sunda, Pelestarian Budaya ABSTRACTThis research aims to describe the author's experience in doing literacy as a Sundanese writer in Bandung City. The subject explored includes the driving aspects of being a Sundanese writer, choice of types and themes of writing, as well as aspects of hope in carrying out the role as a Sundanese writer. The qualitative method with a phenomenological approach is used to describe the experience of Sundanese writers in literacy. In-depth interviews and literature were used to obtain data from 8 writers who became informants of this study. The result shows that environment and reading habits are the main factors that encourage writers to write in the Sundanese language. Fiction and nonfiction literature contents are used to convey a writer?s thoughts and feelings through writing. Social problems, Sundanese classical history, local wisdom, humor, and actual events are the themes in the informants' writings. The aspect of hope as a Sundanese writer is to maintain the continuity of Sundanese language, and hope to bring Sundanese culture to global civilization.Keywords: Literacy, Sundanese Culture, Sundanese Writers, Cultural Preservation
Implementasi Metode Inquiry Discovery untuk Pembentukan Kreativitas Mahasiswa dalam Seni Penyajian Makanan Komariah, Kokom
Home Economics Journal Vol 1, No 1 (2017): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.869 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i1.23283

Abstract

Kreativitas  dapat dikembangkan  melalui berbagai cara, sementara ini implementasi inquiry dan descovery  pada  praktek seni penyajian makanan  belum pernah dikaji.  Melalui tulisan ini ingin diketahui  apakah penggunaan metode inquiry. Discovery berdampak pada pembentukan kreativitas seni penyajian makanan. Penelitian ini dilakukan  melalui penelitian tindakan kelas, metode  penelitian dimodifikasi dari Kemmis, setiap siklus  dibagi 3 tahap yaitu perencanaan, observasi dan tindakan serta refleksi.  Subjek penelitian adalah  39 orang mahasiswa. Pengumpulan data melalui observasi, angket dan wawancara, Analisis data dilakukan secara deskiptif kuantitatif. Hasil penelitian    menemukan  metode  inquiry discovery  menunjukkan kreativitas  proses  sangat baik (3,44) dan kreativitas  produk  baik (3,97), dan  kreativitas  individu  secara  rerata sangat baik (3,33). Dengan demikian  proses inquiry  dapat membentuk  peserta didik  untuk  berkreasi  pada  aktivitas  seni penyajian makanan, hal ini dapat dibuktikan dengan  produk yang dihasilkan  lebih bervariasi tidak terpancang pada contoh yang diberikan oleh dosen, dan  gambar atau model yang di dapatkan melalui  internet.
Pola Komunikasi Kesehatan dalam Pelayanan dan Pemberian Informasi mengenai Penyakit TBC pada Puskesmas di Kabupaten Bogor Komariah, Kokom
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kajian Komunikasi (JKK) Vol.1, No.2, Desember 2013
Publisher : Jurnal Kajian Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.262 KB)

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TBC) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena merupakansalah satu penyakit infeksi pembunuh utama yang menyerang golongan usia produktif (15-50 tahun)dan anak-anak serta golongan sosial ekonomi lemah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahpenelitian deskriptif survei. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) proses pelayanan kesehatanPuskesmas dalam pengendalian penyakit TBC di wilayah Kabupaten Bogor; 2) Model pemberianinformasi yang dilakukan oleh Puskesmas dalam pengendalian penyakit TBC di wilayah Kabupaten Bogor;3) pelayanan pemberian informasi kaitannya dengan tingkat pengetahuan penderita dalam menanggulangipenyakit TBC di wilayah Kabupaten Bogor. Hasil menunjukkan bahwa proses pelayanan kesehatan yangdilakukan Puskesmas Citeureup dalam pengendalian penyakit TBC mengikuti standar pelayanan puskesmasyang sudah baku. Dengan mengusung motto Pelayanan Prima, Responsif, Efektif, Strategis, Tangguh, Asih,Senyum, Sapa, Salam dan Inovatif). Model pelayanan dalm pemberian informasi dilakukan secara anterpersonayang dialogis, transaksional, sesuai model sirkuler Schramm. Pelayanan pemberian informasi secaralinier dapat meningkatkan tingkat pengetahuan penderita dalam menanggulangi penyakit TBC di wilayahKabupaten Bogor.Kata-kata kunci: Pola komunikasi, pelayanan kesehatan, pemberian informasi dan komunikasi kesehatan
PERAN HUMAS DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN PANTAI PANGANDARAN SEBAGAI EKOWISATA MELALUI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PANGANDARAN Komariah, Kokom; Subekti, Priyo
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.476 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v4i2.7741

