Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN LIMBAH KOTORAN SAPI DAN KAPUR KALSIUM OKSIDA (CAO) PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG PANJANG (VIGNA SINENSIS L.) Fauzi, Rezki; Zulkifli, Tengku Boumedine Hamid; Tampubolon, Koko; Putra, Irwan Agusnu; Berliana, Yunida; Kurniawan, Dedi; Razali, Razali; Sijabat, Octanina Sari
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2020): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.48 KB) | DOI: 10.36490/agri.v3i1.86

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis yang sesuai dari limbah kotoran sapi, kapur kalsium oksida maupun interaksinya dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang. Metode Penelitian: Penelitian dilaksanakan di Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat pada Juni-September 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, faktor pertama (limbah kotoran sapi) dosis L0 = 0 ton/ha; L1 = 10 ton/ha; dan L2 = 20 ton/ha. Faktor kedua (kapur kalsium oksida) dosis K0 = 0 ton/ha; K1 = 3 ton/ha; K2 = 6 ton/ha; dan K3 = 9 ton/ha. Data dianalisis uji F dan dilanjutkan uji DMRT 5% menggunakan software IBM SPSS Statistic v.20. Hasil Penelitian: Limbah kotoran sapi dosis 10-20 ton/ha signifikan meningkatkan tinggi tanaman umur 4 Minggu Setelah Tanam (MST) dan produksi tanaman/plot kacang panjang masing-masing berkisar 2,14-2,50% dan 13,00-15,98%, serta dosis 20 ton/ha signifikan meningkatkan produksi tanaman/sampel sebesar 17,44% dibandingkan kontrol. Aplikasi kapur kalsium oksida dosis 9 ton/ha signifikan meningkatkan tinggi tanaman kacang panjang pada umur 4 MST sebesar 2,46%, dan dosis 6-9 ton/ha siginifikan meningkatkan produksi tanaman/sampel dan produksi tanaman/plot, namun tertinggi terdapat pada dosis 6 ton/ha masing-masing sebesar 13,51% dan 20,16% dibandingkan kontrol. Interaksi limbah kotoran sapi dengan kapur kalsium oksida berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan produksi kacang panjang.
UPAYA PENANGGULANGAN KONFLIK SOSIAL YANG TERJADI DI KECAMATAN WAY PANJI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Kurniawan, Dedi
JURNAL POENALE Vol 2, No 1 (2015): JURNAL POENALE
Publisher : FAKULTAS HUKUM UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajemukan suku dan budaya di Indonesia tidak jarang menjadi sumber konflik, hal ini menandakan betapa sulitnya menyatukan kemajemukan itu ke dalam kehidupan bermasyarakat Upaya penanggulangan konflik sosial di Lampung Selatan dilakukan dengan menggunakan saran penal dan non-penal. Penanggulangan dengan sarana penal yaitu dengan mengkriminalisasikan perbuatan-perbuatan yang berkaitan dengan terjadinya konflik, misalnya tindak pidana yang menimbulkan bahaya bagi keamanan umum dari orang lain atau barang-barang. Sedangkan penanggulangan dengan menggunakan sarana non penal dilakukan dengan kegiatan pre-emptif, preventif, dan deteksi. Faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam upaya penanggulangan konflik sosial di Lampung Selatan adalah faktor perundang-undangan, faktor aparatur penegak hukum, dan faktor masyarakatnya sendiri. Peraturan perundang-undangan penanganan konflik sosial yang ada pada saat ini belum bisa dilaksanakan dengan maksimal. Dari faktor aparatur penegak hukum masih kurang memiliki wibawa dalam menghadapi ini, sebagian besar kasus hanya dibiarkan begitu saja tanpa tindakan hukum apapun. Sedangkan dari faktor masyarakat kesadaran hukum masyarakat kita juga sangat rendah, peraturan perundang-undangan yang ada juga sering kali tidak mencerminkan realitas sistem nilai yang hidup dalam masyarakat. Saran yang penulis sampaikan adalah kepada aparat pemerintah dalam menjalankan tugas agar selalu senantisa bersikap disiplin, jujur, adil dan  bijaksana dalam penangan konflik yang terjadi di masyarakat sehingga peristiwa konflik antar warga ini tidak terjadi kembali dikemudian hari. Kepada masyarakat agar senantiasa berusaha  untuk mengkoreksi diri, memperbaiki hubungan antar  individu, antar kelompok, kelompok dengan pemerintah dan tidak selalu berpersepsi negatif terhadap pemerintah.  Kata Kunci: Upaya, Penanggulangan, Konflik Sosial.
