Articles

Found 10 Documents
Search

KARAKTERISASI SENYAWA DARI FRAKSI AKTIF ANTIBAKTERI DAUN Garcinia celebica linn (Kandis) Latief, Madyawati
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Kimia FST Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.759 KB)

Abstract

Telah diisolasi 3-oxofridelin dari fraksi etil asetat yang merupakan fraksi aktif antibakteri dari daun Garcinia celebica (Guttiferae).  Struktur molekul senyawa ditetapkan berdasarkan data spektroskopi IR, 1H dan 13C NMR serta perbandingan data tersebut dengan data sejenis yang telah dilaporkan.  Aktivitas antibakteri dari senyawa isolasi juga diuji dengan menggunakan bakteri  Escherichia coli, Shigella dysentriae, Bacillus subtilis dan Staphylococcus aureus. Kata Kunci : Garcinia celebica, Guttiferae, fridelin, antibakteri
ADSORPSI MERKURI (II) MENGGUNAKAN ZEOLIT DARI FLY ASH BATUBARA Mandalahi, Helmina; Muis, Lince; Latief, Madyawati
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Kimia FST Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.67 KB)

Abstract

Pembuatan zeolit dari abu terbang batubara dan diaplikasikan sebagai adsorben untuk penyerapan merkuri (II) telah dilakukan. Zeolit dibuat dari abu terbang batubara dengan menggunakan metode solid state dan dikarakterisasi dengan menggunakan XRD dan FTIR. Adsorpsi merkuri (II) menggunakan zeolit dilakukan dengan variasi suhu furnace dan waktu kontak. Hasil karakterisasi dengan XRD memperlihatkan bahwa tipe zeolit adalah Faujasit dengan puncak pada 6,0688°; 15,3959°; dan 23,2781°. Karakterisasi dengan FTIR menunjukkan bahwa abu terbang dapat digunakan untuk pembuatan zeolit pada 462,92 cm-1. Adsorpsi merkuri (II) menggunakan zeolit menunjukkan bahwa suhu optimum furnace adalah 7500C dan waktu kontak optimum pada 150 menit. Data isoterm digambarkan dengan Persamaan Langmuir dan kinetika adsorpsi mengikuti model kinetika orde dua pseudo dengan konstanta laju adsorpsi adalah 0,818 (g/mg min). Kata kunci: abu terbang, batubara, zeolit, adsorpsi, merkuri (II)  
KARAKTERISASI SENYAWA DARI FRAKSI AKTIF ANTIBAKTERI DAUN Garcinia celebica linn (Kandis) Latief, Madyawati
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016): Chempublish Journal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.759 KB)

Abstract

Telah diisolasi 3-oxofridelin dari fraksi etil asetat yang merupakan fraksi aktif antibakteri dari daun Garcinia celebica (Guttiferae).  Struktur molekul senyawa ditetapkan berdasarkan data spektroskopi IR, 1H dan 13C NMR serta perbandingan data tersebut dengan data sejenis yang telah dilaporkan.  Aktivitas antibakteri dari senyawa isolasi juga diuji dengan menggunakan bakteri  Escherichia coli, Shigella dysentriae, Bacillus subtilis dan Staphylococcus aureus. Kata Kunci : Garcinia celebica, Guttiferae, fridelin, antibakteri
ADSORPSI MERKURI (II) MENGGUNAKAN ZEOLIT DARI FLY ASH BATUBARA Mandalahi, Helmina; Muis, Lince; Latief, Madyawati
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol 1 No 1 (2016): Chempublish Journal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.67 KB)

