Articles

Found 13 Documents
Search

CHARACTERIZATION OF NATURAL IRON SAND FROM KATA BEACH, WEST SUMATRA WITH HIGH ENERGY MILLING (HEM) Rianna, Martha; Sembiring, Timbangen; Situmorang, Marhaposan; Kurniawan, Candra; Setiadi, Eko Arief; Tetuko, Anggito P; Simbolon, Silviana; Ginting, Masno; Sebayang, Perdamean
Jurnal Natural Volume 18, Number 2, June 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jn.v18i2.11163

Abstract

Iron sand is one of the natural resources in West Sumatra that has not been optimally utilized. One of the potential locations to get this iron sand deposits is the coast of Kata. This study aims to analyze the content and size of the iron grains found on the coast of Kata Padang Beach, West Sumatera Province. Coastal sand samples are extracted using permanent magnets to separate magnetic and non-magnetic materials. Characterization of iron sand using Scanning Electron Microscopy with Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX) and Vibrating Sample Magnetometer (VSM). The result of characterization using SEM-EDX shows that iron sand samples contain Fe and O elements derived from Phase Magnetite (Fe3O4).  Keywords: iron sand, magnetic materials, SEM-EDX, VSM
PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI PROGRAM LATIHAN JALAN CEPAT Kurniawan, Candra; Tarigan, Herman; Suranto, Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to determine the results of improvement of physical fitness through fast walking exercise program on fifth grade students of SD Negeri 1 Kedaton Bandar Lampung, and to know the results of the different levels of physical fitness of students who take brisk workout program after giving treatment for 4 weeks for 5 times weekly meetings with students who do not follow the fast walking training program. There are differences in the calculation of the results of improvement of physical fitness among students who were given treatment (experimental group) was 34.30%, and untreated (control group) of 0.73%. Use of fast walking exercise program is very effective in improving physical fitness in the fifth grade students of SD Negeri 1 Kedaton Bandar Lampung.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil peningkatan kebugaran jasmani melalui program latihan jalan cepat pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kedaton Bandar Lampung, serta mengetahui hasil perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti program latihan jalan cepat setelah pemberian perlakuan selama 4 minggu sebanyak 5 kali pertemuan perminggu dengan siswa yang tidak mengikuti program latihan jalan cepat. Dari hasil perhitungan terdapat perbedaan hasil peningkatan kebugaran jasmani antara siswa yang diberi perlakuan (kelompok eksperimen) sebesar 34,30 persen, dan yang tidak diberi perlakuan (kelompok kontrol) sebesar 0,73 persen. Penggunaan program latihan jalan cepat sangat efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kedaton Bandar Lampung.Kata kunci : peningkatan, kebugaran jasmani, program latihan jalan cepat
Prediksi Waktu Sandar Kapal Di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau Rizal, Saiful; Kurniawan, Candra; Rozi, Fahrur
Jurnal Sistem Cerdas Vol. 2 No. 2 (2019): Smart Transportation
Publisher : APIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1627.808 KB)