Abstract

Pangandaran merupakan pantai yang diproyeksikan untuk dijadikan tempat wisata nasional oleh pemerintah kabupaten Pangandaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran humas dalam pengembangan pantai Pangandaran sebagai ekowisata melalui kearifan lokal masyarakat Pangandaran. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan data kualitatif dan sample purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas pemerintah berperan sebagai mediator dan fasilitator antara pemerintah dengan masyarakat dengan mengggunakan: komunikasi antarpersonal (menggunakan trik trik komunikasi secara psikologis); pendekatan Humas dengan komunikasi terbuka antara pemerintahan dengan masyarakat, dengan menggunakan opinion leader (tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh keamanan); pendekatan media yaitu promosi melalui media massa terutama media cetak; melakukan hubungan baik dengan media (media relations) dengan wartawan dari berbagai media melalui sebuah kerja sama resmi melalui MoU. Humas Kabupaten Pangandaran memanfaatkan berbagai saluran komunikasi untuk mensosialisasikan program pemerintahnya terkait dengan pembentukan Pangandaran sebagai ekowisata dan sentral wisata pantai di Jawa Barat DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.5
PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMK Sofyan, Herminarto; Komariah, Kokom
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 6, No 3 (2016): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.352 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v6i3.11275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi awal pembelajaran dalam penerapan Kurikulum 2013 SMK dan kondisi pembelajaran setelah diterapkan Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan bagian dari pengembangan model pembelajaran PBL dalam Penerapan Kurikulum 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru yang mencoba menerapakan PBL dalam penerapan Kurikulum 2013. Data dikumpulkan dengan teknik angket dan wawancara melalui Focused Group Discussion (FGD). Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian tahun pertama menunjukkkan bahwa: (a) PBL sangat potensial diterapkan dalam penerapan Kurikulum 2013 di SMK. Kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 termasuk dalam kategori tinggi dengan harga rerata sebesar 96,73 dan pencapaian skor 71,9%. Kesesuaian implementasi pembelajaran dalam penerapan Kurikulum 2013 termasuk kategori tinggi dengan rerata 152,26 dan pencapaian skor 78,40%. Sebagian besar guru menyatakan bahwa PBL layak diterapkan di setiap mata pelajaran dalam implementasi Kurikulum 2013; (b) PBL terbukti mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam aspek kemampuan (hard skills) maupun sikap (soft skills).Kata kunci: kurikulum 2013, SMK, Probem Based Learning PROBLEM BASED LEARNING IN THE 2013 CURICULLUM IMPLEMENTATION OF VOCATIONAL HIGH SCHOOLAbstractThis study aims to describe the pre-learning condition in 2013 curriculum implementation of vocational high school (VHS) and the post-learning condition that Problem Based Learning (PBL) has been implemented. The research is a part of PBL learning model development in 2013 curriculum implementation. The population of this study is the teachers who try to apply PBL in 2013 curriculum implementation. Data collection was done by questionnaire and interview through the Focused Group Discussion (FGD). Data analysis was conducted descriptively. The first year research finding shows: (a) PBL is very potential to be implemented in 2013 curriculum implementation of vocational high school. Teachers? readiness in 2013 curriculum implementation came into the high category with average score 97.63% and the attainment score 71.9%. The compatibility of learning implementation in 2013 curriculum came into the high category with average score 152.26 and the attainment score 78.40%. The majority of teachers explained that PBL is valid to be implemented in every subject matter in the 2013 curriculum implementation; (b) PBL is evident can increase the students competence in the hard skills and soft skills aspect.Keywords: 2013 Curriculum, VHS, Problem Based Learning
PEMANFAATAN RADIO KOMUNITAS DI MASYARAKAT NELAYAN DALAM MELESTARIKAN LINGKUNGAN PANTAI BERBASIS BUDAYA LOKAL komariah, kokom; novianti, evi; Subekti, Priyo
Jurnal Visi Komunikasi Vol 13, No 1 (2014): May 2014
Publisher : Jurnal Visi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jvk.v13i1.362

