Syaifuddin Latief
PGSD

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

MENGURANGI KECEMASAN SISWA DI SEKOLAH DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIS Lestari, Yuni; Latief, Syaifuddin; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 3 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to reducing anxiety student at school using systematic desensitization. The problem in this study is that anxiety student at school is high. The method used in this research was a quasi experimental with one-group pretest-posttest design. Subjects of this study six students class VIII who have high levels of  anxiety at school. Data collection techniques in this study was using scale. Based on calculations by the 5% significance, obtained value Zcount=-2,201and Ztable=0. Because Zaccount ? Ztable, so Ha  accepted and and Ho rejected. Which mean, anxiety student at school decreased 38,5 from 129,5 to 91 after implementation of systematic desensitization techniques. The conclusion of this research was anxiety of students at school can be reduced by using systematic desensitization techniques. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengurangi kecemasan siswa di sekolah dengan menggunakan teknik desensitisasi sitematis. Masalah penelitian adalah tingkat kecemasan siswa di sekolah tinggi. Metode yang digunakan quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subyek penelitian enam orang siswa kelas VIII yang memiliki tingkat kecemasan tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala. Berdasarkan hasil perhitungan dengan signifikansi 5% diperoleh nilai Zhitung=-2,201 dan Ztabel= 0. Karena Z hitung ? Z tabel,maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, kecemasan siswa di sekolah mengalami pengurangan 38,5, dari 129,5 menjadi 91 setelah diberikan teknik desensitisasi sistematis. Kesimpulan penelitian ini, kecemasan siswa di sekolah dapat dikurangi dengan menggunakan teknik desensitisasi sistematis. Kata kunci: desensitisasi sistematis, kecemasan, sekolah
PENINGKATAN PENYESUAIAN DIRI SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK Febriyani, Tika; Latief, Syaifuddin; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to determine the increasing of student?s self-adjustment by group counseling class. The research method was quasi-experiment with one-group pretest-posttest design. The research subject was six students of grade X who had low self-adjustment at school. Data collecting technique used scale and observation. The research result showed that student?s self-adjustment increased after being given group counseling, it proved from the result of pretest and posttest which obtained Zoutput=-2.207 and Ztable 0.05= 0. Zoutput Ztable, so that Ho was rejected and Ha was received, it meant that there is a difference with a significance level of 5% between the adjustment of students at the school before and after a given group counseling. The conclusion that there is an increasing on student?s self-adjustment by group counseling of the students grade X SMAN 9 Bandar Lampung.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan penyesuaian diri siswa melalui bimbingan kelompok. Metode penelitian ini adalah pre-experiment dengan one group pre-test post-test design. Subjek penelitian ini adalah enam siswa kelas X yang memiliki penyesuaian diri rendah di sekolah. Teknik pengumpulan data adalah skala dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan penyesuaian diri siswa di sekolah meningkat setelah kegiatan bimbingan kelompok, hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Zhitung = -2.207 Ztabel 0.05 = 0. Zhitung Ztabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan dengan taraf signifikansi 5% antara penyesuaian diri siswa di sekolah sebelum dan setelah diberikan bimbingan kelompok. Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan penyesuaian diri siswa di sekolah setelah diadakannya bimbingan kelompok pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Bandar Lampung.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, penyesuaian diri
PENINGKATAN SIKAP SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN BAHASA LAMPUNG DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Firawan, Jenny; Latief, Syaifuddin; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students positive attitude to the Lampung language lesson using group guidance service. The method used in this research was pre-experimental with one group pretest-posttest design. It was analyzed using the wilcoxon test via computerized SPSS 17. The subject were 8 students. The data collecting technique was using attitude scale. The results showed a significant improvement between scores of attitudes toward language it Lampung before and after treatment is given. Based on the result of pretest and posttest, it obtained that z-count= -2,521 and z-table 0.05=1,645, because z-count z-table then H0 was rejected and Ha was accepted, meaning that there is a significant improvement between scores of attitudes language Lampung before and after treatment with a given group counseling services.Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan sikap siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Lampung setelah penggunaan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon melalui komputerisasi SPSS 17. Subjek penelitian sebanyak 8 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan antara skor sikap terhadap mata pelajaran bahasa lampung sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan, berdasarkan hasil pretest dan posttest diperoleh z-hitung =-2,521 dan z-tabel 0,05 = 1,645. Karena z-hitung z-tabel maka, Ho ditolakdan Ha diterima,artinya terdapat peningkatan signifikan antara skor sikap terhadap mata pelajaran bahasa lampung sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan dengan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, sikap belajar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Suriyana, Indah; Latief, Syaifuddin; Sugiman, Sugiman
Jurnal Pedagogik Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is increasing the student learning outcomes on the theme of my food is healthy and nutritious by implementation of Problem Based Learning model. The method of research used classroom action research that consist of planning, acting, observation, and reflection. The technique of data collection used non test and test. The results of research showed that implementation of Problem Based Learning model on the theme of my food is healthy and nutritious can improve the student learning outcomes.The result in the first cycle is 62,14%, in the second cycle is 71,69%, and in the third cycle is 76,73% with ‘good’ category.Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada tema makananku sehat dan bergizi dengan menggunakan model Problem Based Learning. Metode penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan setiap siklusnya, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan non tes dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning pada tema makananku sehat dan bergizi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil belajar pada siklus I diperoleh persentase nilai rata-rata sebesar 62,14% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 71,69%. Pada siklus III presentase nilai rata-rata ketuntasan hasil belajar siswa mengalami kenaikan menjadi 76,73% dengan kategori “baik”.Kata kunci: hasil belajar, model problem based learning, tema makananku sehat dan bergizi
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION Ardia, Annisaa Nur; Latief, Syaifuddin; loliyana, Loliyana
Jurnal Pedagogik Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is the low of student learning outcomes. The issue is the model of cooperative group investigation can improve student learning outcomes on the theme of Cita-citaku. The purpose of this research is to determine the effectiveness of  cooperative group investigation model in improving student learning outcomes on the theme of Cita-citaku and Hebatnya Cita-citaku sub theme and for know the increase of the teacher performance. This  research uses classroom action research. the model used in this research is the GI with the stages according to Slavin. The research conducted on the theme of Cita-citaku, that were analyzed using descriptive qualitative research. The result on the first cycle with a mean value of 2.7 affective spiritual; Social 2.26; cognitive 69.677; psychomotor 1.96. On the second cycle the average value of affective spiritual premises of 2.76; Social 2.50; cognitive 90.645; psychomotor 2.52. Whereas the third cycle of spiritual affective value of 3.13; Social 3.06; cognitive 91.333; psychomotor 3.32.Masalah dalam penelitian ini rendahnya hasil belajar Siswa.Permasalahannya adalah apakah model kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tema cita-citaku.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas model kooperatif tipe Group Investigation  (GI) dalam meningkatkan hasil belajar siswa tema “Cita-citaku”, sub tema “Hebatnya Cita-citaku”  dan  mengetahui peningkatan kinerja guru.Penelitian yangdigunakan adalah penelitian tindakan kelas. Model yang digunakan yaitu model kooperatif  tipeGIdengan tahapan menurut Slavin. Penelitian dilaksanakan pada kegiatan belajar tema “Cita-citaku”.Penelitian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian pada sikus Idengan rerata nilai afektifspiritual 2.7; sosial 2.26; kognitif 69,677; dan psikomotor 1.96. Siklus II dengan rerata nilai: afektif spiritual 2.76; sosial 2,50; kognitif 90,645; psikomotor 2.52. Sedangkan pada siklus III didapatkan rerata nilai: afektif spiritual 3.13; sosial 3.06; kognitif 91,333; dan psikomotor 3.32.Kata kunci: group investigation, hasil belajar, model kooperatif.
MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT DAN MEDIA GRAFIS PADA TEMA TEMPAT TINGGALKU Susilowati, Ayu Rizki; Latief, Syaifuddin; Sugiman, Sugiman
Jurnal Pedagogik Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the low of grade IV student learning outcomes of SD Number 1 Gumukmas Pagelaran on My Live theme. The purpose is to increasestudent learning outcomes uses TGTmodel and graphic media.The methodusedClassroom Action Research. The results showedan increase instudent learning outcomes. The affective in the first cycleofcooperation is 36%,the second is 88%. Torespect, the first cycleis 48%, the second is 80%. To care, the first cycleis 48%, the second is72%. Thepsychomotorininformationprocessingthe first cycleis 28%, the second is 60%. Inobserving, the first cycleis 52%, the second is 84%. Inanalyzing,the first cycleis24%,the second is 60%. Inthecognitive,thepre-cycleis33%, the first cycleis60% and thesecond is 76%. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Gumukmas Pagelaran pada tema Tempat Tinggalku. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tema Tempat Tinggalku menggunakan model Team Games Tournament (TGT)dan media grafis. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase hasil belajar siswa. Pada hasil belajar afektif siklus I untuk sikap kerjasama yaitu 36%, siklus II 88%. Untuk sikap menghargai siklus I 48%, siklus II 80%. Untuk sikap peduli siklus I 48%, siklus II 72%. Pada hasil belajar psikomotor siklus I untuk keterampilan mengolah informasi yaitu 28%, siklus II 60%. Pada keterampilan mengamati siklus I yaitu 52%, siklus II 84%. Pada keterampilan menganalisa siklus I yaitu 24%, siklus II 60%. Pada hasil belajar kognitif saat pra siklus adalah 33%, siklus I 60% dan siklus II yaitu 76%.Kata Kunci: tema tempat tinggalku, model tgt, media grafis
PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Dasima, Ai; Latief, Syaifuddin; Mustakim, Erni
Jurnal Pedagogik Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems of this research were low learning result and teacher’s performance. The aims of this research were to increase learning result students and teacher’s performance grade IVA elementary school 4 Natar with implementation guided inquiry approach. Method this research use Classroom Action Research. Instrument research use observation paper and question test. Analyzed data with qualitative and quantitative. Result of research indicated that guided inquiry approach can increase  students learned result and teacher’s performance. It can be seen from percentage pass value of students cognitive learned result in the first cycle (73,08%), second cycle (84,62%), third cycle (88,46%). Percentage pass affective in the first cycle (46,15%), second cycle (69,23%), third cycle (80,77%). Percentage pass psychomotor in the first cycle (76,92%), second cycle (80,77%), third cycle (88,46%). The value of  teachers performance in the first cycle (75), second cycle (81,25), third cycle (81,25).Masalah penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar dan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan kinerja guru kelas VIA SD Negeri 4 Natar menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing pada tema cita-citaku. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Instrumen penelitian berupa lembar pengamatan dan soal tes. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar dan kinerja guru dapat ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan inkuiri terbimbing. Hal ini terlihat dari persentase ketuntasan nilai hasil belajar kognitif siswa siklus I (73,08%), siklus II (84,62%) dan siklus III (88,46%). Persentase ketuntasan nilai hasil belajar afektif siswa siklus I (46,15%), siklus II (69,23%) dan siklus III (80,77%). Persentase ketuntasan nilai hasil belajar psikomotor siswa siklus I (76,92%), siklus II (80,77%) dan siklus III (88,46%). Sementara nilai kinerja guru siklus I (75), siklus II (81,25) dan siklus III (81,25).Kata kunci: hasil belajar, inkuiri terbimbing, tema cita-citaku.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE Umayah, Dewi; Latief, Syaifuddin; Surahman, Maman
Jurnal Pedagogik Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the low of student learning outcomes in IPS. The purpose of this research is to increase IPS students learning outcome use cooperative learning think-pair-share (TPS) model on the theme “Makananku Sehat dan Bergizi”. This research used classroom action research. The collection of data cognitive learning result of students using testing techniques, while the data on the affective and psychomotor learning using non-test techniques such as observation sheets. Analyzed using descriptive qualitative research. The results of the study completeness student learning outcomes in the first cycle of 43.75% with the category of "Very Low". In the second cycle of 66.67% with the category "High". In the third cycle was 87.50% with the category of "Very High".Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPS siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) pada tema “Makananku Sehat dan Bergizi”. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Pengumpulan data hasil belajar ranah kognitif siswa menggunakan teknik tes, sedangkan data hasil belajar ranah afektif dan psikomotor menggunakanteknik non tes berupa lembar observasi. Penelitian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar  43,75% dengan kategori “Sangat Rendah”. Pada siklus II sebesar 66,67% dengan kategori “Tinggi”. Pada siklus III sebesar 87,50% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran kooperatif,  think-pair-share.