Abstract

Pelabuhan Batu Ampar merupakan pelabuhan barang terbesar di Kota Batam yang memiliki lalu lintas tertinggi baik untuk kegiatan ekspor maupun kegiatan impor. Waktu tunggu (dwelling time) masih menjadi masalah dalam layanan pelabuhan. Waktu tunggu merupakan salah satu indikator efisiensi pengelolaan pelabuhan. Rata-rata waktu tunggu pelabuhan Batu Ampar untuk kegiatan bongkar pada triwulan I-2015 adalah 7 hari, sedangkan kegiatan muatnya adalah 5 hari. Hal ini yang menjadikan kinerja pelabuhan Batu Ampar masih banyak dikeluhkan, sehingga berakibat banyaknya antrian kapal. Untuk itu, perlu dilakukan analisis guna menghasilkan model yang bisa memberikan gambaran waktu tunggu di pelabuhan dan melakukan evaluasi terhadap model analitik yang telah dibangun. Analisa data sekunder pelabuhan Batu Ampar menggunakan data mining. Metode data mining yang dilakukan menggunakan algoritma supervised learning, yaitu multiple regression dan decision trees. Tujuan umum dari multiple regression adalah untuk mempelajari lebih lanjut tentang hubungan antara beberapa variabel independen atau prediktor dan variabel dependen atau kriteria. Decision trees yang digunakan untuk eksplorasi data pelabuhan ini menggunakan klasifikasi. Klasifikasi decision trees dapat menemukan apakah data mengandung kelas objek yang dipisahkan dengan baik, sehingga kelas dapat diinterpretasikan secara bermakna dalam konteks teori substantif. Dua metode evaluasi model dilakukan untuk dua hasil permodelan yang dibangun. Uji Analysis of Variance (Anova) digunakan untuk evaluasi model multiple regression, sedangkan untuk model decision tree dievaluasi dengan confussion matrix. Hasil analisis data menunjukkan lamanya waktu kapal melakukan bongkar/muat dipengaruhi oleh tiga variabel yaitu jenis ekspedisi, bendera, dan volume. Dengan menggunakan regresi berganda maka dihasilkan model prediksi waktu sandar kapal. Hasil evaluasi model menunjukkan bahwa model yang dibuat signifikan. Dengan tingkat kepercayaan 95% model prediktif yang dibuat akan merepresentasikan nilai sebenarnya. Untuk decision tree, evaluasi menunjukkan model yang dibuat sudah fit, dengan presisi 84,50%.
EFFECT OF MN-TI IONS DOPING AND SINTERING TEMPERATURE ON PROPERTIES OF BARIUM HEXAFERRITE Soehada, Achmad Maulana; Sebayang, Kerista; Sudiro, Toto; Kurniawan, Candra; Sebayang, Perdamean
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 4: JULI 2014
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jsmi.2014.15.4.4337

Abstract

EFFECT OF Mn-Ti IONS DOPING AND SINTERING TEMPERATURE ON PROPERTIES OF BARIUM HEXAFERRITE. Mn-Ti doped (0, 0.1, 0.4, 0.5, and 0.6 mole%-barium hexaferrite powders have been prepared from BaCO3, Fe2O3, TiO2 andMnO powder by mechanical alloying technique for 20 hours. The mixture powder were grinded and then dried at 100 °C for 24 hours, followed by calcined at 1,000 °C for 2 hours. The calcined powder was then crushed into 400 mesh (38 ?m) in particle size. X-Ray Diffraction analysis was performed to determine the phase formed. The powder was mixed with 3 wt%Celuna WE -518 polymer, and compressed with applied force of 5 tons. The sintering process was done at temperatures of 1100 °C and 1150 °C for 2 hours. The microstructure of sintered samples was observed by Scanning Electron Microscope - Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS). The magnetic properties and Reflection Loss (RL) was measured by permeagraph Magnet-Physik and Vector Network Analyzer (VNA), respectively. The results show that the remanance (Br) of samples are likely to decrease with increase in %mol of Mn-Ti and the optimum coercivity (HCJ) 4,42 kOe was achieved at 0,5 mole% Mn-Ti. The maximum reflection loss of -25,6 dB was obtained at 0,4mole%Mn-Ti with sintering temperature of 1100 °C for 2 hours. Accordingly, it can be potentially used for microwave absorption application.
FLYWHEEL AS THE KINETIC ENERGY STORAGE IN A GENERATOR SYSTEM: EXPERIMENTAL AND SIMULATION Tetuko, Anggito Pringgo; Juliyana, Ujang T; Purwanto, Budi A; Kurniawan, Candra; Setiadi, Eko A; Andrameda, Yurian A; Ginting, Masno; Sebayang, Perdamean
Teknologi Indonesia Vol 41, No 1 (2018)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jti.v41i1.529

Abstract

In this paper, a flywheel generator system as a kinetic energy storage was analysed that consists of both theoretical models (analytical and numerical) and experimental. The analytical model was solved to calculate the kinetic energy stored and the moment of inertia of the flywheel. On the other hand, the numerical model was developed to analyse the stress and the deformation distributions on the flywheel. The experiments were conducted by varying the flywheel mass of 15-18 kg; and the pulley ratio of 1:1, 2:1, 3:1. The numerical simulation confirmed that the stress and the deformation values on the flywheel were under the material ultimate stress. The experimental results suggested that the increase of the flywheel mass also increases the capability of the flywheel to store the kinetic energy. A similar trend also found in the pulley ratio variations where the increase of the pulley ratio enhances the rotational speed of the generator thus increasing its electricity generation.
Pengaruh Aditif Ferro Boron (FeB) terhadap Karakteristik Serbuk Hematit (α-Fe2O3) Pangestuti, Suci; Karo Karo, Pulung; Subayang, Parmadean; Kurniawan, Candra
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v5i2.1810

