Articles

Found 9 Documents
Search

Estimasi Laju Timbulan Sampah dan Kebutuhan Landfill Periode 2018-2027 (Studi Kasus Kec. Mentawa Baru Ketapang, Kab. Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah) Lesmana, Rudy Yoga
Media Ilmiah Teknik Lingkungan Vol 2 No 2 (2017): Media Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.707 KB) | DOI: 10.33084/mitl.v2i2.124

Abstract

Pengelolaan sampah domestik merupakan salah satu tantangan penting dalam upaya mewujudkan lingkungan bebas sampah di Kec. Mentawa Baru Ketapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah laju timbulan sampah pada tahun proyeksi 2018-2027 dan menentukan kebutuhan volume untuk menampung sampah pada landfill / Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah pada tahun perencanaan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian desktiftif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi laju timbulan sampah di Kecamatan MB Ketapang pada tahun proyeksi. Timbulan sampah per kapita di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yaitu sebesar 0,23 kg/org/hari. Total jumlah timbulan sampah pada tahun proyeksi 2018-2027 yaitu 149.841 ton dan kebutuhan landfill yaitu yaitu 299.682 m3.
Layanan Persampahan di Kota Surakarta dengan Pemetaan Barbasis Sistem Informasi Geografis Lesmana, Rudy Yoga
Media Ilmiah Teknik Lingkungan Vol 1 No 1 (2016): Media Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.571 KB) | DOI: 10.33084/mitl.v1i1.135

Abstract

Pemetaan Sistem Informasi Geografis untuk layanan persampahan di Kota Surakarta saat ini sudah menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan dibidang perencanaan maupun pengelolaan persampahan di kota Surakarta, mengingat masih banyaknya masyarakat Kota Surakarta yang belum mengetahui sistem informasi persampahan tersebut. Penelitian ini bertujuan Untuk memetakan kuantitas sampah, kualitas pelayanan persampahan dan mengetahui kontinuitas pelayanan persampahan di Kota Surakarta berbasis sistem informasi geografis. Penelitian dilakukan di kota Surakarta, yang mempunyai luas wilayah sebesar 44,04 Km². Data penelitian meliputi Peta RBI Kota Surakarta dari Badan Informasi Geospasial dan data persampahan dari Dinas Pertamanan dan kebersihan Kota Surakarta. Metode yang digunakan adalah metode observasi, pemetaan dan metode wawancara. Tahapan pengolahan data yaitu dengan memasukan data-data yang persampahan yang berasal dari instansi terkait ke dalam Software ArcView 3.3 untuk membuat peta layanan persampahan Kota Surakarta. Berdasarkan hasil analisis, kondisi timbulan sampah di Kota Surakarta pada tahun 2013 diprediksi sebesar 305,516 ton/hari. Persentase Pelayanan persampahan diperkirakan mencapai 86% dan akan mengalami peningkatan menjadi 92% pada tahun 2022. Untuk kontinuitas pelayanan persampahan diperlukan fasilitas seperti kontainer sampah. Pada tahun 2013 terdapat sebanyak 131 unit kontainer dan harus melakukan program Reduce, Reuse dan Recyle (3R) sebanyak 150,84 sampah/m3/hari, sehingga pada tahun 2022 sampah 3R sebesar 581.71 m3/hari. Dengan melakukan pemetaan untuk layanan persampahan, masyararakat dapat mengetahui kondisi persampahan yang ada dan diharapkan dapat menangani masalah persampahan yang ada di Kota Surakarta.
Identifikasi Pengaruh Kondisi Lingkungan Fisik terhadap Kuantitas Air Telaga Palgading di Ekosistem Karst (Studi Kasus di Dusun Dulisen, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DIY) Lesmana, Rudy Yoga
Media Ilmiah Teknik Lingkungan Vol 1 No 2 (2016): Media Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.787 KB) | DOI: 10.33084/mitl.v1i2.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh kondisi lingkungan fisik terhadap kuantitas air di telaga palgading dan faktor-faktor yang menjadi pengontrol dan pemicu kuantitas air tersebut, serta arahan pengelolaan agar kuantitas air telaga tetap terjaga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan pemetaan, meliputi tahap kerja lapangan, analisis data dan pembuatan laporan. Hasil penelitian menunjukan bahwa di daerah penelitian yang berperan sebagai faktor pemicu ketersediaan air telaga palgading meliputi curah hujan, penggunaan lahan, erosi dan jumlah penduduk sedangkan kemiringan lereng, satuan batuan dan tebal tanah merupakan faktor pengontrol terhadap terhadap ketersediaan air telaga. Pada kondisi hujan luas telaga palgading yaitu 11.524,8 m2, pada saat kering yaitu 6.948,8 m2 dan mempunyai selisih volume air telaga sebesar 4.219,38 m3/tahun, tinggi muka air telaga pada saat hujan sebesar 9,3 m dan 8,1 m pada saat tidak hujan, sehingga didapat volume air telaga pada waktu musim hujan yaitu 10.968,08 m3 dan 6.748,7 m3 pada saat musim kemarau. Volume telaga palgading saat kondisi konstan setiap tahunnya adalah 88.584 m3. Input air hujan pada luasan daerah tangkapan air/catchment area seluas 233.684,407 m2 yaitu sebesar 238.786 m3/tahun. Berdasarkan hasil perhitungan didapat jumlah air yang hilang sebesar 5.959,337 m3. Penyusutan volume air di telaga dengan mengurangi 3,6186% dari volume air telaga palgading. Arahan pengelolaan untuk telaga palgading yaitu dengan konsep Eko-Hidraulik alami yang dilakukan dengan memaksimalkan fungsi vegetasi sebagai penyeimbang pasokan air yang ada pada daerah tangkapan air di telaga palgading. Penanaman vegetasi dalam konsep ini tidak boleh ditanam terlalu dekat dengan bagian tepi telaga.
Perencanaan Septic Tank Skala Rumah Tangga Untuk Penanganan Air Limbah Lesmana, Rudy Yoga
Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL) Vol 3 No 2 (2018): Media Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : ?Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.203 KB) | DOI: 10.33084/mitl.v3i2.646