PENGARUH INTERVAL PENYIRAMAN DAN PEMBERIAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) PADA BERBAGAI MEDIA TANAM Kurniawan, Dedi
AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2020): AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.746 KB) | DOI: 10.36490/agri.v3i1.80

Abstract

Pendahuluan: Tujuan penelitian ini untuk menentukan interval penyiraman, pemberian mikoriza, serta media tanam terbaik pada pembibitan kakao. Metode Penelitian: Penelitian ini dilaksanakan di rumah kassa Balai Penelitian Tebu dan Tembakau Deli (BPTD) Medan Propinsi Sumatera Utara, dari bulan September sampai Desember 2017. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktor pertama adalah interval penyiraman, dengan tiga taraf yaitu penyiraman 1, 3, dan 5 hari sekali. Faktor kedua adalah mikoriza, yang terdiri dari tiga taraf yaitu tanpa mikoriza, mikoriza 50 gr/tan, dan mikoriza 100 gr/tan. Faktor ketiga adalah media tanam, dengan empat taraf yaitu media tanam tanah, tanah + serat, tanah + TKKS, dan tanah + sludge. Hasil Penelitian: Interval penyiraman 3 hari sekali dengan pemberian mikoriza konsentrasi 100 gr/tan pada media tanah + serat merupakan perlakuan yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kakao yaitu pada diameter batang dan jumlah daun.
HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN TEORI DASAR-DASAR ELEKTRONIKA DENGAN PENGUASAAN PENGUKURAN KOMPONEN ELEKTRONIKA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI MEMAHAMI DASAR-DASAR ELEKTRONIKA SISWA KELAS X SMKN 1 GENENG Sunaryantiningsih, Ina; Kurniawan, Dedi
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta karakter bangsa dalam peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencedaskan kehidupan anak bangsa, berdasarkan fungsi pendidikan nasional ini maka peranan guru menjadi kunci keberhasilan dalam misi pandidikan dalam pembelajaran di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara metode penguasaan teori dasar-dasar elektronika dengan metode penguasaan pengukuran komponen elektronika dalam meningkatkan prestasi belajarsiswa pada mata pelajaran memahami dasar-dasar elektronika. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi korelasi dengan jumlah populasi 65 siswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel keseluruhan yaitu kelas X La dan X Lb di SMKN 1 Geneng. Instrumen pengambilan data dengan menggunakan metode tes. Dalam menganalisis data menggunakan teknik korelasi product moment dan uji signifikansi dengan rumus t-tes. Hasil perhitungan korelasi product moment (r) sebesar 0,852 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil ini lebih besar dari r tabel korelasi yaitu sebesar 0,244  atau 0,852 > 0,244, ini berarti masuk kategori tinggi pada tabel interprestasi, karena masuk antara 0,800 sampai dengan 1,00. Sedangkan hasil perhitungan lainnya dengan uji signifikan t-tes dengan kesalahan 12% uji dua fihak diperoleh t tabel = 1,782, ini berarti hasil perhitungan uji signifikan t-tes lebih besar dari dari harga t-tabel atau 12,827 > 1,782. Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara metode penguasaan teori dasar-dasar elektronika dangan metode penguasaan pengukuran komponen elektronika dalam meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran dasar kompetensi kejuruan materi memahami dasar-dasar elektronika siswa kelas X SMKN 1 Geneng. Kata kunci: Teori Dasar-dasar Elektronika, Pengukuran Komponen Elektronika,  HasilBelajar
A STUDY ON THE CREATIVE SOCIAL EMOTIONAL LEARNING ENGLISH (CSELE) CLASSROOM MODEL IN INDONESIAN CONTEXT Suganda, Lingga Agustina; Petrus, Ismail; Zuraida, Zuraida; Kurniawan, Dedi
The Journal of English Literacy Education: The Teaching and Learning of English as a Foreign Language Vol 5, No 1 (2018): The Journal of English Literacy Education
Publisher : University of Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jele.v5i1.5909

Abstract

Abstract: This study aims to design the Creative Social Emotional Learning English (CSELE) classroom model in one of the district schools in South Sumatera, Indonesia. This model was proposed due to a growing awareness among educators and policymakers about the importance of social and emotional development for successful student. Based on the ADDIE model, the CSELE model is designed to include three steps: (1) the learning objective statement and need analysis, (2) the class strategy design, and (3) the class implementation and evaluation. The CSELE model focuses on integrating the efforts to support Social Emotional Learning (SEL) in the English as A Foreign Language (EFL) classroom context. This model involves the process of integrating the materials from the Indonesian 2013 national curriculum and creative teaching procedures for developing the students? social emotional competencies, which include self-awareness, self-management, social awareness, relationship skills, and responsible decision making. The findings showed that the CSELE model has demonstrated positive effects on the students? social emotional competence, academic motivation, and classroom climate. However, more qualitative and quantitative studies should be conducted for further implementation of this model. Keywords:  Social Emotional Learning (SEL), English as a Foreign Language (EFL), creative, teaching and learning