Abstract

The study about effect of ferro boron (FeB) additive towards characteristic of hematite (α-Fe2O3) powder has been done. The powders of FeB andα-Fe2O3 was milled with dry milling method using  Planetary Ball Mill (PBM) for 12 hours. Variation of FeB compositions are 4 and 8 wt.%. The milled powder was calcinedat temperatures of  900, 1000 and 1100oC. The characterization of the powders was performed by Particle Size Analyzer (PSA), true density, X-Ray Diffraction (XRD) and Vibrating Sample Magnetometer (VSM). The results effect of additives FeB showed an increasing of  particle size which related to decrease of true density of  sample  8 wt.% composition with a value 2.80 μm and 2.47 g / cm3. Respectively the  XRD characterization of sample with 8 wt.%composition with the calcination temperature of 1000 and 1100 °C showed that  iron boride (Fe2B)phase was formed. Maghemite (γ-Fe2O3) and magnetite (Fe3O4) was formed during calcination for non-additive sample. The VSM characterization showing the effect of the calcination temperatureare increasing the magnetic properties  and the addition of FeB tends to lower the magnetic properties within  samples before and aftercalcined.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SIKLUS AIR DAN DAMPAKNYA PADA TEMA PERISTIWA DALAM KEHIDUPAN UNTUK KELAS V SDN JETIS II Kurniawan, Candra; Hidayati, Hidayati
TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.324 KB) | DOI: 10.30738/trihayu.v5i2.4929

Abstract

This study aims to determine the characteristics of the process and product, development of water cycle and to determine the quality criteria for the feasibility of water cycle diorama media on the theme of events in the life of fifth grade SD Negeri Jetis 2. This research is a research and development study with the aim of producing new products. This media uses a 3D development model developed by Thiagarajan, Summel. This study has four stages, namely Define, Design, Develop. The results of this study indicate that the media developed in SD Negeri Jetis 2 in the good category. Based on the assessment of material experts, the good category with a score of 3.84. Based on media experts included in the good category with a score of 3.41. Based on the results of field trials with 8 students, this media was included in the good category, with an average score of 4.03.
Pengaruh Penambahan Doping Mn/Cu pada Barium Heksaferit sebagai Material Penyerap Gelombang Simbolon, Silviana; Tetuko, Anggito P; Kurniawan, Candra; Sebayang, Perdamean; Sebayang, Krista
PISTON: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018): PISTON: JOURNAL OF TECHNICAL ENGINEERING
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.79 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3191

Abstract

Pada penelitian ini, telah dilakukan analisa efek doping Mn2+/Cu2+ sebanyak 0.1%mol terhadap struktur barium heksaferit sebagai material absorbsi gelombang mikro. Sintesis material dilakukan dengan metode mechanical alloying menggunakan planetary ball mill. Powder yang telah di-milling dikalsinasi pada temperature 1000 °C selama 2 jam. Powder hasil kalsinasi di kompaksi dengan tekanan 1.5 kgf/cm2 membentuk pellet dan di sinter pada temperatur 1150 °C selama 2 jam. Dari hasil eksperimen, menunjukkan penambahan ion Mn2+/Cu2+0.1 %mol mengakibatkan nilai densitas bulk meningkat jika dibandingkan dengan  barium heksaferit. Efek penambahan ion Mn2+/Cu2+ menurunkan nilai koersivitas (Hjc) dan menaikkan nilai remanensi (Mr) yaitu BaFe12O19 memiliki Hjc = 6.45 KOe dan Mr = 0.91 KG, BaFe11.9Mn0.1O19 memiliki Hjc = 3.27 KOe dan Mr = 1.62 KG sedangkan BaFe11.9Cu0.1O19 memiliki Hjc = 1.75 KOe dan Mr = 1.79 KG. Pengukuran refflection loss gelombang mikro menggunkan VNA menunjukkan bahwa penambahan ion Mn2+/Cu2+ pada barium heksaferit memiliki rentang frekuensi yang berbeda. Frekuensi BaFe11.9Mn0.1O19 sekitar 4 – 10 GHz dan BaFe11.9Cu0.1O19 sekitar 4 – 8 GHz. Hal ini menunjukkan bahwa besar penyerapan gelombang yang cukup signifikan dengan adanya penambahan doping Mn/Cu 0.1 %mol jika dibandingkan terhadap barium hexaferit.
Pengaruh Jumlah Sudu Turbin Angin Savonius Terhadap Unjuk Kerja Generator (Single Phase) Magnet Permanen NdFeB Tetuko, Anggito P; Kurniawan, Candra; Sunari, Sunardi; Wahid, Ahmad; Sebayang, Perdamean
PISTON: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018): PISTON: JOURNAL OF TECHNICAL ENGINEERING
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.811 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3198