Abstract

Air limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga jika tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan masalah yang serius bagi lingkungan. Salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan air limbah, yang ada di Indonesia yaitu dengan menggunakan septic tank. Septic tank umum digunakan di Indonesia karena menggunakan prinsip anaerob, yang hanya dibuat kemudian dibiarkan saja, tanpa perawatan yang rutin, dan jika ingin operasionalnya optimal maka perlu dikuras dengan jangka waktu 1 kali dalam setahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui Perkiraan kualitas dari effluent (BOD & COD) septic tank dan Berapa kapasitas volume dari septic tank untuk rumah tempat tinggal. Metode penelitian Besaran air limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga menuju septic tank menurut Jayanudin (2016), adalah sebesar 120 L/hari atau 0,12 m3/hari dengan jumlah anggota keluarga ideal yaitu 5 orang. Dalam penelitian ini, air limbah mengalir selama 12 jam yang berasal dari kegiatan rumah tangga. Kadar COD yang dihasilakan Effluent pada septic tank ini adalah sebesar 207 mg/ltr dan COD Removal rate sebesar 31,5%, sedangkan Kadar BOD yang dihasilkan Effluent pada septic tank ini sebesar 411 mg/l dan BOD removal rate sebesar 31,5%. Untuk Akumulasi Volume lumpur yang dihasilkan selama 2 tahun (24 Bulan) adalah sebesar 0,081m3. Penurunan volume lumpur/sludge pada septic tank sebesar 68% atau Setelah 24 bulan volume lumpur menjadi 0,055 m3, semakin lama waktu penyimpanan lumpur di septic tank maka volumenya akan semakin berkurang. Volume septic tank yang dibutuhkan untuk menginapkan limbah selama 15 jam adalah sebesar 0,075, Semakin lama waktu Hydraulic retention time (HRT)/waktu tinggal limbah, maka akan semakin baik penguraian mikroorganisme dalam septic tank serta sebaliknya, semakin singkat waktu HRT  maka proses penguraiannya samakin tidak baik.
Jumlah Timbulan dan Komposisi Sampah di Kelurahan Pahandut Kota Palangka Raya serta Dampaknya terhadap Kualitas Air Lindi Apriyani, Nani; Lesmana, Rudy Yoga
Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL) Vol 4 No 1 (2019): Media Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : ?Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.622 KB) | DOI: 10.33084/mitl.v4i1.648

Abstract

Jumlah timbulan sampah akan semakin banyak setiap tahunnya seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk. Tempat penampungan sementara (TPS) sampah di daerah pemukiman dapatmenimbulkan masalah lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang jumlah timbulan sampah dan komposisinya serta tingkat pencemaran kualitas air tanah di sekitar TPS. Penelitian ini menggunakan beberapa metode untuk mendapatkan data primer dan sekunder yang diperlukan yaitu studi literatur, survei lapangan, wawancara serta analisis lapangan dan analisis di laboratorium. Sampel air tanah diambil dari 3 titik pada pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan jumlah timbulan sampah di TPS Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Terpadu (PST) adalah 77,14 m3/hari atau 12342,4 kg per hari dengan komposisi meliputi sisa makanan, plastik, kertas, kain tekstil, kayu ranting daun, karet kulit dan logam. Pengujian kualitas air lindi menunjukkan bahwa nilai parameter TSS tidak memenuhi baku mutu, serta konsentrasi minyak dan lemak tidak terdeteksi.
Pemanfaatan Air Lindi Sebagai Pupuk Cair Dari Sampah Organik Skala Rumah Tangga Dengan Penambahan Bioaktivator EM-4 Lesmana, Rudy Yoga; Apriyani, Nani
Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL) Vol 4 No 1 (2019): Media Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : ?Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.648 KB) | DOI: 10.33084/mitl.v4i1.649

