Arifuddin Lamusa
Unknown Affiliation

Published : 55 Documents
Articles

MINIMISASI BIAYA PRODUKSI KERAJINAN ROTAN PADA MEUBEL SUMBER ROTAN TOHITI DI KELURAHAN TATURA UTARA KECAMATAN PALU SELATAN KOTA PALU Fikri, Mohammad; Lamusa, Arifuddin; Sulaeman, Sulaeman
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 26, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.05 KB)

Abstract

This study aimed to determine production cost minimization in order to produce rattan craft furniture for maximization profit in Sumber Rotan Tohiti.  This research was conducted in September-December 2015 with the respondent number was five people and Linear Programming used as an analysis tool. Craft products selected included sofa chairs, dining chairs, lounge chairs, recliners and screens. The results of this study showed that the production cost can be minimized to IDR 1,732,768 by managing the utilization of existing resources such as rattan, fryer oil, and labor. The total use of raw materials was 1,755 kg for producing sofa, 1,240 kg for dining chairs, 540 kg for lounge chairs, 156 kg for recliners and 84 kg for screens.  The oil used was 1,755 l for sofa, 1,240 l for dining chairs, 540 l for lounge chairs, and 256 l for screens. The labor working days needed was 4.60 for producing sofas, also 4.60 for dining chairs, 4.60 for lounge chairs, 4.40 for reliners and 4.20 for screens.
ANALISIS KOMODITI BASIS KELAPA SAWIT PADA SETIAP KECAMATAN DI KABUPATEN MOROWALI Antriyani, Nyoman; Laapo, Alimudin; Lamusa, Arifuddin
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 25, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.117 KB)

