Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

KONSUMSI IKAN PADA IBU HAMIL DAN KAITANNYA DENGAN OUTCOME KELAHIRAN Kusuma, Rendra; Khomsan, Ali; Kustiyah, Lilik
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 13, No 4: DESEMBER 2017
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.635 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v13i4.3153

Abstract

Konsumsi ikan ibu hamil yang rendah menjadi faktor risiko yang kuat pada kejadian persalinan prematur dan bayi berat lahir rendah. Tujuan dari penelitian ini mengetahui faktor yang memengaruhi outcome kelahiran. Penelitian ini didanai oleh Neys-van Hoogstraten Foundation. Desain penelitian ini adalah cohort study dengan jumlah subjek sebanyak 41 di Kecamatan Lenteng dan 38 ibu hamil di Kecamtan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Data usia, pendidikan, pendapatan, ukuran rumah tangga, berat badan pra-hamil, dan paritas ibu diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner, tinggi badan ibu menggunakan microtoise, asupan energi menggunakan recall 2x24 jam, konsumsi ikan menggunakan semi-quantitative food frequency questionnaire. Berat, panjang, dan lingkar kepala lahir bayi berdasarkan catatan bidan. Analisis data menggunakan korelasi pearson dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata konsumsi ikan ibu sebesar 61,8 gram. Rata-rata berat, panjang, dan lingkar kepala bayi lahir sebesar 3090,5 gram, 49,1 sentimeter, dan 33,3 sentimeter. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi ikan dan tinggi badan ibu dengan berat dan panjang lahir bayi. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi ikan ibu dengan lingkar kepala lahir bayi. Konsumsi ikan dan tinggi badan ibu menjadi faktor yang memengaruhi berat lahir bayi. Konsumsi ikan menjadi faktor yang memengaruhi panjang dan lingkar kepala lahir bayi.
School Based Intervention sebagai Upaya Perbaikan Konsumsi Buah dan Sayur Siswa Sekolah Dasar Dampang, Damelya Patricksia; Kustiyah, Lilik; Dwiriani, Cesilia Meti
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 14, No 3: SEPTEMBER 2018
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.57 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i3.4562

Abstract

Anak usia sekolah rentan mengalami masalah gizi salah satunya dikarenakan faktor lingkungan, terutama lingkungan fisik yang menyediakan makanan secara luas, terjangkau dan densitas energi lebih tinggi serta kurangnya konsumsi buah dan sayur. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kebiasaaan makan buah dan sayur pada anak sekolah adalah adanya school based intervention. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh program school based intervention terhadap peningkatan konsumsi buah dan sayur siswa sekolah dasar. Penelitian berlangsung dari Februari sampai Mei 2017 di Nganjuk, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan pre-post intervention dengan jumlah subjek yakni 50 siswa (10-13 tahun) yang diberikan tiga jenis intervensi, yaitu school gardening, cooking class, dan pemberian buah dan sayur dalam bentuk olahan disekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya ketiga intervensi tersebut dapat meningkatkan konsumsi buah dan sayur siswa yakni 130 g/hr dan 100 g/hr dan ketersediaan buah dan sayur di rumah meningkat yakni 81 g/minggu dan 182 g/minggu. Hasil recall SQ-FFQ 2x24 jam menunjukkan rata-rata konsumsi padat energi berkurang dari 1420 kkal menjadi 1241 kkal. Berdasarkan hasil tersebut maka school based intervention dapat dijadikan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan konsumsi buah dan sayur serta ketersediaan buah dan sayur di rumah.