Abstract

Abstrak, Penelitian ini berjudul Pemanfaatan Radio Komunitas di masyarakat nelayan dalammelestarikan lingkungan pantai berbasis budaya lokal. Tujuan penelitian ini untukmengetahui bagaimana pemanfaatan radio komunitas di masyarakat nelayan dalammelestarikan lingkungan pantai dan untuk mengetahui hambatan yang terjadi dalampemanfaatan radio komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptifdengan teknik analisis data yang akan digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa radio komunitas digunakan untuk pemberdayaan warga melaluipengenalan lingkungan untuk anak sekolah seperti bagaimana menjaga lingkungan pantai,melestarikan pantai, menjaga pantai dari sampah-sampah dan pengenalan ekosistem pantai.Selain itu, radio komunitas digunakan untuk informasi dan edukasi yang berfungsi sebagaisarana pemulihan trauma pasca bencana. Program yang berjalan sejauh ini tidak berbedadengan umumnya stasiun radio. Kegiatan lebih ditekankan pada edukasi dan informasikebencanaan, terutama di sekitar Jabar Selatan.
SINERGI PEMERINTAH DAN PERUSAHAAN PADA AKTIVITAS CSR DALAM RANGKA MENGHADAPI MEA Komariah, Kokom; Novianti, Evi; Hafiar, Hanny; Prastowo, Ari Agung
Jurnal Kawistara Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Pascasarjana UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.25 KB) | DOI: 10.22146/kawistara.27525

Abstract

Corporate Social Responsibility activities ideally be felt by the West Bandung Regency, where The West Bandung Regency has now transformed into an industrial area. This change of course, like the two-edged sword, the meaning is the presence of the company is actually able to provide changes in the economy for local communities, in an effort to prepare for the MEA, but on the other hand an industrial presence in West Bandung Regency giving new homework in terms of environmental management and the company's contribution to increasing local revenues of West Bandung regency. Whereas CSR is expected to become one of the company's contributions to improving the competitiveness of West Bandung Regency society. In other words, the company's contribution through Corporate Social Responsibility activities, become the hope of West Bandung regency government in building the human resources of competitive and independent and prosperous. Therefore, this study aims to dig deeper into the synergy of government and companies on CSR activities in order to face the MEA. This research is using qualitative descriptive method through data collection techniques of interviewing and observation. The results of this research indicate that in practice between the government and companies there are communication problems, therefore it is necessary to build appropriate communication models between the government and the companies as well as the community called tripartite corporate social responsibility so that corporate social responsibility activities better planned, targeted and sustainable.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha, Aat Ruchiat Abdullah, Arman Shah Acep Samsudin Afifah, Fitriani Agus Mulyanto agus rahmat Agustiani, Marshantia Akbari, Rizki Andira, Firani Dias anggraeni, christiana mayang Anwar Sani, Anwar Ari Agung Prastowo, Ari Agung Asmara, Meilianti Rona Ayu, Dwi Gusti Azman, Mohamed Nor Azhari Azqia, Efa Aufa Centurion Chandratama Priyatna, Centurion Chandratama Danial, R Deni Muhammad Desi Permatasari Diah Sri Rejeki Diawati, Hana Elvinaro Ardianto Emy Budiastuti Endra Santosa Evi Novianti Fauziah, Syifa Ikrima Fazriah, Sulastri Friska P, Hanna Friska P Giffani, Ghea Gizha Haidar, Zahra Syahmia Hanny Hafiar Hermawann, Larasati Dewi Herminarto Sofyan Heru Ryanto Budiana Indriani, Nur Fitri Iriana Bakti Jerusalem, Mohammad Adam Jhoansyah, Dicky Kadarisman, Ade Kamis, Arasinah Kartini, Dede Sri Kob, Che Ghani Che Komalasari, Lukiati Kusuma, Ane Emigia Lilis Puspitasari Luthfiani, Lulu Marwanti Marwanti Muhammad Danial, R. Deni Mulia Z, Faizal Mulia, Faizal Munandar, Wita Aulia Nandini, Shafira Yasmin Neneng Yani Yuningsih, Neneng Yani Norisanti, Nor Nugraha, Aat Ruchiyat Nurapriani, Reni Nurhasanah, Sansan Octaviani, Nur Ilmi Oktapiadi, Refi Sandria Perdana, Reza Eka Prihastuti Ekawatiningsih Priyo Subekti R. Deni Muhammad Danial, R. Deni Muhammad rahmawati, selvi Rahmawati, Zia Ramdan, Asep M Ramdan, Asep M. Riska Riska Rismayanti, fani Rizky, Nu Putri Novia Rustawan, Retla Della Santi Susanti, Santi Sari, Shelvy Delia Simanjuntak, Cathrin Pebruanty Sopian, Muhammad Iksan Sunarya, Erry Susie Perbawasari Suyanto Suyanto Syauqy Lukman Syipa, Siti Nur Trie Damayanti Tuzzahrah, Filda Fatimah Utang Suwaryo Wagiran Wagiran Wawan Setiawan Widiyawati, Evajune Wika Rinawati, Wika Yaksi, Ilfam Yanti Setianti Yoga Guntur Sampurno Yuriani Yuriani Yusria, Khalida