Abstract

Timbulan sampah rumah tangga yang selama ini selalu kurang bermanfaat ekonomis jumlahnya semakin hari semakin meningkat, jika tidak dapt dikelola pada tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui limbah padat organic hasil kegiatan rumah tangga, dan juga memanfatkannya sebagai pupuk cair dengan penambahan bioaktivator EM-4, serta mengetahui kelayakan standar mutu pupuk cair hasil olahan limbah rumah tangga berdasarkan Permentan No. 70/Permentan/SR.140/10/2011. Berdasarkan hasil penelitian, sampel limbah cair yang dihasilkan dari air lindi berasal dari sampah seperti sayur, buah-buahan yang diproses melalui hasil proses fermentasi menggunakan Bioaktivator EM-4 dengan menggunakan alat berupa komposter. Sampah yang telah melalui proses fermentasi selama 3 bulan selanjutnya akan menghasilkan cairan berupa pupuk cair organik. Pupuk cair organik yang dihasilkan selanjutnya dilakukan pengujian sampel di laboratorium. Analisis data dilakukan dengan membandingkan parameter hasil pengujian dengan Permentan No.70/Permentan/SR.140/10/2011 tentang kriteria standar mutu pupukcair hasil olahan limbah rumah tangga. Hasil analisis datamenunjukkan bahwa pupuk organik cair yang dihasilkan sudah sesuai dengan kriteria standar mutu minimal pupuk cair organik.
STUDI KOMPARASI BAHAN BAKAR MINYAK DARI HASIL KONVERSI SAMPAH PLASTIK JENIS PET DAN PE SEBAGAI POTENSI ENERGI ALTERNATIF Lesmana, Rudy Yoga; Apriyani, Nani
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 5, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.414 KB)

Abstract

Kuantitas limbah plastik saat ini memang sangat sulit untuk dikelola. Salah satu solusi untuk mengurangi pertumbuhan sampah plastik yaitu dengan membuatnya menjadi bahan bakar alternatif, yaitu minyak mentah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menciptakan minyak mentah sebagai energi alternatif dari sampah plastik dan untuk membandingkan kuantitas minyak hasil olahan sampah plastik berjenis PET dan PE dengan bahan bakar konvensional. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan sampel berupa sampah plastik yang berbahan baku PET dan PE melakukan pembuatan reaktor dan mengolah sampel menjadi minyak mentah, melihat kuantitas minyak mentah hasil olahan, melakukan pengujian nilai kalor minyak mentah hasil olahan berdasarkan bahan baku plastik, dan melakukan perbandingan nilai kalor minyak mentah hasil olahan dengan bahan bakar konvensional berdasarkan studi literatur Hasil penelitian menunjukan kuantitas minyak hasil olahan dari PE yaitu sebanyak 80 ml, 240 ml, dan 342 ml dengan waktu pengolahan berturut turut yaitu 120, 240 dan 360 menit, dan plastik jenis PET tidak menghasilkan minyak mentah, dan hanya menghasilkan serbuk berwarna putih. selanjutnya untuk perbandingan nilai kalor dari minyak hasil olahan sampah plastik, hanya plastik berjenis PE yang dapat diketahui nilai kalornya,yaitu sebesar 44.900 Kj/Kg karena plastik berjenis PET tidak menghasilkan minyak Kata kunci: Energi Alternatif, minyak mentah, Plastik.  The Quantity of plastic waste today is indeed very difficult to manage. One of solution to reduce the growth of plastic waste is to replace alternative fuels, namely crude oil.the purpose of this research is to make crude oil as an alternative energy from plastic waste and to compare crude oil processed by plastic PET (Polyethylene Therepthalate) and PE (Polyethylene) waste with conventional fuels. The research methodology includes collecting samples in the form of plastic waste made from PET (Polyethylene Therepthalate) and PE (Polyethylene) raw materials, making reactors and processing samples into crude oil, lokking at the amount of crude oil processed crude oil based on plastic raw materials, and comparing the heat value of crude oil processed with conventional fuel.  The research methodology includes collecting samples in the form of plastic waste made from PET and PE raw materials making reactors and processing samples into crude oil, looking at the quantity of processed crude oil, testing the heating value of processed crude oil based on plastic raw materials, and comparing the heating value crude oil processed with conventional fuels based on literature studies.  The results showed that the quantity of processed oil from PE is 80 ml, 240 ml, and 342 ml with successive processing times of 120, 240 and 360 minutes, and PET-type plastic does not produce crude oil, and only produces white powder. then for the comparison of the calorific value of oil processed plastic waste, only PE-type plastic that can know the heating value, which is equal to 44,900 Kj / Kg because PET-type plastic does not produce oil Keywords: alternative energy, crude oil, plastic
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN PAHANDUT KECAMATAN PAHANDUT KOTA PALANGKA RAYA KALIMANTAN TENGAH Azhari, Muh; Lesmana, Rudy Yoga
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 5, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.745 KB)