Abstract

Telah berhasil dibuat disain dan konstruksi turbin angin savoniuspada generator (single phase)magnet permanen NdFeB. Variasi jumlah sudu turbin masing-masing dibuat sebanyak 4, 8 dan 16 buah, dengan sumber fluida(angin) yangberasaldari turbo fan (220V/50Hz – 98W). Pada penelitian ini akan dilihat korelasi antara kecepaatan angin terhadap kecepatan putar generator, output tegangaan tanpa dan dengan beban lampu LED5W, arus listrik dan daya listrik yang dihasilkan generator tersebut. Hasil unjuk kerjagenerator (single phase)magnet permanen NdFeBterhadap pengaruh jumlah sudu turbin relatif linier, baik terhadap kecepatan putar generator, output tegangan, arus dan daya listrik. Korelasi ini menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada kecepatan angin 6,5 m/s dan jumlah sudu turbin sebanyak 16 buah, masing-masing menghasilkan kecepatan putar generator, output tegangan tanpa dan dengan beban, arus dan daya listrik adalah 120rpm, 44,3V, 109,8V, 100mA dan 4W. Generator (single phase)magnet permanen NdFeByang dihasilkan dapat digunakan sebagai lampu darurat terutama pada jalan tol.
EFEK ADITIF FEMO DAN PROSES KALSINASI PADA SERBUK MAGNETIK BAFE12O19 Sari, Ayu Yuswita; Safira, Cut Hani; Setiadi, Eko Arief; Simbolon, Silviana; Kurniawan, Candra; Sebayang, Perdamean
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 18, No 3: APRIL 2017
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jsmi.2017.18.3.4112

Abstract

Pada penelitian ini, telah dilakukan investigasi efek aditif FeMo dan proses kalsinasi pada pembuatan magnet permanen bariumheksaferit (BaFe12O19). Proses pembuatan magnet bariumheksaferit dilakukan denganmetode mechanical alloying. Serbuk hasil mixing antara BaFe12O19dan FeMo dikalsinasi dengan variasi suhu kalsinasi 1000 oC dan 1200 oC. Karakterisasi yang dilakukan meliputi sifat fisis dan magnetik, dengan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan piknometeruntuk mengetahui fasa dan nilai densitas magnet, serta menggunakanVibrating SampleMagnetometer (VSM) pada pengukuran sifatmagnetikmagnet bariumheksaferit. Dari hasil eksperimen, dapat diketahui bahwa penambahan aditif FeMo dapat menaikkan nilai densitas pada serbuk bariumheksaferit. Hasil analisis sifat magnetik, dapat diketahui bahwa penambahan aditif FeMo secara keseluruhan menurunkan sifat magnetik magnet. Namun penambahan %wt FeMo menaikkan nilai remanensi, saturasi dan energi produk maksimum (BHmax) magnet barium heksaferit, meskipun nilai koersivitas magnet tetap menurun. Sedangkan kenaikan suhu kalsinasi mampu menaikkan nilai remanensi, dan BHmax, namun menurunkan nilai koersivitas dan saturasi dari magnet barium heksaferit. Hal ini menunjukkan penambahan zat aditif FeMo mampu mengubah struktur material magnet permanen barium heksaferit dari hard magnetik menjadi soft magnetik material. Nilai optimumdihasilkan pada komposisi penambahan 5 %wt aditif FeMo dengan nilai densitas serbuk 3,71 g/cm3 sebelum dikalsinasi, dan memiliki sifat magnetik seperti: saturasi 2,12 kG, remanensi 1,15 kG, koersivitas 0,45 kOe dan BHmax0,145 MGOe setelah dikalsinasi pada suhu 1000 oC.