Articles

Found 8 Documents
Search

PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL AKSESORIS AQUARIUM DESA TAMANHARJO SINGOSARI KABUPATEN MALANG Lutviana, Rizky; Kurniawati, Maris
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v4i2.3701

Abstract

This community service program aimed at empowering H-Fish aquarium Assesories small business to become independent and developed. A business may be considered as developed if it meets criteria such as increasing revenue, increasing product variation, efficient production, good packaging, and good management system that meets standard. In order to achieve that goal, the researcher gave sequencial trainings including training in operating and maintenance the machine production, training in packaging product and label design, training business management that meets standard and training in product variation. Besides, the researcher also helped to improve product marketing including renovating production side and building showroom to display the product to attract potential buyers. The results of this community service were increasing revenue since the product variation is increasing and the packaging was also improved to be more attractive. H-Fish Aquarium Assesories developed well because of efficient production, good business management, and wider marketing.
Kajian Motivasi Belajar Mandiri Siswa Melalui Pembinaan dan Pendampingan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Kimia pada Siswa SMA Kurniawati, Maris
Jurnal Inspirasi Vol 4, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Jurnal Inspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

masa depan Indonesia sangat memerlukan kemampuan kompetitif dan kreatif di kalangan pelajar untuk bersaing secara sehat dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu program kegiatan yang mendukung upaya mengarahkan kemampuan kompetitif dan kreativitas siswa pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah  pembinaan dan pendampingan tentang Olimpiade Sains Nasional khususnya bidang Kimia terhadap siswa Sekolah Menengah Atas calon peserta Olimpiade Sains Nasional bidang Kimia  di SMAN 3 Malang. Tujuan pembinaan dan pendampingan adalah meningkatkan motivasi belajar mandiri di kalangan siswa SMA khususnya calon peserta Olimpiade Sains Nasional bidang Kimia. Pelaksanaan pembinaan dan pendampingan dilakukan dengan tiga tahapan, tahap pertama merupakan tahap persiapan, tahap kedua merupakan tahapan pembinaan dan pendampingan dalam bentuk pelatihan pemahaman dan penyelesaian soal-soal OSN Kimia dan tahap yang terakhir adalah tahap evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diidentifikasi mengenai tingkat pemahaman setiap peserta pembinaan adalah memahami dan mampu menyelesaikan minimal 80% soal-soal OSN Kimia dengan benar. Dari hasil seleksi OSN Kimia ternyata 1 orang dari SMAN 3 Malang lolos hingga tingkat Nasional. Kata Kunci: Motivasi, Pembinaan dan Pendampingan, OSN
The Effect Of Juice Mangosteen Rind (Garcinia Mangostana L.) To Blood Sugar Levels And Histological Of Pancreatic Rats With The Induction Of Streptozotocin Kurniawati, Maris; Mahdi, Chanif
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.968 KB) | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2014.003.01.145

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder characterized by high blood sugar levels as a result of insufficiency of insulin function. Xanton a bioactive compound in the mangosteen rind is convinced to possess antidiabetic effects. There for, in this study effect of juice mangosteen rind (Garcinia mangostana L.) on blood sugar levels, and histological features of pancreatic rats with the induction of streptozotocin was investigated. This research using experimental rats species of Rattus norvegicus Wistar strain male. Rats were divided into 3 groups, the first group was the control without any treatments, group II was sick rat group, and group III was therapy rat group treated with juice mangosteen rind (a dose of 110 mg/kg body weight) by sonde for 2 consecutive weeks. Then,blood sugar levels of all rat groups were measured along with observation of their pancreatic histological. The results showed that the blood sugar level in therapy rat group (104.7 ± 10.9 mg/dL) is not significantly different with that of rat control group (108.5 ± 19.5 mg/dL), revealing effectiveness of therapy. Conservely, blood sugar level remained high in sick rat group (163.8 ± 16.2 mg/dL). Juice mangosteen rind can improve conditions of the pancreatic histology rat with the induction of streptozotocin.
AGRO EDU WISATA DESA SWARU KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG PROVINSI JAWA TIMUR Sudiyono, Sudiyono; Kurniawati, Maris; Mustikowati, Rita Indah
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 11, No 2: Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.74 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v11i2.4754