Abstract

Pembuatan zeolit dari abu terbang batubara dan diaplikasikan sebagai adsorben untuk penyerapan merkuri (II) telah dilakukan. Zeolit dibuat dari abu terbang batubara dengan menggunakan metode solid state dan dikarakterisasi dengan menggunakan XRD dan FTIR. Adsorpsi merkuri (II) menggunakan zeolit dilakukan dengan variasi suhu furnace dan waktu kontak. Hasil karakterisasi dengan XRD memperlihatkan bahwa tipe zeolit adalah Faujasit dengan puncak pada 6,0688°; 15,3959°; dan 23,2781°. Karakterisasi dengan FTIR menunjukkan bahwa abu terbang dapat digunakan untuk pembuatan zeolit pada 462,92 cm-1. Adsorpsi merkuri (II) menggunakan zeolit menunjukkan bahwa suhu optimum furnace adalah 7500C dan waktu kontak optimum pada 150 menit. Data isoterm digambarkan dengan Persamaan Langmuir dan kinetika adsorpsi mengikuti model kinetika orde dua pseudo dengan konstanta laju adsorpsi adalah 0,818 (g/mg min). Kata kunci: abu terbang, batubara, zeolit, adsorpsi, merkuri (II)  
AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH DAN DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi Linn) TERHADAP MIKROBA Salmonella tyhipimurium dan Aspergillus flavus Suliani, Ana; Latief, Madyawati; Rahmi, Silvi Leila
CHEMPUBLISH JOURNAL Vol 1 No 2 (2016): Chempublish Journal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.923 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas senyawa antimikroba ekstrak etil asetat buah dan daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi Linn)  terhadap mikroba Salmonella thypimurium dan Aspergillus flavus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan konsentrasi ekstrak 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%  dengan 3 x ulangan. Pengujian aktivitas antimikroba dilakukan dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak etil asetat buah dan daun belimbing wuluh menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap Salmonella thypimurium, tetapi tidak dapat menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap Aspergillus flavus. Konsentrasi 6% pada ekstrak etil asetat buah dan daun belimbing wuluh menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap Salmonella thypimurium dengan diameter zona hambat 2,83 mm pada buah dan 2 mm pada daun.
Uji Antimikroba Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa) terhadap Bakteri dan Jamur Penyebab Penyakit pada Ternak Unggas Nurhayati, Nurhayati; Latief, Madyawati; Handoko, Heru
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 23, No 3 (2006)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2006.23.3.172

Abstract

An experiment was conducted to determine the activity of pearl grass (rumput mutiara, Hedyotis corymbosa) in inhibiting growth of bacterial and fungi causing diseases in poultry.The current study used 3000 gram of sorted and cleaned pearl grass from dust and other weeds. This study employed sample collection, extraction, fractionation, preparation of medium of Agar and Mueller Hinton Broth, culturing bacterial, antimicrobial test and measuring minimum inhibitory concentrations. Extraction was conducted by maceration of pearl grass with methanol for five days followed by evaporating in vacuo to get methanol extract. The extract was then fractionated by adding hexane or acetic acid and ethyl acetic or sodium bicarbonate or n-buthanol to get fraction of hexsane, acid ethyl acetic, base ethyl acetic, n-buthanol. Each fraction was then tested with microbial test that were Salmonella sp, Escherichia coli, and Candida albicans. The results showed that each fraction at 2 % of concentration could inhibit bacterial growth except for Candida albicans that was not inhibited by any fraction of pearl grass. The minimum inhibitory concentrations was 0.4 – 0.8% (4 mg/ml – 8 mg/ml) indicating that pearl grass fractions were highly active on inhibiting bacterial growth that cause poultry diseases and the inhibiting activity on E. coli was found higher than that on Salmonella sp.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Garcinia celebica Linn (Kandis) Latief, Madyawati; Soetardjo, Supriyatna; Bahti, Husein H.; Dachriyanus, Dachriyanus
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 02 Agustus 2007
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak heksanaa, etil asetat, dan metanol dari daun kandis (Garcinia celebicat Linn), familia Gunttiferae. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode pembentukan radikal DPPH. Pemilihan senyawa yang diisolasi didasarkan pada aktivitas senyawa tersebut pada uji antioksidan. Dari pemeriksaan kandungan kimianya senyawa hasil isolasi termasuk golongan triterpenoid.
Kandungan Kimia dari Fraksi Aktif Antioksidan Ekstrak Kulit Batang Garcinia forbesii King Latief, Madyawati; Soetardjo, Supriyatna; Bahti, Husein H.; Dachriyanus, Dachriyanus
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 05 No. 01 April 2007
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan aktivitas antioksidan ekstrak kulit batang daun Garcinia forbesii (Guttiferae). Uji aktivitas antioksiodan dari masing-masing ekstrak menggunakan metode pembentukan radikal DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Dari fraksi aktif antioksidan telah diisolasi senyawa stigmasterol dengan teknik kromatografi kolom. Identifikasi struktur dilakukan berdasarkan data UV, IR, 1H NMR dan 13C NMR. Ekstrak heksan, diklorometan dan metanol menunjukan persentase inhibisi berturut-turut pada 88%, 93% dan 86%.
Analisis Logam Timbal (Pb) pada Lipstik yang Beredar di Kecamatan Pasar Jambi Martines, Sholeha Annisa; Latief, Madyawati; Rahman, Havizur
JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 5, No 2 (2018): JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.076 KB) | DOI: 10.20473/jfiki.v5i22018.69-75