THE ERROR ANALYSIS OF THE PRONUNCIATION OF DENTAL FRICATIVE CONSONANTS (/θ/,/ð/) BY THE STUDENTS OF ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM FACULTY OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION SRIWIJAYA UNIVERSITY Kurniawan, Dedi
Journal of English Literacy Education Vol 3, No 2 (2016): The Journal of English Literacy and Education
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Pronunciation is one of the key factors in communication. An error in pronunciation might cause a miscommunication in meaning. This descriptive analytical descriptive study tries to find pattern in error of the pronunciation of dental fricative consonants (/θ/,/ð/)  by students of English Education Study Program Faculty of Teacher Training and Education Sriwijaya University on the onset, in the middle and coda of a word. A randomly taken sample of 120 students was taken from a population of 240 students of the study program. The sample was asked to pronounce 30 words in which some of the words were distractors and the rest contained the consonants on onset, in medial and coda. The pronunciations were recorded and then analyzed. A native speaker of English was involved in analyzing the errors. The results show that in pronouncing the two consonants the most errors that arise are that they were pronounced as /t/, /d/ which is the closest equivalents of the consonants in Bahasa Indonesia. While other sounds, i.e. /s/, /d/, /θ/, and /ð/, also occurs but in much lower frequency. It is suggested that the result of the study can be used in other similar studies and also used as teaching and learning material in relevant courses. Keywords: errors, pronunciation, dental fricatives, consonant
JOB INSECURITY, KEPUASAN KERJA DAN TURNOVER INTENTION: STUDI PADA KARYAWAN PT “X” DI JAKARTA Kurniawan, Dedi; Purwana ES., Dedi; Widiyastuti, Umi
Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ekonomi & Bisnis
Publisher : Faculty of Economics, State University of Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPEB.004.1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job insecurity dan kepuasan kerja terhadap turnover intention pada karyawan PT “X” di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT “X” di Jakarta yang berjumlah 210 karyawan. Sampel yang digunakan sebanyak 89 orang dengan teknik acak proposional. Penelitian ini membuktikan bahwa: 1) job insecurity (X1) dan kepuasan kerja (X2) secara serentak berpengaruh terhadap turnover intention (Y); 2) job insecurity berpengaruh positif terhadap turnover intention; 3) kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap turnover intention. Hasil Uji analisis jalur diperoleh besaran job insecurity terhadap kepuasan kerja sebesar -0,441 dan pengaruh job insecurity terhadap turnover intention sebesar -0,417. Penelitian ini juga membuktikan terdapat pengaruh tidak langsung antara job insecurity (X1) dengan turnover intention (Y) yang dimoderatori oleh kepuasan kerja (X2) dengan nilai koefisien jalur px1x2 . pyx2 = -0,441 x -0,417 = 0,184 atau 18,4%. Adapun nilai R2 adalah sebesar 0,554 yang berarti bahwa turnover intention dipengaruhi oleh variabel job insecurity dan kepuasan kerja sebesar 55,4% dan sisanya 44,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) CLAROLINE PADA PERANGKAT MOBILE ANDROID Muludi, Kurnia; Wulandari, Ossy Dwi Endah; Kurniawan, Dedi