Abstract

Permasalahan lingkungan dari usaha kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti sandang, pangan, papan dan transportasi harus dilakukan penanganan dengan baik. Misalnya seperti pengaruh kegiatan transportasi udara terhadap kondisi kualitas lingkungan setempat  seperti kegiatan di Bandara Cilik Riwut Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan analisis data instrumen seperti Sound Level Meter Instrument, Anemometer, GPS, Flight Radar, Google Maps Application & WECPNL Instrument (Weighted Equivalent Continuous Perceived Noise Level)  dan pengambilan data dilakukan selama tiga hari sesuai dengan kedatangan dan keberangkatan pesawat. Hasil penelitian dengan analisis WECPNL menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di hari ke 2 lebih besar dibandingkan hari ke 3 dan hari ke 3 lebih besar dari hari ke 1 (87,2  > 82,2 > 75,9) dengan nilai rata-rata WECPNL sebesar 81,7. Kebisingan di bandara Cilik Riwut di Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah termasuk kebisingan regional tingkat II dan III. Kegiatan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir Risiko kebisingan tersebut yaitu dengan melakukan kegiatan rekayasa keteknikan dan menanam vegetasi yang berfungsi mengurangi kebisingan Kata kunci: Bandara, Kebisingan, Lingkungan. The environmental problems of the efforts of human activities to meet the needs of life, such as clothing, food, housing and transportation must be handled properly. For example, such as the influence of air transportation activities on local environmental quality conditions such as activities at Cilik Riwut Airport, Pahandut Village, Pahandut District, Palangka Raya City, Central of Kalimantan. The research method used is a qualitative method with data analysis instruments such as Sound Level Meter Instrument, Anemometer, GPS, Flight Radar, Google Maps Application and WECPNL Instrument (Weighted Equivalent Continuous Percepived Noise) and data collection is carried out for three days in accordance with the arrival and departure of the aircraft. Results of research with  WECPNL analysis show that the noise level on the second day is greater than the third day and the third day is greater than the first day (87,2  > 82,2 > 75,9) with  score average value is 81,7. Noise at Cilik Riwut airport in Palangka Raya City, Central Kalimantan including regional level II and III noise. activities that can be carried out are carrying out engineering activities and planting vegetation which have the function of reducing noise. Keyword: Airport, Environmental, Noice.
Sampah Plastik Sebagai Potensi dalam Pembuatan Bahan Bakar Minyak Lesmana, Rudy Yoga; Apriyani, Nani
Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL) Vol 4 No 2 (2019): Media Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : ?Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.268 KB) | DOI: 10.33084/mitl.v4i2.1065

Abstract

Kuantitas limbah plastik saat ini memang sangat sulit untuk dikelola. Salah satu solusi untuk mengurangi pertumbuhan sampah plastik yaitu dengan membuatnya menjadi bahan bakar alternatif, yaitu minyak mentah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menciptakan minyak mentah sebagai energi alternatif dari sampah plastik dan untuk membandingkan kuantitas minyak hasil olahan sampah plastik berjenis PE dan PET dengan bahan bakar konvensional. Metodologi peneilitian antara lain mengumpulan sampel berupa sampah plastik yang berbahan baku PP, PE dan PET melakukan pembuatan reaktor dan mengolah sampel menjadi minyak mentah, melihat kuantitas minyak mentah hasil olahan, melakukan pengujian nilai kalor minyak mentah hasil olahan berdasarkan bahan baku plastik, dan melakukan perbandingan nilai kalor minyak mentah hasil olahan dengan bahan bakar konvensional. Hasil penelitian menunjukan bahwa minyak dari plastic kuantitas minyak hasil olahan dari PE dan PET yaitu sebanyak 425 ml dan PET tidak menghasilkan minyak, dan hanya menghasilkan serbuk berwarna putih.