Abstract

This research aimed to analyze the sector of palm oil commodity base in everysub district in Morowali district. The research location was purposively determined witha consideration that Morowali district is one of the central areas and is potential in the field of oil palm plantations. The analytical method used waslocation quotient analysis (LQ). The results of theresearch shows that during 2012-2015, two sub districts had LQ values >1 which were Tanah Raya with the LQ value equal to 1.10, and Witaponda with thehighest LQ value equal 1.13.  These indicate that the two sub districts should be recognized as basis because they are able to meet the needs for their own region as well as for exports.  The LQ value of oil palm commodity in Morowalidistrict was 3.35 in average during 2012-2015.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KELAPA DALAM DI DESA LABUAN LELE KECAMATAN TAWAELI KABUPATEN DONGGALA Lamusa, Arifuddin
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 12, No 3 (2005)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.917 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tawaeli Kabupaten Donggala tepatnya di Desa Labuan Lele dengan tujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi produksi Kelapa dalam. Penarikan sampel dilakukan dengan metode acak sederhana dari populasi petani kelapa dalam. Besarnya sampel adalah 35 orang dari 115 populasi yang ada. Data dikumpulkan dengan cara wawancara langsung pada responden dengan menggunakan kuesioner dan pengamatan lapangan dengan menggunakan buku catatan lapang. Data diinterpretasi dengan menggunakan analisis regresi berganda. Dalam hal ini fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian disimpulkan bahwa variabel yang mempengaruhi produksi kelapa dalam adalah jumlah tanaman, tenaga kerja yang digunakan, dan pupuk, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah peralatan pertanian, dan umur tanaman.
Strategi Pengembangan Usaha Bawang Goreng Pada Umkm “Usaha Bersama” Di Desa Bolupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi R., Supriadi; M., Marhawati; Lamusa, Arifuddin
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM “Usaha Bersama” merupakan salah satu usaha rumah tangga yang memproduksi      bawang goreng. UMKM tersebut berada di Desa Bolupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi alternatif pengembangan usaha bawang goreng pada UMKM “Usaha Bersama” di Desa Bolupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor perkembangan usaha bawang goreng UMKM “Usaha Bersama” yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal memiliki total nilai sebesar 3,4 dengan skor kekuatan 1,83 dan skor kelemahan 1,57. Hal ini menunjukkan faktor kekuatan yang dimiliki lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan untuk faktor eksternal memiliki total nilai sebesar 3,17 dengan skor peluang 2,35 dan skor ancaman 0,82. Hal ini menunjukkan faktor peluang yang dimiliki lebih besar dari faktor ancaman, sehingga disimpulkan bahwa alternatif strategi yang digunakan untuk pengembangan usaha bawang goreng UMKM “Usaha Bersama” yaitu dengan menggunakan strategi SO dimana usaha bawang goreng pada UMKM “Usaha Bersama” dapat menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
STRATEGI PENGEMBANGAN KERIPIK SINGKONG BALADO PADA UKM “PUNDI MAS” DI KOTA PALU Pele, Arni Tirsa; Lamusa, Arifuddin; Tangkesalu, Dance
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi alternatif yang tepat untuk diterapkan dalam pengembangan keripik singkong balado pada UKM “Pundi Mas” di Kota Palu. Jumlah responden 7 orang yang terdiri dari        1 pimpinan dan 6 orang karyawan pada UKM “Pundi Mas”.  Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Total nilai yang diperoleh Tabel IFAS yaitu sebesar 3,01 dengan skor kekuatan 2,20 dan skor kelemahan sebesar 0,81. Hal ini menunjukkan bahwa faktor kekuatan UKM “Pundi Mas” lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan total nilai yang diperolah dari EFAS yaitu sebesar 3,03 dengan skor peluang 2,29 dan skor ancaman sebesar 0,74. Hal ini menunjukkan faktor peluang yang dimiliki oleh UKM “Pundi Mas” lebih besar dari faktor ancaman. Berdasarkan hasil perhitungan dari nilai rating dan bobot faktor internal strategi pengembangan usaha keripik singkong balado pada UKM  “Pundi Mas” sebagai sumbu X yaitu 1,39, sedangkan faktor eksternal  pada UKM “Pundi Mas” sebagai sumbu Y yaitu 1,55. Strategi alternatif yang tepat untuk UKM “Pundi Mas” adalah strategi SO.  Strategi SO merupakan strategi yang dapat digunakan UKM “Pundi Mas” dalam menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada.
ANALISIS NILAI TAMBAH KOPI JAHE PADA INDUSTRI SAL-HAN DI KOTA PALU A., Zulkarnain; Lamusa, Arifuddin; Tangkesalu, Dance
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya nilai tambah yang diperoleh para pelaku usaha agroindustri memicu persaingan yang semakin meningkat, baik dalam memperoleh bahan baku maupun pemasaran produk olahan.  Peranan agroindustri dalam upaya mempertahankan produk primer menjadi produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah sangat diperlukan.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkn nilai tambah adalah pengolahan biji kopi kering menjadi kopi jahe.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah biji kopi kering yang diperoleh perusahaan setelah diolah menjadi kopi jahe pada industri Sal-Han di Kota Palu.  Responden dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang teridiri dari 1 orang pimpinan industri dan 3 orang karyawan dengan spesialisasi kerja tertentu.  Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Nilai Tambah menurut Metode Hayami.  Hasil penelitian ini adalah nilai tambah merupakan selisih antara nilai output, sumbangan input lain dan harga bahan baku.  Nilai tambah yang dihasilhan oleh industri Sal-Han sebesar Rp. 61.661,11 per kilogram, nilai output yang dihasilkan sebesar Rp 90.000,00, dan nilai sumbangan input lain sebesar Rp 8.338,89.  Rasio nilai tambah merupakan persentase antara nilai tambah dengan nilai output. Besarnya rasio nilai tambah pada industri Sal-Han sebesar 68,51%, hal ini menunjukan bahwa dari setiap Rp 100 nilai produk kopi jahe akan diperoleh nilai tambah sebesar Rp. 68,51