Jurnal Komputasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Komputasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-Learning nowadays is still accessible via the web browser. E-Learning has a server named Learning Management System (LMS). LMS consists of a paid, unpaid and a tailor (version specially ordered). For this research, LMS is used which is not paid. There are lots of LMS are not paid, one of these is Claroline. The development of E-Learning is followed by the development of mobile devices such as Android devices. Android usage has increased each year but applications for E-Learning are still underdeveloped. Based on this background, then it is needed to develop an E-Learning application on Android mobile devices, because Android devices can support the development of client applications of E-Learning. The purpose of developing this application is to enable users who use Android devices to download the file from existing lecture materials wherever, whenever they want through their Android devices.In this research, the application is developed using Eclipse as an IDE using Java programming language for Android, XML, and of course the Claroline as the LMS server. This application is the complement of Claroline which is normally access through a web browser.The results of this research show that the client application is able to download files that exist on the lecture materials from Claroline server. Keywords : E-Learning, Android, Learning Management System, Claroline, Mobile Application, E-LearningApplication
PENGEMBANGAN BAHAN PEMBELAJARAN MEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PPKN Kurniawan, Dedi; Saragih, Abdul Hasan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual (2) mengetahui efektifitas media pembelajaran interaktif Power Point yang dihasilkan, dalam meningkatkan hasil belajar pembelajaran PPKn. Produk akhir dari pengembangan media pembelajaran ini dilanjutkan dengan uji keefektifan produk. Metode yang digunakan dalam uji coba keefektifan produk adalah metode kuasi eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 40 siswa yang terdiri dari 20 siswa sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan media pembelajaran interaktif power poin  dan 20 siswa sebagai kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran power point  sebagaimana yang berlangsung selama ini dalam proses pembelajaran. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran power point. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengolahan data dimana diperoleh thitung sebesar 1.23 pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan dk 38 diperoleh ttabel =14,68, sehingga thitung > ttabel. Disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif power point 2010 adalah sebesar 80% dan lebih tinggi dari kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran power point, yaitu  sebesar 75%. Kata Kunci: bahan pembelajaran media interaktif pada mata pelajaran PPKN Abstract: This study aimed to: (1) generate media interactive learning proper use, easy to learn and can be used for individual learning (2) determine the effectiveness of interactive learning media Power Point produced, in improving learning outcomes PPKn learning. The end product of the development of instructional media have continued to test the effectiveness of the product. The method used in testing the effectiveness of the product is a quasi-experimental methods. The research sample of 40 students consisting of 20 students as an experimental class treated using interactive learning media power points and 20 students as control classes using instructional media power point as it has done so in the learning process. Hypothesis testing results prove that there is a significant difference between the learning outcomes of students that learned to use media interactive learning with student learning outcomes that learned by using learning media power point. This is shown by the results of data processing which obtained t of 1.23 at significance level α = 0.05 with 38 hp obtained table = 14.68, so thitung> ttabel. It was concluded that the results of the study group of students that learned using interactive learning media power point 2010 amounted to 80% and higher than the group of students that learned by using learning media power point, ie by 75%. Keywords: interactive media learning materials on subjects PPKN
CORRELATION BETWEEN THE ABILITY OF USING ENGLISH COLLOCATION AND ACADEMIC ACHIEVEMENTS OF STUDENTS OF FACULTY OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION UNIVERSITAS SRIWIJAYA Jaya, Hariswan Putera; Wijaya, Alhenri; Kurniawan, Dedi
HOLISTICS Vol 11, No 2 (2019): HOLISTICS JOURNAL HOSPITALITY AND LINGUISTICS
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is aimed at finding out the ability of students to use English collocation and its correlation with their academic achievements. The samples of this study are the 5th semester students of English education study program, UniversitasSriwijaya. Data were gathered by means of ability test using English collocation and academic achievements, GPA. The analysis results showed that there was a positive correlation between the ability of students to use English collocation and their academic achievements.