Abstract

Pertemuan dan diskusi dengan perangkat desa serta para tokoh masyarakat menyepakati untuk berusaha mengembangkan Desa Suwaru yang juga dikenal sebagai ?Kampung Salak? tersebut untuk menjadi desa wisata dengan kekhasannya pada wisata Agro,  outbound, serta kesenian. Pengembangan Suwaru menjadi desa wisata sejalan dengan program utama Pemerintah Kabupaten Malang yang salah satu program besarnya adalah pengembangan bidang pariwisata. Saat ini Wisata Petik Salak di desa Suwaru dijadikan salah satu bagian dari pengembangan wisata Kabupaten Malang. Metode yang ditawarkan melalui PPDM untuk mengembangkan ?Agro-eduwisata desa Suwaru? tersebut adalah (1) Pemantapan dan penguatan pengembangan desa agro-eduwisata, (2) Alih teknologi dalam pengelolaan wisata desa, (3) Pelatihan dan pendampingan dalam manajemen pariwisata desa, (4) Studi banding pengelolaan desa wisata, (5) Pengembangan dan pengisian spot-spot wahana wisata, (6) Pelatihan, pendampingan, dan penyiapan SDM pengelola wisata, (7) Pelatihan dan pendampingan dalam manajemen pemasaran wisata.
Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Gelombang Bunyi untuk Siswa SMA Kelas XII Hasanah, Tri Anita Nur; Huda, Choirul; Kurniawati, Maris
Momentum: Physics Education Journal Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/mpej.v1i1.1631

Abstract

The 2013 curriculum emphasizes on Scientific Approach taht tie topic with real context. Either learning model that leads to Scientific Approach that is Problem Based Learning (PBL). So that need to prepare appropriate teaching material to support learning model PBL one of them module independent teaching topic for learners. The aim of these research is describe the Learning Module which is developed that is physic learning module based on PBL of the topic sound wave for senior high school grade XII and examine its feasibility. This development research used 4-D Thiagarajan with modified model. This research has been done in three stages such as define, design, and develop which are restricted until the limited try out. The data collection is used questionnaire. The module validation by 4 validators and limited try out to 10 students. The result of research drawn that material aspect is 3,59 with the suitable criterion, presentation aspect is 3,9 with the suitable criterion, language aspect is 3,41 with the suitable criterion, and the limited try out result got 3,6 with an appropriate criterion. In conclusion, physic learning module based on PBL in sound wave material for senior high school grade XII is applicable. Keywords: Physic Learning Module, Problem Based Learning (PBL), Topic sound wave Pada kurikulum 2013 menekankan pada Scientific Approach yang mengaitkan materi dengan konteks dunia nyata. Salah satu model pembelajaran yang mengarah ke Scientific Approach yaitu Problem Based Learning (PBL). Sehingga perlu dipersiapkan bahan ajar yang tepat untuk mendukung model pembelajaran PBL salah satunya modul yang merupakan bahan ajar mandiri bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan modul yaitu modul pembelajaran fisika berbasis PBL pada materi Gelombang Bunyi untuk siswa SMA kelas XII dan menguji kelayakannya.Penelitian pengembangan menggunakan model 4-D Thiagarajan yang sudah di modifikasi. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design) dan pengembangan (develop) yang dibatasi sampa uji coba terbatas. Validasi modul oleh 4 validator dan uji coba terbatas  kepada 10 orang siswa. Dari hasil penelitan diperoleh skor segi  materi sebesar 3,59 dengan kriteria layak, segi penyajian sebesar 3,9 dengan kriteria layak, segi bahasa sebesar 3,41 dengan kriteria layak dan hasil uji coba terbatas mendapat rerata skor sebesar  3,6 dengan kriteria sesuai. Dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran fisika berbasis PBL pada materi Gelombang Bunyi untuk siswa SMA kelas XII layak digunakan. Kata Kunci: Modul Pembelajaran Fisika, Problem Based Learning (PBL), Gelombang Bunyi
IbW KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Sudiyono, Sudiyono; Kurniawati, Maris; Graha, Andi Nu; Suharto, Suharto; Wibowo, Wahyu
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2016): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v1i1.1429

