Articles

Found 4 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA TERHADAP KESELAMATAN KERJA DI PERUSAHAAN Kusumaningrum, Kusumaningrum
Serat Acitya Vol 1, No 2 (2012): Masyarakat, Bisnis dan Lingkungan
Publisher : UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.743 KB)

Abstract

Keselamatan  kerja dalam bekerja kurang diperhatikan baik itu  oleh pekerja maupun  oleh pihak perusahaan. Mereka tidak memperdulikan adanya sumber-sumber bahaya yang sewaktu-waktu dapat menimbulkan malapetaka pada saat bekerja. Kasus kecelakaan, kebakaran, peledakan dan penyakit akibat kerja sangat merugikan semua pihak, berdasarkan penyelidikan ternyata faktor manusia  memegang peranan yang sangat penting karena  diketemukan bahwa 80%-85% kecelakaan kerja disebabkan oleh kelalaian atau kesalahan manusia. Berdasarkan hal tersebut maka muncul permasalahan tentang bagaimanakah perlindungan hukum tenaga kerja terhadap  keselamatan kerja di perusahaan dan usaha-usaha apakah yang dilakukan perusahaan dalam menanggulangi kecelakaan kerja, yang akan   diteliti dengan metode penelitian yang bertipe  yuridis normatif, yaitu  memberi penjelasan mengenai asas – asas hukum yang diterapkan dan bertumpu pada data sekunder, dengan spesifikasi  deskriptif analitis, maksudnya penelitian ini diharapkan dapat memberi gambaran secara menyeluruh dan sistematis mengenai perlindungan hukum tenaga kerja  terhadap keselamatan kerja di perusahaan. Sumber data  meliputi data  sekunder dan data primer. Metode pengumpul data menggunakan penelitian kepustakaan dan   penelitian lapangan dengan wawancara kemudian dianalisa secara analisis kualitatif. Kenyataan  menunjukkan bahwa pelaksanaan keselamatan kerja ini sangat bervariasi, karena ada perbedaan antara   perusahaan yang satu dengan  perusahaan  lainnya. Ada perusahaan yang mengabaikan/ tidak memperdulikan masalah keselamatan kerja tetapi ada pula yang  menempatkan keselamatan  kerja sebagai bagian dari bisnisnya. Apabila perusahaan itu baru dirintis  maka ada kecenderungan menomorduakan  keselamatan kerja, tapi bila perusahaan itu semakin  besar maka perhatian dan kesadaran tentang keselamatan kerja juga ikut berpengaruh.  Keselamatan kerja berpengaruh juga dengan  jenis industri atau  jenis tehnologi yang dipakai , disamping itu  faktor yang paling menentukan adalah faktor sikap , pandangan atau system nilai yang hidup dan dianut oleh  pimpinan  dan menejemen perusahaan karena banyak tenaga kerja yang dipandang  sebagai faktor produksi , bahkan  ada perusahaan yang sama sekali tidak memperdulikan tanggung jawab sosialnya tetapi hanya berusaha mengejar keuntungan sebesar-besarnya.
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR INDIVIDUAL DAN BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN OBAT LEWAT RESEP PADA APOTIK RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT JEMBER KLINIK cahyono, dwi; Kusumaningrum, Kusumaningrum
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2062.732 KB) | DOI: 10.32528/smbi.v6i2.352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh faktor individu dan bauran pemasaran terhadap  Keputusan Pembelian pada  Rawat Jalan Farmasi di Rumah Sakit Klinik Jember.  Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan swasta yang berobat ke spesialis dalam Poli Terpadu di Rumah Sakit Jember Klinik. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan kombinasi metode accidental sampling dan purposive sampling. Jumlah sampel ditetapkan 150 responden.  Untuk analisis data, digunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan paket software statistik AMOS. Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien jalur untuk pengaruh faktor individu (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) memiliki nilai positif dari 1.058 dengan CR dari 2.980 dan probabilitas (p) dari 0003, yang berarti bahwa faktor individu berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian. Koefisien jalur untuk pengaruh bauran pemasaran (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) memiliki nilai positif dari 0857 dengan CR dari 2803 dan probabilitas (p) dari 0005, yang berarti bahwa bauran pemasaran secara signifikan mempengaruhi ke keputusan pembelian. Dan, koefisien jalur untuk pengaruh bauran pemasaran (X2) dengan faktor individu (X1) memiliki nilai positif dari 0650 dengan CR dari 3.906 dan probabilitas (p) dari 0002, yang berarti bahwa marketing mix efek signifikan untuk faktor individu.
MIA HALL’S BEHAVIOUR CHANGE IN GAYLE FORMAN’S IF I STAY Kusumaningrum, Kusumaningrum
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 4, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.516 KB)

Abstract

This final project analysis Gayle Forman’s novel entitled: If I Stay. The purpose of this final project is to analysis the behaviour change of the main character, Mia Hall. The study uses psychological approach and library research to analyse the behaviour change of the main character. Mia experiences three phases of behaviour change: unfreezing phase, movement phase and refreezing phase of Mia. Mia changes her behaviour and the social environment affect Mia’s behaviour change. Mia’s change is planned change. However, Mia decides not to change her behaviour permanently.
Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Amilolitik dari Industri Pengolahan Pati Sagu Yusmarini, Yusmarini; Pato, Usman; Johan, Vonny Setiaries; Ali, Akhyar; Kusumaningrum, Kusumaningrum
Agritech Vol 37, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.94 KB) | DOI: 10.22146/agritech.17014

Abstract

Amylolytic lactic acid bacteria are a group of bacteria that are capable to use starch as the carbon source. The objectives of this research were to characterize, and identify the lactic acid bacteria from sago starch processing industry, which might be used to modify the sago starch. There were 39 isolates isolated from sago processing industry, and 36 of them were presumed as lactic acid bacteria. From 36 isolates suspected as lactic acid bacteria, 9 of them had amylolytic properties. Morphological identification results show that the 9 isolates were l Gram-positive bacteria, negative catalase, rod shape, and 5 isolates produced gas, while 4 isolates did not produce gas. The ability to produce amylase varied among isolates and isolate RN2.12112 had the higher amylolytic ability than others. Results show that the nine isolates identified as lactic acid bacteria were dominated by Lactobacillus plantarum 1. ABSTRAKBakteri asam laktat (BAL) yang bersifat amilolitik adalah bakteri asam laktat yang mampu memanfaatkan pati sebagai substratnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengkarakterisasi sifat amilolitik dan mengidentifikasi bakteri asam laktat yang mempunyai kemampuan amilolitik untuk memodifikasi pati sagu. Hasil penelitian memperoleh 39 isolat dari industri pengolahan sagu dan 36 diantaranya diduga sebagai bakteri asam laktat. Sembilan dari 36 isolat yang diduga bakteri asam laktat mempunyai sifat amilolitik. Sembilan isolat yang bersifat amilolitik selanjutnya diidentifikasi secara morfologi yang meliputi pewarnaan Gram, bentuk sel, uji katalase, dan uji kemampuan fermentasi. Hasil identifikasi secara morfologi menunjukkan bahwa kesembilan isolat termasuk kelompok bakteri Gram positif, katalase negatif, bentuk basil, dan lima isolat menghasilkan gas sedangkan empat isolat tidak menghasilkan gas. Kemampuan isolat untuk menghasilkan amilase bervariasi dan isolat RN2.12112 mempunyai kemampuan amilolitik lebih tinggi dibanding isolat lainnya. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari sembilan isolat yang diidentifikasi didominasi oleh Lactobacillus plantarum 1.