ANALISIS TITIK PULANG POKOK USAHA KERIPIK PISANG PADA INDUSTRI CITRA LESTARI PRODUCTION DI KOTA PALU Dianti, Tiwi; Lamusa, Arifuddin; Muis, Abdul
AGROTEKBIS Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisang (Musa paradisica L.) merupakan salah satu jenis buah-buahan. Pisang berasal dari Asia Tenggara, tetapi kini telah menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Buah pisang sangat populer  dan digemari oleh semua lapisan masyarakat. Industri Citra Lestari Production adalah salah satu industri yang menghasilkan berbagai macam produk seperti bawang goreng, keripik pisang, keripik sukun, abon sapi dan abon ikan. Penelitian ini dilakukan di Industri Citra Lestari Production, berlokasi di Jln. Kimaja No.9 Besusu Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Citra Lestari Industri Production pada Pebruari berada dalam kondisi titik pulang pokok dengan pendapatan Rp 2.037.143. Pada bulan Maret industri Citra Lestari Production berada dalam kondisi titik pulang pokok dengan pendapatan Rp6.150.403. Margin of Safety usaha keripik pisang pada bulan Pebruari adalah 66% atau 65,72 dan Maret adalah 85% atau 85,27.
ANALISIS TITIK PULANG POKOK USAHA ABON IKAN PADA CV. DUTA AGRO LESTARI DI KOTA PALU Batara, Dalton Lebang; Lamusa, Arifuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya produksi fisik, besarnya biaya produksi, harga jual serta besarnya penerimaan yang diperoleh CV. Duta Agro Lestari dalam usaha abon ikan di Kota Palu, pada saat mencapai Titik Pulang Pokok. Responden dalam penelitian ini dipilih secara purposive (sengaja), yaitu pimpinan perusahaan dengan tujuan memperoleh data yang akurat dan representative sesuai tujuan penelitian. Alat analisis data yang digunakan adalah Analisis Titik Pulang Pokok. Hasil penelitian ini adalah titik pulang pokok usaha abon ikan CV. Duta Agro Lestari per jenis kemasan: Mika 100 g sebanyak 19,36 unit dengan harga jualRp 20.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 387.200,00. Mika 200 g sebanyak 7,06 unit dengan harga jual Rp 40.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesarRp 282.400,00. Mika 400 g sebanyak 3,44 unit dengan harga jual Rp 80.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 275.200,00. Aluminium foil 100 g sebanyak 17,33 unit dengan harga jual Rp 20.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 346.600,00. Aluminium foil 200 g sebanyak 7,06 unit dengan harga jual Rp 40.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 282.400,00. Toples plastik 150 g sebanyak 8,17 unit dengan harga jual Rp 35.000,00/unit, menghasilkan penerimaan sebesar Rp 285.950,00. Toples plastik 250 g sebanyak 6,75 unit dengan harga jual Rp 65.000,00, menghasilkanpenerimaan sebesarRp438.750,00.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA KERIPIK SUKUN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA “CITRA LESTARI PRODUCTION” DI KOTA PALU Rosadillah, Riski; A., Hadayani; Lamusa, Arifuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agroindustri ini bisa membantu produsen dalam upaya meningkatkan laba. Produsen keripik sukun terkadang menetapkan harga jual berdasarkan keinginannya, sehingga produsen tidak mengetahui apakah usahanya untung ataupun rugi.Penelitian ini bertujuan mengetahui besarnya pendapatan,struktur modal dan profitabilitas dari usaha keripik sukun di “Citra Lestari Production”.Penelitian ini telah dilaksanakan di“Citra Lestari Production" bertempat dijalan Kimaja No. 9 Kelurahan Besusu Kecamatan Palu Timur di Kota Palu.Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan dan profitabilitas untuk mengetahui kemampuan usaha dalam menghasilkan laba atau keuntungan pada saat memproduksi keripik sukun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerimaan yang diperoleh usaha keripik sukun pada industri rumah tangga “Citra Lestari Production” selama Bulan Januari-Maret 2013 sebesar Rp 44.992.000 dengan total biayayang dikeluarkan sebesar Rp 17.680.066 dan menghasilkan labasebesarRp 27.311.934 dan struktur modal industri rumah tangga“Citra Lestari Production” memiliki asset tetap yang berupa peralatan dalam melakukan proses produksi yaitu sebesar Rp 36.850.000 serta memiliki modal tunai milik pribadi yaitu sebesar Rp 77.962.000 sedangkan, profitabilitas selama kurun waktu tiga bulan (Januari-Maret 2013) mengalami fruktuasi dengan nilai rata-rata EAT sebesar Rp 9.057.022 dibandingkan dengan nilai investasi sebesarRp 365.312.000 dikalikan 100 dalam satuan persen (%) sehingga, menghasilkan nilai rata-rata profitabilitas sebesar 2,48%. Artinya nilai profitabilitas menunjukan bahwa setiap penambahan Rp 1 penjualan menghasilkan laba bersih sebesar Rp 2,48.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA KURSI ROTAN PADA UKM MEUBEL SUMBER ROTAN TOHITI DI KOTA PALU H., Hendra; Antara, Made; Lamusa, Arifuddin
AGROTEKBIS Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM Sumber Rotan Tohiti merupakan salah satu UKM Meubel Rotan di Kota Palu yang masih tergolong dalam industri rumah tangga.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan tingkat kelayakan usaha Kursi RotanPada UKM Meubel Sumber Rotan Tohiti di Kota Palu,.Penelitian ini telah dilaksanakan di Kota PaluJln.Tanjung Manimbaya Pada UKM Meubel Sumber Rotan Tohiti, dari bulan Maret sampai April 2013.Penentuan responden menggunakan metode Purpossive.Data yang digunakan berupa data primer dan  datasekunder. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Kelayakan Usaha.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata yang diperoleh usaha Kursi RotanPada UKM Meubel Sumber Rotan Tohiti sebesar Rp. 13.727.096 perbulan.Hal ini berarti cukup baik untuk diusahakan, karena memberikan pendapatan yang cukup besar kepada UKM Meubel Sumber Rotan Tohiti.menunjukkan bahwaa> 1, maka UKM Meubel Sumber Rotan Tohiti diloksi penelitian layak di usahakan.  Artinya bahwa setiap Rp 1.000 biaya yang dikeluarkan oleh UKM Meubel Sumber Rotan Tohiti akan mendatangkan penerimaan sebesar Rp 1.580.