Abstract

Wilayah Kecamatan Pagelaran terletak di Kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur. JarakKecamatan Pagelaran dari Kota Malang ± 29 km. Salak merupakan icon salah satu desa diKecamatan Pagelaran yaitu Desa Suwaru. Program Iptek bagi Wilayah (IbW) KecamatanPagelaran ini bertujuan untuk mengembangkan sektor pertanian dan pariwisata. Dua sektorini didukung adanya potensi wilayah yang memadai. Aspek pertanian meliputi: (1)Kemampuan perencanaan usaha pertanian, (2) Kemampuan diversifikasi lahan, (3)Kemampuan manajerial pengelolaan dan pemanfaatan produk pertanian, dan (4) Kemampuanpemasaran produk pertanian. Aspek pariwisata: (1) Kemampuan manajerial pengelolaan danpemanfaatan produk-produk wisata, (2) Pengembangan keunikan dan citra kawasan, dan (4)Aksesibilitas kawasan wisata. Program IbW Pagelaran menawarkan solusi pengembangan Desa Agrousaha melalui: a) Perencanaan Usaha, b) Manajemen usaha dan c) Pemasaranproduk. Hasil yang telah dicapai yaitu pembentukan kelompok usaha mikro kecil, produksivarian produk olahan salak, pengadaan alat produksi olahan salak, pelatihan manajemenusaha, pelabelan dan pengemasan produk, diperolehnya PIRT, lounching produk oleh BupatiMalang, dan pemasaran produk olahan.Kata Kunci: IbW, Kecamatan Pagelaran, Petanian, Pariwisata
Kajian Motivasi Belajar Mandiri Siswa Melalui Pembinaan dan Pendampingan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Kimia pada Siswa SMA Kurniawati, Maris
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 4 No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jip.v4i1.388

Abstract

masa depan Indonesia sangat memerlukan kemampuan kompetitif dan kreatif di kalangan pelajar untuk bersaing secara sehat dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu program kegiatan yang mendukung upaya mengarahkan kemampuan kompetitif dan kreativitas siswa pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah  pembinaan dan pendampingan tentang Olimpiade Sains Nasional khususnya bidang Kimia terhadap siswa Sekolah Menengah Atas calon peserta Olimpiade Sains Nasional bidang Kimia  di SMAN 3 Malang. Tujuan pembinaan dan pendampingan adalah meningkatkan motivasi belajar mandiri di kalangan siswa SMA khususnya calon peserta Olimpiade Sains Nasional bidang Kimia. Pelaksanaan pembinaan dan pendampingan dilakukan dengan tiga tahapan, tahap pertama merupakan tahap persiapan, tahap kedua merupakan tahapan pembinaan dan pendampingan dalam bentuk pelatihan pemahaman dan penyelesaian soal-soal OSN Kimia dan tahap yang terakhir adalah tahap evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diidentifikasi mengenai tingkat pemahaman setiap peserta pembinaan adalah memahami dan mampu menyelesaikan minimal 80% soal-soal OSN Kimia dengan benar. Dari hasil seleksi OSN Kimia ternyata 1 orang dari SMAN 3 Malang lolos hingga tingkat Nasional. Kata Kunci: Motivasi, Pembinaan dan Pendampingan, OSN
Xanthone Content in Mangosteen Fruit Juice (Garcinia mangostana L.) and Inhibitory Effect of Mangosteen Fruit Juice on Enzyme Activity (alpha) -Glukosidase Kurniawati, Maris; Mahdi, Chanif; Aulanniam, Aulanni’am
Natural B Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Natural B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.136 KB) | DOI: 10.21776/ub.natural-b.2014.002.04.3

Abstract

Glucosidase effects. This study aims to determine the effects of mangosteen rind juice inhibition against α-glucosidase enzyme activity and determine the levels of xanton in mangosteen rind juice. Measuring the level of xanton in mangosteen rind juice using High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Enzyme inhibition assay against α-glucosidase activity performed in vitro. The research showed that Mangosteen rind juice samples had a retention time of 8.507 and xanton concentration in each mL juice mangosteen rind of 4.238 μg/mL or 385.272 μg/g juice mangosteen rind. The results showed that xanton in mangosteen rind juice can inhibit the activity of α-glucosidase enzyme. Based on the calculation of percent inhibition mangosteen rind juice against α-glucosidase enzyme activity by 64.71 %.