Sukma S Kusumah
Pusat Penelitian Biomaterial-LIPI, Jl. Raya Bogor KM 46, Cibinong 16911, Indonesia

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Ketahanan Papan Komposit dari Pelepah Sagu (Metroxylon sago Rottb.) terhadap Jamur Pelapuk dan Rayap Tanah Zulfiana, Deni; Kusumah, Sukma S
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 32, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Litbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketahanan papan komposit dari pelepah sagu menggunakan perekat polyurethane (PU)dan phenol formaldehyde (PF) terhadap jamur pelapuk dan rayap. Ukuran dan target kerapatan papan komposit adalah 30x30x1 cm3 dan 0,5 g cm-3. Papan komposit dibuat dari susunan pelepah sagu yang dikempa dingin untuk papan komposit menggunakan perekat PU dan kempa panas untuk papan yang menggunakan perekat PF dengan tekanan spesifik 25 kg cm-2 selama 24 jam untuk kempa dingin dan 10 menit untuk kempa panas pada suhu 140 °C. Kadar padatan dari perekat cair adalah 50% dengan variasi kadar perekat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 10%, 12% dan 14%. Pengujian berdasarkan standar JIS K 1571 2004. Berdasarkan persentase kehilangan berat, papan komposit menggunakan perekat PU (polyurethane) dan PF (phenol formaldehyde) tidak tahan serangan jamur pelapuk dan rayap.
Fiber and Chemical Characteristics of Branchwoods of Three Meranti Species Adi, Danang S; Risanto, Lucky; Wahyuni, Ika; Kusumah, Sukma S; Dwianto, Wahyu; Hayashi, Taka
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis
Publisher : Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.964 KB)

Abstract

The fiber and chemical characteristics of branchwoods of three meranti species namely meranti sangkan, meranti bakau, and meranti bunga kulit hitam from Bukit Batu Peat Swamp Forest, Riau were observed. The aim of this research was to discover the potential utilization of these three meranti species based on their characteristic. The result showed that holocellulose contents of meranti sangkan, meranti bakau, and meranti bunga kulit hitam were 72.97%, 75.28%, and 69.88%, whereas the α-cellulose contents were 43.55%, 51.14%, and 43.25%, respectively. meranti sangkan had the highest lignin content (35.99%) followed by meranti bakau (34.21%) and meranti bunga kulit hitam (32.18%). meranti Bunga kulit Hitam had the highest extractive content (2.24%) followed by meranti sangkan (1.66%) and meranti bakau (1.08). Furthermore, the fiber length of meranti bunga kulit hitam, meranti sangkan, and meranti and meranti Hitam were 1475.45 μm, 1475.45 μm, 1442.62 μm, and 1205.23 μm, respectively. The values of fiber derivative of the three meranti species were slightly differ from class I, except for felting power that was classified in class III. The result also showed that the branchwoods of the three meranti species are suitable for pulp and paper raw material.Key words: fiber and chemical properties, meranti bakau, meranti sangkan, meranti bunga kulit hitam, peat swamp forest
Ketahanan Papan Komposit dari Pelepah Sagu (Metroxylon sago Rottb.) terhadap Jamur Pelapuk dan Rayap Tanah Zulfiana, Deni; Kusumah, Sukma S
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 32, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2014.32.4.253-262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketahanan papan komposit dari pelepah sagu menggunakan perekat polyurethane (PU)dan phenol formaldehyde (PF) terhadap jamur pelapuk dan rayap. Ukuran dan target kerapatan papan komposit adalah 30x30x1 cm3 dan 0,5 g cm-3. Papan komposit dibuat dari susunan pelepah sagu yang dikempa dingin untuk papan komposit menggunakan perekat PU dan kempa panas untuk papan yang menggunakan perekat PF dengan tekanan spesifik 25 kg cm-2 selama 24 jam untuk kempa dingin dan 10 menit untuk kempa panas pada suhu 140 °C. Kadar padatan dari perekat cair adalah 50% dengan variasi kadar perekat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 10%, 12% dan 14%. Pengujian berdasarkan standar JIS K 1571 2004. Berdasarkan persentase kehilangan berat, papan komposit menggunakan perekat PU (polyurethane) dan PF (phenol formaldehyde) tidak tahan serangan jamur pelapuk dan rayap.