Abstract

Pendahuluan: Lipstik adalah produk kosmetika yang dibuat dari cetak tuang bahan berbasis padatan yang mengandung bahan pewarna terlarut dan/atau tersuspensi yang memenuhi kriteria/persyaratan sebagai pewarna. Sediaan ini mengandung lilin, minyak, dan pewarna sebagai tiga bahan utama dan beberapa bahan tambahan sebagai antioksidan, pengawet, dan parfum. Timbal (Pb) dalam produk kosmetik bisa berasal dari beberapa bahan alami yang mengandung timbal (Pb) (seperti pewarna dan pigmen) atau peralatan yang digunakan selama proses produksi. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kadar logam timbal (Pb) yang terkandung dalam sediaan lipstik yang beredar di Kecamatan Pasar Jambi. Metode: Metode yang digunakan untuk mengetahui kadar timbal (Pb) yaitu secara kualitatif menggunakan pereaksi warna dan secara kuantitatif menggunakan SSA (Spektrofotometer Serapan Atom). Hasil: Hasil yang diperoleh yaitu dari 10 sampel lipstik yang digunakan positif mengandung logam berat timbal (Pb) ditandai dengan terbentuknya endapan kuning oleh reagen KI. Rata-rata kadar logam berat timbal (Pb) pada lipstik adalah 0,899 µg/g. Kesimpulan: Hal ini menginformasikan bahwa lipstik yang beredar di Kecamatan Pasar Jambi aman jika digunakan oleh masyarakat. Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh BPOM RI batas kandungan logam berat timbal (Pb) dalam kosmetik yaitu < 20 µg/g.
Analisis Kandungan Merkuri pada Krim Pemutih Ilegal di Kecamatan Pasar Kota Jambi menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) Rahman, Havizur; Wilantika, Ilmavia; Latief, Madyawati
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 16 No. 01 Juli 2019
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v16i1.4350

Abstract

Merkuri merupakan logam beracun yang dapat menimbulkan efek serius pada kesehatan meskipun pada konsentrasi yang sangat kecil. Dicurigai ada kandungan merkuri pada kosmetik krim pemutih illegal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan dan mengetahui kadar merkuri pada krim pemutih merek X. Sampel krim pemutih X dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Sebanyak 2 g sampel dilarutkan dengan cara dekstruksi basah untuk menghilangkan zat-zat organik. Identifikasi merkuri menggunakan uji warna dengan reagen KI, HCl, dan NaOH, sedangkan analisis kuantitatif dilakukan dengan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) pada panjang gelombang 253,7 nm. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa sampel yang direaksikan dengan pereaksi KI menghasilkan endapan merah orange, yang menunjukkan hasil positif adanya merkuri. Namun, dengan pereaksi NaOH dan HCl tidak menunjukkan hasil reaksi positif. Semua sampel teridentifikasi kandungan merkuri, dengan kadar masing-masing sampel 0,29; 0,289; 0,201; 0,179; 0,265; 0,263; 0,193; 0,194; 0,328; dan 0,304 ppm. Krim pemutih ilegal merek X positif mengandung merkuri dengan kadar merkuri rata-rata 0,251 ppm.